Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PELATIHAN TEKNIK PENGEMASAN PRODUK YOGHURT DI PONPES RAUDHATUL MADINAH - JUNREJO - BATU Prayitno Prayitno; Diana Rachmawati; Mufid Mufid; Silvia Rahmi Ekasari; Fina Andika Frida Astuti
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 2 (2024): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT 2024
Publisher : P3M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/abdimas.v11i2.6615

Abstract

Pondok Pesantren (Ponpes) Raudhatul Madinah merupakan salah satu Ponpes di Kota Batu yang menerapkan pembelajaran berbasis wirausaha. Para santri Ponpes umumnya merupakan yatim piatu yang berasal dari beberapa daerah di Jawa Timur. Para santri selain mengikuti pendidikan umum di SMP/MTs, SMU/MA juga mendapatkan pembelajaran kewirausahaan di Ponpes. Beberapa kegiatan kewirausahaan, antara lain: usaha produksi yoghurt, usaha beternak domba, usaha bercocok tanam sayuran, dan usaha catering. Namun demikian, dalam kegiatan kewiraushaan tersebut masih banyak hal yang perlu ditingkat dan dikembangkan baik dalam aspek kualitas maupun kuantitas produksi. Tujuan pelatihan adalah memberikan pengetahuan dan ketrampilan pada para santi dan pengelolah Ponpes tentang teknik pengemasan produk yoghurt. Dengan pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan dan mengembangkan kualitas dan kuantitas pengemasan produk yoghurt. Materi pelatihan meliputi, antara lain: pemilihan jenis kemasan, teknik pengemasan, teknik penyimpanan dan penanganan kemasan. Sedangkan metode pelatihan adalah ceramah/diskusi, praktek pengemasan, dan pendampingan/konsultasi. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa para peserta pelatihan (santri dan pengelolah Ponpes) mengalami peningkatan pengetahuan dan ketrampilannya dalam mengemas produk yoghurt, yang ditandai dengan pemilihan dan cara penanganan kemasan serta cara mengemasi produk yoghurt yang baik dan benar pada saat praktek. Disamping itu terdapat peningjkatan semangat, antusias, dan keinginan tahuan serta harapan – harapan dari peserta.
PELATIHAN DAN PRAKTIK PENGELASAN GUNA MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERWIRAUSAHA BAGI PEMUDA KARANG TARUNA Arif Rochman Fachrudin; Fina andika Frida Astuti; Mira Esculenta Martawati
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 06 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan teknis pengelasan bagi pemuda Karang Taruna “Sumber Bhakti Pemuda” yang berlokasi di Desa Sumberkradenan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Pelatihan ini dilaksanakan selama satu hari dengan tujuan membekali para peserta dengan keterampilan dasar pengelasan sebagai upaya membuka peluang usaha mandiri serta meningkatkan kesiapan mereka dalam bersaing di pasar kerja. Pengelasan dipilih sebagai keterampilan utama karena tingginya permintaan jasa tersebut dalam berbagai sektor, termasuk konstruksi, perbaikan, dan industri rumah tangga. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini terdiri dari beberapa tahap, yakni persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut. Dalam pelaksanaan, peserta mendapatkan materi teori mengenai teknik dasar pengelasan dan Kesehatan serta Keselamatan Kerja (K3). Setelah itu, peserta melakukan praktik pengelasan dengan bimbingan langsung dari instruktur. Evaluasi dilakukan melalui observasi praktik, penilaian hasil pengelasan, dan kuesioner. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta dapat memahami teknik pengelasan dasar dan menunjukkan peningkatan keterampilan dalam praktik. Pelatihan ini juga menumbuhkan minat peserta untuk mengembangkan usaha jasa pengelasan di lingkungan mereka. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam pengembangan keterampilan berwirausaha yang berkelanjutan bagi pemuda setempat.
Pelatihan Event Management Lanjutan Untuk Menumbuhkan Kemampuan Event Organizer (EO) Penyelenggaraan Pagelaran Seni Ririn Pratiwi Suharto; Zubaidi; Kartika Indah Permanasari; Fina Andika Frida Astuti; Arif Rochman Fachrudin; Fahmi Muhammad Az Zuhri
Khidmah Nusantara Vol. 2 No. 1 (2025): Agustus 2025
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/1ycwv844

Abstract

Permasalahan utama yang dihadapi oleh mitra di Desa Tulusbesar, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang yaitu permasalahan kurangnya pengetahuan tentang manajemen event lanjutan untuk kegiatan penyelenggaraan pertunjukan seni dan budaya. Dengan demikian, mitra belum optimal dalam melaksanakan penyelenggaraan event seni budaya. Mitra masih membutuhkan bantuan dari pihak luar untuk menyelenggarakan sebuah pertemuan kegiatan seni dan budaya. Solusi yang ditawarkan melalui kegiatan pengabdian ini yaitu Pelatihan Manajemen Event Lanjutan yang didalamnya terdapat praktik sederhana untuk menyelenggarakan Event Seni Budaya di Desa Tulusbesar, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. Pelatihan tersebut juga dibekali dengan kemampuan Event Organizer (EO) sehingga mitra disiapkan untuk mampu menyelenggarakn event seni dan budaya secara mandiri tanpa bantuan dari pihak luar. Dengan demikian, mitra tidak hanya mendapatkan pengetahuan tentang materi Pelatihan Manajemen Event, tetapi juga belajar mempraktikkan penyelenggaraan Event Seni Budaya yang diminati wisatawan. Manfaat yang diperoleh mitra dari kegiatan ini yaitu a) Menyiapkan mitra menjadi Event Organizer (EO) kegiatan Seni dan Budaya Di Desa Tulusbesar, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang; b) Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra untuk melaksanakan penyelenggaraan Event Seni Budaya; dan c) Mempromosikan Desa Seni Budaya Tulusbesar dengan memanfaatkan kemajuan IPTEKS sehingga mitra mendapatkan pemasukkan dari wisatawan yang datang ke desa tersebut. Hasil kegiatan yang telah dicapai yaitu mitra sebagai peserta pelatihan juga dibekali pemanfaatan teknologi praktik menyelenggarakan event sederhana di Desa Tulusbesar.
Pengaruh Fraksi Volume dan Waktu Perendaman Serat Rami Terhadap Kekuatan Impak Sebagai Alternatif Material Skateboard Fina Andika Frida Astuti; Achmad Ali Ridho; Arif Rochman Fachrudin
Infotekmesin Vol 17 No 2 (2026): Infotekmesin: Juli 2026
Publisher : P3M Politeknik Negeri Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35970/

Abstract

Skateboards are typically made from maple wood, which is strong and flexible; however, its availability is not always guaranteed in terms of quantity or quality. One potential solution is the use of natural fiber-based composite materials, particularly ramie fiber, which is known to have higher impact strength than other natural fibers, making it suitable for skateboard applications that require high impact resistance. This study examines the effect of varying fiber volume fractions (25%, 45%, and 65%) and soaking durations in a 5% NaOH solution (2 hours, 3 hours, and 4 hours) on the impact strength of epoxy-matrix composites. Specimens were fabricated using the hand lay-up method and tested using the Charpy impact method in accordance with ASTM E23. Test results showed that the highest impact strength was obtained at a 65% volume fraction with a 3-hour immersion duration, at 0.08555 J/mm², while the lowest impact strength occurred at a 25% volume fraction with a 4-hour immersion duration, at 0.02823 J/mm². These results indicate that ramie fiber composites have the potential to be developed as a lighter and more environmentally friendly alternative material for skateboards.