Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Implementation of Interactive Mathematics Teaching E-Modul To Improve Student Motivation and Learning Outcomes Adi Candra Kusuma; Silvia Rahmi Ekasari; Eva Weddakarti
Hipotenusa : Journal of Mathematical Society Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Tadris Matematika IAIN Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/hipotenusa.v4i1.7218

Abstract

Online learning requires lecturers to have creativity in choosing the right learning method to be able to create fun learning facilities. Mathematics synonymous with difficult courses needs an interactive learning approach. The purpose of this research is to Effectiveness produce interactive mathematics teaching materials to improve student motivation and learning outcomes. This type of quantitative research is carried out on students of class 1A as an experimental class and 1B as an even semester control class for the academic year 2021/2022. Data collection methods use questionnaires, observations, and test questions by processing normality test data, homogeneity test, completion test, bending test, and regression test. The results showed that individual learning completion surpassed KKM (68), and student learning outcomes with Interactive Mathematics teaching materials were higher than using expository learning. There is support for the influence of motivation on student learning outcomes by 78.6% with regression equation Y = 59.064 + 1.421 X, the with positive motivation of experimental class by 83% compared to control class 69%. The math learning that students expect is more fun and less boring.
Peningkatan Keterampilan Menulis Karya Ilmiah Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Adi Candra Kusuma; Silvia Rahmi Ekasari; Eva Weddakarti
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Cv. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.366 KB) | DOI: 10.55338/jpkmn.v3i2.385

Abstract

Mahasiswa tingkat akhir untuk memperoleh gelar Ahli Madya Teknik, jika dapat menyelesaikan laporan akhir. Tuntutan ini mahasiswa perlu adanya pengetahuan dalam menulis karya ilmiah. Hasil observasi dan wawancara ditemukan bahwa terdapat mahasiswa yang belum memahami cara menulis karya ilmiah dalam mengungkapkan gagasan dalam bentuk tulisan ilmiah, sehingga diperlukan pelatihan dalam meningkatkan keterampilan menulis karya ilmiah. Subjek kegiatan pada mahasiswa tingkat akhir Tahun Akademik 2022/2023 program studi D3 Teknik elektronika Politeknik Negeri Malang. Pelaksanaan kegiatan dengan metode pemberian pelatihan dan pendampingan secara intensif yang dihadiri oleh 89 peserta. Alur kegiatan pengabdian terdiri pengumpulan data, pengolahan data, analisis data awal, pelaksanaan kegiatan, evaluasi kegiatan dan publikasi. Pelatihan diberikan tutorial secara teori kemudian dilanjutkan dengan pemberian contoh judul penelitian yang dijumpai dilingkungan sekitar yang dapat diangkat menjadi karya ilmiah. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini mahasiswa mendapatkan informasi pengetahuan menulis karya ilmiah dengan benar sehingga dapat meningkatkan keterampilan menulis karya ilmiah. Kegiatan selama 3 hari secara online melalui zoom dan luring, untuk proses pendampingan dibagi menjadi 9 Grup yang didampingi oleh 1 pendamping kemudian diperoleh 72% mahasiswa selesai menyusun proposal laporan akhir
Validitas Modul Ajar Kemampuan Berfikir Kritis melalui Case Based Learning untuk Mahasiswa Eva Weddakarti; Silvia Rahmi Ekasari; Adi Candra Kusuma; Heru Prasetyo
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 3 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v13i3.1166

Abstract

Kemampuan berfikir kritis mahasiswa menjadi salah satu indikator kualitas lulusan. Pembiasaan kemampuan berfikir kritis bisa dilakukan pada pembelajaran dalam perkuliahan. Untuk menunjang hal tersebut maka dikembangkan modul ajar yang dapat digunakan dengan menerapkan metode Case Based Learning dalam meningkatkan keterampilan berfikir kritis mahasiswa. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan modul ajar yang dapat diterapkan denganaa metode Case Based Learning dalam meningkatkan keterampilan berfikir kritis mahasiswa yang valid. Modul ajar dikembangkan dengan metode 4D dan dibatasi hanya sampai tahap pengembangan (development). Dari hasil pengembangan modul ajar tersebut kemudian divalidasi untuk mendapatkan modul ajar yang valid. Validitas modul dilakukan oleh validator dan kemudian diujicobakan pada mahasiswa dengan skala terbatas. Setelah itu modul ajar direvisi sehingga menghasilkan modul yang siap digunakan untuk tahap penyebaran (desiminate) serta digunakan dalam pembelajaran.
PELATIHAN TEKNIK PENGEMASAN PRODUK YOGHURT DI PONPES RAUDHATUL MADINAH - JUNREJO - BATU Prayitno Prayitno; Diana Rachmawati; Mufid Mufid; Silvia Rahmi Ekasari; Fina Andika Frida Astuti
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 2 (2024): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT 2024
Publisher : P3M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/abdimas.v11i2.6615

Abstract

Pondok Pesantren (Ponpes) Raudhatul Madinah merupakan salah satu Ponpes di Kota Batu yang menerapkan pembelajaran berbasis wirausaha. Para santri Ponpes umumnya merupakan yatim piatu yang berasal dari beberapa daerah di Jawa Timur. Para santri selain mengikuti pendidikan umum di SMP/MTs, SMU/MA juga mendapatkan pembelajaran kewirausahaan di Ponpes. Beberapa kegiatan kewirausahaan, antara lain: usaha produksi yoghurt, usaha beternak domba, usaha bercocok tanam sayuran, dan usaha catering. Namun demikian, dalam kegiatan kewiraushaan tersebut masih banyak hal yang perlu ditingkat dan dikembangkan baik dalam aspek kualitas maupun kuantitas produksi. Tujuan pelatihan adalah memberikan pengetahuan dan ketrampilan pada para santi dan pengelolah Ponpes tentang teknik pengemasan produk yoghurt. Dengan pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan dan mengembangkan kualitas dan kuantitas pengemasan produk yoghurt. Materi pelatihan meliputi, antara lain: pemilihan jenis kemasan, teknik pengemasan, teknik penyimpanan dan penanganan kemasan. Sedangkan metode pelatihan adalah ceramah/diskusi, praktek pengemasan, dan pendampingan/konsultasi. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa para peserta pelatihan (santri dan pengelolah Ponpes) mengalami peningkatan pengetahuan dan ketrampilannya dalam mengemas produk yoghurt, yang ditandai dengan pemilihan dan cara penanganan kemasan serta cara mengemasi produk yoghurt yang baik dan benar pada saat praktek. Disamping itu terdapat peningjkatan semangat, antusias, dan keinginan tahuan serta harapan – harapan dari peserta.
Papan Alur Digital Sebagai Edukasi Keselamatan Penggunaan Peralatan pada Aktivitas Tubing Nicky Suwandhy Widhi Supriyanto; Septyana Riskitasari; Rilis Eka Perkasa; Silvia Rahmi Ekasari; Talifatim Machfuroh; Nurlia Pramita Sari; Wahyu Aulia Nurwicaksana
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/wdjxc198

Abstract

Banyumaro River Tubing menghadapi permasalahan operasional berupa tingginya beban kerja guide wisata akibat penyampaian briefing keselamatan secara verbal dan berulang kepada sekitar 50–60 pengunjung setiap akhir pekan. Kondisi ini berpotensi menurunkan konsistensi penyampaian informasi keselamatan dan meningkatkan risiko kesalahan penggunaan peralatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan merancang dan menerapkan papan alur digital sebagai media edukasi keselamatan sebelum aktivitas tubing guna mengurangi beban kerja guide serta meningkatkan pemahaman pengunjung. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pemberdayaan berbasis aset komunitas melalui tahapan observasi, perancangan partisipatif, pembuatan alat, dan uji coba lapangan. Papan alur digital dirancang menyajikan informasi keselamatan secara visual dan audio yang tersusun berurutan sesuai prosedur penggunaan peralatan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya penurunan frekuensi briefing verbal oleh guide dari sebelumnya dilakukan berulang kali menjadi hanya penegasan tambahan, serta peningkatan kesiapan dan kepatuhan pengunjung dalam mengikuti prosedur keselamatan sebelum pengarungan. Dengan demikian, papan alur digital terbukti menjadi media edukasi keselamatan yang lebih konsisten dan efektif dibanding metode konvensional, serta berpotensi mendukung pengelolaan wisata sungai yang aman dan berkelanjutan berbasis komunitas