Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PERANCANGAN TONGKAT PEMANDU TUNA NETRA MENGGUNAKAN SENSOR ULTRASONIK BERBASIS ARDUINO UNO Jonshon Tarigan; Minsyahril Bukit; Bernandus Bernandus; Agustinus Deka Betan
Jurnal Teknik Mesin Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Teknik Mesin
Publisher : P3M- Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32511/jtm.v3i2.750

Abstract

Telah dirancang piranti yang dapat melakukan pengukuran jarak secara otomatis. Untuk mempermudah kegiatan itu, maka kita perlu merancang sebuah sistem perangkat yang dapat melakukan pengukuran jarak secara otomatis untuk dapat digunakan olek para tunanetra. Alat ini bertujuan untuk menggantikan tongkat manual menjadi alat tongkat otomatis .manfaat yang didapat dari alat ini adalah dapat mempermudah pekerjaan para penyandang tunanetra dalam melakukan aktifitas atau berjalan. Penelitian ini dilakukan dengan merancang, membuat dan mengimplementasikan komponen-komponen sistem yang meliputi mikrokontroller arduino uno sebagai pengendali ,driver relay untuk memghiupkan dan mematikan Buzzer, dan LCD (linquit Cristal Display) untuk menampilkan jarak terhadap benda Proses pengambilan data di dalam sebuah ruangan dengan menampilkan dalam LCD nilai jarak 3 cm - 9 cm maka Buzzer ON. Nilai tersebut diperoleh dari hasil pengukuran menggunakan alat pengukur jarak. Sedangkan dari hasil pengukuran menggunakan sensor ultrasonik HCSR-04 yang dilakukan pada benda diperoleh nilai jarak yang diukur 3 cm – 28 cm. Dapat dilihat bahwa hasil menunjukkan sesuai dengan nilai jarak yang diperbolehkan, sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa rancangan sistem ini berjalan dengan baik.
Workshop Ilmu Fisika dan Aplikasinya untuk Guru Sekolah Dasar dan Menegah di Desa Oelnasi Kupang Tengah Albert Zicko Johannes; Jonshon Tarigan; Minsyahril Bukit; Zakarias S. Ngara; Hery L. Sianturi
Jurnal Nasional Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal Nasional Pengabdian Masyarakat
Publisher : Training & Research Institute - Jeramba Ilmu Sukses

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1375.942 KB) | DOI: 10.47747/pengabdiankepadamasyarakat.v1i1.107

Abstract

In this paper, we demonstrate physical science training and its application for primary and secondary school teachers in Oelnasi Village, Kupang Regency, East Nusa Tenggara Province. Oelnasi Village is a new potential area in the development of science and technology (IPTEK) due to the availability of a national astronomical observation center in this area. The development of science and technology requires the development and improvement of knowledge related to natural phenomena. To realize this, we, Physics Lecturers at the Physics Study Program of the Faculty of Science and Technology, University of Nusa Cendana, carry out an activity to increase knowledge for elementary and junior high school teachers in Oelnasi village and around through physics training and its application. in community service activities. This activity is carried out in the form of a workshop session where the speaker provides the latest physics and development materials followed by a question and answer session. This activity can open insights and increase knowledge in the field of physics and its application for teachers.
PENERAPAN RADIASI MULTIGAMMA UNTUK PENGEMBANGAN BAWANG PUTIH LOKAL TIMOR Kadek A. C. Adelia; Bartholomeus Pasangka; Minsyahril Bukit
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 1 No 1 (2016): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.755 KB)

Abstract

ABSTRAK Telah dilakukan penelitian penerapan radiasi multigamma untuk pengembangan bawang bawang putih lokal Timor. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dosis yang tepat dalam radiasi multigamma pada bawang putih lokal Timor serta memperoleh varietas benih bawang putih lokal Timor yang unggul dengan menggunakan Radiasi Multigamma. Metode yang digunakan yaitu dosis radiasi mutigamma dengan 7 perlakuan yaitu 1) tanpa radiasi, 2) 1000 rads, 3) 1500 rads, 4) 2000 rads, 5) 2500 rads, 6) 3000 rads. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan dosis radiasi yang terbaik untuk tanaman bawang putih lokal Timor adalah 1500 rads. Karakter fisis unggul yang diperoleh meliputi tumbuh lebih cepat, umur tanaman lebih singkat 16 mst, diameter siung lebih besar 1,06 cm , massa per 25 siung lebih besar 30,8 gram. Kata kunci: radiasi multigamma; bawang putih lokal; dosis ABSTRACT It has been done research about application of multigamma radiation techniques for breading of local union from Timor. The aims of research were to obtain fit variety of local union from Timor by using multigamma radiation, and to determine the exact radiation dose in the breading of local union from Timor. The method used of this research was multigamma radiation dose, which were consist of 6 treatments ie 1) no radiation, 2) 1000 rads, 3) 1500 rads, 4) 2000 rads, 5) 2500 rads, 6) 3000 rads. The result of this research showed that the best radiation dose for local union from Timor was 1500 rads. The superior physical characteristics obtained comprise of : the growth is faster , the age of plant is 16 weeks shorter after breading, diameter of clove is large than 1,06 cm, mass per 25 cloves is large than 30,8 grams. Keywords: multigamma radiation; local onion; dose
KAJIAN AWAL SPEKTRUM SERAPAN SENYAWA HASIL EKSTRAK DAUN KELOR (MORINGAOLEIFERA L) ASAL KELOMPOK USAHA BERSAMA (KUB) MARUNGGA PAH METO KABUPATEN TTU Viktorinus Salu; Bernandus Bernandus; Minsyahril Bukit
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 1 No 2 (2016): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (706.312 KB)

Abstract

Abstrak Telah dilakukan penelitian tentang kajian awal spektrum serapan senyawa hasil ekstrak daun kelor (Moringa Oleifera L.) asal Kelompok Usaha Bersama (KUB) Marungga Pah Meto kabupaten TTU. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan jangkauan serapan, koefisisen serapan, dan celah energi senyawa hasil ekstrak daun kelor. Daun kelor kering dihaluskan, kemudian serbuk daun kelor diekstraksi secara maserasi, setelah itu dievaporasi menggunakan evaporator, kemudian diencerkan menggunakan pelarut etanol. Selanjutnya dikarakterisasi menggunakan Sepktrofotometer UV-Vis untuk mendapatkan spketrum serapan senyawa hasil ekstraksi daun kelor Berdasarkan hasil analisis data spektrum serapannya, jangkauan serapan senyawa ekstrak daun Kelor dengan konsentrasi 100 ppm, 200 ppm, dan 300 ppm adalah 200 nm sampai 691 nm dengan nilai koefisien serapannya sebesar 170,4 m-1 dan nilai celah energinya sebesar 1,79 eV. Berdasarkan nilai celah energi tersebut senyawa hasil ekstraksi daun kelor dapat dikelompokan menjadi bahan semikonduktor. Kata Kunci: Daun kelor, Spektrum Serapan, Koefisien Serapan, Celah Energi. Abstract A research of the preliminary study absorption spectrum of compounds of extract Moringa leaves (Moringa Oleifera L.) from Marungga Pah Meto Group TTU Regency has been done. The aims of this research are to determine the absorption coefficient value and energy gap value of compound of extract Moringa leaves. Moringa leaves powder was extracted by maseration method, then evaporated by evaporator, furthermore diluted with ethanol. These samples are made three concentration ( 100 ppm, 200 ppm, and 300 ppm )respectirely then analyzed using UV-Vis Spectrofotometer. Based on their absorption spectrum data analysis, absorption range of these samples with concentration are from 200 nm to 691 nm. Energy gap value is 1,79 eV and its absorption coefficient value is 170.4 m-1. Based on its energy gap value, compound of extract Moringa leaves from Marungga pah meto group TTU regency could be classified as semiconductor material group. Key words: Moringa Leaf, Absorption Spectrum, Absorption Coefficient, Energy Gap
KAJIAN AWAL SPEKTRUM SERAPAN SENYAWA HASIL EKSTRAKSI DAUN SUKUN (ARTOCARPUS ALTILIS) ASAL KOTA KUPANG Renaldo Apriandi Kasa; Minsyahril Bukit; Albert Zicko Johannes
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (876.881 KB)

Abstract

Abstrak Telah dilakukan penelitian tentang kajian awal spektrum serapan senyawa hasil ekstraksi daun sukun (artocarpus altilis) asal Kota Kupang. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jangkauan serapan, nilai koefisien serapan, celah energi, dan indeks bias senyawa hasil ekstraksi daun sukun. Serbuk daun sukun diekstraksi secara maserasi, kemudian dievaporasi menggunakan evaporator, lalu diencerkan menggunakan pelarut etanol dan selanjutnya dikarakterisasi menggunakan Spektrofotometer UV-Vis untuk mendapatkan spketrum serapan senyawa hasil ekstraksi daun sukun. Berdasarkan hasil analisis data spektrum serapannya, jangkauan serapan senyawa ekstrak daun sukun terjadi pada panjang gelombang 200 nm sampai dengan 450 nm. Dengan nilai koefisien serapannya sebesar , nilai celah energinya sebesar 3.03 eV, dan nilai indeks biasnya sebesar 1.75. Kata Kunci: Daun Sukun, Spektrum Serapan, Koefisien Serapan, Celah Energi, dan Indeks Bia Abstract The research about preliminary study absorption spectrum of Breadfruit leaves extract from kupang city has been done. This research aims to determine the absorption range, the absorption coefficient, the energy gap and the refractive index of Breadfruit leaves extract. Breadfruit leaves powder was extracted by maseration method, then it was evaporated by evaporator and further diluted using ethanol and then characterized using UV-Vis spectrophotometer to abtain absorption spectrum of Breadfruit leaves extract. Based on absorption spectrum data analysis, the absorption range occurs of wavelength 200 nm to 500 nm, the absorption coefficient is 105,9567 m-1, the energy gap value is 3,03 eV and the refractive index value is 1,75. Keywords: Breadfruit leaf, Absorption Spectrum, Absorption Coefficient, Energy Gap, and Refractive Index Value.
PENENTUAN MORFOLOGI PERMUKAAN DAN SIFAT FISIS SERTA SIFAT MEKANIK BATU BATA ASAL TANAH MERAH KABUPATEN KUPANG NUSA TENGGARA TIMUR Thabita Kapasiang; Minsyahril Bukit; Jonshon Tarigan
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 2 No 2 (2017): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.255 KB) | DOI: 10.35508/fisa.v2i2.550

Abstract

ABSTRAK Telah dilakukan penelitian batu bata lempung tanpa campuran sekam padi asal desa Tanah Merah Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur pada suhu 8000C, 9000C dan 10000C. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas dari batu bata. Dari hasil pengujian, batu bata dengan suhu 8000C memiliki nilai densitas 1,12 gram/cm3, suhu 9000C memiliki densitas 1,002 gram/cm3 dan suhu 10000C adalah 1,15 gram/cm3. Kuat tekan pada suhu 8000C adalah 2,73 N/mm2, suhu 9000C 1,38 N/mm2 dan suhu 10000C adalah 4,09 N/mm2. Untuk penyerapan air pada ketiga suhu adalah 1,39% 2,82% dan 1,42%. Ukuran butir sampel batu bata pada ketiga suhu yaitu 8000c, 9000c dan 10000c, pada suhu 8000c ukuran partikel yang paling kecil adalah 28,5 x 10-6 meter dan ukuran partikel paling besar adalah 85,7 x 10-5 meter, suhu 9000c ukuran partikel yang paling kecil adalah 57,1 x 10-6 dan yang paling besar adalah 1,28571 x 10-3 meter. Sedangkan pada suhu 10000c ukuran partikel yang paling kecil 30 x 10-6 meter sedangkan ukuran partikel yang paling besar adalah 67,5 x 10-5 meter. Kata kunci : Tanah liat, densitas, penyerapan air, kuat tekan dan SEM ABSTRACT A research of bricks from clay withouth mixture of rice husks from Tanah Merah Village-Kupang District-East Nusa Tenggara with temperature of 800oC, 900oC, and 1000oC has been done. The aim of this research is to determine quality of bricks from clay. Based on the result of this research, brick with temperature of 800oC has density value 1,12 gram/cm3, brick with temperature of 900oC has density value 1,002 gram/cm3, and brick with temperature of 1000oC has density value 1,15 gram/cm3. Compressive strength at temperature of 800oC is 2,73 N/mm2, compressive strength at temperature of 900oC is 1,38 N/mm2 and at the temperature of 1000oC is 4,09 N/mm2. For water absorption in the third temperature treatment are 1,39% 2,82% dan 1,42%. Grain size at temperature of 800oC has the smallest size is 28,5 x 10-6 meter and the largest size is 85,7 x 10-5 meter, grain size at temperature of 900oC has the smallest size is 57,1 x 10-6 meters and the largest size is 1,28571 x 10-3 meters, grain size at temperature of 1000oC has smallest size is 30 x 10-6 meters and the largest size is 67,5 x 10-5 meters. Keywords : Clay, density, water absorption, compressive strength and SEM
PENENTUAN MORFOLOGI PERMUKAAN, SIFAT FISIS DAN MEKANIK BERDASARKAN PRESENTASE KOMPOSISI BAHAN CAMPURAN BATAKO Selfiana Missa; Minsyahril Bukit; Andreas Christian Louk
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.147 KB) | DOI: 10.35508/fisa.v3i1.596

Abstract

ABSTRAK Telah dilakukan penelitian tentang kajian Morfologi Permukaan, Sifat Fisik dan Mekanik Batako dengan presentase komposisi bahan campuran batako. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan material tanah putih dan pasir. Selanjutnya bahan material dicampur dengan semen dengan variasi material 1:5, 1:6, 1:7, 1:8 dan 1:9. Kemudian dicetak dengan cara, pemadatan dan pengeringan. Setelah proses pengeringan dilakukan pengujian karakteristik sifat fisik dan mekanik benda uji berupa: uji kuat tekan (compression strength), densitas (density), porositas dan karakterisasi SEM. Berdasarkan analisis data, batako yang memiliki nilai densitas untuk variasi campuran tanah putih 665 mesh 2,05 gr/cm3, 2,04 gr/cm3dan 1,99 gr/cm3. Pada variasi campuran tanah putih 114 mesh 2,16 gr/cm3, 2,14 gr/cm3dan 2,05 gr/cm3. Untuk variasi campuran pasir 665 mesh 2,04 gr/cm3, 1,89 gr/cm3dan 2,11 gr/cm3. Untuk variasi campuran pasir 114 mesh 2,05 gr/cm3, 2,11 gr/cm3dan 2,02 gr/cm3.kuat tekan batako pada variasi campuran tanah putih 114 meshsebesar 20 kg/cm² memenuhi standar kuat tekan minimum mutu IV. Sedangkan untuk porositas pada variasi campuran 1:6 dan 1:8 memenuhi standar penyerapan air pada mutu I dan mutu II. Kata kunci: Tanah putih, pasir, densitas, penyerapan air, kuat tekan dan SEM. ABSTRACT A research of determination of surface morphology, physical properties and mechanical properties of brick based on the composition of the mixture has been done. This research was done by using material of white soil and sand. Then Materials are mixted with cement with materials variation 1:5, 1:6, 1:7, 1:8 dan 1:9. Than each one was molded by means of compaction and drying. After drying process the physical and mechanical properties of the test specimen is done in the form of compression test, density, porosity, and SEM characterization. Based on data analysis, brick with mixed variation of white soil of 665 mesh has the density value of 2,05 gr/cm3, 2,04 gr/cm3 dan 1,99 gr/cm3. For brick with mixed variation of white soilof 114 mesh has the density value are 2,16 gr/cm3, 2,14 gr/cm3dan 2,05 gr/cm3. For brick with mixed variation of sand of 665 mesh has the density value are 2,04 gr/cm3, 1,89 gr/cm3 dan 2,11 gr/cm3. For brick with mixed variation of sand of 114 mesh has the density value are 2,05 gr/cm3, 2,11 gr/cm3dan 2,02 gr/cm3. Compressive strength of brick with mixed variation of white soil of 114 mesh is 20 kg/cm² meet the minimum compressive strength standard of quality IV. While for the porosity of brick with mixed variation of 1:6 and 1:8 meet the standards of water absorption standard of quality I and quality II. Key Words : White Soil, sand, density, water absorption, Compressive strength, and SEM
PENENTUAN SIFAT MEKANIS DAN FISIS BATU BATA DENGAN PENAMBAHAN ARANG TEMPURUNG KELAPA ASAL ALOR Ernawati Kawa; Minsyahril Bukit; Albert Zicko Johannes
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.336 KB) | DOI: 10.35508/fisa.v3i3.605

Abstract

Abstrak Telah dilakukan penelitian tentang penentuan sifat mekanis dan fisis batu bata dengan penambahan tempurung kelapa asal alor. Penenlitian ini bertujuan mengetahui kualitas batu bata yang memenuhi standar kelayakan sebagai bahan konstruksi dengan penambahan arang tempurung kelapa aal alor dengan presentasi 0%, 5%, 10%, 15% terhadap tanah liat (lempung). Batu bata dicetak dengan prosedur pemadatan, pengringn dan pembakaran. Setelah prosedur pencetakkan selesai kemudian di lanjutkan dengan pengujian sefat mekanis dan sifat fisis, yaitu uji kuat tekan (compression strength), densitas (density), porositas (porosity) hasil kuat tekan batu bata didapatkan berdasarkan pengujian: a) uji kuat tekan, batu bata tanpa penambahan (0%) : 4,94 meemenuhi standar kuat tekan kelas 50 (SNI 15-2094-2000), b) uji porositas, batu bata 0% dan 5% : 3,82% dan 17,93% memenuhi standar porositas dengan batas maksimum 20% (SNI 15-2094-2000) dan uji densitas, batu bata tidak ada yang memenuhi standar (SII 0021-1978) Kata kunci: sifat mekanis, sifat fisis, tempurung kelapa, densitas, porositas, kuat tekan Abstract A research had been conducted to determine physical and mechanical properties of the bricks with the addition coconut shell charcoal from alor. This research aims at the quality of the bricks to meet the standars of eligibility as a contruction material. The addition of coconut shell charcoal is variate with the presentage 0%, 5%, 10%, 15% to the clay mass. The brick being printed with procedure compaction, drying, and baking. After the printing procedure is done then next is testing the mechanical and physical properties, that is compression strength test, density test, and porosity test. The brick quality result is obtained based on the test: a) compression strength test, the brick without addition (0%) : 4,94 (SNI 15-2094-2000) is comply with the standard compression strength the class 50 , b) porosity test, the brick 0% and 5% (3,82% and 17,93%) meet the standard with the maximum limit 20% ( SNI 15-2094-2000) , and c) density test, every bricks does not meet the standard (SII 0021- 1978). Keywords: mechanical properties, physical properties, coconut shell, density, porosity, compression strength
RANCANG BANGUN SISTEM PENYIRAMAN TANAMAN SECARA MANDIRI BERBASIS MIKROKONTROLLER ATMEGA 8535 Jonshon Tarigan; Minsyahril Bukit
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 3 No 2 (2018): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.398 KB) | DOI: 10.35508/fisa.v3i2.615

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari perancangan piranti yang dapat melakukan penyiraman secara mandiri. Untuk mempermudah kegiatan itu, maka kita perlu merancang sebuah sistem perangkat yang dapat melakukan penyiraman tanaman cabai secara mandiri. Alat ini bertujuan untuk menggantikan pekerjaan manual menjadi otomatis. Manfaat yang didapat dari alat ini adalah dapat mempermudah pekerjaan manusia dalam menyiram tanaman cabai secara mandiri. Penelitian ini dilakukan dengan merancang, membuat dan mengimplementasikan komponen-komponen sistem yang meliputi mikrokontroller sebagai pengendali, driver relay untuk memghiupkan dan mematikan pompa Air, dan LCD (linquit Cristal Display) untuk menampilkan nilai kelembaban tanah. Proses pengambilan data di dalam sebuah ruangan dengan menampilkan dalam LCD nilai kelembaban 1 % maka dynamo ON. Nilai tersebut diperoleh dari hasil pengukuran menggunakan alat kelembaban tanah. Sedangkan dari hasil pengukuran menggunakan sensor kelembaban yl 69 yang dilakukan pada tanaman cabai diperoleh nilai kelembaban pada tanaman cabai 45 % - 65%. Dapat dilihat bahwa hasil menunjukkan sesuai dengan nilai kelembaban cabai yang diperbolehkan, sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa rancangan sistem ini berjalan dengan baik. Kata Kunci: Kelembaban tanah, Penyiraman mandiri, Sensor Kelembaban, Abstract This research was conducted to study the design of devices that can-do watering independently. To facilitate this activity, we need to design a system of devices that can water the chili plants independently. This tool aims to replace manual work to be automatic. The benefits obtained from this tool are to facilitate human work in watering chili plants independently. This research was carried out by designing, creating and implementing system components including the microcontroller as a controller, relay driver to blow and turn off the water pump, and LCD (liquid Cristal Display) to display the value of soil moisture. The process of retrieving data in a room by displaying it in LCD with a humidity value of 1%, then the dynamo is ON. This value is obtained from the measurement results using soil moisture tools. Whereas from the measurement results using the humidity sensor yl 69 which was carried out on chilli plants obtained the value of humidity in chili plants 45% - 65%. It can be seen that the results show in accordance with the moisture value of chilli that is allowed, so it can be concluded that the design of the system is running well. Keyword: Soil moisture, independent watering, humidity sensor.
KAJIAN AWAL SIFAT OPTIK SENYAWA HASIL EKSTRAKSI DAUN GAMAL (GLIRICIDIA SEPIUM) ASAL KOTA KUPANG Julius Bunga Tedju; Minsyahril Bukit; Albert Zicko Johannes
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 3 No 2 (2018): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.357 KB) | DOI: 10.35508/fisa.v3i2.616

Abstract

Abstrak Penelitian tentang kajian awal sifat optik senyawa ekstraksi daun gamal (Gliricidia sepium) asal Kota Kupang telah dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan nilai jangkauan serapan, koefisisen serapan, dan celah energinya. Daun gamal kering dihaluskan sampai menjadi serbuk, diekstraksi secara maserasi,dievaporasi menggunakan evaporator, kemudian diencerkan dengan menggunakan pelarut etanol. Selanjutnya hasil tersebut dikarakterisasi menggunakan Spektrometer UV-Vis untuk mendapatkan spektrum serapannya. Berdasarkan hasil analisis spektrum serapannya, jangkauan serapan untuk konsentrasi 200 ppm, 300 ppm, dan 400 ppm berkisar 200 nm sampai 700 nm. Nilai koefisien serapannya pada 200 ppm berkisar dari 0 hingga 1.0932925 cm-1, 300 ppm berkisar dari 0 hingga 1.68119 cm-1, dan pada 400 ppm berkisar dari 0 hingga 2.227001 cm-1. Nilai celah energinya sebesar 1.831 eV. Berdasarkan nilai celah energi tersebut senyawa hasil ekstraksi daun gamal dapat dikelompokan menjadi bahan semikonduktor. Kata Kunci: Daun gamal, spektrum serapan, jangkauan serapan, koefisien serapan, celah energi. Abstract Research about preliminary study on optical properties of gamal leaves (Gliricidia sepium) extraction compounds from Kupang region has been done. The purpose of this study was to determine its absorption range, absorption coefficient and energy. The dried gamal leaves are crushed to powder, extracted by maceration, evaporated using an evapotator, then diluted using ethanol solvent. Next the result it is characterized byUV-Vis spectrometer to obtain it absoption spectrum. Based on the analysis result, its absorption range for concentrations 200 ppm, 300 ppm, and 400 ppm is 200 nm to 700 nm.The value of the absorption coefficient at 200 ppm ranges from 0 to 1,093925 cm-1, 300 ppm ranges from 0 to 1,68119 cm-1, and 400 ppm ranges from 0 to 2,227001 cm-1. The energy gap value of 1.831 eV. Based on the value of gap, the compound of gamal leaves extraction results can be classified into semiconductor materials. Key words: Gamal Leaf, Absorption Range, Energy Gap, Absorption Coefficient.