Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

RANCANG BANGUN SISTEM PENYIRAMAN TANAMAN SECARA MANDIRI BERBASIS MIKROKONTROLLER ATMEGA 8535 Jonshon Tarigan; Minsyahril Bukit
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 3 No 2 (2018): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.398 KB) | DOI: 10.35508/fisa.v3i2.615

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari perancangan piranti yang dapat melakukan penyiraman secara mandiri. Untuk mempermudah kegiatan itu, maka kita perlu merancang sebuah sistem perangkat yang dapat melakukan penyiraman tanaman cabai secara mandiri. Alat ini bertujuan untuk menggantikan pekerjaan manual menjadi otomatis. Manfaat yang didapat dari alat ini adalah dapat mempermudah pekerjaan manusia dalam menyiram tanaman cabai secara mandiri. Penelitian ini dilakukan dengan merancang, membuat dan mengimplementasikan komponen-komponen sistem yang meliputi mikrokontroller sebagai pengendali, driver relay untuk memghiupkan dan mematikan pompa Air, dan LCD (linquit Cristal Display) untuk menampilkan nilai kelembaban tanah. Proses pengambilan data di dalam sebuah ruangan dengan menampilkan dalam LCD nilai kelembaban 1 % maka dynamo ON. Nilai tersebut diperoleh dari hasil pengukuran menggunakan alat kelembaban tanah. Sedangkan dari hasil pengukuran menggunakan sensor kelembaban yl 69 yang dilakukan pada tanaman cabai diperoleh nilai kelembaban pada tanaman cabai 45 % - 65%. Dapat dilihat bahwa hasil menunjukkan sesuai dengan nilai kelembaban cabai yang diperbolehkan, sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa rancangan sistem ini berjalan dengan baik. Kata Kunci: Kelembaban tanah, Penyiraman mandiri, Sensor Kelembaban, Abstract This research was conducted to study the design of devices that can-do watering independently. To facilitate this activity, we need to design a system of devices that can water the chili plants independently. This tool aims to replace manual work to be automatic. The benefits obtained from this tool are to facilitate human work in watering chili plants independently. This research was carried out by designing, creating and implementing system components including the microcontroller as a controller, relay driver to blow and turn off the water pump, and LCD (liquid Cristal Display) to display the value of soil moisture. The process of retrieving data in a room by displaying it in LCD with a humidity value of 1%, then the dynamo is ON. This value is obtained from the measurement results using soil moisture tools. Whereas from the measurement results using the humidity sensor yl 69 which was carried out on chilli plants obtained the value of humidity in chili plants 45% - 65%. It can be seen that the results show in accordance with the moisture value of chilli that is allowed, so it can be concluded that the design of the system is running well. Keyword: Soil moisture, independent watering, humidity sensor.
KAJIAN AWAL SIFAT OPTIK SENYAWA HASIL EKSTRAKSI DAUN GAMAL (GLIRICIDIA SEPIUM) ASAL KOTA KUPANG Julius Bunga Tedju; Minsyahril Bukit; Albert Zicko Johannes
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 3 No 2 (2018): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.357 KB) | DOI: 10.35508/fisa.v3i2.616

Abstract

Abstrak Penelitian tentang kajian awal sifat optik senyawa ekstraksi daun gamal (Gliricidia sepium) asal Kota Kupang telah dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan nilai jangkauan serapan, koefisisen serapan, dan celah energinya. Daun gamal kering dihaluskan sampai menjadi serbuk, diekstraksi secara maserasi,dievaporasi menggunakan evaporator, kemudian diencerkan dengan menggunakan pelarut etanol. Selanjutnya hasil tersebut dikarakterisasi menggunakan Spektrometer UV-Vis untuk mendapatkan spektrum serapannya. Berdasarkan hasil analisis spektrum serapannya, jangkauan serapan untuk konsentrasi 200 ppm, 300 ppm, dan 400 ppm berkisar 200 nm sampai 700 nm. Nilai koefisien serapannya pada 200 ppm berkisar dari 0 hingga 1.0932925 cm-1, 300 ppm berkisar dari 0 hingga 1.68119 cm-1, dan pada 400 ppm berkisar dari 0 hingga 2.227001 cm-1. Nilai celah energinya sebesar 1.831 eV. Berdasarkan nilai celah energi tersebut senyawa hasil ekstraksi daun gamal dapat dikelompokan menjadi bahan semikonduktor. Kata Kunci: Daun gamal, spektrum serapan, jangkauan serapan, koefisien serapan, celah energi. Abstract Research about preliminary study on optical properties of gamal leaves (Gliricidia sepium) extraction compounds from Kupang region has been done. The purpose of this study was to determine its absorption range, absorption coefficient and energy. The dried gamal leaves are crushed to powder, extracted by maceration, evaporated using an evapotator, then diluted using ethanol solvent. Next the result it is characterized byUV-Vis spectrometer to obtain it absoption spectrum. Based on the analysis result, its absorption range for concentrations 200 ppm, 300 ppm, and 400 ppm is 200 nm to 700 nm.The value of the absorption coefficient at 200 ppm ranges from 0 to 1,093925 cm-1, 300 ppm ranges from 0 to 1,68119 cm-1, and 400 ppm ranges from 0 to 2,227001 cm-1. The energy gap value of 1.831 eV. Based on the value of gap, the compound of gamal leaves extraction results can be classified into semiconductor materials. Key words: Gamal Leaf, Absorption Range, Energy Gap, Absorption Coefficient.
KAJIAN AWAL SPEKTRUM SERAPAN UV−Vis SENYAWA HASIL EKSTRAK DAUN JERUK NIPIS (Citrus aurantifolia) ASAL TARUS KABUPATEN KUPANG Yongki Pawe Due; Minsyahril Bukit; Albert Zicko Johannes
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 4 No 1 (2019): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.057 KB) | DOI: 10.35508/fisa.v4i1.1437

Abstract

Abstrak Penelitian tentang kajian awal spektrum serapan UV−Vis senyawa hasil ekstrak daun jeruk nipis (Citrus aurantifolia) asal Tarus Kabupaten Kupang telah dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan nilai jangkauan serapan, koefisisen serapan, celah energi dan koefisien ekstingsi spesifiknya. Daun jeruk nipis kering dihaluskan sampai menjadi serbuk, diekstraksi secara maserasi,dievaporasi menggunakan evaporator, kemudian diencerkan dengan menggunakan pelarut etanol. Selanjutnya hasil tersebut dikarakterisasi menggunakan Spektrometer UV-Vis untuk mendapatkan spektrum serapannya. Berdasarkan hasil analisis spektrum serapannya, jangkauan serapan untuk konsentrasi 100 ppm, 200 ppm, dan 300 ppm berkisardari 200 nm sampai 700 nm. Nilai koefisien serapan maksimumnya pada 100 ppm sebesar4,387cm-1, 200 ppm sebesar6,589cm-1dan 300 ppm sebesar8,044cm-1. Nilai celah energinya sebesar 1,838 eV. Berdasarkan nilai celah energi tersebut senyawa hasil ekstraksi daun jeruk nipis dapat dikelompokan menjadi bahan semikonduktor. Nilai koefisien ekstingsi spesifik maksimumnyaadalah 15.841mL gram-1 cm-1pada panjang gelombang 212 nm. Kata Kunci: Daun jeruk nipis, spektrum serapan, jangkauan serapan, koefisien serapan, celah energi dan koefisien ekstingsi spesifik Abstract The preliminary study of the UV-Vis absorption compounds spectrums from the extraction of lime leaves (Citrus aurantifolia) from Tarus on Kupang regency was conducted. The purpose of this study is to determine the absorption range value, absorption coefficient, energy gap, and specific extinction coefficient. Dry lime leaves are mashed, extracted, evaporated, then diluted using ethanol solvent. Furthermore, the results were characterized using a UV-Vis spectrometer to obtain the absorption spectrum. Based on the results of the absorption spectrum analysis, the absorption range for concentrations of 100 ppm, 200 ppm, and 300 ppm ranges from 200 nm to 700 nm. The maximum absorption coefficient values at 100 ppm, 200 ppm, 300 ppm are 4,387 cm-1, 6,589 cm-1, 8,044 cm-1 respectively. The value of the energy gap is 1,838 eV. Based on the energy gap values, the compounds extracted from lime leaves can be classified as semiconductor materials. The maximum specific extinction coefficient value is 15.841 mL gram-1 cm-1at 212 nm. Keywords: Lime Leaves, Absorption spectrum, Absorption range, Absorption coefficient, energy gap, and specific extinction coefficient
KAJIAN AWAL SIFAT OPTIK GRAPHENE OXIDE BERBAHAN DASAR ARANG TONGKOL JAGUNG YANG DISINTESIS DENGAN METODE LIQUID PHASE EXFOLIATION (LPE) Yuditha Ignasia Bete; Minsyahril Bukit; Albert Zicko Johannes; Redi K. Pingak
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 4 No 2 (2019): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.979 KB) | DOI: 10.35508/fisa.v4i2.1832

Abstract

Abstrak Telah dilakukan penelitian tentang kajian awal sifat optik Graphene Oxide berbahan dasar arang tongkol jagung yang disintesis dengan metode Liquid Phase Exfoliation (LPE). Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh variasi massa karbon tongkol jagung dengan variasi 1 gram; 1,5 gram; 2 gram, pengaruh perlakuan blender, ultrasonikasi, dan blender + ultrasonikasi terhadap nilai absorbansi UV-Vis Graphene Oxide hasil sintesis. Karbon tongkol jagung yang dibakar dihaluskan sampai menjadi serbuk, disintesis dengan bantuan blender, ultrasonifikasi dan blender + ultrasonifikasi selama 3 jam, didiamkan selama satu malam, kemudian diencerkan dengan menggunakan pelarut aquades. Selanjutnya hasil sintesis tersebut dikarakterisasi menggunakan Spektrometer UV-Vis double beam untuk mendapatkan spektrum absorbansinya. Berdasarkan hasil analisis spektrum absorbansi pada masing – masing variasi massa, pada perlakuan ultrasonifikasi nilai absorbansi meningkat secara linear seiring bertambahnya massa. Nilai absorbansi untuk variasi massa 1 gram, 1,5 gram dan 2 gram secara berturut-turut diperoleh sebesar 1,710 ; 2,071 ; 1,483 untuk perlakuan blender, 1,478 ; 1,571; 1,588 untuk perlakuan ultasonikasi, dan 1,574 ; 1,450 ; 1,547 untuk perlakuan blender+ultrasonikasi. Dengan metode Liquid Phase Exfolition diperoleh nilai absorbansi maksimum pada perlakuan blender massa 1,5 gram dengan nilai 2,071 dan nilai absorbansi minimum diperoleh pada perlakuan dengan blender + ultrasonifikasi massa 1,5 gram dengan nilai 1,450. Berdasarkan nilai absorbansi tersebut larutan sampel hasil sintesis termasuk Graphene Oxide. Kata-kata kunci: Graphene Oxide; LPE; Spektrum absorbansi; Spektrofotometer UV –Vis; Tongkol jagung. Abstract The aim of this work is to investigate the effects of varying corncob mass (1 gr; 1,5 gr; 2 gr) and varying treatments including blender, ultrasonification, and blender + ultrasonication on the UV-Vis spectrum of Graphene Oxide synthesized from the corncob. The corncobs that have been burned were powdered, synthesized using blender, ultrasonification and blender + ultrasonification for 3 hours, left overnight, and then diluted using aquades. Then, the synthesis results were characterized using UV-Vis double beam spectrophotometer. From the analysis of the absorption spectrum, the absorption values from ultrasonification treatments, the absorption values were linearly proportional to the mass. Absorption values for mass variation of 1 gram, 1,5 gram and 2 gram were 1,710 ; 2,071 ; 1,483 using blender treatment, 1,478 ; 1,571; 1,588 using ultrasonification treatment, and 1,574 ; 1,450 ; 1,547 using blender+ultrasonification treatment. With Liquid Phase Exfoliation, the maximum value of absorbance was found at 1,5 gram mass variation using blender treatment, with the value being 2,071 and the minimum value of the was found when using blender + ultrasonification treatment at 1,5-gram mass variation, with the minimun value being 1,450. From the absoption values, Graphene Oxide has been succesfully sinthesized from the corncob. Keywords: Graphene Oxide; LPE; Absorption Spectrum; UV–Vis Spectrophotometer; Corncob.
KAJIAN AWAL SIFAT OPTIK GRAPHENE OXIDE BERBAHAN DASAR ARANG SEKAM PADI DENGAN METODE LIQUID PHASE EXFOLIATION MENGGUNAKAN ALAT BANTU BLENDER DAN ULTRASONIC CLEANER Intan Riani Solo; Minsyahril Bukit; Albert Z. Johannes; Redi K. Pingak
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian tentang kajian awal sifat optik Graphene Oxide (GO) berbahan dasar arang sekam padi dengan metode Liquid Phase Exfoliation (LPE) menggunakan alat bantu blender dan Ultrasonic Cleaner telah dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh variasi waktu sintesis GO menggunakan blender, ultrasonifikasi, dan blender yang dilanjutkan dengan ultrasonifikasi pada sifat optik GO, berdasarkan pada hasil karakterisasi UV-Vis. Dengan menggunakan alat bantu tersebut dilakukan variasi waktu 1 jam, 2 jam, dan 3 jam. Larutan didiamkan semalam, diambil bagian yang terangkat ke permukaannya dan dipisahkan. Kemudian bagian yang dipisahkan tersebut diencerkan dengan menggunakan aquades. Hasil tersebut dikarakterisasi menggunakan Spektrometer UV-Vis untuk mendapatkan spektrum serapannya. Berdasarkan hasil analisis spektrum dari ketiga perlakuan diperoleh jangkauan spektrum berada dalam range 200 nm sampai 400 nm. Nilai puncak serapan maksimum pada perlakuan blender 1 jam, 2 jam dan 3 jam secara berturut – turut adalah 3,319; 3,333dan 3,983 pada masing – masing panjang gelombang 223 nm; 222 nm dan 223 nm. Nilai puncak serapan maksimum pada perlakuan ultrasonifikasi 1 jam, jam dan 3 jam secara berturut – turut adalah 2,466; 2,115 dan 1,877 pada masing – masing panjang gelombang 223 nm; 223 nm dan 224 nm. Nilai puncak serapan maksimum pada perlakuan blender yang dilanjutkan dengan ultrasonifikasi 1 jam, 2 jam dan 3 jam secara berturut – turut adalah 2,777; 1,838; dan 1,961 pada masing – masing panjang gelombang 224 nm; 223 nm dan 224 nm. Berdasarkan nilai puncak serapan dan rentang panjang gelombang yang diperoleh dari hasil karakterisasi spektrometer UV-Vis, dapat disimpulkan bahwa material GO berhasil disintesis dalam penelitian ini. Dari hasil perbandingan spektrum ketiga perlakuan di atas, sintesis GO dengan metode LPE dengan alat bantu blender menghasilkan GO dengan konsentrasi yang paling tinggi dan waktu mempengaruhi jumlah konsenterasi GO yang dihasilkan.Kata kunci: GO; LPE, blender; ultrasonifikasi; blender-ultrasonifikasi. AbstractA preliminary study on the optical properties of Graphene Oxide (GO) from rice husk charcoal with the Liquid Phase Exfoliation (LPE) method using a blender and ultrasonic cleaner treatment has been done. The purpose of this research is to determine the influence of the time variation of GO synthesis using a blender, ultrasonication, and blender followed by ultrasonication on the optical properties of GO, based on the results of UV-Vis characterization. With the use of the treatment tools, we made 1 hour, 2 hours, and 3 hours’ time variations respectively. The solution was left overnight, then the raised portion on the surface was separated from the solution. The separated parts were diluted using equates and then characterized using the UV-Vis spectrometer to obtain its absorption spectrum. Based on the results of the spectrum analysis of the three treatments, spectrum coverage is obtained in the range of 200 nm to 400 nm. The maximum absorption coefficients from the 1 – hour, 2 – hour, and 3 – hour blender treatment were 3.319; 3.333, and 3.983 at 223 nm, 222 nm, and 223 nm respectively. The corresponding values from ultrasonication treatment were 2.466; 2.115 and 1.877 at 223 nm, 223 nm, and 224 nm respectively, and those from the blender treatment followed by ultrasonication were 2.777; 1.838 and 1.961 at 224 nm, 223 nm, and 224 nm respectively. Based on the absorption coefficients and the wavelength range obtained from UV-Vis spectrometer characterization results, it can be concluded that the GO material was successfully synthesized in this research. From the comparisons of the three treatments, GO synthesized using the LPE method with the blender treatment yields GO with the highest concentration, and time affects the number of GO concentrations produced.Keywords: GO, LPE, Blender, Ultrasonication, Blender- ultrasonication.
KAJIAN SIFAT FISIS BIOPLASTIK PATI JAGUNG DENGAN PENAMBAHAN GRAPHENE OXIDE BERBAHAN DASAR TONGKOL JAGUNG ASAL KABUPATEN KUPANG Anggi Arni Biha; Albert Zicko Johannes; Minsyahril Bukit; Redi K. Pingak; Hadi I Sutaji
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/fisa.v6i1.3795

Abstract

Bioplastik masih memiliki kekurangan dibandingkan dengan plastik kemasan konvensional. Salah satunya adalah bioplastik tidak sekuat plastik kemasan konvensional. Salah satu cara dalam meningkatkan kekuatan mekanis bioplastik adalah dengan menambahkan pengisi dalam pembuatannya. Graphene oxide (GO) merupakan material pengisi yang mempunyai potensi menambah kekuatan mekanis dari bioplastik. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penambahan larutan GO yang disintesis dari tongkol jagung terhadap perubahan sifat fisis bioplastik berbahan dasar pati jagung. Pengujian bioplastik dilakukan dengan uji kuat tarik, uji daya serap air dan uji biodegrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan larutan GO mempengaruhi kekuatan mekanik, daya serap air dan waktu biodegrasi bioplastik. Yaitu dengan nilai uji kuat tarik sebesar 1,20 MPa, sedangkan daya serap air 40% dan waktu degradasi sempurna 11 hari. Kata kunci: Bioplastik; Graphene Oxide; Kuat Tarik, daya serap air, Biodegradasi. Abstract Bioplastics still have disadvantages compared to conventional plastic packaging. One of them is that bioplastics are not as strong as conventional plastic packaging. One way to increase the mechanical strength of bioplastics is to add fillers in the manufacturing process. Graphene oxide (GO) is a filler that has the potential to increase the mechanical strength of bioplastics. This study was conducted to determine the effect of adding GO solution synthesized from corn cobs to changes in the physical properties of bioplastics based on corn starch. Bioplastic testing is carried out by tensile strength test, water absorption test and biodegradation test. The results showed that the addition of the GO solution affected the mechanical strength, water absorption capacity and the time of biodegradation of bioplastics. Namely, the tensile strength test value is 1.20 MPa, while the water absorption capacity is 40% and the complete degradation time is 11 days. Keywords: Bioplastics; Graphene Oxide; Tensile Strength; water absorption capacity; Biodegration.
ANALISIS SIFAT MEKANIK MODIFIKASI KEMIRINGAN MERCU SPILLWAY TIPE OGEE DENGAN STUDI KASUS BENDUNGAN RAKNAMO MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA SOFTWARE ELMER San Arnolus Kain; Ali Warsito; Minsyahril Bukit; Albert Zicko Johannes
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/fisa.v7i1.3964

Abstract

Abstrak Penelitian tentang analisis sifat mekanik modifikasi kemiringan mercu Spillway Tipe Ogee menggunakan metode elemen hingga software ELMER telah dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis besar tegangan, regangan dan deformasi pada mercu spillway bendungan tipe ogee dengan metode elemen hingga. Struktur bendungan dimodelkan dengan bantuan software FreeCAD, kemudian perhitungan metode elemen hingga dengan software Elmer dan dilanjutkan analisis dengan software ParaView. Berdasarkan hasil analisis mercu Spillway tipe Ogee dengan modifikasi kemiringan 41.18o, 45o dan 48.36o menunjukkan tegangan maksimum pada kemiringan 41.18o terjadi pada bagian dinding mercu spillway pada arah sumbu z dengan nilai 2.2 x 105 N/m2, sedangkan tegangan maksimum pada kemiringan 45o dan 48.36o terjadi pada bagian segmen dasar mercu spillway pada arah sumbu xy dengan nilai secara berurutan 2.5 x 105 N/m2 dan 3.0 x 105 N/m2. Regangan yang terjadi pada ketiga modifikasi kemiringan berurutan sebesar 35 x 10-8 , 47.5 x 10-8, dan 65 x 10-8. Deformasi yang terjadi pada ketiga modifikasi berurutan sebesar 1.4 x 10-5 m, 1.9 x 10-5 m dan 2.6x10-5 m. Dari analisis sifat mekanik modifikasi kemiringan mercu Spillway Tipe Ogee dapat disimpulkan bahwa perubahan nilai regangan dan deformasi semakin besar jika kemiringan mercu Spillway bertambah. Sedangkan nilai tegangan maksimum terjadi pada bagian dinding dan bagian segmen dasar mercu spillway. Kata Kunci : Metode Elemen Hingga, Spillway ogee, tegangan, regangan, deformasi. Abstract Research on the mechanical properties of the modification of the ogee spillway dam with slope variations has been caried out using the finite element method ELMER software. The purposes of this study were to analyze the magnitude of stress, strain and deformation on the ogee spillway. The structure of the dam was modeled with a FreeCAD software, then the calculation of the finite element method with an Elmer software and the analysis used ParaView software. Based on the analysis of the ogee spillway type with slopes of 41.18o, 45o and 48.36o, the maximum stress at the slope of 41.18o occurs in the wall section of the crest spillway in the z axis direction with a value of 2.2 x 105 N/m2, while the maximum stress at the slope of 45o and 48.36o occurs in the base segment of the crest spillway in the xy axis direction with values of 2.5 x 105 N/m2 and 3.0 x 105 N/m2 respectively. The strains that occurs in the three sequential tilt modifications were 35 x 10-8, 47.5 x 10-8, and 65 x 10-8. The deformation occurs in the three sequential modifications of 1.4 x 10-5 m, 1.9 x 10-5 m and 2.6 x 10-5 m. From the analysis of the mechanical properties of the modification of the crest spillway ogee Type it can be concluded that the change in strain and deformation values is greater if the slopes of the crest spillway increases. While, the maximum stress value occurs in the wall and the base segment of the mercu spillway. Keywords : Finite element method, spillway ogee, stress, strain, deformation.
Front Matter Vol 6, No. 1 - April 2021 Minsyahril Bukit
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/fisa.v6i1.4968

Abstract

Front Matter Vol 6, No. 1 - April 2021CoverEditorialTable of Content
Pelatihan Pembuatan Alat Peraga Sains dan Elektronika Sederhana Bagi Siswa SMAN I Taebenu Kabupaten Kupang Jonshon Tarigan; Albert Zicko Johannes; Bernandus Bernandus; Minsyahril Bukit
Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021): Desember 2021
Publisher : Asosiasi Pengelola Publikasi Ilmiah Perguruan Tinggi PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.15 KB) | DOI: 10.55506/arch.v1i1.2

Abstract

Desa Baumata, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang merupakan daerah yang masih memiliki banyak potensi sumber daya alam untuk dikembangkan. Potensi sumber daya alam tersebut cenderung tidak terolah karena terbatasnya pemahaman ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) oleh warga di daerah tersebut. Pemahaman iptek ini dapat ditingkatkan dengan memberikan pembelajaran yang berkaitan dengan sains dasar kepada anak usia sekolah. Pembelajaran sains dasar pada siswa SMAN I Taebenu di desa Baumata masih terhambat karena keterbatasan minat dan fasilitas pembelajaran sains di sekolah tersebut. Berdasarkan hal tersebut maka perlu dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat SMAN I Taebenu dengan tema “Meningkatkan sumber daya manusia guru dan murid dalam pembelajaran sains dan elektronika”. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pencerahan bagi siswa SMAN I Taebenu dalam mempelajari sains dasar melalui pelatihan pembuatan alat peraga sains dan elektronika sederhana. Pelatihan ini berhasil memacu minat siswa untuk terus belajar sains dan elektronika. Serta menambah alat peraga sains dan elektronika sederhana yang nantinya dapat digunakan sebagai sarana pembelajaran sains di SMAN I Taebenu.
Kajian Awal Spektrum Serapan Senyawa Hasil Ekstraksi Daun Sirih (Piper betle l.) Asal Kota Kupang Sulistia Wati; Minsyahril Bukit; Hadi Imam Sutaji
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 3 No. 1 (2023): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v3i1.248

Abstract

Penelitian tentang kajian awal spektrum serapan senyawa hasil ekstraksi daun sirih (Piper betle L.) asal kota kupang telah dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan nilai koefisien serapan, dan celah energi senyawa hasil ekstraksi daun sirih. Berdasarkan hasil analisis data spektrum serapannya, jangkauan serapan senyawa ekstrak daun sirih dengan konsentrasi 100 ppm, 200 ppm dan 300 ppm adalah 200 nm sampai 400 nm dengan nilai koefisien serapannya sebesar 865 m-1 dan nilai celah energinya sebesar 4 eV. Berdasarkan nilai celah energi tersebut senyawa hasil ekstraksi daun sirih asal Kota Kupang merupakan bahan isolator dan kemungkinan bisa dijadikan bahan aktif piranti elektronik dengan penelitian lebih lanjut.