Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENCERITAKAN KEMBALI CERPEN DENGAN METODE MIND MAPPING KELAS VI A SDN MEDOKAN AYU II/615 SURABAYA TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Sunarsih, Sunarsih; Sujinah, Sujinah; Ngatmain, Ngatmain
Lingua Franca:Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 6 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/lf.v6i2.7560

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan dan  peningkatan pembelajaran  keterampilan menceritakan kembali cerpen serta kelebihan, kekurangan penerapan metode mind mapping dalam pembelajaran  keterampilan menceritakan kembali cerpen  siswa kelas VI A SDN Medokan Ayu II/615 Surabaya tahun pelajaran 2018/2019. Penelitian ini merupakan PTK dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Subyek penelitian siswa kelas VI A berjumlah 30 siswa. Rancangan dan prosedur penelitian menggunakan model Kemmis Taggart dengan dua siklus. Tahapan tiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan dan observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data melalui pengamatan, tes performance, dan wawancara. Analisis data dari hasil tes unjuk kerja, reduksi data, paparan data, dan kesimpulan. Kriteria penilaian terdiri dari aspek kebahasaan dengan indikator ketepatan vokal dan konsonan isi cerpen, diksi, tekanan nada dan tempo. Aspek nonkebahasaan dengan indikator keberanian, kelancaran dan sikap. Pelaksanaan pembelajaran keterampilan menceritakan kembali cerpen dengan metode mind mapping, siswa  bersemangat dan suasana kelas menjadi lebih aktif. Peningkatan keterampilan menceritakan kembali cerpen dengan metode mind mapping siswa pada siklus I ( 73%) dan siklus II ( 79%). Kelebihan metode mind mapp dapat mempermudahkan siswa dalam melakukan kegiatan menceritakan kembali isi cerpen, sedangkan kekurangannya yaitu perlu bimbingan intensif bagi siswa yang baru mengenal metode ini. Kata kunci : Kemampuan Menceritakan Kembali, Cerpen,     Mind     Mapping
Interaction on Ice Tea's Political Social Media Accounts: The Social Context of Power (Cyberpragmatig) Pheni Cahya Kartika; Idhoofiyatul Fatin; Ngatmain Ngatmain
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 11 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v11i1.38427

Abstract

This study aims to analyze the social context in video uploads on social media accounts (YouTube and Instagram) regarding the case of Gus Miftah and the Iced Tea Seller and to apply the theory of power to strengthen the social context. The primary focus of this research is to identify and explain how the uploads will be interpreted in terms of constructs and interpretations studied in cyberpragmatics. The method used in this research is descriptive qualitative analysis by examining eight uploads from YouTube and Instagram in December 2024. The results showed that the uploads that appear in the 8 data besides showing the meaning of the construct and the meaning of interpretation as a cyberpragmatic study, which relates to the power relation of power consisting of reward power, expert power, estimated power, referent power, and coercive power as a measuring material for the existence of power in the social context. These findings enrich the study of pragmatics, especially cyberpragmatics in Indonesia, and provide insight into language studies on social media and other fields of science that support each other.
Pengaruh Penerapan Metode Sugestopedia terhadap Peningkatan Keterampilan Membaca Puisi Siswa Kelas VII-A di SMP Muhammadiyah 13 Surabaya Mohammad Nanang Prastyawan; Ngatmain; Siti Nazzalah
PROCEEDING UMSURABAYA Poceding Fakultas Keguruan dan ilmu Pendidikan 2026 " Intregrasi Deep Learning dan Tekbnologi AI dal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pc.v1i1.28141

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan metode Sugestopedia terhadap peningkatan keterampilan membaca puisi siswa kelas VII-A di SMP Muhammadiyah 13 Surabaya. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya keterampilan siswa dalam membaca puisi, terutama dalam hal intonasi, ekspresi, dan pemahaman makna puisi. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model spiral Kemmis dan McTaggart, yang dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus meliputi perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 35 siswa kelas VII-A. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, penilaian keterampilan membaca puisi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam keterampilan membaca puisi siswa. Pada pra-siklus, hanya 17% siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), meningkat menjadi 51% pada siklus I, dan mencapai 100% pada siklus II. Penerapan metode Sugestopedia mampu menciptakan suasana belajar yang nyaman dan memotivasi, sehingga siswa lebih mudah memahami puisi dan mengekspresikan diri dengan baik. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa metode Sugestopedia efektif diterapkan dalam pembelajaran sastra, khususnya untuk meningkatkan keterampilan membaca puisi, dan dapat digunakan sebagai alternatif metode pengajaran di kelas.
PENGARUH MEDIA AUDIO VISUAL DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK BERITA PESERTA DIDIK KELAS VII C SMP MUHAMMADIYAH 13 SURABAYA Ulfi Yunias Anggraeni; Ngatmain; Siti Nazzalah
PROCEEDING UMSURABAYA Poceding Fakultas Keguruan dan ilmu Pendidikan 2026 " Intregrasi Deep Learning dan Tekbnologi AI dal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pc.v1i1.28145

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengatasi masalah kurangnya keterampilan menyimak teks berita pada siswa kelas VII C di SMP Muhammadiyah 13 Surabaya dengan penerapan media audio visual. Media audio visual dan kerja secara mandiri digunakan untuk mengatasi masalah yang diangkat dalam penelitian ini. Penelitian ini dirancang dengan menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas. Penelitian ini diawali dengan hasil fundamental dan dua siklus. Efektivitas setiap siklus diukur dengan mengamati dan mengukur aktivitas dengan dua cara: evaluasi produk dan evaluasi proses. Data hasil kapasitas mendengarkan metode kerja secara mandiri melalui media audio visual dianalisis dengan mendeskripsikan nilai rata-rata siklus untuk mencapai target pembelajaran sebesar 75%. Pada pengamatan pertama, rata-rata hasil kelas sebesar 68,79 %. Rata-rata kemampuan menyimak pada siklus I sebesar 72,93 %, dan meningkat ke angka 80,69 % pada siklus II. Berdasarkan hasil siklus I dan II, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: (1) Kemampuan mendengarkan menggunakan proses kerja secara mandiri dengan penerapan media audio visual di kelas VII C SMP Muhammadiyah 13 Surabaya berada pada tingkatan cukup baik; dan (2) Penggunaan media audio visual dalam meningkatkan kapasitas mendengarkan terbukti berhasil.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR TEMPAT WISATA DI KOTA SURABAYA TERHADAP HASIL KARYA PUISI SISWA KELAS VIII-A DI SMP MUHAMMADIYAH 13 SURABAYA Rosa Kurnia Widiawati; Ngatmain; Siti Nazzalah
PROCEEDING UMSURABAYA Poceding Fakultas Keguruan dan ilmu Pendidikan 2026 " Intregrasi Deep Learning dan Tekbnologi AI dal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pc.v1i1.28154

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media gambar tempat wisata di Kota Surabaya terhadap kualitas hasil karya puisi siswa kelas VIII-A SMP Muhammadiyah 13 Surabaya. Penelitian ini dilakukan dalam tiga siklus dengan pendekatan pembelajaran berbasis Culturally Responsive Teaching (CRT) yang mengaitkan latar belakang budaya lokal siswa dengan materi pembelajaran. Pada pra-siklus, siswa menulis puisi tanpa media pendukung dan menunjukkan hasil yang rendah. Pada siklus I, siswa diberi gambar wisata yang telah ditentukan, sedangkan pada siklus II siswa bebas memilih gambar tempat wisata di Surabaya sesuai pengalaman pribadi mereka. Hasil menunjukkan bahwa media gambar membantu siswa dalam mengekspresikan ide, imajinasi, dan emosi, baik berupa kenangan menyenangkan maupun kritik terhadap kondisi tempat wisata di Surabaya. Nilai rata-rata siswa meningkat dari 65 (pra-siklus) menjadi 75 (siklus I) dan 84 (siklus II). Persentase kelulusan siswa berdasarkan KKM 75 juga mengalami peningkatan, yaitu dari 28% pada pra-siklus menjadi 62,5% pada siklus I dan 87,5% pada siklus II. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa mayoritas siswa merasa lebih termotivasi, kreatif, dan mudah menulis puisi. Penggunaan media gambar dan pengalaman lokal terbukti efektif meningkatkan kualitas puisi sekaligus menjadi sarana ekspresi personal yang bermakna.
Pengaruh Metode Pembelajaran Interaktif Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas VIII SMP Muhammadiyah 13 SBY Arini Paramitha Sari; Ngatmain; Siti Nazzalah
PROCEEDING UMSURABAYA Poceding Fakultas Keguruan dan ilmu Pendidikan 2026 " Intregrasi Deep Learning dan Tekbnologi AI dal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pc.v1i1.28155

Abstract

Dasar dari penelitian ini adalah fenomena rendahnya motivasi belajar di kalangan siswa, yang terwujud dalam kurangnya partisipasi aktif, minat yang minimal terhadap apa yang dipelajari, dan antusiasme yang lemah dalam menyelesaikan tugas. Guru menggunakan metode konvensional yang tidak melibatkan siswa secara aktif, yang mengakibatkan kurangnya minat, antusiasme, dan partisipasi dalam proses belajar mengajar. Oleh karena itu, ada kebutuhan akan inovasi dalam pembelajaran. Teknik observasi partisipatif digunakan dalam studi kualitatif ini. Metode pengumpulan data dilakukan dengan mengamati secara dekat proses pembelajaran. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa penggunaan teknik pengajaran interaktif meningkatkan motivasi belajar anak-anak kelas delapan. Untuk menciptakan lingkungan belajar yang menarik dan mendorong anak-anak untuk lebih aktif di kelas, penelitian ini menyarankan agar guru lebih sering menggunakan pendekatan interaktif.
Pendampingan Mitigasi Bencana Berbasis Meja Blok Bangunan berbantuan Augmented Reality (Gamb-AR) di TK ‘Aisyiyah 04 Pondok Modern Paciran Lamongan Agus Budiman; Nina Veronica; Ngatmain Ngatmain; Eka wahyu Primadani
Journal of Community Development Vol. 6 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i3.1835

Abstract

Program Pendampingan Mitigasi Bencana Berbasis Meja Blok Bangunan berbantuan Augmented Reality (Gamb-AR) merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan literasi mitigasi bencana, kesiapan psikososial, serta motivasi belajar anak usia dini di TK ‘Aisyiyah 04 Pondok Modern Paciran, Lamongan, wilayah pesisir yang rentan terhadap tsunami, abrasi, dan banjir. Program ini dirancang untuk menjawab permasalahan rendahnya pemahaman kebencanaan pada guru dan siswa serta keterbatasan metode pembelajaran konvensional yang kurang menarik dan kontekstual. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi mitigasi bencana kepada warga sekolah, pelatihan guru dalam pemanfaatan media Gamb-AR, simulasi kebencanaan berbasis permainan edukatif, pendampingan pembelajaran tematik, serta pembentukan duta kebencanaan tingkat TK. Media Gamb-AR dikembangkan dalam bentuk meja blok bangunan yang dipadukan dengan teknologi Augmented Reality, sehingga memungkinkan anak belajar melalui pengalaman visual, kinestetik, dan interaktif yang sesuai dengan tahap perkembangan usia dini. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dasar mitigasi bencana pada siswa, meningkatnya kesiapan guru dalam mengintegrasikan pembelajaran kebencanaan ke dalam kurikulum tematik, serta tumbuhnya minat dan antusiasme belajar anak. Selain itu, keterlibatan mahasiswa melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) memperkuat proses pendampingan dan transfer pengetahuan di sekolah. Simpulan dari program ini adalah bahwa media pembelajaran Gamb-AR efektif sebagai model pembelajaran mitigasi bencana yang kontekstual, menyenangkan, dan adaptif terhadap lingkungan pesisir, serta berpotensi direplikasi sebagai upaya membangun ketangguhan masyarakat sekolah secara holistik, berkelanjutan, dan berbasis teknologi edukatif.