Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pemanfaatan Hasil Pembakaran Limbah Cangkang Kelapa Sawit sebagai Bahan Pengganti Pasir pada Pembuatan Beton Normal Fauzi Rahman; Fathurrahman Fathurrahman
Media Ilmiah Teknik Sipil Vol 6 No 1 (2017): Media Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.075 KB) | DOI: 10.33084/mits.v6i1.259

Abstract

In 2015 the total area of oil palm plantations in Kalimantan reached 3.47 million Ha with a production of 8.12 million tons per year. Solid waste is in the form of fresh fruit bunches and palm shells. The result of combustion of oil palm shell waste in the form of boiler crust ash is a waste that has chemical elements SiO2, Al2O3, and CaO, with the content of these compounds can affect the strength of the concrete and can increase its strength. In this study, the quality of the concrete mix planned at 28 days is 23 MPa. Concrete testing included compressive strength tests carried out at 3 days, 7 days, 14 days, 28 days, 42 days and 56 days. Before making concrete samples, the mortar compressive strength is tested first by varying the boiler crust ash content by 0%, 15%, 25%, 35%, and 50% to obtain the optimum mixture. Based on the results of the analysis of compressive strength mortar obtained the optimum mixture of 15% for the manufacture of concrete that will be compared with normal concrete. The compressive strength of concrete with the optimum mixture at 28 days is 24.44 Mpa more than the compressive strength of the 23 Mpa plan. Concrete that has the highest compressive strength occurs at the age of 56 days is concrete with the normal mixture with a compressive strength of 34.44 Mpa higher than the compressive strength of concrete with an optimum mixture of 15% boiler crust ash which is 28.51 MPa.
ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH DARING MASA PANDEMI COVID-19 Heri Susanto; Widyavera Irmanita; Muhamad Meidy Syurbakti; Fathurrahman Fathurrahman
Candrasangkala: Jurnal Pendidikan dan Sejarah Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/candrasangkala.v8i1.14383

Abstract

Pandemi Covid-19 yang terjadi telah memaksa perubahan mendasar pada aktivitas pembelajaran di sekolah. Pembelajaran daring menjadi alternative untuk dilakukan oleh seluruh satuan pendidikan. Guru dan siswa dipaksa untuk beradaptasi secara cepat dan membiasakan diri dengan berbagai media digital dalam proses pembelajaran. Kondisi tersebut menyebabkan munculnya berbagai kendala dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan tujuan melakukan sebuah studi evaluatif penggunaan media digital dalam pembelajaran sejarah. Temuan penelitian menunjukkan terdapat kendala teknis, substansial, dan instruksional dalam pembelajaran sejarah di SMA Negeri 7 Banjarmasin. Pembelajaran sejarah di SMA Negeri 7 Banjarmasin menggunakan WhatsApp, google classroom, dan zoom meeting yang berdiri sendiri-sendiri sehingga belum memenuhi kriteria learning management system yang ideal untuk pembelajaran daring. Kondisi tersebut memberikan gambaran bahwa diperlukan langkah perbaikan dengan menyediakan sebuah Learning Management System untuk mendukung kelancaran pembelajaran daring.
Upaya Borneo Historical Community (BHC) dalam Mengenalkan Situs Bersejarah di Kota Banjarmasin Sriwati Sriwati; Rochgiyanti Rochgiyanti; Helmi Akmal; Fathurrahman Fathurrahman; Jamaludin Jamaludin
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 8 No 4 (2022): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (November)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v8i4.1011

Abstract

Borneo Historical Community (BHC) is a history lover community that was founded on November 10, 2019 in Banjarmasin City. Departing from the awareness of the importance of history, this community exists to preserve and instill historical values ​​into the community. Various efforts have been made by BHC to achieve its goals, one of which is through visits to historical sites in the city of Banjarmasin. The purpose of the study was to find out how BHCs efforts were in introducing historical sites in the city of Banjarmasin. The method used in this study uses historical methods consisting of heuristics, criticism, interpretation, and historiography. The results showed that BHC made several efforts in order to introduce historical sites in the City of Banjarmasin, including: (1) conducting a survey to obtain information about historical sites in the City of Banjarmasin, (2) making a guide book containing historical sites in the city of Banjarmasin, and (3) conducting guide training for interested BHC members
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN BUKU AJAR MATA KULIAH MEDIA PEMBELAJARAN SEJARAH Heri Susanto; Melisa Prawitasari; Helmi Akmal; Muhamad Meidy Syurbakti; Fathurrahman Fathurrahman
Jurnal PIPSI (Jurnal Pendidikan IPS Indonesia) Vol 8, No 1 (2023): VOLUME 8 NUMBER 1 JANUARI 2023
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpipsi.v8i1.3112

Abstract

Buku ajar merupakan satu dari sekian banyak perangkat pembelajaran yang memiliki fungsi penting. Melalui buku ajar, mahasiswa diharapkan dapat memperoleh informasi dan berbagai petunjuk aktivitas dalam pembelajaran tiap mata kuliah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan buku ajar pada mata kuliah media pembelajaran sejarah dengan melihat pada dua data utama, yaitu hasil penilaian buku ajar pada aspek tampilan, aspek bahasa, dan apek penyajian, serta hasil uji daya serap mahasiswa terhadap materi dalam buku ajar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif, instrument dalam penelitian ini adalah tes dan skala bertingkat. Hasil penelitian menunjukkan aspek tampilan, aspek bahasa, dan apek penyajian mencapai skor sangat baik, yaitu 90,50%. Sedangkan skor efektivitas sebesar 85,71%. Berdasarkan hasil temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa buku ajar dengan judul “Media Pembelajaran Sejarah Era Teknologi Informasi; Konsep Dasar, Prinsip Aplikatif, dan Perancangannya” efektif digunakan dalam pembelajaran mata kuliah dan pencapaian kompetensi sesuai capaian pembelajaran mata kuliah yang direncanakan.
KERAGAAN KOMUNITAS BIOTA PERAIRAN DI BADAN AIR PADA LUBANG SISA BUKAAN AKHIR TAMBANG BATUBARA PT ARUTMIN INDONESIA DI ATA SELATAN KECAMATAN MENTEWE KABUPATEN TANAH BUMBU Fathurrahman Fathurrahman; Pathul Arifin; Suhaili Asmawi
AQUATIC Jurnal Manajemen Sumberdaya Perairan Vol 4 No 2 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di badan air lubang sisa bukaan akhir tambang batubara bertujuan untuk mengetahui keberadaan biota air pada perairan lubang sisa bukaan akhir tambang batubara (void). Pada hasil penelitian didapatkan nilai kelimpahan plankton menunjukan kesuburan perairan sedang, struktur komunitas cukup stabil, penyebaran jenis sangat merata tidak terjadi dominasi jenis. Nilai kelimpahan biota benthos menunjukan kesuburan perairan sedang, struktur komunitas tidak stabil, penyebaran jenis lebih merata, adanya dominasi jenis pada lokasi penelitian . Biota nekton kelimpahan jenis rendah, kelimpahan individu melimpah, struktur komunitas cukup stabil, penyebaran jenis sangat merata, terjadi dominasi jenis. frekuensi kemunculan makrofita tertinggi pada jenis Alternanthera philoxeroides. Pada tingkat penutupan relatif makrofita tertinggi pada jenis Learsia hexandra. This research was carried out in the water body of the last opening of the coal mine with the aim of knowing the presence of aquatic biota in the waters of the void. The results showed that the abundance of plankton showed moderate water fertility, the community structure was quite stable, the species distribution was very even, there was no species dominance. The abundance value of benthos biota shows moderate water fertility, unstable community structure, more even distribution of species, and species dominance at the study site. Biota nekton species abundance is low, individual abundance is abundant, community structure is quite stable, species distribution is very even, species dominance occurs. the highest frequency of occurrence of macrophytes was in the Alternanthera philoxeroides species. The highest macrophyte relative cover level was in the Learsia hexaandra species.