Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Revitalisasi Permainan Tradisional: Sebuah Upaya Pembentukan Mental Anti Korupsi Anak Sejak Dini Sriwati Sriwati; Herry Porda Nugroho Putro
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 22, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v22i1.2021

Abstract

The era of technology has made the meaning of playing experience a significant shift. Play tends to be interpreted as a fun activity to relieve boredom.-based games Online in cyberspace eventually paralyze games in the real world, so that children are often trapped in meaningless pseudo games. Good games for children are those that can meet physical, intellectual, emotional and social development as found in traditional games. Therefore, maintaining the existence of traditional games is not just a matter of continuing the tradition, but a need to save children from being trapped in meaningless pseudo fun. This research was conducted using qualitative research methods. The type of research used is descriptive qualitative with the subjects of class III and IV SD Negeri Anjir Pasar Lama 1. Data collection techniques used in this study include interviews, tests and questionnaires. Furthermore, the data that has been collected is analyzed by data reduction, data presentation, and verification. The results showed that children's knowledge of traditional games was quite low, even most students only had knowledge of traditional games, but never played them. Traditional games contain meaningful learning and experiences that will lead children to keep trying to improve themselves, and become wiser so that they can be accepted by their playing environment. Therefore, revitalization Traditional games are important to do as an effort to form children's anti-corruption mentality from an early age
RETROGRESI PENGGUNAAN MEDIA DARING DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH MASA PANDEMI COVID-19 Melisa Prawitasari; Sriwati .; Heri Susanto
Jurnal Education and Development Vol 9 No 4 (2021): Vol.9 No.4 2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.913 KB) | DOI: 10.37081/ed.v9i4.3118

Abstract

Pelaksanaan pendidikan seyogyanya dapat bersinergi dalam berbagai kondisi. Bahkan ketika dilanda pandemi Covid-19, para pendidik dan peserta didik dituntut untuk terus berjuang agar kegiatan pembelajaran dapat berjalan dengan baik, namun minim resiko penularan. Oleh sebab itu, selama pandemi proses pembelajaran diarahkan pada penggunaan media dalam jaringan (daring). Melalui penelitian ini diharapkan dapat mengetahui bagaimana penggunaan media daring dalam pembelajaran sejarah di Kota Banjarmasin.Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif, sedangkan jenis penelitian yang digunakan ialah deskriptif kualitatif. Dalam proses pengumpulan data, sumber data ditentukan secara purposive dan snowball. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya data yang sudah dihimpun dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi.Hasil penelitian menunjukan bahwa aplikasi yang sering digunakan oleh guru-guru mata pelajaran sejarah SMA di Kota Banjarmasin dalam pembelajaran daring adalah Whatsapp, Google Classroom, Google Meet, Zoom Meeting, dan Learning Management System (LMS). Proses pembelajaran daring dilakukan dengan menggunakan fitur-fitur umum yang terdapat dalam aplikasi, yaitu berkirim pesan, berbagi materi dalam bentuk file, sepertimicrosoft powerpoint (ppt), modul pembelajaran, dan video, serta melalui video conference. Berbagai kendala yang dihadapi baik terkait pemanfaatan teknologi, karakteristik pengajar, dan karakteristik peserta didik berpotensi ke arah terjadinya retrogresi dalam pembelajaran daring.
SISI ABU-ABU KAUSALITAS DAN EVALUASINYA DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH Mohamad Zaenal Arifin Anis; Sriwati Sriwati; Fitri Mardiani
JURNAL SOCIUS Vol 9, No 2 (2020): JURNAL SOCIUS
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurnalsocius.v9i2.9317

Abstract

The development of historical science in exploring the causes of historical phenomena or causality with monocausal and multicausal approaches has progressed rapidly. However, it is inversely proportional to the study of history which still often explains historical causality with a single one (monocausality) or a centric logo without a scientific approach with a cognitive assessment only. Whereas the causes of history can be explained by the approach of a science (monocausality) and various (multi causality) with a multidimensional approach. The purpose of this study is to provide an alternative for teachers who teach history so that students can analyze various historical causality so that they are not only able to think critically but also be creative and adults so they can get used to the differences. Likewise, the assessment must be directed towards authentic assessment that can bring students to be creative and mature so that they are familiar with differences. The source of this study is through literature studies. The results of the writing are an alternative for history teachers so that students are accustomed to analyzing causality in seeing historical phenomena both mono under the demands of the 2013 curriculum.
Upaya Borneo Historical Community (BHC) dalam Mengenalkan Situs Bersejarah di Kota Banjarmasin Sriwati Sriwati; Rochgiyanti Rochgiyanti; Helmi Akmal; Fathurrahman Fathurrahman; Jamaludin Jamaludin
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 8 No 4 (2022): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (November)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v8i4.1011

Abstract

Borneo Historical Community (BHC) is a history lover community that was founded on November 10, 2019 in Banjarmasin City. Departing from the awareness of the importance of history, this community exists to preserve and instill historical values ​​into the community. Various efforts have been made by BHC to achieve its goals, one of which is through visits to historical sites in the city of Banjarmasin. The purpose of the study was to find out how BHCs efforts were in introducing historical sites in the city of Banjarmasin. The method used in this study uses historical methods consisting of heuristics, criticism, interpretation, and historiography. The results showed that BHC made several efforts in order to introduce historical sites in the City of Banjarmasin, including: (1) conducting a survey to obtain information about historical sites in the City of Banjarmasin, (2) making a guide book containing historical sites in the city of Banjarmasin, and (3) conducting guide training for interested BHC members
Aisyiyah: Peran dan Dinamikanya dalam Pengembangan Pendidikan Anak di Banjarmasin Hingga Tahun 2014 Sulis Setianingsih; Syaharuddin Syaharuddin; Sriwati Sriwati; Wisnu Subroto; Rochgiyanti Rochgiyanti; Fitri Mardiyani
Publikasi Berkala Pendidikan Ilmu Sosial Vol 1, No 1 (2021): PAKIS, March 2021
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.007 KB) | DOI: 10.20527/pakis.v1i1.3188

Abstract

Kajian ini menganalisis mengenai peran dan dinamika Aisyiyah dalam bidang pendidikan anak di Kota Banjarmasin hingga tahun 2014, sehingga dapat mengetahui peran perempuan dan dinamika Aisyiyah dalam mengembangkan pendidikan anak di Kota Banjarmasin. Artikel ini  menggunakan  metode  sejarah  yang terdiri atas heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Pendekatan yang digunakan adalah  pendekatan  sosial  instutisional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Aisyiyah merupakan badan otonom Muhammadiyah  yang  memiliki  kewenangan  dalam  menjalankan  program pendidikan  untuk  kader  dan  masyarakat  umum.  Pendidikan  ini  berupa pengelolaan pada TK ABA, panti asuhan, pelatihan dan kajianIslam. Selain itu, penelitian ini juga menunjukan tentang perkembangan TK yang dinaungi Aisyiyah dari awal berdiri hingga tahun 2014 meliputi peran dan dinamikanya.
Dilema Miskonsepsi Dalam Buku Teks Sejarah Indonesia Sriwati Sriwati
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i2.4801

Abstract

Isu tentang adanya miskonsepsi yang ditemukan dalam berbagai buku teks di sekolah mulai ramai diperbincangkan. Salah satunya dalam mata pelajaran Sejarah Indonesia. Tujuan penelitian adalah untuk menunjukan contoh konkrit adanya miskonsepsi dalam buku teks Sejarah Indonesia, serta mendeskripsikan dampak miskonsepsi dalam pembelajaran sejarah bagi siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan dapat diketahui bahwa buku teks sebagai salah satu sumber belajar menempati peran yang penting dalam proses pembelajaran, terutama bagi siswa. Sehingga ketersediaan buku teks akan memberikan pengaruh terhadap tingkat pemahaman siswa. Namun, ada banyak peristiwa dalam buku teks sejarah yang dikemukakan sejarawan menggunakan sudut pandang yang berbeda. Materi semacam ini di satu sisi dapat memicu kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa, tetapi di sisi lain tidak jarang menimbulkan kebingungan bagi siswa dan berujung pada miskonsepsi dalam pemahamannya.
The Influence of using the Quizizz Application on the Interest in Learning History Among XI IPS Students at SMAN 1 Alalak Ridhani, M. Taufik; Putro, Herry Porda Nugroho; Sriwati, Sriwati
HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 13, No 1 (2025): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/hj.v13i1.10169

Abstract

In the 21st century, rapid technological development has led to various new innovations, especially in educational media. This requires teachers to be able to use various types of educational media as a result of technological advancements. Quizizz can be a solution for teachers to utilize existing technology, making the learning process more engaging. The research method used in this study is a quantitative experimental method. The data collection technique used is a questionnaire. The data analysis method uses the Independent t-test. From the data analysis results using IBM SPSS version 25, it was found that there is a difference in the average post-test scores between the experimental class and the control class with a significance value (2-tailed) of 0.001. Therefore, it can be concluded that H1 is accepted and H0 is rejected. This indicates that the use of Quizizz as a learning medium has an impact on students' interest in learning History at SMAN 1 Alalak.
Independent Curriculum Assessment and Evaluation in History Learning in Public High Schools throughout Barito Kuala Regency Sriwati; Wisnu Subroto; Melisa Prawitasari; Fitri Mardiani
Yupa: Historical Studies Journal Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/yupa.v9i1.4386

Abstract

This research uses a qualitative approach. Data collection and data sources were determined by purposive sampling. Data collection techniques were carried out using observation, interviews and documentation. Data analysis techniques are carried out through data collection, reduction, presentation and conclusion. Then, to obtain the validity of the data in this research, the researcher used triangulation techniques. The research results show that the State High School in Barito Kuala has implemented an independent curriculum. Learning and assessment have been carried out in an integrated manner. In history learning, teachers use assessments to measure the achievement of learning objectives. Three types of assessments are used: diagnostic, formative, and summative. The assessment results are used as a basis for assessing students' cognitive, affective, and psychomotor aspects, as well as reflective material for teachers to use in determining subsequent learning strategies.
Menelisik Sejarah dan Nilai Sosial Budaya dalam Pertunjukan Wayang Kulit Banjar Najmila Rahmatita; Heri Susanto; Sriwati Sriwati
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 1 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v7i1.8179

Abstract

Tujuan penelitian ini menjelaskan Sejarah awal perkembangan, Nilai Sosial Budaya dalam Pertunjukan Wayang Kulit Banjar di Provinsi Kalimantan Selatan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan sejarah Wayang Kulit Banjar menggambarkan sejak wayang masuk ke daratan Kalimantan Selatan, pergelaran wayang kulit Banjar selalu dilaksanakan pada malam hari, sesuai dengan tradisi yang telah diwariskan secara turun temurun. Selanjutnya ada empat nilai sosial yang terkandung dalam Pertunjukan Wayang Kulit Banjar, yaitu (1) Silaturahmi, (2) Gotong Royong dan Kerjasama, dan (3) Saling Menolong, (4) Nilai Filosofis yang terkandung juga mengajarkan kita dalam kehidupan bermasyarakat. Nilai budaya yang terkandung dalam Wayang Kulit Banjar selalu mengajarkan masyarakat untuk selalu berbuat kebaikan, menghindari kejahatan, dan menanamkan semangat “amar ma’ruf nahi munkar” atau dalam istilah pewayangan yaitu “memayu hayuning bebrayan agung”. Simpulan penelitian ini bahwa semua pertunjukan Wayang Kulit ditanamkan sesuai dengan ajaran agama dari masing-masing kepercayaan para penontonnya dan dialam pagelaran Wayang Kulit Banjar juga memiliki beberapa tokoh yang patut untuk di jadikan nilai-nilai keteladanan di masyarakat. Kata Kunci: Menelisik Sejarah, Sosial Budaya, Wayang Kulit Banjar
DYNAMICS OF CONFLICT BETWEEN LOCAL AND ANDON FISHERMEN IN THE JORONG FISHING GROUND (CASE ANALYSIS OF THE USE OF ILLEGAL FISHING GEAR): DINAMIKA KONFLIK NELAYAN LOKAL DAN ANDON DI ZONA PENANGKAPAN IKAN JORONG (ANALISIS KASUS PENGGUNAAN ALAT TANGKAP IKAN ILEGAL) Muhammad Hassel Yasa Satria; Hamid Abdul Aziz; Muhammad Aulia Rahman; Nadia Oktaviani; Riyanni; Sriwati
Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Vol 8 No 2 (2024): SANTHET: (JURNAL SEJARAH, PENDIDIKAN DAN HUMANIORA) 
Publisher : Proram studi pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/santhet.v8i2.4259

Abstract

People in South Kalimantan who live in coastal areas generally make their living as fishermen. In fisheries activities, especially fishing, conflict is a social phenomenon that is often found in various water areas. One of the conflicts that occurred was in the Jorong fishing ground area where andon fishermen who came to this area used different equipment than local fishermen. Illegal fishing practices by andon fishermen have become a source of conflict with local fishermen. The aim of this research is to describe the dynamics, influence and efforts to resolve conflicts between local fishermen and andon fishermen in the fishing ground area of Jorong waters. This research uses a qualitative research method, where this method is a type of research that focuses on description and tends to apply analysis with an inductive approach. The research results show that this conflict has been a concern since 2012. The polemic arose because Central Java fishermen used cantrang tools in the coastal waters of South Kalimantan. This conflict between Andon and local fishermen has an impact on local communities both socially and economically. Efforts to resolve the conflict between local fishermen and andon fishermen in Swarangan Village, Jorong District, have been carried out by involving various related agencies which play an important role in mediating and enforcing regulations