Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Hubungan Pelaksanaan Personal Hygiene dengan Tingkat Kepuasan Pasien Imobilisasi di Ruangan Neurologi RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi Tahun 2015 Rinawati Kasrin; Rima Berlian Putri
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 6 No 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v6i1.240

Abstract

Satisfaction is feeling happy or upset someone who emerged after comparing the perception or impression of the performance or the result of a product and hopes. The ability of maintaining personal hygiene of patients by nurses were considered to improve patient satisfaction. Hygiene someone is an act to maintain the cleanliness and health both physical and psychological. Clients that have limited the success is always in need of personal hygiene for personal hygiene for the sake of her health needs and protected from germs in the room every hospital all patients in need of personal hygiene is very necessary for personal hygiene. Personal hygiene is in need once in daily activities especially on clients who are hospitalized with experienced immobilization. Initial survey conducted in 10 respondents were 7 respondents showed less personal hygienenya. This study aims to determine the relationship with the implementation of personal hygiene patient satisfaction level of immobilization. This research uses descriptive analytic design with cross sectional approach. In this study, the sample is as much as 52 respondents using a questionnaire measuring devices. The analysis is the analysis of univariate and bivariate with chi-square test. From these results obtained p value = 0,000
EDUKASI UNTUK PASANGAN DAN PASIEN TENTANG PROGRAM REHABILITASI SEXUAL PASCA-STROKE Rinawati Kasrin; Surya, Farhan; Impian, Rara Raih; Nabila , Amanda
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 3 No. 01 (2025): JANUARI 2025
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke adalah salah satu penyebab utama disabilitas di seluruh dunia yang berdampak signifikan pada berbagai aspek kehidupan pasien, termasuk kesehatan seksual. Setelah mengalami stroke, banyak pasien menghadapi perubahan fisik, psikologis, dan emosional yang dapat memengaruhi fungsi seksual mereka. Perubahan ini dapat mencakup kelemahan otot, kelumpuhan, gangguan komunikasi, serta efek psikologis seperti kecemasan, depresi, atau penurunan harga diri. Pasien pasca-stroke cenderung mengalami beberapa jenis disfungsi akibat insiden tersebut, misalnya kurangnya koordinasi, kelumpuhan, persepsi visual, afasia, defisit sensorik antara lain masalah termasuk impotensi. Kesehatan seksual sering kali diabaikan dalam rehabilitasi pasca-stroke baik oleh pasien, keluarga, maupun tenaga medis. Padahal hubungan seksual yang sehat merupakan bagian penting dari kualitas hidup pasien dan pasangan mereka. Banyak pasien merasa malu atau canggung untuk membicarakan masalah ini, sementara keluarga atau pengasuh mungkin tidak memiliki pengetahuan atau keterampilan untuk membantu. Salah satunya faktor budaya yang dimana pasien cenderung pasif tidak bertanya dan petugas juga sungkan menanyakan masalah seks sebagai aktivitas seksual dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan tentang rehabilitasi sexual pasca-stroke pada pasangan dan pasien yang sedang di rawat di ruangan Ambun Suri Lantai 3 RSAM Bukittinggi, Sumatera Barat. metode kegiatan diberikan dalam bentuk penyuluhan edukasi dan tanya jawab langsung kepada pasien atau keluarga pasien yang merawat di rumah sakit tentang program rehabilitasi sexual pasca-stroke. Secara umum Hasil yang didapatkan dalam kegiatan pengabmas pada bulan November tahun 2024 yaitu adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan pasien dan keluarga dalam melaksanakan program rehabilitasi sexual pasca-stroke dirumah.
MANAJEMEN NYERI NON PHARMACOLOGI DENGAN TEHNIK RELAKSASI DAN KOMPRES AIR HANGAT Rinawati Kasrin; Yendrizal Jafri; Ismail Hamdi; Sitti Afifah
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 01 (2024): JANUARI 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen nyeri non-farmakologi merupakan pendekatan holistik untuk mengurangi atau mengatasi nyeri tanpa menggunakan obat-obatan. Pendekatan ini melibatkan berbagai teknik dan intervensi yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien dan mengurangi dampak negatif nyeri. Metode-metode non-farmakologi yang dibahas meliputi terapi fisik, seperti terapi fisik dan latihan, yang dapat meningkatkan pembentukan dan kekuatan otot, serta merangsang pelepasan endorfin sebagai penangkal alami nyeri. Teknik relaksasi, seperti meditasi dan biofeedback, juga menjadi fokus dalam mengurangi ketegangan otot dan meningkatkan tingkat kenyamanan. Terapi panas dan dingin digunakan untuk mengurangi peradangan dan meredakan nyeri lokal. Selain itu, pendekatan psikososial, termasuk dukungan sosial dan konseling, memainkan peran penting dalam manajemen nyeri non-farmakologi. Dengan memahami dan menerapkan pendekatan ini, tenaga kesehatan dapat berperan dalam meningkatkan kualitas hidup pasien yang mengalami nyeri kronis atau akut.Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan pada pasien dan keluarga yang sedang di rawat di ruangan Ambun Suri Lantai 3 RSAM Bukittinggi, Sumatera Barat. metode kegiatan diberikan dalam bentuk penyuluhan edukasi dan demonstrasi langsung kepada pasien atau keluarga pasien yang merawat di rumah sakit tentang teknik manajemen nyeri. Secara umum Hasil yang didapatkan dalam kegiatan pengabmas pada bulan November tahun 2023 yaitu adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan pasien dan keluarga dalam melaksanakan manajemen nyeri dan pasien serta keluarga mengerti teknik-teknik yang dapat mereka gunakan sendiri untuk mengatasi nyeri sehari-hari dimanapun berada.