Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Menu Sehat untuk Masa Depan: Edukasi Gizi Seimbang untuk Cegah Obesitas Remaja di Era Modern: Healthy Menu for the Future: Balanced Nutrition Education to Prevent Adolescent Obesity in the Modern Era Rahman, Fauzie; Navijay, Ahmad; Nuralpisah, Nuralpisah; Sepdavayatie, Chossy; Azzahra, Fatimah; Fitriyani, Fitriyani; Fitriani, Nur Nadya; Anjani, Ratna; Arifin, Syamsul; Wati, Ratna Mulia; Biworo, Agung
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i1.343

Abstract

Masalah kesehatan pada anak-anak tidak hanya berkaitan dengan kekurangan gizi, tetapi juga dengan kelebihan gizi yang mengarah pada obesitas, sehingga menciptakan fenomena double burden. Tingginya risiko gangguan gizi yang dapat dialami remaja mendorong pemerintah untuk menerapkan Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 41 Tahun 2014 tentang Pedoman Gizi Seimbang sebagai panduan dalam menjalani gaya hidup sehat. Obesitas pada remaja yang tidak ditangani dengan baik dapat berdampak buruk bagi kesehatan fisik dan mental mereka di masa dewasa. Kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja mengenai pentingnya menjaga gizi seimbang guna mencegah terjadinya obesitas. Kegiatan dilaksanakan di SMK Telkom Banjarbaru, dengan sasaran siswa/i kelas XI yang terdiri dari 29 peserta. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, dan tanya jawab, dengan dukungan media PowerPoint dan poster edukasi. Materi edukasi terkait gizi seimbang, dan pencegahan obesitas. Analisis data sebelum dan setelah kegiatan menggunakan uji T berpasangan menunjukkan nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05), yang menandakan adanya pengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan peserta mengenai gizi seimbang dan obesitas. Hasil ini menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan berhasil dalam meningkatkan kesadaran siswa/i mengenai pentingnya gizi seimbang.
Tube-Test of Antibiofilm Activity of Yellow Root Extract (Fibraurea tinctoria Lour.) Against Bacteria Causing Impetigo Budiarti, Lia Yulia; Dewi, Arisanty; Fahmi, Yafi; Biworo, Agung
Berkala Kedokteran Vol 21, No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbk.v21i2.24506

Abstract

Impetigo is a contagious superficial bacterial skin infection that commonly occurs in children. The main causative agents are Staphylococcus aureus (S. aureus) and Streptococcus pyogenes (S. pyogenes). Both types of bacteria are capable of forming biofilms, making them resistant to antimicrobial agents. Antimicrobial agents that affect the survival of biofilm-forming bacteria are not only derived from synthetic drugs but also from phytochemical compounds. The antibiofilm effect can be assessed through a tube-test. Fibraurea tinctoria Lour (F. tinctoria), known as yellow root, contains various antibacterial compounds and has the potential as an antibiofilm agent. This experimental study aims to evaluate the ability of F. tinctoria root extract as an antibiofilm against S. aureus and S. pyogenes as the causative agents of impetigo in vitro. The study design used a post-test only with control group design with a tube-test method. The antibiofilm effect of F. tinctoria root extract at concentrations of 3.125%-50% and a 0.5% ampicillin control were tested on standard ATCC isolates of S. aureus and S. pyogenes. The observed parameters were the Minimum Biofilm Inhibitory Concentration (MBIC) and Mean Gray Value (MGV). The result showed F. tinctoria extract inhibited the biofilm formation of the tested bacteria. The antibiofilm activity was significantly influenced by extract concentration (P > 0.05). The MBIC value of the extract was found at a concentration of 12.5%, with MGV against S. aureus ranging from 130.303-157.3833 and 131.9767-160.1833 against S. pyogenes. In conclusion, F. tinctoria root extract demonstrates antibiofilm effects in vitro against the two tested bacteria that cause impetigo.