Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Media Teknik Sipil

Karakteristik Marshall Campuran Aspal Porus dengan Penambahan Polyurethane Pria Rizky Candra; Henri Siswanto; Boedi Rahardjo
Media Teknik Sipil Vol. 19 No. 1 (2021): Februari 2021
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jmts.v19i1.14681

Abstract

Porous asphalt mempunyai kelemahan yaitu stabilitas yang rendah, maka perlu usaha untuk meningkatkannya. Modifikasi aspal polyurethane menjadi alternatif untuk meningkatkan performa porous asphalt. Penelitian bertujuan untuk menganalisis karakteristik aspal porous dengan penambahan polyurethane. Kadar polyurethane, yang dipakai adalah 0%, 1%, 2%, 3%, dan 4% terhadap berat aspal. Metode analisis yang digunakan adalah parameter Marshal. Hasil penelitian yang didapat adalah polyurethane meningkatkan performa aspal porous, yaitu penambahan polyurethane dalam aspal porous meningkatkan stabilitas, flow, dan MQ, dan menurunkan VIM. Berdasarkan nilai stabilitas maka kadar aspal polyurethane terbaik adalah  2%.
Analisis Kinerja Campuran Perkerasan Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC) Menggunakan Bahan Tambah Asbuton B 50/30 Terhadap Parameter Marshall Ilvernia Wasiatur Rohma; Bambang Supriyanto; Boedi Rahardjo
Media Teknik Sipil Vol. 21 No. 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jmts.v21i1.23836

Abstract

Perkerasan merupakan adalah elemen penting dalam konstruksi jalan raya untuk memastikan kelancaran lalu lintas. Indonesia membutuhkan sekitar 1,6 juta ton aspal setiap tahun karena tingginya kerusakan jalan yang memerlukan perbaikan berulang. PT Pertamina hanya mampu memenuhi sekitar 30% dari kebutuhan aspal, sehingga sebagian besar harus diimpor. Asbuton, dengan kandungannya yang lebih unggul, dapat menjadi alternatif yang potensial. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kinerja campuran AC-WC dengan Asbuton B 50/30 (Lawele Granular Asphalt, LGA) dan menentukan kadar optimum penggunaannya. Pada penelitian ini, Kadar Aspal Optimum (KAO) ditentukan terlebih dahulu menggunakan metode eksperimen. Kemudian, dibuat benda uji dengan Asbuton B 50/30 sebagai bahan tambah aspal dengan variasi 5%, 6,5%, 8%, 9,5%, dan 11% berdasarkan nilai KAO. Campuran diuji dengan metode Marshall untuk mendapatkan karakteristik Marshall berdasarkan spesifikasi Bina Marga Tahun 2018 Revisi 2. Hasil analisis menunjukkan bahwa kadar optimum Asbuton B 50/30 adalah 5,75% dengan karakteristik Marshall Test yang memenuhi standar yang ditetapkan.