Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI SISTEM CORETAX DALAM PELAPORAN SPT TAHUNAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI DI KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA DENPASAR TIMUR Ni Putu Yuria Mendra; Ni Kadek Putri Diah Damayanti
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN MASYARAKAT (SENEMA) Vol 5 No 1 (2026): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN MASYARAKAT (SENEMA)
Publisher : Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan Wajib Pajak Orang Pribadi dalam penggunaan sistem Coretax pada pelaporan SPT Tahunan di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Denpasar Timur. Kegiatan ini diletarbelakangi oleh masih adanya kendala yang dihadapi oleh Wajib Pajak, seperti kurangnya pemahaman mekanisme pelaporan SPT, kesulitan dalam aktivasi akun dan login, serta kebingungan dalam memahami hasil pelaporan SPT seperti status kurang bayar atau lebih bayar dan masih banyak Wajib Pajak yang tergolong awam terkait penggunaan coretax maupun peraturan perpajakan. Kondisi tersebut menyebabkan pelaporan SPT Tahunan belum dilakukan secara optimal. Penelitian ini menggunakan metode observasi, perencanaan program, pelaksanaan asistensi atau pendampingan serta layanan konsultasi dan edukasi, evaluasi. Kegiatan difokuskan pada pendampingan proses aktivasi akun dan login, asistensi pelaporan SPT Tahunan Wajib Pajak Orang Pribadi, penanganan kendala pelaporan seperti status SPT kurang bayar atau lebih bayar, serta layanan konsultasi dan edukasi. Evaluasi dilakukan dengan melihat perubahan tingkat pemahamandan kemampuan Wajib Pajak setelah pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman, ketepatan pelaporan, serta kemandirian Wajib Pajak dalam menggunakan sistem Coretax. Wajib Pajak menjadi lebih mampu mengoperasikan sistem Coretax, mengatasi kendala teknis, serta memahami hasil pelaporan dengan lebih baik. Selain itu, kegiatan ini juga berkontribusi dalam meningkatkan kepatuhan Wajib Pajak serta mendukung optimalisasi pelayanan perpajakan berbasis digital.
Persepsi Wajib Pajak Orang Pribadi terhadap Tax Evasion di KPP Pratama Badung Utara Wayan Bunga Larasati; Putu Wenny Saitri; Ni Putu Yuria Mendra
Jurnal Inovasi Akuntansi (JIA) Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jia.v1i1.6890

Abstract

Taxes have a significant contribution to the Indonesian state. It is undeniable that one of the pillars of national income is derived from tax revenues, but currently the awareness of taxpayers in paying taxes is still low. Taxpayers think that taxes are a burden so that many taxpayers try to minimize the amount of tax owed by committing fraud, one of which is tax evasion.This study aims to determine the effect of tax understanding, tax audit, tax sanctions, tax rates, and the tax system on individual taxpayers' perceptions of tax evasion. The population of this study is individual taxpayers who are registered at North Badung KPP Pratama. The sample in this study were 100 people who were obtained based on the accidental sampling method. The analysis technique used is multiple linear regression analysis technique. The results of the analysis show that tax understanding has no effect on individual taxpayer perceptions of tax evasion, while tax audits, tax sanctions, tax rates, and the tax system have a positive effect on individual taxpayer perceptions of tax evasion. Future researchers are expected to be able to use the Google form to be more effective and efficient in data collection and are expected to be able to use other variables to explain the effect of individual taxpayer perceptions on tax evasion.
PENGARUH PROFITABILITAS, LEVERAGE, FREE CASH FLOW, LIKUIDITAS DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP KEBIJAKAN DIVIDEN Sari, Ni Kadek Yunita; Mendra, Ni Putu Yuria
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol. 8 (2025): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/snts.v8i.5220

Abstract

Distribusi laba tidak sekadar persoalan teknis pembagian keuntungan, melainkan cerminan preferensi manajerial dalam menyeimbangkan kepentingan pemegang saham dan kebutuhan pembiayaan internal. Pada sejumlah bank yang tercatat di Bursa Efek Indonesia sepanjang 2022–2024, ekspansi laba dan aset ternyata tidak selalu diterjemahkan menjadi peningkatan dividen. Ketegangan antara kinerja akuntansi dan kebijakan distribusi laba tersebut mengindikasikan bahwa keputusan dividen tidak sepenuhnya digerakkan oleh capaian finansial jangka pendek. Bagi investor, kondisi ini menjadi krusial karena dividen berfungsi sebagai representasi kredibilitas manajemen sekaligus proyeksi keberlanjutan usaha. Dengan memanfaatkan data 18 perusahaan perbankan yang memenuhi kriteria seleksi selama periode pengamatan, hubungan antara karakteristik keuangan dan kebijakan dividen diuji melalui regresi linier berganda. Temuan empiris memperlihatkan bahwa kemampuan menghasilkan laba dan ketersediaan arus kas bebas berperan dominan dalam mendorong pembayaran dividen, sementara struktur pendanaan, tingkat likuiditas, dan skala perusahaan tidak menunjukkan peran yang menentukan. Keterbatasan ruang lingkup tersebut membuka peluang bagi kajian lanjutan untuk melibatkan spektrum emiten yang lebih luas serta memasukkan dimensi peluang investasi, tata kelola, dan tanggung jawab sosial guna memperoleh gambaran yang lebih utuh.
Pro Environmental Behavior: Is the Travelers Apply It in The City of Denpasar? Gde Bagus Brahma Putra; Made Santana Putra Adiyadnya; Ni Putu Yuria Mendra
International Journal of Tourism and Hospitality in Asia Pasific Vol 2, No 2 (2019): International Journal of Tourism and Hospitality in Asia Pasific (IJTHAP)
Publisher : AIBPM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32535/ijthap.v2i2.522

Abstract

This study aims to investigate whether energy conservation, mobility and transportation, waste avoidance, recycling, consumerism, and vicarious behaviors toward conservation play a role in the formation of pro-environmental behavior among tourists visiting sites in the city of Denpasar. The results showed that the six of behaviors that forming pro environmental behavior, two of them were not had an influence on the formation of pro environmental behavior among the tourists visiting the historical sites in the city Denpasar. Such behavior is Energy conservation, and Mobility and transportation. Keywords: pro environmental behavior, energy conservation, mobility, behavior, tourism