Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Analisis Produksi Video Pembelajaran Pada Tugas Proyek Mata Kuliah Cahaya Dan Penglihatan Tema Fenomena Optik Nur Ahmad; Pramudya Dwi Aristya Putra; Sri Wahyuni
Education Journal : Journal Educational Research and Development Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : IKIP PGRI Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/ej.v5i2.516

Abstract

Pemerintah menginstruksikan sekolah dan perguruan tinggi melaksanakan pembelajaran jarak jauh untuk mencegah wabah. Pandemi seketika mengubah format pembelajaran yang semula offline menjadi online. Kondisi wabah Covid-19 menuntut para dosen berinovasi agar mahasiswa tertarik dan mudah memahami konten walaupun pembelajaran terpisah oleh jarak. Tak hanya dosen ataupun guru, calon guru pun harus sudah berlatih membuat video pembelajaran yang inovatif dan menarik. Penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dan kualitatif yang berupaya untuk menganalisis video pembelajaran meliputi kekurangan dan kelebihan video yang dibuat oleh mahasiswa. Video tersebut dibuat secara berkelompok yang terdiri dari 2 mahasiswa dan ada beberapa dengan 3 mahasiswa. Semua video membahas materi rumpun Fisika sesuai dengan dosen pengampu. Sebanyak 55 video dibuat oleh 3 kelas belum sempat diunggah di media sosial maupun media video online. Hasil Penelitian menunjukkan sebanyak 55 video pembelajaran, memiliki durasi rata-rata 4 menit 32 detik. Nilai Akhir skor video pembelajaran tertinggi mencapai 81 dan nilai terendah sebesar 69. Menurut Observasi kekurangan pembuatan proyek video pembelajaran pada umumnya terletak pada kualitas suara dan penyajian. Suara presenter ditemukan beberapa kurang keras, kurang jernih dan kadang terganggu oleh suara backsound. Mayoritas video ada perkenalan tiap-tiap mahasiswa sebagai presenter. Kekurangan yang sering terlihat pada penyajian yaitu penulisan nama, NIM dan judul tidak ditampilkan di awal video. Beberapa ada kualitas video yang kurang karena kualitas kamera rendah maupun pencahayaan yang kurang.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN BERBANTUAN QUIZWHIZZER UNTUK MENGUKUR KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA SMP PADA MATERI GERAK DAN GAYA Ahwatul Annisa; Sri Wahyuni; Nur Ahmad
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 14, No 3 (2023): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v14i3.14626

Abstract

Abstrak: Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui kevalidan, kepraktisan, dan keefektivitasan instrumen penilaian berbantuan quizwhizzer dalam mengukur kemampuan berpikir kreatif siswa smp pada materi gerak dan gaya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan (Research and Development) yang mengacu pada prosedur  model pengembangan Borg and Gall yang memiliki tahapan-tahapan diantaranya tahapan analisis, perencanaan, pengembangan desain produk, validasi produk, revisi produk, uji coba produk awal, revisi produk awal, uji coba produk akhir, dan revisi produk akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 10 soal uraian yang dikembangkan dari aspek materi, konstruksi, dan bahasa berdasarkan penilaian 3 validator dinyatakan sangat valid dan layak digunakan tanpa revisi. Sepuluh soal uraian yang diujikan memiliki validitas butir soal yang valid. Instrumen penilaian memiliki nilai reliabilitas sebesar 0,639. Analisis tingkat kesukaran didapatkan 7 soal kriteria sedang dan 3 soal kriteria mudah. Analisis daya pembeda didapatkan 8 soal kriteria sedang dan 2 soal kriteria tinggi. Kepraktisan instrumen penilaian diperoleh persentase sebesar 94% sehingga dinyatakan sangat praktis. Keefektivitasan instrumen penilaian didapatkan hasil rata-rata kemampuan siswa sebesar 57% yang termasuk kategori cukup kreatif dan angket respon siswa sebesar 85% sehingga dinyatakan sangat baik.Abstract:  This study aims to determine the validity, practicality, and effectiveness of a quizwhizzer-assisted assessment instrument to measure junior high school students' creative thinking abilities in the material of motion and style. The type of research used is research development (Research and Development) with the Borg and Gall development model which has stages including the stages of analysis, planning, product design development, product validation, product revision, initial product trial, initial product revision, trial final product, and final product revision. The results showed that out of 10 description questions developed from the material, construction, and language aspects based on the assessment of 3 validators, they were declared very valid and suitable for use without revision. The ten essay questions tested have valid item validity. The valuation instrument has a reliability value of 0.639. Analysis of the level of difficulty found 7 questions of medium criteria and 3 questions of easy criteria. The discriminating power analysis obtained 8 questions of medium criteria and 2 questions of high criteria. The practicality of the assessment instrument obtained a percentage of 94% so that it was declared very practical. The effectiveness of the assessment instrument resulted in an average student ability of 57% which was included in the quite creative category of student response questionnaires of 85% so that it was declared very effective.
Penerapan LKPD berbasis Engineering Design Process (EDP) pada pembelajaran IPA terhadap computational thinking skill dan hasil belajar siswa Yulia Risky Mauludyah; Pramudya Dwi Aristya Putra; Nur Ahmad
Edu Sains: Jurnal Pendidikan Sains & Matematika Vol 11, No 1 (2023): VOLUME 11 NOMOR 1 JUNI 2023
Publisher : IAIN Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/eds.v11i1.4019

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengkaji pengaruh penerapan LKPD berbasis engineering desing process (EDP) pada pembelajaran IPA materi kalor dan perpindahannya terhadap computational thinking skill dan hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen, dengan menggunakan desain quasi eksperiment dan rancangannya adalah nonequivalent control group. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMPN 1 Jember, dengan sampel kelas VII E sebagai kelas kontrol dan kelas VII F sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 31 siswa di masing-masing kelas. Pembelajaran pada kelas eksperimen dengan diterapkannya LKPD berbasis EDP sedangkan pada kelas kontrol dengan LKPD konvesional. Teknik pengumpulan data berupa tes, wawancara, dokumentasi, dan observasi. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji Independent Sampel t-test, dan uji Mann-Whitney U-test dengan bebantuan SPSS. Hasil penelitian menujukkan bahwa LKPD berbasis EDP berpengaruh singnifikan terhadap computational thinking skill dan hasil belajar siswa pada materi kalor dan perpindahannya.  Penerapan LKPD mampu membuat siswa untuk memecahkan masalah dan menyelsaikan masalah melalui pengetahuan dan keterampilan yang mereka miliki.
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBANTUAN FLIPBOOK DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PROBLEM SOLVING SISWA SMP PADA PEMBELAJARAN IPA Hanik Qurratul Ainy; Supeno; Nur Ahmad
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 1 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v11i1.3090

Abstract

Kemampuan problem solving dalam pembelajaran IPA masih berada di tingkat yang rendah. Rendahnya kemampuan problem solving diantaranya kurang terbiasa menyelesaikan masalah konstektual, kurangnya minat peserta didik dalam membaca bahan pelajaran, dan penggunaan bahan ajar dengan media pembelajaran yang monoton. Alternatif solusi sesuai dengan permasalahan tersebut ialah mengembangkan bahan ajar berupa e-modul berbantuan flipbook digital untuk meningkatkan kemampuan problem solving dengan memuat aspek problem solving lebih tinggi. Penelitian ini memiliki tujuan ialah mengetahui kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan e-modul dalam pembelajaran IPA. Model pengembangan yang diterapkan yakni model ADDIE. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, tes, dan angket. Instrumen pengumpulan data melingkupi lembar validasi, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, lembar tes, dan lembar angket respon peserta didik. Perolehan nilai validasi e-modul ialah 90,3% menunjukkan kriteria valid dan nilai validasi modul ajar sebesar 89,58% menunjukkan kriteria valid. Hasil keterlaksanaan pembelajaran menggunakan e-modul ialah termasuk kriteria sangat praktis yakni 91,2%. E-modul berbantuan flipbook digital termasuk kategori efektif dengan skor N-gain yakni 0,69 dan angket respon peserta didik sebesar 92,27% menunjukkan kriteria sangat baik. Dengan demikian, dapat disimpulkan e-modul berbantuan flipbook digital dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kemampuan problem solving siswa SMP pada pembelajaran IPA.
Development of Flipbook-Based E-Module Integrated with External Features to Facilitate Student Self-Learning Firdha Yusmar; Pramudya Dwi Aristya Putra; Nur Ahmad; Sri Rejeki Dwi Astuti
Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Vol 10, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jk.v10i3.12520

Abstract

This study aims to develop a flipbook-based E-Module integrated with external features to facilitate student self-learning. This research uses a Research and Development (R&D) method with an ADDIE model, which consists of five stages, i.e., analyze, design, develop, implement, and evaluate. The needs analysis of teaching material development was conducted through surveys, interviews, and observations. The validity test used a validation instrument filled out by three experts. Practicality was measured using the results of a questionnaire filled out by students as respondents. The data collected were then analyzed quantitatively. The results showed that the flipbook-based E-Module integrated with external features was categorized as very valid with a percentage of 91.09% and very practical with a score of 90.14%. Flipbook-based E-Module facilitated student self-learning in accordance with its character, namely self-instructional, self-contained, stand-alone, adaptive, and user-friendly characteristics.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN ASESMEN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS MENGGUNAKAN APLIKASI QUIZIZZ PADA MATA PELAJARAN IPA SMP Erica Meilia Safitri; Sri Wahyuni; Nur Ahmad
QUANTUM: Jurnal Inovasi Pendidikan Sains Vol 14, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/quantum.v14i1.15212

Abstract

Tuntutan pendidikan di abad 21 yaitu pendidik harus memiliki inovasi dengan bantuan teknologi. Proses asesmen merupakan hal yang penting dilakukan untuk mengukur keberhasilan peserta didik dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas, kepraktisan, dan efektivitas insturmen asesmen keterampilan berpikir kritis berbasis quizizz dengan model pengembangan yang digunakan yaitu ADDIE. Teknik analisi data menggunakan lembar validasi, lembar hambatan, dan lembar angket respon peserta didik. Hasil penelitian validitas yaitu 86,19%, reliabilitas 0,80 soal pilihan ganda dan uraian singkat serta skor 0,70 soal esai. Hasil validasi butir soal, daya pembeda, dan taraf kesukaran butir soal cukup baik. Hasil kepraktisan instrumen yaitu praktis digunakan dan hasil efektivitas dengan skor 88,9%. Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini yaitu pengembangan instrumen asesmen keterampilan berpikir kritis berbasis quizizz pada pembelajaran IPA SMP cukup baik dan reliabel untuk digunakan.
Exploring Preservice Science Teachers’ Conceptual Understanding of Wave–Particle Duality through Prompt-Based Learning Jadnika Amrullah; Nur Ahmad; Sri Rejeki Dwi Astuti; Firdha Yusmar; Ika Dewi Sumiati; Soraya Firdausi; Bartolomeus Kristi Brahmantia Putra; Israel Ametepey
Jurnal Inovasi Pendidikan IPA Vol. 12 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jipi.v12i1.96211

Abstract

This study aims to explore preservice science teachers’ conceptual understanding of wave–particle duality and to examine the role of prompt-based learning in supporting conceptual change. A qualitative-dominant mixed-methods design was employed involving 32 preservice science teachers enrolled in a physics education course. Data were collected through pre- and post-instruction open-ended conceptual tasks and written responses to structured prompts during instruction. Quantitative analysis was used to identify trends in conceptual understanding, while qualitative thematic analysis examined the nature and development of participants’ explanations. The results indicate that prior to instruction, most participants demonstrated classical or hybrid reasoning regarding wave–particle duality. After engaging in prompt-based learning, there was a significant increase in quantum-consistent conceptual understanding, accompanied by a shift from ontological to epistemic, model-based reasoning. The findings also reveal that explanation, reflective, and prediction–evaluation prompts played a key role in fostering conceptual coherence and metacognitive awareness, although some hybrid reasoning persisted. These results highlight the potential of prompt-based learning as an effective instructional approach for supporting preservice science teachers’ understanding of abstract quantum concepts.