Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGARUH STORE ATMOSPHERE, KUALITAS PELAYANAN DAN KEBERAGAMAN PRODUK TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN DENGAN KEPUASAN PELANGGAN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (Studi Kasus Pelanggan Kafe Kopi TM 100 Kabupaten Batu Bara) Dedy Dwi Arseto
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol 7, No 2 (2023): EDUNOMIKA
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v7i2.12067

Abstract

This research aims to find out more clearly the influence of Store Atmosphere, Service Quality and Product Diversity on Customer Loyalty with Customer Satisfaction as an Intervening Variable (Case Study of TM 100 Coffee Cafe Customers, Batu Bara Regency). This research uses quantitative methods. This type of research is explanatory research which explains the causal relationship between variables by testing hypotheses. The sample used in this research was 79 respondents using an accidental sampling method with the characteristics of customers who had made purchases at the TM 100 Coffee Café. Data analysis in this research uses Validity Test, Reliability Test, Hypothesis Test (t test). The data processing program in this research uses the Smart PLS software program version 3.0. The research results show that store atmosphere influences customer satisfaction. Service quality has no effect customer satisfaction. Product diversity has no effect customer satisfaction. Store atmosphere has no effect customer loyalty. Service quality has no effect customer loyalty. Product diversity has no effect has an effect on customer loyalty. Customer satisfaction has an effect on customer loyalty. Store atmosphere has an effect on customer loyalty through customer satisfaction as an intervening variable. Service quality has no effect on customer loyalty through customer satisfaction as a variable intervening. Product diversity has no effect on customer loyalty through customer satisfaction as an intervening variable. Keywords : Consumer Loyalty, Consumer Satisfaction, Store Atmosphere, Service Quality, Product Diversity
Pengaruh E-Wom dan Desain Produk Terhadap Keputusan Pembelian Produk Fashion Lokal Erigo Sebagai Bagian Dari Penguatan Ekonomi Kreatif Deny Fahlevi Ananda; Dedy Dwi Arseto; Willy Cahyadi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9264

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh electronic word of mouth dan desain produk terhadap keputusan pembelian produk fashion lokal Erigo sebagai bagian dari penguatan ekonomi kreatif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh followers Instagram Erigo sebanyak 2.340.315 pengikut. Penentuan jumlah sampel menggunakan rumus Slovin sehingga diperoleh sebanyak 100 responden dengan teknik accidental sampling. Jenis data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada responden. Teknik analisis data menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan software SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa electronic word of mouth berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk Erigo. Hal ini menunjukkan bahwa ulasan, rekomendasi, dan testimoni konsumen di media sosial mampu meningkatkan keyakinan konsumen dalam melakukan pembelian. Desain produk juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, yang menunjukkan bahwa variasi desain, model terbaru, dan kesesuaian dengan tren fashion menjadi faktor penting dalam menarik minat konsumen. Secara simultan, electronic word of mouth dan desain produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk Erigo. Dengan demikian, semakin baik penyebaran informasi positif melalui media digital dan semakin menarik desain produk yang ditawarkan, maka keputusan pembelian konsumen terhadap produk fashion lokal akan semakin meningkat.
Pengaruh Beban Kerja terhadap Kinerja Perawat Rumah Sakit Bhayangkara Tebing Tinggi melalui Kepuasan Kerja Zulfikar Zulfikar; Abdul Karim Fauji Damanik; Dedy Dwi Arseto; Indra Welly Arifin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9269

Abstract

Kinerja perawat merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit. Tingginya tuntutan pekerjaan yang dihadapi perawat berpotensi memengaruhi kepuasan kerja dan kinerja dalam memberikan pelayanan kepada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beban kerja terhadap kinerja perawat melalui kepuasan kerja pada Rumah Sakit Bhayangkara Tebing Tinggi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan asosiatif. Populasi penelitian adalah seluruh perawat yang bekerja di Rumah Sakit Bhayangkara Tebing Tinggi dengan jumlah sampel sebanyak 54 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) dengan pendekatan Partial Least Square (PLS) untuk menguji hubungan antarvariabel secara langsung maupun tidak langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja perawat. Beban kerja yang tinggi, seperti banyaknya target pekerjaan, tekanan kerja, serta kelelahan fisik dan mental, terbukti memengaruhi tingkat kepuasan kerja perawat. Selain itu, beban kerja juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja perawat, yang menunjukkan bahwa tuntutan pekerjaan dapat memengaruhi kemampuan perawat dalam melaksanakan tugas dan memberikan pelayanan kepada pasien. Namun, kepuasan kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja perawat. Temuan ini mengindikasikan bahwa perawat tetap mampu mempertahankan kinerja yang baik meskipun tingkat kepuasan kerja yang dirasakan belum optimal. Selanjutnya, kepuasan kerja tidak mampu memediasi pengaruh beban kerja terhadap kinerja perawat. Hasil penelitian ini menunjukkan pentingnya pengelolaan beban kerja secara efektif guna menjaga kualitas pelayanan kesehatan dan meningkatkan kinerja perawat di lingkungan rumah sakit.