This Author published in this journals
All Journal Islamadina : Jurnal Pemikiran Islam Jurnal Ekonomi Jurnal Ekonomi & Bisnis PNJ (JEKBIS PNJ) Media Trend: Berkala Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Dinar: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Jurnal Ekonomi & Studi Pembangunan MUSLIM HERITAGE: JURNAL DIALOG ISLAM DENGAN REALITAS Jurnal Studi Islam Falah : Jurnal Ekonomi Syariah Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam EKSPANSI Li Falah: Jurnal Studi Ekonomi dan Bisnis Islam AL-FALAH : Journal of Islamic Economics Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah al-Uqud : Journal of Islamic Economics Jurnal Ekonomi Islam Al-Urban: Jurnal Ekonomi Syariah dan Filantropi Islam Al-Mashrafiyah : Jurnal Ekonomi, Keuangan, dan Perbankan Syariah SYARI'AH : Jurnal Ekonomi Syari'ah Islamic Review : Jurnal Riset dan Kajian Keislaman Shirkah: Journal of Economics and Business Jurnal Al-Amwal Al-Maslahah Al-Iqtishadiyah: Ekonomi Syariah dan Hukum Ekonomi Syariah Al-Masharif: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Keislaman Akademika : Jurnal Keagamaan dan Pendidikan Iqtishodia: Jurnal Ekonomi Syariah Abdimas UNWAHAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat UNWAHAS Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Tasharruf: Journal Economics and Business of Islam Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Jurnal Baabu Al-ilmi : Ekonomi dan Perbankan Syariah Al-Azhar Journal of Islamic Economics JES (Jurnal Ekonomi Syariah AL-ARBAH: Journal of Islamic Finance and Banking Journal of Islamic Economics and Philanthropy Al-Mizan : Jurnal Hukum dan Ekonomi Islam Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis Islam AL-FALAH : Journal of Islamic Economics Disclosure: Journal of Accounting and Finance Jurnal Iqtisaduna Jihbiz: Jurnal Ekonomi, Keuangan dan Perbankan Syariah Al-Buhuts (e-journal) Jurnal Pengabdian Masyarakat : Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Jurnal Pustaka Aktiva : Pusat Akses Kajian Akuntansi, Manajemen, Investasi, dan Valuta International Journal of Islamic Business and Management Review Wadiah : Jurnal Perbankan Syariah Milkiyah: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah el-Amwal Kunuz: Journal of Islamic Banking and Finance Journal of Finance and Business Digital (JFBD) Journal of Indonesian Sharia Economics Al-Masraf: Jurnal Lembaga Keuangan dan Perbankan Jurnal Manajemen Informatika dan Bisnis Digital Maqrizi : Journal of Economics and Islamic Economics Medani : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Hukum Ekonomi Syariah : AICONOMIA Jurnal Ekonomi Islam Benefit : Journal of Bussiness, Economics, and Finance PMSDU Mu'amalah : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Hikmayo: Jurnal Pengabdian Masyarakat JCAIP: Journal of Contemporary Applied Islamic Philanthropy Tijarah IEFBR: Islamic Economics, Finance, and Banking Review Indonesian Journal of Economic & Management Sciences (IJEMS) Iqtishadia: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Journal of Aswaja and Islamic Economics Al-masharif: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Keislaman Agency Journal of Management and Business IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita JPS (Jurnal Perbankan Syariah) International Journal of Islamic Finance (IJIF) BAABU AL-ILMI: Ekonomi dan Perbankan Syariah Jurnal Ekonomi Akuntansi Manajemen Agribisnis AICOS IJIEF: Indonesian Journal of Islamic Economics and Finance Maaliyah Journal of Islamic Economics and Business Ethics Referensi Islamika: Jurnal Studi Islam Al-Muhasabah: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Jurnal Ilmiah Mizani: Wacana Hukum, Ekonomi Dan Keagamaan
Claim Missing Document
Check
Articles

Perilaku Konsumsi Upaya Meningkatkan Potensi Produk Deposito di Bank Syariah Trimulato T
Islamadina : Jurnal Pemikiran Islam ISLAMADINA, Volume 18, No. 1, Maret 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.052 KB) | DOI: 10.30595/islamadina.v0i0.1527

Abstract

Perbankan syari’ah saat ini telah memiliki payung hukum yang kuat dengan hadirnya undang-undang nomor 21 tahun 2008 tentang perbankan syari’ah. Hal ini sangat berpengaruh terhadap eksistensi dari perbankan syari’ah yang semakin diminati oleh banyak kalangan. Bank syari’ah membutuhkan dana dalam menjalankan produk pembiayaannya. Deposito merupakan salah satu produk penghimpunan di bank syariah. Deposito di bank syariah terus mengalami pertumbuhan. Walaupun demikian bank syariah tetap harus meningkatkan produk deposito, untuk mencapai market share 5 persen. Untuk meningkatkan volume deposito bank syariah perlu memahami bentuk perilaku konsumsi masyarakat. Dari data yang ada kontribusi dana pihak ketiga bank syariah diberikan oleh produk deposito sebesar 71,15 persen. Penulisan ini menggunakan jenis deskriptif kualitatif, Batasan dalam tulisan ini difokuskan pada produk deposito di bank syari’ah perilaku konsumen.Tulisan ini menggunakan studi pustaka kajian dari berbagai sumber. Hasil dari tulisan ini bahwa deposito di bank syariah terus mengalami perkembangan, pada tahun 2015 pertumbuhan deposito di bank syariah mencapai 4,12 persen. Perilaku konsumsi memiliki banyak faktor dan bisa memberi pengaruh terhadap peningkatan produk deposito di bank syariah. Sehingga bank syariah perlu memahami perilaku konsumsi masyarakat dalam upaya meningkatkan potensi pengembangan produk deposito di bank syariah. Potensi pengembangan produk pembiayaan mudharabah di bank syari’ah masih sangat besar. Potensi pengembangan produk deposito masih sangat besar dan sangat luas.
Urgensi Penerapan Calestial Management Bagi Peningkatan Kualitas SDM Pada IKNB Syariah Trimulato
Jurnal Ekonomi Vol. 22 No. 3 (2017): November 2017
Publisher : Fakultas Ekonom dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/je.v22i3.287

Abstract

The non-bank Syariah financial industry (IKNB Syariah) in Indonesia continues to experience a very good improvement. The growth of IKNB Syariah is seen in the total assets of IKNB Syariah in 2010, 9,333 billion rupiahs, in a year rose to 46,895 billion rupiahs. With an average growth rate of 62.29%. Therefore, the development of IKNB Syariah must be balanced with sufficient resources and quality. OJK efforts have been made in improving the quality of human resources in IKNB Syariah with two big strategies. This research uses a qualitative descriptive type, Limitation in this paper is focused on OJK efforts in improving the existing human resources IKNB Syariah. The need for application of celestial management for human resources in IKNB Syariah. The results of this paper that OJK has set two strategies in an effort to improve the quality of human resources in IKNB sharia. Then the need for application of celestial management for human resources in IKNB sharia to create good quality. Because IKNB sharia is a business institution that can not be separated from religious or spiritual aspects. So it requires the right concept in improving the quality of human resources it has.
Implementasi Bangunan Ekonomi Islam pada Produk Pembiayaan Mudharabah di Bank Syariah Trimulato Trimulato
Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan Vol 12, No 2 (2016)
Publisher : STAIN Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.01 KB)

Abstract

Shariah banking has had a strong legal law in the presence of shariah banking Act number 21 of 2008. The presence of shariah banking in Indonesia are increasingly in demand by the public. Currently the market share of shariah banking has translucent 5%, and the asset side continues to rise well. Shariah banking attached profit and loss sharing system, only financing products in shariah banking still dominated by the sale and purchase murabahah financing. Murabahah financing accounted for 60, 725%. While the contract for the results contribute only 39.275%. Shariah banking are part of Islamic economics can not be separated, so that all the products of shariah banking should be in line with the concept of building an Islamic economy. The aim of research to determine the development of financing in shariah banking and Islamic economics implemtasi building on the product of financing in shariah banking. The results of this paper shows the development of financing products in the development of shariah banking was minimal. With an average growth of only about 3,326%. Thus need support in order to continue to be developed. Products of financing has fulfilled the concept of building an Islamic economy, only one thing that does not fit that assurance requirements specified on the product of financing in Islamic banks, is considered unfair to customers  funds.[Perbankan syariah telah memiliki payung hukum yang kuat dengan hadirnya UU perbankan syariah nomor 21 tahun 2008. Keberadaan bank syariah di indonesia makin diminati oleh masyarkat. Saat ini pangsa pasar bank syariah telah tembus 5 %, dan sisi aset terus meningkat dengan baik. Bank syariah melekat dengan sistem bagi hasil, hanya saja produk pembiayaan di bank syariah masih didominasi oleh pembiayaan jual beli murabahah. Pembiayaan dengan akad murabahah berkontribusi sebesar 60, 725 %. Sedangkan akad bagi hasil hanya berkontribusi 39,275 %. Bank syariah bagian dari ekonomi islam yang tidak bisa dipisahkan, sehingga semua produk bank syariah harus sejalan dengan konsep bangunan ekonomi islam. Tujuan penelitian untuk mengetahui perkembangan pembiayaan mudharabah di bank syariah dan implemtasi bangunan ekonomi islam pada produk pembiayaan mudharabah di bank syariah. Hasil dari tulisan ini menunjukkan adanya perkembangan produk pembiayaan mudharabah di bank syariah perkembangannya sangat minim. Dengan rata-rata pertumbuhan hanya sekitar 3,326 %. Sehingga butuh dukungan agar terus dikembangkan. Produk pembiayaan mudharabah telah memenuhi konsep bangunan ekonomi islam, hanya saja ada satu hal yang tidak sesuai yaitu persyaratan jaminan yang ditetapkan pada produk pembiayaan mudharabah di bank syariah, dianggap tidak adil bagi nasabah pengelolah dana.]
Implementasi Bangunan Ekonomi Islam Pada Produk Deposito Mudharabah di Bank Syariah Trimulato Trimulato
Iqtishodia: Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 1 No. 1 (2016): #1
Publisher : Department of Islamic Economic Law, Institut Agama Islam (IAI) Al-Qolam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/iqtishodia.v1i1.55

Abstract

Islamic banking currently has a strong legal law with the presence of the law number 21 of 2008 on Shariah banking. It is very influential on the existence of the Shariah banking are increasingly in demand by many. Islamic bank is better known by the profit-sharing system has a range of products that use Mudarabah and Musharakah contract, considered more equitable for all parties. Bank Indonesia based on the statistics, the number of Mudharabah deposits which have been compiled from third party funds by the banking industry shari'ah until May 2015 was recorded at Rp 129.890 billion rupiah, an increase compared to last year in the same month, deposits from Mudharabah deposits collected amounting to Rp. 119.048 billion rupiah grew 8.35% in the same period last year. Presence of Islamic banks part of Islamic economics, so that every product of Islamic banking is expected in line with the concept of building of Islamic economy. This paper uses a descriptive qualitative limitations in this paper is focused on products in Islamic bank deposits and building concept of Islamic economics. This paper uses literature study from various sources. The results of this paper that the Islamic bank deposit products in line with the concept of building an Islamic economy. Various transactions on deposits has met the economic building islam. Only in certain parts can not be in line with the concept of building an Islamic economy look no aspect of justice. Because they based their refund guarantee on product deposits in Islamic banks.
Optimalisasi Peran Pembiayaan Produktif Bank Syariah Bagi UMKM di Indonesia Trimulato Trimulato; Amiruddin K.; Ismawati Ismawati; Nuraeni Nuraeni
Iqtishodia: Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 5 No. 1 (2020): Maret
Publisher : Department of Islamic Economic Law, Institut Agama Islam (IAI) Al-Qolam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/iqtishodia.v5i1.263

Abstract

Productive financing are very important in Indonesia, considering that in Indonesia there are around 52 million MSMEs . This study aims to determine the development and optimization of productive financing products in Islamic Banks towards MSMEs.This research is qualitative by using documentation techniques in data collection. Data analysis was performed using qualitative procedures. The results of this study found that the optimization of productive financing of Islamic Banks for MSMEs is still not optimal due to the financing of Islamic banks for MSMEs not being a priority and financing of Islamic banks in the consumer sector is still dominant.
RECOVERY OF MICRO FINANCING FOR WOMEN AT BANK BTPN SYARIAH DURING COVID-19 Trimulato Trimulato
Tasharruf: Journal Economics and Business of Islam Vol 6, No 2 (2021): December
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/tjebi.v6i2.1629

Abstract

The purpose of this research is to savvy the development of distribution productive financing for women’s economic enterprises at Bank BTPN Syariah and to describe the form of recovery conducted by Bank BTPN Syariah for women’s economic due to the impact of covid-19. This research is library research, using several sources that are considered relevant to the research theme. The research is qualitative describing the financing for women’s empowerment. Analysis technique in this research is descriptive qualitative by describing development financing at Bank BTPN Syariah during Covid-19, and describing patterns restoring women’s economic empowerment by bank BTPN Syariah. The results of this study indicate a decline in financing at Bank BTPN Syariah period March 2020 to August 2020. Murabahah transaction has decreased to 22.16 percent, musharakahhas decreased to 55.82 percent, and qard has decreased to 3.90 percent. The recovery strategy for women’s economic, conducted by Bank BTPN Syariah in the midst of covid-19 is to provide financing relief to SMEs customers, restructuring, good communication with customers, training for customers, and improving digital services. Bank BTPN Syariah customers affected by the pandemic, that is why efforts are made to fulfil customer needs, and bank performance returns to be better.
Implementasi Bangunan Ekonomi Islam Pada Produk Pembiayaan Natural Uncertainty Conract (NUC) Di Bank Syariah - Trimulato
MediaTrend Vol 12, No 1 (2017): Maret
Publisher : Trunojoyo University of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/mediatrend.v12i1.2529

Abstract

Perbankan syariah telah memiliki payung hukum yang kuat dengan hadirnya UU perbankan syariah nomor 21 tahun 2008. Keberadaan bank syariah di indonesia makin diminati oleh masyarkat. Saat ini pangsa pasar bank syariah telah tembus 5 %, dan sisi aset terus meningkat dengan baik. Bank syariah melekat dengan sistem bagi hasil, hanya saja produk pembiayaan di bank syariah masih didominasi oleh pembiayaan jual beli murabahah. Pembiayaan dengan akad murabahah berkontribusi sebesar 60, 725 %. Sedangkan akad bagi hasil dengan akad Natural Uncertainty Contract (NUC) hanya berkontribusi 39,275 %. Bank syariah bagian dari ekonomi islam yang tidak bisa dipisahkan, sehingga semua produk bank syariah harus sejalan dengan konsep bangunan ekonomi islam. Tujuan penelitian untuk mengetahui perkembangan pembiayaan mudharabah dan musyarakah di bank syariah dan implementasi bangunan ekonomi islam pada produk pembiayaan natural uncertainty contract (NUC) di bank syariah. Hasil dari tulisan ini menunjukkan adanya perkembangan produk pembiayaan NUC di bank syariah perkembangannya sangat minim. Pada mudharabah tumbuh 3,246 persen dan musyarakah 23,060 persen. Produk pembiayaan Natural Uncertainty Contract (NUC) telah memenuhi konsep bangunan ekonomi islam, hanya saja ada satu hal yang tidak sesuai yaitu persyaratan jaminan yang ditetapkan pada produk pembiayaan mudharabah di bank syariah, dianggap tidak adil bagi nasabah pengelolah dana.
POTENSI PENGEMBANGAN PRODUK PEMBIAYAAN MUDHARABAH DI BANK SYARIAH PADA SEKTOR RIIL UMKM - Trimulato
MediaTrend Vol 11, No 1 (2016): MARET
Publisher : Trunojoyo University of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/mediatrend.v11i1.1354

Abstract

Urgensi Penerapan Celestial Management Bagi Sumber Daya Manusia Di Bank Syariah Trimulato Trimulato
Muslim Heritage Vol 1, No 1 (2016): Muslim Heritage
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.437 KB) | DOI: 10.21154/muslimheritage.v1i1.502

Abstract

Abstract: Islamic banking currently has a strong legal law with the presence of the law number 21 of 2008 on banking syari'ah.Hal This adversely affects the existence of the banking Shari'ah are increasingly in demand by many. Islamic bank continues to grow and continue to open office services in various areas. Thus iru development of Islamic banks must be matched with adequate resources and qualified. Noted labor in Islamic banks continued to grow, from November 2014 to November 2015 grew to 23.51%. Not only the quantity but the quality should also be considered, it takes a celestial concept should be applied for the Management of human resources in Islamic banks. This paper uses a descriptive qualitative limitations in this paper is focused on the human resources that exist in the Islamic bank. The need for the application of celestial management for human resources in the bank syariahi. The results of this paper that the human resources in Islamic banks is growing, then the need for the application of celestial management for human resources in Islamic banks to create good quality. Because the Islamic bank is an institution whose business is inseparable from the rule of religion or spiritual aspect.Abstrak: Perbankan syari’ah saat ini telah memiliki payung hukum yang kuat dengan hadirnya undang-undang nomor 21 tahun 2008 tentang perbankan syari’ah.Hal ini sangat berpengaruh terhadap eksistensi dari perbankan syari’ah yang semakin diminati oleh banyak kalangan. Bank syari’ah terus berkembang dan terus membuka layanan kantor di berbagai daerah. Maka dari iru perkembangan bank syariah harus diimbangi dengan sumber daya yang mencukupi dan berkualitas. Tercatat tenaga kerja di bank syariah terus bertambah, dari November 2014 sampai November 2015 mengalami pertumbuhan hingga 23,51%. Tidak hanya dari kuantitas tapi kualitas juga harus diperhatikan, dibutuhkan sebuah konsep celestial manajement yang harus diterapkan bagi sumber daya manusia di bank syariah. Penulisan ini menggunakan jenis deskriptif kualitatif, Batasan dalam tulisan ini difokuskan pada sumber daya manusia yang ada di bank syari’ah. Perlunya penerapan celestial management bagi sumber daya manusia di bank syariahi. Hasil dari tulisan ini bahwa sumber daya manusia di bank syariah mengalami pertumbuhan,kemudian perlunya penerapan celestial management bagi sumber daya manusia di bank syariah untuk menciptakan kualitas yang baik. Karena bank syariah adalah lembaga bisnis yang tidak terlepas dari aturan agama atau aspek spiritual.
Pengembangan Produk Funding Dengan Akad Musyarakah Pada Bank Syariah Trimulato Trimulato
Falah: Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jes.v2i1.4355

Abstract

The rapid development of shariah banking in Indonesia can be seen by its market share which exceeded 5 percent nationally in 2016. Furthermore, the shariah banking have a strong legal law with the presence of the law number 21 of 2008. Total deposits in shariah banking reached 240,974,000,000,000. To increase public interest to choose shariah banking have to innovate in both product funding and product financing. Musharakah contract is currently only used on product financing, weather has not been used in the funding product. This paper uses a descriptive qualitative method, this paper is focused on raising funding products by musharakah contract. To increase the volume of funding products, syariah banking need to use musharakah contract on funding products. The results of this paper concluded that, in the period of December 2015 through December 2016 the musharakah contract on financing products increased up to 29.17 percent. Musyarakah contract has not been used on funding products. Both musharakah and mudarabah have the same pattern as the model for the results. While mudharabah used in funding products, musharakah can also be used for funding products in shariah banking. The Development of funding product with musharakah contract in shariah banking will be profitable for banks and customers. It will be more easily raise money to meet the large volume of financing, then the Musharakah agreement will provide for more great results for customers.
Co-Authors A. Darussalam Tajang A. Syatir Sofyan Agussalim, Agussalim Ahmad Efendi Ahmad Rodoni Ambo Asse Amiruddin . Amiruddin K Amiruddin K., Amiruddin Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Andi Nuddin Andi Nuddin Andi Sadapotto Andi Zulfikar Darussalam Asmawati A Asyraf Mustamim Asyraf Mustamin Asyraf Mustamin Asyraf Mustamin Atikah Widhiana Putri Auliah, Alya Awaliyah, Dien Putri Djamal Abdi, Djamal Dwi Lestari, Ervina Eky Dwi Juswina Erika Amelia Euis Amalia Farhan, Ilham Farid Fajrin Fasiha Fasiha Fitri Ramdani Halim, Ismail Hasbiullah Hasbiullah, Hasbiullah Herman , Nurmelianda Hijriani, Zhulfi I, Ismawati Ilham Gani Iryani Iryani Ismail Halim Ismawati Ismawati Ismawati Ismawati Ismawati Ismawati Ismawati Ismawati Jalil, Nurlina Kamaruddin Kamaruddin Kamaruddin Khaliq Ahmad Lismawati Lismawati Lismawati, Lismawati M. Cholil Nafis Mega Oktaviany Muhammad Anshar Jafar Muhammad Imran Muhammad Kharis Tambusa Muhammad Wahyuddin Abdullah Muhlis Muhlis Masin Muhlis Muhlis Muhlis Muhlis Mujahidin Mujahidin Mukhlis Muslim Mustamin, Arsyaf Mustamin, Asyraf Nasrullah Bin Sapa Nur Annisa Nur Isra' Ahmad Nuraeni Gani Nuraeni Nuraeni Nuraeni Nuraeni Nuraeni Nuraeni Nuringsih Nuringsih Nuringsih, Nuringsih Nursyamsu Nursyamsu Rahmatia Rizki Rahim Safri Haliding Sagir Muhammad Sulaiman Saharuddin Samsul Samsul Samsul Samsul Siti Fatimah Sitti Aisya Sri Wahyuni St Hafsah Umar Sudirman Sudirman Sudirman Sudirman Sukawati, Anita Sulfia, Sulfia Supriadi Supriadi Supriadi Supriadi Syarifuddin Syarifuddin Syarifuddin Trisno Wardy Putra Wahyu, Febriyani Widya Astuti widya astuti yulianti yulianti Zulfa Amani