Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Green Accounting Transparency, Organizational Image, and the Mediating Role of Maqasid Syariah Index on Public Trust in Zakat Management Organizations Rahmat Daim Harahap; Muhammad Syukri Albani Nasution; Nurlaila
Fundamental and Applied Management Journal Vol. 4 No. 2 (2026): June
Publisher : Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66314/famj.v4i2.889

Abstract

Public trust in Zakat Management Organizations (OPZ) is a fundamental prerequisite for sustainable Islamic philanthropic governance. This study examines the direct effects of green accounting transparency and organizational image on public trust in OPZ in North Sumatra Province, Indonesia, and tests the mediating role of the Maqasid Syariah Index (MSI). A quantitative causality design was employed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) via SmartPLS 4.1. Primary data were collected from 171 respondents comprising muzaki, stakeholders, and OPZ partners through purposive sampling. Convergent validity was confirmed through standardized loading factors (SLF ≥ 0.70), Average Variance Extracted (AVE ≥ 0.50), Composite Reliability (CR ≥ 0.70), Cronbach's alpha, and rho_A. Discriminant validity was confirmed through HTMT ratios (< 0.90). Common method bias was assessed via full collinearity VIF at the construct level (all VIF < 3.3). Results indicate that green accounting transparency (β = 0.692, p < .001) and organizational image (β = 0.120, p = .002) significantly and positively influence public trust. MSI directly affects public trust (β = 0.145, p < .001) and significantly partially mediates the organizational image–public trust relationship (indirect β = 0.068, 95% CI [0.019, 0.117], p = .006). The green accounting–MSI–public trust mediation path was not significant (indirect β = 0.031, 95% CI [−0.003, 0.065], p = .074). The R² for public trust is 44.6%. These findings contribute to an integrative Islamic philanthropic accountability model anchored in legitimacy theory and stakeholder theory, with context-specific implications for North Sumatra OPZ governance.
Pengaruh Green Financing Dan Literasi Keuangan Syariah Terhadap Minat Generasi Z dalam Menggunakan Produk Bank Syariah di Kota Medan Cindy; Imsar; Nurlaila
Jurnal Investasi Islam Vol. 11 No. 2 (2026): Jurnal Investasi Islam (JII)
Publisher : FEBI IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/jii.v11i2.15556

Abstract

Meskipun industri perbankan syariah di Indonesia mengalami pertumbuhan yang cukup pesat, minat Generasi Z untuk menggunakan produk perbankan syariah masih relatif rendah. Penelitian terdahulu umumnya mengkaji green financing dan literasi keuangan syariah secara terpisah, sehingga masih terbatas bukti empiris yang menjelaskan pengaruh kedua faktor tersebut secara terintegrasi terhadap minat Generasi Z dalam menggunakan produk bank syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh green financing dan literasi keuangan syariah terhadap minat Generasi Z dalam menggunakan produk bank syariah di Kota Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 100 responden Generasi Z. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan secara daring menggunakan Google Forms dan dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa green financing dan literasi keuangan syariah berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat Generasi Z dalam menggunakan produk bank syariah. Literasi keuangan syariah memiliki pengaruh yang lebih kuat dibandingkan green financing, yang menunjukkan bahwa pemahaman terhadap prinsip dan produk keuangan syariah berperan lebih besar dalam membentuk minat Generasi Z. Temuan ini mengindikasikan bahwa inisiatif keberlanjutan lingkungan yang diterapkan oleh bank syariah perlu didukung oleh peningkatan literasi keuangan syariah agar mampu meningkatkan ketertarikan generasi muda terhadap produk perbankan syariah. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan literatur dengan menunjukkan peran komplementer green financing dan literasi keuangan syariah dalam menjelaskan minat Generasi Z terhadap produk perbankan syariah, sekaligus memperluas penerapan Theory of Planned Behavior dalam konteks keuangan syariah berkelanjutan. Temuan penelitian ini juga memberikan implikasi praktis bagi perbankan syariah dan regulator dalam merancang strategi edukasi keuangan syariah serta pengembangan layanan green banking yang lebih efektif bagi Generasi Z.
Analysis of the Level of Awareness and Implementation of Sustainable Development Goals (SDGs) in MSMEs in Supporting Economic Growth Hikmah Indri Yani Harahap; Tuti Anggraini; Nurlaila Nurlaila
Suluah Pasaman Vol 4 No 2 (2026): On Progress
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam YDI Lubuk Sikaping

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70588/suluahpasaman.v4i2.1285

Abstract

MSMEs play a vital role in the Indonesian economy, yet their awareness and implementation of the SDGs remain poorly understood. This study emphasizes the importance of understanding and implementing the SDGs to enhance sustainable economic progress for micro-enterprises. The method used was a qualitative case study, designed to gain in-depth insight into the real-world situations faced by micro-enterprises. Information was collected through semi-structured discussions with MSME stakeholders and relevant individuals. The findings indicate that understanding and implementation of the SDGs among micro-enterprises are suboptimal and still face various obstacles, influenced by a lack of knowledge, limited access to information, and a lack of resources. However, the implementation of SDG principles promises to improve business performance, enhance competitiveness, and facilitate economic growth for MSMEs if supported by education, mentoring, and the integration of sustainability principles into business management
Integrasi Nilai Syariah dalam Green Business Untuk Membangun Ekonomi Berkelanjutan dan Beretika Anggi Pratiwi Sitorus; Nurlaila
INTERNATIONAL, Journal of Sharia Business Management Vol 3 No 1 (2024): March
Publisher : CV. Barokah Publsiher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ekonomi berkelanjutan merupakan salah satu fokus pengembangan ekonomi yang banyak dilakukan oleh negara-negara di dunia. Namun dalam penerapannya, nilai-nilai islam menjadi salah satu penilaian yang digunakan untuk memaksimalkan hal tersebut. penelitian ini menggunakan teknik penelitian kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data studi literatur sehingga bisa menyusun argumentasi yang berhubungan dengan nilai syariah dalam green business yang bisa memaksimalkan Ekonomi Berkelanjutan dan Beretika. Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan, diketahui bahwa dalam perspektif islam, green business menjadi salah satu implikasi yang sedang diperhatikan, mengingat kompetisi bisnis semakin meningkat sehingga penerapan bisnis yang baik dan beretika menjadi hal yang perlu dikaji terus menerus.
EVALUATION OF FINANCIAL STATEMENT RECORDING IN ACCORDANCE WITH SAK ETAP AT EMPLOYEE COOPERATIVES OF THE REPUBLIC OF INDONESIA (KPRI) INSKO OFFICE OF COOPERATIVES AND SMES OF NORTH SUMATRA PROVINCE Deasy Cahayadie Deviana; Nurlaila; Arnida Wahyuni Lubis
CURRENT ADVANCED RESEARCH ON SHARIA FINANCE AND ECONOMIC WORLDWIDE Vol. 2 No. 1 (2022): OCTOBER
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55047/cashflow.v2i1.403

Abstract

This study attempts to determine and evaluate SAK ETAP's suitability, as well as to identify the limitations associated with the application of SAK ETAP to the recording of financial statements at KPRI INSKO. The employed research methodology is a qualitative descriptive approach. In this study, interviews and documentation were used to collect data. This study employs a comparative qualitative descriptive method for data analysis, namely: 1) collecting data on the Financial Statements of KPRI INSKO in 2020; 2) describing, observing, comparing, and analyzing the financial statements of KPRI INSKO with SAK ETAP; and 3) drawing conclusions regarding the conformity of KPRI INSKO's financial statements with SAK ETAP. The outcomes demonstrated that KPRI INSKO's financial statements were not presented in accordance with SAK ETAP. Besides, five (5) of the fourteen (14) categories do not comply with the requirements of SAK ETAP.
Analisis Determinan Keunggulan Islamic Banking Ecosystem pada Generasi Z: Studi Kasus Mahasiswa FEBI UIN Sumatera Utara Indah Tri Sari Harahap; Nurlaila; Yusrizal
An-Nisbah: Jurnal Perbankan Syariah Vol. 7 No. 2 (2026): An-Nisbah: Jurnal Perbankan Syariah
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/nisbah.v7i2.5401

Abstract

Meningkatnya persaingan layanan perbankan digital dan kebutuhan untuk determinan loyalitas nasabah generasi Z. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepatuhan syariah dan kemudahan mobile banking terhadap loyalitas nasabah pada mahasiswa FEBI UIN Sumatera Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif dengan populasi sebanyak 4.556 mahasiswa dan sampel sebanyak 98 responden yang dipilih menggunakan teknik probability Sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda melalui perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, kepatuhan syariah berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas nasabah (t=2,013; p=0,047). Kemudahan mobile banking juga memberikan pengaruh positif dan signifikan yang lebih dominan terhadap loyalitas (t=7,441; p=0,000). Secara simultan, kedua variabel tersebut berkontribusi sebesar 55,6% terhadap variasi loyalitas nasabah, sementara sisanya dipengaruhi faktor lain di luar model. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi antara integritas nilai religius dan keunggulan fungsional teknologi merupakan determinan kritis bagi perbankan syariah dalam memenangkan persaingan di pasar digital.