Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Analisis Penerapan Manajemen Risiko Pembiayaan Baitut Tamwil Muhammadiyah Bina Masyarakat Utama Bandar Lampung Moh - Fakhrurozi; Warsiyah - -
Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Vol 7, No 3 (2021): JIEI : Vol. 7, No. 3, 2021
Publisher : ITB AAS INDONESIA Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.84 KB) | DOI: 10.29040/jiei.v7i3.3467

Abstract

BTM BiMU is a savings and loan cooperative and sharia financing which is a cooperative legal entity. BTM BiMU's business activities in the field of savings and loans and sharia financing face business risks that can disrupt its business continuity. The implementation of good risk management is very necessary so that the risks that may arise can be calculated early on. This study aims to determine the application of financing risk management at BTM BiMU in minimizing losses that may occur and to determine the suitability of the implementation of risk management with sharia principles. This research was conducted using a descriptive method with a qualitative approach. Based on the research conducted, it can be concluded that BTM BiMU has implemented financing risk management by making its own regulations and self-controlled by having SOPs on Lending which are carried out in accordance with applicable regulations. In implementing the precautionary principle, all parties involved in financing must implement 5C+1S properly. The provisions enforced at BTM BiMU are in accordance with sharia principles and organizationally have certified members of the Sharia Supervisory Board.
ISLAMIC COMMERCIAL BANK BUSINESS STRATEGY DURING GLOBAL PANDEMIC OUTBREAK Aditya Pratama; Warsiyah Warsiyah; Dwi Nastiti
International Journal of Economics, Business and Accounting Research (IJEBAR) Vol 6, No 2 (2022): IJEBAR, VOL. 06 ISSUE 02, JUNE 2022
Publisher : LPPM ITB AAS INDONESIA (d.h STIE AAS Surakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/ijebar.v6i2.5386

Abstract

In 2020, the Covid-19 pandemic and how to handle it colored the development of the global economy. Millions of people have died and some are now out of work after being laid off. The pandemic has reduced world consumption, production, investment, and trade activities. The government and regulators side adjusting the benchmark interest rate and issuing relaxation and restructuring rules to prevent a bigger impact and encourage economic recovery. Using descriptive qualitative methods, this study tries to explore the business strategies implemented by five Islamic commercial banks with the largest assets, namely Bank Syariah Mandiri, Bank Rakyat Indonesia Syariah, Bank Nasional Indonesia Syariah, Bank Muamalat Indonesia, and Bank Aceh Syariah. all Islamic commercial banks optimize the digitization of services, both financing and fundraising. Focus on low-cost funds and conduct temporarily credit relaxation and restructuring for debtors who are experiencing financial difficulties due to the pandemic
Pemberdayaan Umkm Melalui Optimasi Media Digital Pada Komunitas Inkusi (Inovasi Kewirausahaan Syariah) Warsiyah Warsiyah; Ahmad Luviadi; Mashdaria Huwaina; Moh. Fakhrurozi
AKM Vol 4 No 1 (2023): AKM : Aksi Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat - Juli 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/akm.v4i1.838

Abstract

UMKM di Indonesia mempunyai peranan yang sangat penting untuk perekonomian. Pasca pandemi terjadi suatu perubahan perilaku konsumsi barang dan jasa dari offline ke online. Kondisi ini mengharuskan pelaku UMKM dapat memaksimalkan manfaat dari perkembangan teknologi untuk menjual dan mempromosikan produk yang dimiliki secara online demi kelancaran usaha. Namun pada kenyataanya terdapat kendala masih rendahnya kualitas SDM tentang digitalisasi, kurangnya pengetahuan usaha secara online hingga bagaimana memasarkan melalui platform digital dan kesiapan tenaga ahli yang belum maksimal.Untuk itu perlu adanya dukungan pemerintah dan semua pihak yang dapat membuat pelaku UMKM mampu memanfaatkan media digital dalam memasarkan produk agar dapat meningkatkan daya saing melalui sosialisasi dan pelatihan / pendampingan dengan praktek langsung menggunaan teknologi digital Pendampingan menggunakan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) dengan memanfaatkan aset dan potensi masyarakat. Tujuannya adalah melalui Optimasi Media Digital UMKM dapat memanfaatkan media digital sebagai sarana pemasaran produk mereka secara berkelanjutan sehingga menjadi produk unggulan yang dapat dipasarkan secara nasional maupun internasional secara online.
STRATEGI PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL UNTUK MENINGKATKAN KETERLIBATAN PELANGGAN PADA UMKM ECOPRINT YASMIN WIWID Warsiyah; Moh Fakhrurozi; Emy Sri Purwani
KALIANDA HALOK GAGAS Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Lampung Selatan: Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Muhammadiyah Kalianda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52655/khg.v6i2.83

Abstract

Pelaku UMKM pada umumnya tertarik dengan penggunaan digital marketing dan memanfaatkan media sosial secara optimal, tetapi terkendala dengan pemahaman tentang teknologi informasi yang terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemanfaatan media sosial oleh UMKM Ecoprint Yasmin Wiwid dalam meningkatkan keterlibatan pelanggan. Metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus digunakan untuk memperoleh wawasan mendalam tentang praktik yang efektif dalam menggunakan media sosial. Data diperoleh melalui wawancara, analisis konten media sosial, dan observasi. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa media social sangat berperan dalam meningkatkan keterlibatan pelanggan.
Analisis Kebutuhan UMKM di Era Digital terhadap Peningkatan Kinerja UMKM di Bandar Lampung Warsiyah Warsiyah
REMIK: Riset dan E-Jurnal Manajemen Informatika Komputer Vol. 7 No. 3 (2023): Volume 7 Nomor 3 Agustus 2023
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/remik.v7i3.12917

Abstract

Perubahan pola kegiatan masyarakat setelah pandemi salah satunya ialah meningkatnya penggunaan teknologi digital sehingga mempengaruhi pola konsumsi dari kegiatan offline menjadi online. Kondisi ini mengharuskan UMKM dapat mengikuti perubahan dengan memanfaatkan teknologi digital. Pelaku UMKM yang terkendala dalam memasarkan dan mempromosikan usaha melalui teknologi digital. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kebutuhan UMKM agar mampu berdaya saing dan mengembangkan usahanya secara nasional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah UMKM yang berdomisili di Bandar Lampung dan sekitarnya. Data penelitian dikumpulkan menggabungkan antara desk analisis dan observasi langsung, wawancara dan pengisian angket melalui google form dan praktisi pemasaran digital. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa mayoritas pelaku UMKM telah mengikuti pelatihan pemasaran dan digital marketing, dan mayoritas dalam bentuk usaha kuliner. Selain itu, teknologi digital pelaku UMKM masih sedikit yang mengetahui mengenai literasi keuangan dan perizinan.
Pemberdayaan Potensi Lokal Melalui Desa Wisata Di Desa Gedung Wani Timur, Lampung Timur Moh Fakhrurozi; Noorikha Pandayahesti Saputeri; Eki Tiyas Nurulia; Warsiyah Warsiyah
AKM Vol 4 No 2 (2024): AKM : Aksi Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat - Januari 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/akm.v4i2.881

Abstract

Masyarakat desa Gedung Wani Timur memiliki potensi lokal dengan daya tarik yang unik dan khas. Areal kebun lada, vanili, buah naga, kakao dan pepaya dapat menjadi daya tarik wisata bagi masyarakat dari daerah lain. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mendorong, memperbaiki dan mengembangkan potensi lokal yang ada di desa Gedung Wani Timur melalui rintisan desa wisata sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat dengan mewujudkan salah satu destinasi wisata andalan khususnya kebun buah naga. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah dengan pendekatan Asset-based Community Delopment (ABCD). Hasil kegiatan yang telah dilaksanakan yaitu: 1) Potensi desa yang tersedia berpeluang untuk ditingkatkan nilai tambahnya dengan menjadi desa wisata; 2) Kegiatan pelatihan yang diselenggarakan telah memotivasi Pokdarwis Gewanti desa Gedung Wani Timur makin bersemangat untuk mewujudkan destinasi wisata kebun buah naga; dan 3) Pembuatan papan petunjuk arah dan calon destinasi wisata kebun buah naga disiapkan. Kegiatan pendampingan harus terlaksana secara berkelanjutan dan dukungan dari pemerintahan desa setempat.
PENDAMPINGAN UMKM DENGAN MEMANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MENINGKATKAN PEMASARAN PRODUK Warsiyah Warsiyah; Moh Fakhrurozi; Noorikha P. Saputeri
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2021
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UMKM merupakan sektor yang sangat penting untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian masyarakat. Seiring terjadinya penyebaran virus Covid 19 yang berdampak pada beberapa sektor sehingga membuat dampak yang sangat signifikan bagi pertumbuhan ekonomi sebagian besar masyarakat. Menurunnya daya beli masyarakat dan aturan yang diakibatkan pandemi Covid-19 sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan usaha UMKM. Krisis ekonomi yang dialami tanpa disadari dapat menjadi ancaman bagi perekonomian nasional. Karenanya dibutuhkan pembinaan dan bantuan dari berbagai sektor. Untuk membangkitkan kembali kondisi ini diperlukan beberap solusi pemulihan. Langkah prioritas jangka pendek adalah dengan menciptakan stimulus pada permintaan dan mendorong platform digital (online) untuk memperluas kemitraan. Upaya lainnya juga dapat dilakukan melalui kerjasama dalam pemanfaatan inovasi dan teknologi sehingga dapat menunjang mutu dan daya saing produk, proses pengolahan produk, kemasan dan sistem pemasaran serta lainnya. Salah satu upaya peningkatan UMKM berbasis teknologi tersebut adalah melalui pendampingan terhadap UMKM untuk memanfaatkan teknologi yang merupakan sebuah program edukasi interaktif dalam rangka mendukung pelaku UMKM dalam memahami secara terampil dan mengetahui secara mendalam mengenai tehnik, pengetahuan dan proses menuju go digital dan global melalui edukasi kompetensi Sumber Daya Manusia. Memberikan pembekalan dan pendampingan agar memiliki kemampuan menjual produk, mengelola keuangan secara digital memanfaatkan platform digital. Pembelajaran dilakukan secara praktek langsung
The Magnet Rezeki Strategy in Building a Blessed and Sustainable Business Ecosystem warsiyah; Agus Faisal Asyha; Moh Fakhrurozi; Ahmad pitra
International Journal of Sharia Studies Vol. 2 No. 1 (2024): International Journal of Sharia Studies
Publisher : Tunas Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61810/ijss.v2i1.154

Abstract

Penelitian ini mengkaji strategi “fortune magnet” dalam konteks membangun ekosistem bisnis yang berkah dan berkelanjutan. Di tengah tantangan ekonomi global dan tuntutan praktik bisnis yang lebih etis dan bertanggung jawab, konsep fortune magnet menawarkan pendekatan yang memadukan nilai-nilai spiritual dengan prinsip-prinsip bisnis modern. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi-strategi utama dalam penerapan konsep fortune magnet, serta mengevaluasi dampaknya terhadap pembentukan ekosistem bisnis yang tidak hanya menguntungkan secara finansial, tetapi juga mendatangkan berkah dan berkelanjutan. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada perusahaan fortune magnet. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan analisis dokumen. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik koding dan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan tema utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi fortune magnet yang efektif meliputi: (1) membangun integritas dan nilai-nilai etika yang kuat, (2) menerapkan prinsip-prinsip berkah dalam setiap aspek bisnis, dan (3) melakukan inovasi berkelanjutan yang berfokus pada penciptaan nilai bersama. Penerapan strategi tersebut dalam ekosistem bisnis terbukti mampu menciptakan jaringan yang saling menguntungkan, meningkatkan efisiensi pengelolaan sumber daya, dan mendorong pertumbuhan berkelanjutan. Studi ini menyimpulkan bahwa penerapan strategi fortune magnet tidak hanya berdampak positif terhadap kinerja keuangan perusahaan, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan terhadap kesejahteraan karyawan, masyarakat, dan lingkungan. Temuan ini memiliki implikasi penting bagi pelaku bisnis, pembuat kebijakan, dan akademisi dalam upaya membangun model bisnis yang lebih holistik dan berkelanjutan di era modern.
Pendampingan Kelayakan Usaha pada BumKam di Tulang Bawang Lampung Warsiyah
Diakoneo : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Pendampingan Kelayakan Usaha pada Badan Usaha Milik Kampung (BumKam) di Tulang Bawang Lampung bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelola dalam aspek manajemen keuangan, strategi pemasaran, dan akses permodalan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Participatory Rural Appraisal (PRA) serta pelatihan berbasis praktik yang melibatkan pengelola BumKam secara langsung. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari di Balai Desa Tri Tunggal Jaya dengan peserta dari lima desa, yakni Desa Tritunggal Jaya, Bujuk Agung, Purwa Jaya, Catur Buana, dan DWT Jaya. Hasil pendampingan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pencatatan keuangan, pemanfaatan strategi pemasaran digital, serta keterampilan manajerial pengelola BumKam. Beberapa BumKam yang sebelumnya mengalami stagnasi kini mulai meningkatkan daya saing dan memperluas jangkauan pasar. Dampak ekonomi yang dihasilkan meliputi peningkatan pendapatan usaha, pertumbuhan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Desa (PAD), serta terbukanya peluang kemitraan dengan lembaga keuangan dan sektor swasta. Namun, terdapat tantangan dalam implementasi, seperti kesulitan dalam adaptasi teknologi keuangan digital dan keterbatasan sumber daya dalam ekspansi usaha. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan berkelanjutan serta penguatan kolaborasi antara pemerintah desa, pelaku usaha, dan lembaga keuangan untuk memastikan keberlanjutan usaha BumKam.
Circular Economy in Waste Bank for Sustainability and Empowerment warsiyah; Mawardi; Moh Fahrurozi
Economics Development Analysis Journal Vol. 14 No. 3 (2025): Economics Development Analysis Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edaj.v14i3.31787

Abstract

This research aims to develop an integrative conceptual model that connects the circular economy, waste bank optimization, community empowerment, and sustainable economy. The novelty of this study lies in integrating digital incentive systems and participatory approaches in community-based waste management. The method employed was a mixed-methods approach, incorporating a quantitative component that utilized SEM-PLS on 200 respondents, complemented by qualitative data from in-depth interviews. The results indicate that community empowerment and the digitalization of waste bank systems have a significant impact on the sustainability of the local economy. Theoretically, this research strengthens the capabilities (Sen) and environmental economics (Pearce & Turner) approaches and practically offers a data-driven local policy framework for waste management optimization. The resulting model can serve as a reference for informed decision-making at the regional level, integrating environmental, social, and economic aspects sustainably.