Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : CERATA

Uji Efektivitas Antibakteri Pasta Gigi Ekstrak Daun Peppermint (Mentha piperita L) dan Ekstrak Daun Sirih Merah (Piper crocatum) terhadap Streptococcus mutans Hidayati, Nurul; Sari, Ely Novita; Budiman, Hendra; Handayani, Sri
CERATA Jurnal Ilmu Farmasi Vol 14 No 2 (2023): Cerata Jurnal Ilmu Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/cerata.v14i2.868

Abstract

Karies gigi adalah proses perlahan demineralisasi jaringan gigi yang disebabkan oleh bakteri kariogenik penghasil asam melalui fermentasi karbohidrat, yang dapat mengakibatkan penurunan pH saliva yaitu Streptococcus mutans. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sediaan pasta gigi ekstrak daun peppermint dan ekstrak daun sirih merah kemudian dilakukan pengujian ektivitas pasta gigi sebagai antibakteri terhadap Streptococcus mutans.Penelitian ini merupakan penelitian experimental yang diawali dengan pembuatan sediaan pasta gigi ekstrak daun peppermint (Mentha piperita L) dan ekstrak daun sirih merah (Piper crocatum) variasi konsentrasi 15%: 5%, 10%: 10%, 5%: 15%. Pasta gigi dievaluasi dengan uji organoleptiis, homogenitas, uji ph, uji viskositas, dan uji efektivitas antibakteri. Hasil menunjukkan pasta gigi memenuhi standar penerimaan dari segi organoleptis, homogenitas, viskositas, dan pH. Hasil uji efektivitas antibakteri pasta gigi ekstrak daun peppermint dan ekstrak daun sirih merah dengan variasi konsentrasi 15%: 5%, 10%: 10%, 5%: 15% menunjukkan efektif menghambat Streptococcus mutansdengan zona hambat 11,66 mm, 16,5 mm dan 18,83 mm
Analisis Kadar Kafein Pada Biji Kopi Arabika (Coffea arabica L.) Varietas Lini S dari Perkebunan Kopi Banaran Dengan Metode Titrasi Bebas Air Wahyu Anasari; Anita Agustina Styawan; Mustofa, Hana; Muchson Arrosyid; Hendra Budiman
CERATA Jurnal Ilmu Farmasi Vol 15 No 1 (2024): Cerata Jurnal Ilmu Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/cerata.v15i1.1068

Abstract

Kopi arabika (Coffea arabica L.) Lini S merupakan salah satu yang paling populer di kawasan Asia Pasifik, khususnya di Indonesia. Biji kopi mengandung senyawa fenolik, asam klorogenat dan kafein. Kafein berkhasiat secara klinis menstimulasi susunan saraf pusat dengan menghilangkan rasa lelah, lapar dan kantuk. Tujuan penelitiam ini adalah untuk mengetahui kadar kafein dalam biji kopi arabika (Coffea arabica L.) varietas Lini S.Penelitian ini menggunakan cara observasional. Sampel yang digunakan sebanyak 300 gram serbuk kopi arabika (Coffea arabica L.) varietas Lini S dari perkebunan kopi Banaran. Ekstraksi dilakukan dengan metode refluks, kemudian diuji secara kualitatif menggunakan reaksi parry serta untuk mendapatkan konsentrasi kafein dengan cara Titrasi Bebas Air. Hasil uji kualitatif menggunakan reaksi parry yang positif kafein ditandai dengan warna hijau. Hasil uji kuantitatif dengan 3 kali replikasi diperoleh rata-rata kadar kafein pada biji kopi arabika sebesar 142,90 mg. Kadar kafein pada biji kopi arabika baik dikonsumsi untuk kesehatan karena nilai kadar tidak melebihi standar SNI yaitu 150 mg/hari.
Penetapan Kadar Flavonoid Total Ekstrak Etanol Buah Belimbing Wuluh (Averrhoa Bilimbi L.) Dengan Metode Spektrofotometri Uv-Vis Mustofa, Choiril Hana; Anita Agustina Styawan; Muchson Arrosyid; Hendra Budiman; Latifah, Anna
CERATA Jurnal Ilmu Farmasi Vol 15 No 2 (2024): Cerata Jurnal Ilmu Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/cerata.v15i2.1394

Abstract

Star fruit is a fruit that has been cultivated for a long time by Indonesian people. Star fruit plants consist of two types. Sweet starfruit and sour starfruit or wuluh, starfruit can be used as an anti-inflammatory and antioxidant. So further research needs to be carried out on testing the flavonoid content of ethanol extract of star fruit (Averrhoa bilimbi L.) using the UV-Vis spectrophotometric method. So that the potential for developing this plant as a medicinal ingredient for the prevention and treatment of various diseases can be increased. The aim of this study was to determine the levels of flavonoids in star fruit. This study used a sample of 3 kg of star fruit. Extraction using the maceration method with 96% ethanol solvent. Then analyzed qualitatively and quantitatively. The results of the research showed that the qualitative test with color reagents showed positive results of a brownish yellow color, there were flavonoid compounds in the star fruit, while the results of the quantitative test with UV- Vis spectophotometry showed levels of flavonoid compounds with an average of 0.4384% w/w or 4,384 mg/kg.