Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Kemampuan Berpikir Logis Mahasiswa Program Studi Matematika FMIPA Universitas Pamulang Ilmadi Ilmadi; Deka Nirmala Sari
MATH LOCUS: Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2021): MATH LOCUS: Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/mathlocus.v2i2.2317

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan matematis berpikir logis matematis mahasiswa Program Studi Matematika FMIPA Universitas Pamulang. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan subjek penelitian adalah mahasiswa yang mengikuti mata kuliah aljabar abstrak lanjutan. Dalam pengumpulan data digunakan instrumen berupa tes yang didesain dengan menggunakan indikator kemampuan matematis berpikir logis. Analisis data dilakukan dengan mendeskripsikan hasil jawaban mahasiswa, selanjutnya data disajikan dalam bentuk gambar atau grafik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan matematis berpikir logis mahasiswa kelas 05MATP001 dan 05MATM001 berada pada kategori sedang. Dari hasil penelitian terlihat juga bahwa indikator kemampuan berpikir logis yang paling sulit oleh mahasiswa adalah kemampuan memberikan kesimpulan secara logis. Peneliti menyarankan untuk dapat dilakukan kajian yang mendalam terkait penyebab rendahnya kemampuan berpikir logis serta melatih mahasiswa untuk dapat memberikan kesimpulan yang logis dari hasil yang mereka dapatkan pada indikator sebelumnya.
PERAMALAN KURS, INFLASI, IMPOR DAN EKSPOR DENGAN VECM Nina Valentika Valentika; Vivi Iswanti Nursyirwan; Ilmadi Ilmadi
Jurnal Accounting Information System (AIMS) Vol. 3 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Ma'soem

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32627/aims.v3i2.108

Abstract

Penelitian Catalbas (2016) dimodifikasi dalam penelitian ini dengan menambahkan variabel inflasi. Vector Error Correction Model (VECM) digunakan dalam penelitian ini untuk meramalkan variabel. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan kurs, inflasi, impor dan ekspor, meramalkan kurs, inflasi, impor dan ekspor, dan mengetahui hubungan jangka panjang antarvariabel. Model antarvariabel dalam penelitian ini adalah VECM dengan lag 2, menggunakan trend deterministic dengan asumsi none intercept no trend, dan terdapat 2 kointegrasi. Model penelitian ini dikatakan baik untuk meramalkan ekspor dan impor dengan batas toleransi adalah 5%. Berdasarkan VECM, diperoleh bahwa terdapat hubungan jangka panjang untuk peubah-peubah yang ada dalam persamaan kointegrasi kedua terhadap perubahan impor yaitu impor, kurs dan ekspor pada satu periode sebelumnya. Terdapat hubungan jangka panjang untuk peubah-peubah yang ada dalam persamaan kointegrasi pertama terhadap perubahan inflasi yaitu inflasi, kurs dan ekspor pada satu periode sebelumnya. Terdapat hubungan jangka panjang untuk peubah-peubah yang ada dalam persamaan kointegrasi kedua terhadap perubahan inflasi yaitu impor, kurs dan ekspor pada satu periode sebelumnya. Catalbas' research (2016) was modified in this study by adding an inflation variable. Vector Error Correction Model (VECM) is used in this study to predict variables. This study aims to model the exchange rate, inflation, imports and exports, forecast exchange rates, inflation, imports and exports, and determine the long-term relationship between variables. The inter-variable model in this study is VECM with a lag of 2, using a deterministic trend assuming none intercept no trend, and there are 2 cointegration. This research model is said to be good for predicting exports and imports with a tolerance limit of 5%. Based on the VECM, it is found that there is a long-term relationship for the variables that exist in the second cointegration equation to changes in imports, namely imports, exchange rates and exports in one previous period. There is a long-term relationship for the variables in the first cointegration equation to changes in inflation, namely inflation, exchange rates and exports in the previous period. There is a long-term relationship for the variables in the second cointegration equation to changes in inflation, namely imports, exchange rates and exports in the previous period.
PELATIHAN PENGGUNAAN GAMIFICATION UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI SISWA DALAM BELAJAR Ilmadi Ilmadi; Hendro Waryanto; Andi Hidayat; Hapipah Hapipah; Lusi Agustina; Muhamad Haqqi Anna Zili; Nurhayati Nurhayati; Raudotul Janah
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 1 No. 6: Juni 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (836.383 KB)

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran matematika terkesan serius terutama dalam pembelajaran konsep-konsep abstrak yang membosankan siswa, dan ditambah dengan adanya pandemi Covid-19 yang terjadi, sistem pembelajaran berubah total dari tatap muka menjadi tatap muka atau secara total. istilah online, tentu saja hal ini menimbulkan masalah yang serius. cukup kompleks dalam dunia pendidikan. Jika guru kurang kreatif dalam memberikan inovasi pembelajaran dan kurangnya kontrol terhadap siswa dalam penggunaan alat peraga seperti gadget. Penggunaan gamification berbantuan media Linktree menjadi salah satu alternatif dalam mengatasi permasalahan yang ada. Karena permainan ini dapat digunakan siswa untuk belajar kapan saja, dimana saja. Selain itu permainan gamification sangat mudah digunakan dan membantu guru untuk mengontrol siswa dalam mengerjakan tugas mandiri, permainan gamification juga dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kemampuan siswa terhadap materi yang telah diberikan. Berdasarkan tahapan pengembangan model pembelajaran gamifikasi menggunakan media Linktree, didapatkan hasil bahwa model pembelajaran gamifikasi sangat cocok digunakan karena dapat melatih motorik siswa, membantu guru untuk mengecek aktivitas siswa mengerjakan pekerjaan rumah secara mandiri dan dapat digunakan sebagai alat untuk memetakan keterampilan siswa ke dalam materi. yang diberikan.
OPTIMASI PERENCANAAN PRODUKSI TELUR ASIN KHAS BREBES UNTUK MENCAPAI KEUNTUNGAN MAKSIMUM DENGAN MENGGUNAKAN METODE SIMPLEKS Bagus Aditia; Ilmadi Ilmadi; Andi Nur Rahman
MathVisioN Vol 4 No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Prodi Matematika FMIPA Unirow Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.439 KB) | DOI: 10.55719/mv.v4i1.368

Abstract

Metode simpleks digunakan untuk menyelesaikan persoalan pemograman linear yang teknik penentuannya menggunakan solusi optimal dengan perhitungan berkali-kali atau iterasi yang dilakukan dengan berulang-ulang. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengoptimalkan produksi telur asin khas Brebes di industri rumahan Bapak Nato. Metode penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, mendeskripsikan dan menginterprestasikan penerapan program linear dan mendapatkan hasil data yang dapat diamati. Subjek pada penelitian ini yaitu produksi telur asin khas Brebes dengan keuntungan maksimum. Hasil perhitungan menggunakan metode simpleks dengan alat bantu softwareQM for Windows menunjukan bahwa produksi yang diterapkan di industri rumahan Bapak Nato belum optimal. Tingkat produksi optimal sebesar Rp. 5.580.250 dengan memproduksi telur asin mentah 70 boks denga isi 700 butir, telur asin rebus 102 boks denga isi 1020 butir, telur asin bakar 80 boks isi 800 butir dan telur asin panggang 122 boks isi 1220 butir. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan meneruskan penelitian ini yakni mencari perbandingan perolehan hasil pada program linear dan perolehan perusahaan.
KEMAMPUAN SOFT SKILL DAN KEMANDIRIAN BELAJAR MAHASISWA DALAM PERKULIAHAN ALJABAR ABSTRAK MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) Ilmadi Ilmadi; Elda Herlina
Jurnal Lebesgue : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Matematika dan Statistika Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Lebesgue : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Matematika dan Statistik
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/lb.v4i1.168

Abstract

The results of the study show that 80% of a person's success is supported by soft skills, so it is not wrong if these soft skills are the biggest supporting factor in determining student success in learning mathematics, in addition to having good soft skills, to support success in learning, independence study is also required. So there is a need for efforts to increase this ability through the application of learning models. In this study applying the Problem Based Learning (PBL) model as an alternative that is thought to be able to improve this ability. The aim of the study was to see an increase in soft skills and student learning independence, especially for students taking abstract algebra courses using the PBL model of the Mathematics Study Program, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Pamulang University. The method in this research is quasi-experimental. The sample in this study were students taking abstract algebra courses consisting of 42 students of the Mathematics Study Program, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Pamulang University. Data collection techniques using observation sheets, questionnaires, product assessment and test results. The indicators of soft skills seen in this study are honesty, verbal communication, participation in lectures and creativity. While indicators of learning independence are learning initiatives, diagnosing learning needs, setting learning goals, choosing and using resources, selecting and implementing learning strategies, independent learning, working with others and self-control. From the research results it is known that the soft skill ability indicators have increased starting from the first observation to the third observation, the average soft skill ability score for the honesty indicator is 3.59; verbal communication 3.70; participation 3.19 and creativity 3.17. Based on the criteria, each of these indicators is in the good category. While learning independence also increased before and after being given treatment, with an increase of 21.09; from the sig.(2-tailed) value of 0.000 which is less than the value of 0.05 so that it can be concluded that there is an influence of the PBL Model on learning independence
The Implementation of REACT Strategy in Training Students’ Higher Order Thinking Skills (HOTS) Elda Herlina; Ilmadi Ilmadi
Ta'dib Vol 25, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/jt.v25i1.5049

Abstract

This study aims to investigate the implementation of REACH strategies in training students' Higher Order Thinking Skills (HOTS) on critical thinking aspects. This research was a qualitative study. research type of research was descriptive research by using a qualitative approach. The research informants were student of the Mathematics Department of Mathematics and Science Faculty of Pamulang University.  Techniques used in data collection were observation, interview and documentation. The results of data analysis showed that REACT strategies can be used to improve HOTS skills in students’ critical thinking. Moreover it encouraged students to be active in participating in lectures. Students gave a very good response regarding the use of REACT strategies. This strategy must be used continuously for better learning outcomes, especially the Higher Order Thinking Skill, it can be exemplary achieved not only in critical thinking but also in the creative thinking.
PERAMALAN KURS, INFLASI, IMPOR DAN EKSPOR DENGAN VECM Nina Valentika Valentika; Vivi Iswanti Nursyirwan; Ilmadi Ilmadi
Jurnal Accounting Information System (AIMS) Vol. 3 No. 2 (2020)
Publisher : Ma'soem University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32627/aims.v3i2.274

Abstract

Penelitian Catalbas (2016) dimodifikasi dalam penelitian ini dengan menambahkan variabel inflasi. Vector Error Correction Model (VECM) digunakan dalam penelitian ini untuk meramalkan variabel. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan kurs, inflasi, impor dan ekspor, meramalkan kurs, inflasi, impor dan ekspor, dan mengetahui hubungan jangka panjang antarvariabel. Model antarvariabel dalam penelitian ini adalah VECM dengan lag 2, menggunakan trend deterministic dengan asumsi none intercept no trend, dan terdapat 2 kointegrasi. Model penelitian ini dikatakan baik untuk meramalkan ekspor dan impor dengan batas toleransi adalah 5%. Berdasarkan VECM, diperoleh bahwa terdapat hubungan jangka panjang untuk peubah-peubah yang ada dalam persamaan kointegrasi kedua terhadap perubahan impor yaitu impor, kurs dan ekspor pada satu periode sebelumnya. Terdapat hubungan jangka panjang untuk peubah-peubah yang ada dalam persamaan kointegrasi pertama terhadap perubahan inflasi yaitu inflasi, kurs dan ekspor pada satu periode sebelumnya. Terdapat hubungan jangka panjang untuk peubah-peubah yang ada dalam persamaan kointegrasi kedua terhadap perubahan inflasi yaitu impor, kurs dan ekspor pada satu periode sebelumnya. Catalbas' research (2016) was modified in this study by adding an inflation variable. Vector Error Correction Model (VECM) is used in this study to predict variables. This study aims to model the exchange rate, inflation, imports and exports, forecast exchange rates, inflation, imports and exports, and determine the long-term relationship between variables. The inter-variable model in this study is VECM with a lag of 2, using a deterministic trend assuming none intercept no trend, and there are 2 cointegration. This research model is said to be good for predicting exports and imports with a tolerance limit of 5%. Based on the VECM, it is found that there is a long-term relationship for the variables that exist in the second cointegration equation to changes in imports, namely imports, exchange rates and exports in one previous period. There is a long-term relationship for the variables in the first cointegration equation to changes in inflation, namely inflation, exchange rates and exports in the previous period. There is a long-term relationship for the variables in the second cointegration equation to changes in inflation, namely imports, exchange rates and exports in the previous period.