Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI PENJAMINAN MUTU IKIP PGRI PONTIANAK Dewi Sulistiyarini; Mustofa Mustofa; Marhadi Saputro
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 7 No. 1 (2018): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v7i1.765

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran: (1) rancangan aliran data sistem informasi; (2) basis data sistem informasi; (3) implementasi sistem informasi; (4) kelayakan sistem informasi.Jenis penelitian adalah Research and Development dengan model pengembangan yaitu DDD-E (Decide Design Develop-Evaluate). Subjek penelitian adalah lembaga penjaminan mutu (LPM) dan seluruh dosen di lingkungan LPM. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan: (1) sistem informasi memiliki dua pengguna yaitu operator/admin dan pengguna. Perancangan aliran data tiap pengguna dilakukan dengan model DFD. (2) sistem informasi terdiri dari 12 tabel basis data untuk menyimpan data dan 11 primary key. Perancangan basis data dengan ERD dan PDM. (3) pengembangan sistem dengan teknologi berbasis website. (4) kelayakan sistem informasi menurut ahli media termasuk kategori sangat baik, dan menurut uji coba kelompok termasuk kategori baik. Jadi, sistem informasi penjaminan mutu IKIP PGRI Pontianak layak untuk digunakan.Kata Kunci : Sistem, Sistem informasi, Penjaminan Mutu
KUALITAS PEMBELAJARAN ETIKA LINGKUNGAN BAGI SISWA SEKOLAH SMA NEGERI 3 SUNGAI KAKAP Andrasmoro Dony Andrasmoro Andrasmoro; Ihsan Nurhakim; Mustofa Mustofa; Galih Galih
Jurnal PIPSI (Jurnal Pendidikan IPS Indonesia) Vol 5, No 1 (2020): VOLUME 5 NUMBER 1 MARCH 2020
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.439 KB) | DOI: 10.26737/jpipsi.v5i1.1516

Abstract

Abstrak. Tujuan penelitian adalah membangun kesadaran lingkungan dengan pendekatan penanaman etika lingkungan di sekolah melalui pelajaran geografi materi lingkungan hidup kelas XI di SMA Negeri 3 Singai Kakap. Kondisi permasalahan sekolah tidak hanya kualitas secara fisik, tetapi berkaiatan dengan kondisi dan kepribadian siswa hungga tata kelola yang ada, aspek kesadaran lingkungan masih menjadi permasalah yang belum terselesaikan. Permasalahan bagaimana bersikap, menghargai dan merawat lingkungan sekitar agar tetap lestari, kondisi dan fenomena rendahnya kesadaran dan pola perilaku siswa di SMA Negeri 3 Sungai Kakap harus mendapatkan perhatian dan dukungan strategis dalam menjaga lingkungan yaitu dengan pendekatan etika lingkungan. Metode penelitian ini kualitatif dengan pendekatan fenomenologi berbasis first-hand experiences di mana sumber informasi responden sebagai subjek yang mengalami secara langsung aspek permasalahan lingkungan yang terjadi. Hasil penelitian ini menitikberatkan kepada permasalahan lingkungan sekolah yaitu kondisi siswa dalam pengelolaan materi lingkungan hidup, dengan pendekatan kualitas pembelajaran tiga komponen dalam pendidikan sekolah yaitu kognitif, afektif dan psikomotor. Komponen penguatan kualitas pendidikan untuk siswa berdampak terhadap hasil perubahan etika lingkungan berdasarkan sikap yang tidak peduli menjadi kepedulian kegaitan nyata. Penanaman kode etik kepada siswa dilakukan berdasarkan implementasi penguatan etika lingkungan pada pendekatan Silabus dan implementasi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) berbasis kurikulum monolitik dengan penguatan 5 komponen yaitu : penguatan mata pelajaran berdiri sendiri, persiapan pelajaran lebih mudah dan bahan dapat diketahui di dalam silabus,  pengetahuan siswa lebih fleksibel, pengelolaan waktu kondisional, pengelolaan tujuan efektif dan efisien, pengelolaan evaluasi lebih jelas dan terarah. Aspek pengelolaan pembelajaran berdampak Sustainable Development Goals. Aspek perubahan sikap siswa didorong oleh tata kelola dan aturan yang ada dalam inovasi pengelolaan RPP dengan pendekatan pengauatan etika lingkungan dan mendukung pembangunan berkelanjutan. 
Pengembangan media pembelajaran 3D untuk mata kuliah geologi dasar Febrianto Sabirin; Mustofa Mustofa; Dewi Sulistiyarini
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v11i1.3607

Abstract

Geologi Dasar merupakan mata kuliah yang bertujuan untuk memberi dasar pengetahuan tentang bumi. Media pembelajaran yang digunakan pada Mata Kuliah Geologi Dasar di IKIP PGRI Pontianak masih terbatas dan diperlukan terobosan untuk membantu mahasiswa dalam memahmi materi Geologi Dasar. Untuk itulah penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran 3D untuk Mata Kuliah Geologi Dasar, menguji kelayakan, dan melihat respon dari media pembelajaran yang dikembangkan. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode Research and Development  dengan model pengembangan ADDIE. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari 2 ahli media, 2 ahli materi, dan 36 mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi IKIP PGRI Pontianak. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil pengujian menunjukkan bahwa media pembelajaran 3D untuk Mata Kuliah Geologi Dasar memperoleh kategori baik dari ahli materi dan kategori sangat baik dari ahli media, sementara respon dari mahasiswa memperoleh kategori sangat baik. Dengan demikian media pembelajaran 3D untuk Mata Kuliah Geologi Dasar dinyatakan layak dan dapat diterapkan untuk Mata Kuliah Geologi Dasar.
Penguatan Kesadaran Spasial dan Literasi Pesisir: Siswa SMAN 1 Siantan Belajar Dinamika Abrasi dan Akresi Pantai Mempawah Novita Sariani; Mustofa; Wiwik Cahyaningrum; Suherdiyanto; Norsidi; Ivan Veriansyah; Agus Suwarno; Ihsan Nurhakim
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/judimas.v4i2.882

Abstract

Coastal areas are dynamic environments that are highly susceptible to changes caused by geomorphological processes, particularly coastal abrasion and accretion. Limited coastal literacy and students' spatial awareness of coastal dynamics often constrain understanding of shoreline changes and the importance of sustainable coastal environmental management. This condition served as the basis for implementing a Community Service Program (PKM) aimed at strengthening coastal literacy and enhancing students' spatial awareness through field-based geography learning on the dynamics of coastal abrasion and accretion at Mempawah Beach. The learning activities employed interactive lectures, group discussions, field observations, identification of abrasion and accretion landforms, shoreline change observations, and the completion of student worksheets (LKPD). The program was evaluated descriptively through field observations, group discussions, and an analysis of students' worksheet responses without employing pre-test or post-test assessments. The results indicate that the participants were able to recognize the characteristics of coastal abrasion and accretion based on geomorphological features observed in the field, identify factors influencing shoreline changes, and explain the relationship between natural processes and human activities in shaping coastal dynamics. Furthermore, the field-based learning activities provided meaningful contextual learning experiences that promoted the development of coastal literacy, spatial thinking skills, and environmental awareness regarding coastal conservation and mitigation efforts. Therefore, field-based geography learning can be considered an effective approach to strengthening students' coastal literacy and spatial awareness through direct interaction with real-world coastal environments, thereby fostering long-term environmental stewardship and sustainable coastal conservation attitudes.
Pengembangan media pembelajaran 3D untuk mata kuliah geologi dasar Febrianto Sabirin; Dewi Sulistiyarini; Mustofa Mustofa
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 11 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : Universitas PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v11i1.3607

Abstract

Geologi Dasar merupakan mata kuliah yang bertujuan untuk memberi dasar pengetahuan tentang bumi. Media pembelajaran yang digunakan pada Mata Kuliah Geologi Dasar di IKIP PGRI Pontianak masih terbatas dan diperlukan terobosan untuk membantu mahasiswa dalam memahmi materi Geologi Dasar. Untuk itulah penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran 3D untuk Mata Kuliah Geologi Dasar, menguji kelayakan, dan melihat respon dari media pembelajaran yang dikembangkan. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode Research and Development  dengan model pengembangan ADDIE. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari 2 ahli media, 2 ahli materi, dan 36 mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi IKIP PGRI Pontianak. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil pengujian menunjukkan bahwa media pembelajaran 3D untuk Mata Kuliah Geologi Dasar memperoleh kategori baik dari ahli materi dan kategori sangat baik dari ahli media, sementara respon dari mahasiswa memperoleh kategori sangat baik. Dengan demikian media pembelajaran 3D untuk Mata Kuliah Geologi Dasar dinyatakan layak dan dapat diterapkan untuk Mata Kuliah Geologi Dasar.
Pemetaan Partisipatif Wilayah Administrasi Rw Di Kelurahan Kota Baru, Kota Pontianak Mustofa; Suherdiyanto; Wiwik Cahyaningrum; Ivan Veriansyah; Ihsan Nurhakim
Beru'-beru': Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Beru'-Beru': Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/jipm.v5i1.6974

Abstract

Ketidaktersediaan peta wilayah administrasi Rukun Warga (RW) yang presisi dan terkalibrasi dengan citra satelit sering kali memicu tumpang tindih (overlapping) batas serta menghambat efektivitas pelayanan publik dan pemutakhiran profil wilayah. Program PKM ini bertujuan untuk membantu pengurus RW di Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, memetakan batas wilayah secara partisipatif, mengidentifikasi serta menyelesaikan potensi tumpang tindih batas in-situ, dan menyusun peta administrasi RW. Kegiatan dilaksanakan mulai tanggal 20 Mei hingga 10 Juli 2026 dengan menggunakan pendekatan pemetaan partisipatif kolaboratif (Participatory Mapping) yang melibatkan tim dosen, mahasiswa, pemerintah kelurahan, dan 16 ketua RW. Tahapan kegiatan meliputi perizinan dan penyamaan persepsi, penelusuran lapangan (ground check) menggunakan aplikasi GPS Essentials, Avenza Maps dan Google Maps untuk akuisisi titik koordinat simpul batas, serta forum evaluasi kroscek silang data dan layouting peta. Hasil kegiatan menunjukkan keterlibatan mitra mencapai 100% dan berhasil menyelesaikan seluruh area tumpang tindih batas. Produk akhir yang dihasilkan berupa 16 peta administrasi RW yang telah divalidasi oleh seluruh Ketua RW dan diserahkan kepada pihak kelurahan sebagai basis data spasial kewilayahan. Program ini meningkatkan literasi spasial dan keterampilan digital pengurus RW serta kompetensi praktis mahasiswa, sekaligus menjadi raw model pemetaan berbasis kolaborasi yang dapat diintegrasikan dalam Sistem Informasi Kelurahan.