Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Optimalisasi Grup Whatsapp Pasar Virtual untuk Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Terdampak Pandemi COVID-19 Danang Tandyonomanu; Gilang Gusti Aji; Puspita Sari Sukardani; Tsuroyya Tsuroyya; Mutiah Mutiah
Dedication : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 Maret 2021
Publisher : LPPM IKIP Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/dedication.v5i1.448

Abstract

Pandemi Covid-19 berdampak buruk pada aktivitas perdagangan secara langsung terutama di pasar tradisional yang berada di area episentrum termasuk Surabaya. Pasar Karah memerlukan inovasi dan kreativitas sehingga transaksi perdagangan dapat berlangsung dan tetap memprioritaskan kesehatan, yakni pasar virtual dengan optimalisasi grup Whatsapp. Oleh karena itu, Prodi Ilmu Komunikasi menyelenggarakan sosialisasi pasar virtual, menyusun standar operasional pasar virtual, menetapkan bersama harga dan biaya pengiriman, melatih pedagang memfoto dan mengemas produk, dan melatih pengelolaan serta evaluasi pasar virtual. Kegiatan ini berkontribusi positif terhadap pemberdayaan ekonomi pedagang Pasar Karah.
Seni Ruang dan Waktu dalam Mapacci pada Upacara Perkawinan Adat Bugis Danang Tandyonomanu; Tuti Bahfiarti
Jurnal Kajian Komunikasi Vol 1, No 1 (2013): June 2013
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (923.048 KB) | DOI: 10.24198/jkk.v1i1.6033

Abstract

Pembagian ruang dalam rumah memiliki tujuan dan berdasarkan pada adat istiadat tertentu.  Konsep rumah bahkan mencerminkan status penghuninya. Konsep ruang rumah adat Bugis kaitannya dengan tingkatan status dan penggunaan ruang dan waktu yang digunakan oleh mereka dalam prosesi perkawinan adat Bugis, khususnya tradisi ”mappacci”.Tujuannya untuk mengetahui seni ruang dan waktu dalam “mapacci” pada upacara perkawinan adat Bugis. Untuk tujuan tersebut metode yang digunakan adalah metode penelitian etnografi. Etnografi adalah penelitian untuk mendeskripsikan kebudayaan sebagaimana adanya. Penelitian ini berupaya mempelajari peristiwa kultural, yang menyajikan pandangan hidup subyek sebagai obyek studi. Hasilnya adalah upacara “mappaci” perkawinan adat bugis tentang proksemik dengan pembagian ruang dalam rumah dapat memberikan gambaran bahwa semakin dekat jarak sosial seseorang dengan pemangku hajat menentukan ruang mana dia ditempatkan dan menentukan juga lama waktu yang dibutuhkan untuk mengikuti prosesi perkawinan adat tersebut. Semakin dekat jarak sosial semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk mengikuti prosesi tersebut. 
Optimalisasi Grup Whatsapp Pasar Virtual untuk Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Terdampak Pandemi COVID-19 Danang Tandyonomanu; Gilang Gusti Aji; Puspita Sari Sukardani; Tsuroyya Tsuroyya; Mutiah Mutiah
Dedication : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 Maret 2021
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/dedication.v5i1.448

Abstract

Pandemi Covid-19 berdampak buruk pada aktivitas perdagangan secara langsung terutama di pasar tradisional yang berada di area episentrum termasuk Surabaya. Pasar Karah memerlukan inovasi dan kreativitas sehingga transaksi perdagangan dapat berlangsung dan tetap memprioritaskan kesehatan, yakni pasar virtual dengan optimalisasi grup Whatsapp. Oleh karena itu, Prodi Ilmu Komunikasi menyelenggarakan sosialisasi pasar virtual, menyusun standar operasional pasar virtual, menetapkan bersama harga dan biaya pengiriman, melatih pedagang memfoto dan mengemas produk, dan melatih pengelolaan serta evaluasi pasar virtual. Kegiatan ini berkontribusi positif terhadap pemberdayaan ekonomi pedagang Pasar Karah.
Konstruksi Makna Fatherless Melalui Perspektif Anak Pada Film Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah Alfina Damai Yanti; Danang Tandyonomanu
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.80839

Abstract

Fatherless merupakan salah satu isu sosial tentang hilangnya peran penting ayah dalam hal pengasuhan anak, baik secara fisik maupun psikologis yang termasuk masuk pada konteks ketidakharmonisan keluarga. Dalam konteks media massa isu ini dapat disebarluaskan dan direpresentasikan melalui media populer film untuk menyebarkan informasi dan alat secara menyeluruh melalui penggunaan tanda dan simbol yang ditampilkan. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dan menggunakan semiotika John Fiske melalui tiga level analisisnya, yaitu realitas, representasi, dan ideologi. Hasil penelitian ditemukan bahwa terdapat konstruksi makna fatherless melalui perspektif anak pada film Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah yang ditunjukkan dengan ketidak hadiran peran ayah dalam segi emosional, seperti adanya pengaruh terhadap kontrol diri anak, tidak terbentuknya secure attachment dan adanya parentification yang dilakukan oleh tokoh Anak.
Komunikasi Pemerintah Kabupaten Mojokerto Pada Program Gema Brahu Dan Kinasih Dalam Pendampingan Perizinan Usaha M. Fadhil Musthofa; Danang Tandyonomanu
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.81117

Abstract

Penelitian ini membahas komunikasi Pemerintah Kabupaten Mojokerto pada Program Gema Brahu dan Kinasih dalam pendampingan perizinan usaha. Kajian ini ditempatkan dalam ranah komunikasi politik karena program pelayanan perizinan bukan hanya tindakan administratif, melainkan praktik komunikasi pemerintah daerah untuk membangun legitimasi kebijakan, kepercayaan publik, dan kepatuhan pelaku usaha terhadap legalitas usaha. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi pelayanan, wawancara mendalam dengan aparatur DPMPTSP Kabupaten Mojokerto dan pelaku usaha, serta dokumentasi program. Analisis dilakukan dengan model komunikasi Harold D. Lasswell yang mencakup unsur komunikator, pesan, saluran, komunikan, dan efek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DPMPTSP berperan sebagai komunikator institusional yang menjalankan komunikasi persuasif, edukatif, dan interpersonal. Pesan utama program dibangun melalui narasi kemudahan, kedekatan lokal, dan manfaat legalitas usaha. Saluran komunikasi memadukan layanan turun lapangan, surat kelembagaan, media sosial, dan konsultasi digital Kinasih. Komunikan bersifat heterogen, terutama dipengaruhi oleh pendidikan, usia, latar sosial budaya, skala usaha, dan letak geografis. Efek komunikasi terlihat pada meningkatnya pemahaman pelaku usaha, berkurangnya stigma bahwa perizinan selalu rumit dan berbiaya, serta meningkatnya penerbitan Nomor Induk Berusaha setelah program berjalan. Kendala utama masih terdapat pada keterbatasan sumber daya manusia, literasi digital pelaku usaha, dan ketidakmerataan jangkauan informasi digital.
KOMUNIKASI KELUARGA SUKU BATAK PERANTAUAN DALAM MEMPERTAHANKAN FALSAFAH MARADAT BUDAYA BATAK TOBA DI KOTA SURABAYA: Kristina Gabrella Pardede; Danang Tandyonomanu
The Commercium Vol 10 No 1 (2026): The Commercium - Januari 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i1.75562

Abstract

Perpindahan masyarakat Batak Toba ke Kota Surabaya menghadirkan dinamika tersendiri dalam mempertahankan falsafah maradat di tengah kehidupan perkotaan yang multikultural dan modern. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana komunikasi keluarga Batak Toba dalam mewariskan dan mempertahankan falsafah maradat di perantauan dengan menelaah peran ayah, ibu, dan anak sebagai satu sistem komunikasi keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, melibatkan enam keluarga Batak Toba yang masih aktif mengikuti kegiatan adat dan punguan marga di Kota Surabaya. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan ayah, ibu, dan anak, serta dianalisis menggunakan Teori Interaksi Simbolik George Herbert Mead dan Teori Pola Komunikasi Keluarga Koerner dan Fitzpatrick. Hasil penelitian menunjukkan bahwa maradat di perantauan tidak lagi dipahami sebagai kewajiban adat yang kaku, melainkan sebagai sarana untuk mempertahankan identitas budaya Batak Toba. Proses ini didukung oleh komunikasi keluarga melalui pola konsensual dan pluralistis, di mana orang tua tetap memegang peran sentral namun memberi ruang dialog bagi anak. Ayah cenderung menekankan aspek struktural adat, sementara ibu menanamkan nilai sopan santun berdasarkan filosofi Dalihan Na Tolu. Selain keluarga, punguan marga berperan sebagai ruang belajar kolektif yang memperkuat solidaritas dan keberlanjutan maradat di perantauan.
ANALISIS PENERAPAN NILAI SOSIAL BUDAYA INDONESIA OLEH PENGAJAR BIPA DI CANBERRA, AUSTRALIA (Studi pada Pengajar Penutur Asli Bahasa Inggris dari Australia) Fadina Zahra; Danang Tandyonomanu
The Commercium Vol 10 No 1 (2026): The Commercium - Januari 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i1.75576

Abstract

Penelitian ini menganalisis bagaimana nilai-nilai sosial budaya Indonesia diterapkan oleh pengajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di Canberra, Australia melalui praktik komunikasi pendidikan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode fenomenologis, yang berfokus pada pengalaman nyata tiga pengajar BIPA penutur asli bahasa Inggris dari St. Clare’s of Assisi Primary School, Canberra Grammar School, dan Trinity Christian School melalui wawancara mendalam untuk memahami pengalaman dan praktik komunikasi mereka dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai sosial budaya Indonesia diinternalisasikan melalui penggunaan bahasa dalam interaksi kelas, praktik kesenian sebagai media pembelajaran, keterlibatan lingkungan sekolah dan komunitas, serta pembiasaan spiritualitas dan sikap hormat. Temuan ini memperlihatkan bahwa pembelajaran BIPA tidak hanya berfungsi sebagai proses pengajaran bahasa, tetapi juga sebagai ruang pembentukan makna dan nilai sosial budaya. Secara teoretis, temuan penelitian ini sejalan dengan konsep komunikasi pendidikan dan tradisi sosiokultural yang memandang komunikasi sebagai proses sosial dalam membangun realitas dan nilai bersama.
Analisis Deskriptif Keikutsertaan Peserta Bootcamp Remote Work @AskAngelToday Astrid Monica Hartono; Danang Tandyonomanu
The Commercium Vol 10 No 1 (2026): The Commercium - Januari 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i1.75696

Abstract

Peningkatan minat masyarakat Indonesia terhadap pendidikan teknologi digital, salah satunya didorong oleh perkembangan sistem remote work pasca-pandemi Covid-19. Fenomena ini memicu ledakan pasar bootcamp online, termasuk kemunculan bootcamp remote work @AskAngelToday yang diinisiasi oleh Angelika Devita (@AskAngelToday). Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pembelian bootcamp online oleh Chen et al. (2021), yang mencakup keahlian pengajar, pengalaman pribadi, kepercayaan, ekspektasi kinerja, dan biaya finansial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode survei dengan analisis deskriptif terhadap 86 responden dari 100 alumni bootcamp remote work angkatan 1-5. Pengaruh setiap indikator dihitung menggunakan formula persentase kontribusi per item pernyataan dan per indikator. Sejalan dengan Teori Perilaku Konsumen, hasil penelitian menunjukkan semua indikator bootcamp remote work memiliki pengaruh tinggi (>70%), dengan kontribusi besaran pengaruh secara berurutan: ekspektasi kinerja (76,51%), keahlian pengajar (74,30%), biaya finansial (72,79%), kepercayaan (72,71%), dan pengalaman pribadi (72,48%). Faktor-faktor ini mencerminkan evaluasi multidimensi konsumen terhadap bootcamp remote work sebagai investasi karir strategis.
STRATEGI KOMUNIKASI PROGRAM UMKM BERPRESTASI PADA DINAS KOPERASI DAN UKM ROVINSI JAWA TIMUR Fortuna Fortuna Permata Azhimah; Danang Tandyonomanu
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.82320

Abstract

Perkembangan UMKM di era digital menuntut strategi komunikasi pemasaran yang efektif untuk meningkatkan daya saing usaha. Program UMKM Berprestasi oleh Dinas Koperasi dan UKM Jawa Timur menjadi salah satu upaya mendukung pengembangan UMKM, khususnya dalam pemasaran digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi komunikasi pemasaran serta dampaknya terhadap UMKM Bumi Aji, menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik analisis data berupa pengumpulan, reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan strategi komunikasi dilakukan melalui promosi, jaringan kerja sama, dan kewirausahaan yang terintegrasi secara online dan offline, dengan dampak berupa peningkatan kapasitas usaha, optimalisasi media sosial, penguatan branding, serta keterbukaan dalam berkolaborasi. Dengan demikian, Program UMKM Berprestasi berperan penting dalam memperkuat strategi komunikasi pemasaran dan meningkatkan daya saing UMKM di era digital.