Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Optimalisasi Grup Whatsapp Pasar Virtual untuk Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Terdampak Pandemi COVID-19 Danang Tandyonomanu; Gilang Gusti Aji; Puspita Sari Sukardani; Tsuroyya Tsuroyya; Mutiah Mutiah
Dedication : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 Maret 2021
Publisher : LPPM IKIP Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/dedication.v5i1.448

Abstract

Pandemi Covid-19 berdampak buruk pada aktivitas perdagangan secara langsung terutama di pasar tradisional yang berada di area episentrum termasuk Surabaya. Pasar Karah memerlukan inovasi dan kreativitas sehingga transaksi perdagangan dapat berlangsung dan tetap memprioritaskan kesehatan, yakni pasar virtual dengan optimalisasi grup Whatsapp. Oleh karena itu, Prodi Ilmu Komunikasi menyelenggarakan sosialisasi pasar virtual, menyusun standar operasional pasar virtual, menetapkan bersama harga dan biaya pengiriman, melatih pedagang memfoto dan mengemas produk, dan melatih pengelolaan serta evaluasi pasar virtual. Kegiatan ini berkontribusi positif terhadap pemberdayaan ekonomi pedagang Pasar Karah.
Optimalisasi Grup Whatsapp Pasar Virtual untuk Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Terdampak Pandemi COVID-19 Danang Tandyonomanu; Gilang Gusti Aji; Puspita Sari Sukardani; Tsuroyya Tsuroyya; Mutiah Mutiah
Dedication : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 Maret 2021
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/dedication.v5i1.448

Abstract

Pandemi Covid-19 berdampak buruk pada aktivitas perdagangan secara langsung terutama di pasar tradisional yang berada di area episentrum termasuk Surabaya. Pasar Karah memerlukan inovasi dan kreativitas sehingga transaksi perdagangan dapat berlangsung dan tetap memprioritaskan kesehatan, yakni pasar virtual dengan optimalisasi grup Whatsapp. Oleh karena itu, Prodi Ilmu Komunikasi menyelenggarakan sosialisasi pasar virtual, menyusun standar operasional pasar virtual, menetapkan bersama harga dan biaya pengiriman, melatih pedagang memfoto dan mengemas produk, dan melatih pengelolaan serta evaluasi pasar virtual. Kegiatan ini berkontribusi positif terhadap pemberdayaan ekonomi pedagang Pasar Karah.
INTERPRETTING INTERCULTURAL COMMUNICATION APPROACH OF INDONESIAN DIASPORA IN TURKIYE Muhammad Danu Winata; Jauhar Wahyuni; Tatak Setiadi; Gilang Gusti Aji; Ilyas Akhisar
Profetik: Jurnal Komunikasi Vol. 16 No. 1 (2023)
Publisher : Faculty of Social Sciences and Humanities Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/pjk.v16i1.2721

Abstract

The understanding of the importance of intercultural communication carried out by the Indonesian Diaspora in Turkiye can provide an accurate picture of the actual conditions of the processes that occur in intercultural communication between Indonesian culture and Turkish culture. Qualitative descriptive research in this research was carried out with in-depth interviews with three respondents who were in Turkiye. Each represented the Indonesian diaspora in the scope of Government, namely the Cultural Attaché of the Republic of Indonesia, then the Indonesian Student Association in Turkiye, and Indonesian workers who were active in Turkiye. Research reveals that the pattern of the Indonesian diaspora in conducting intercultural communication is by understanding each other between two or more cultures and establishing close relationships in the work environment, study environment, to the social and Government environment, including an approach with adaptability to socializing styles, culinary, to the artistic attractions of each culture. With this understanding and adaptation attitude, it turns out that the Indonesian diaspora also opens up opportunities to become bridging agents in the exchange of two cultures, Indonesia and Turkiye, and shows the occurrence of a two-way intercultural communication process.
Optimalisasi Media Sosial dan Ecommerce Sebagai sarana Komunikasi Pemasaran Pada Brand Sustainable Jejak Alam Earthwear Sophie Cintya Kusumastuti; Gilang Gusti Aji
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.77170

Abstract

ASBTRAKDalam era digital, media sosial dan platform e-commerce menjadi instrumen penting dalam membangun citra merek, meningkatkan engagement konsumen, serta memperluas jangkauan pasar, khususnya bagi brand yang mengusung konsep keberlanjutan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi aktivitas digital brand, studi literatur, serta analisis konten pada media sosial dan marketplace yang digunakan. Kesimpulannya, strategi komunikasi pemasaran berbasis digital menjadi kunci utama dalam pengembangan brand sustainable di era ekonomi digital. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan strategi pemasaran digital pada brand fashion berkelanjutan di Indonesia ke depan serta meningkatkan daya saing di pasar global dan inovasi yang berkelanjutan.
Optimizing Instagram Content as a Corporate Branding Medium: A Case Study on Zamzam Renovation Sophia Shanti Azzahra; Inas Alimatuz Zahroh; Elsa Zafira Kusumastuti; Nayla Hanifa Shaleha; Gilang Gusti Aji
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.77431

Abstract

Optimalisasi media sosial, khususnya Instagram, kini menjadi kunci utama dalam memperkuat citra merek dan menjangkau audiens secara luas di era digital. Tulisan ini mengulas bagaimana Zamzam Renovasi memanfaatkan kekuatan visual Instagram untuk membangun identitas perusahaan dan memenangkan kepercayaan konsumen di sektor jasa renovasi. Strategi yang dijalankan meliputi pengelolaan konten video, unggahan carousel, serta integrasi artikel website dan portofolio proyek untuk menunjukkan kredibilitas secara nyata. Melalui penyampaian pesan visual yang konsisten dan informatif, Zamzam Renovasi berhasil menciptakan persepsi profesionalisme yang meningkatkan daya ingat merek (brand awareness) di benak calon pelanggan. Langkah-langkah tersebut membuktikan bahwa pemanfaatan fitur interaktif Instagram secara maksimal mampu menjadi penghubung strategis dalam memperluas jangkauan pasar dan memperkuat posisi perusahaan di tengah persaingan bisnis.  
Pengelolaan Media Sosial Instagram @informasiseputarsemarang Sebagai Homeless Media Dalam Upaya Menjadi Sumber Informasi Warga Eka Maharani; Gilang Gusti Aji
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.81313

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah melahirkan fenomena homeless media yakni media alternatif yang beroperasi sepenuhnya melalui platform media sosial tanpa infrastruktur redaksi. Di tengah keterbatasan media arus utama dalam jangkauan informasi hiperlokal yang dibutuhkan masyarakat urban sehari-hari, homeless media hadir mengisi celah tersebut dengan mengandalkan partisipasi aktif komunitas sebagai tulang punggung operasionalnya. Akun Instagram @informasiseputarsemarang merupakan salah satu representasi homeless media yang menarik untuk dikaji karena kemampuannya bertahan dan berkembang meski dikelola secara independen tanpa dukungan institusi formal dengan tipologi konten sesuai kebutuhan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana pengelolaan media sosial akun @informasiseputarsemarang sebagai homeless media ditinjau melalui teori 4C Chris Heuer mencakup elemen Context, Communication, Collaboration, dan Connection, menggunakan metode penelitian studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan lima informan yang dipilih secara purposive sampling. Data dianalisis menggunakan teknik triangulasi sumber untuk memastikan keabsahan temuan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akun @informasiseputarsemarang menerapkan pengelolaan media sosial melalui elemen 4C secara konsisten dalam operasional akunnya. Elemen context diwujudkan melalui pengemasan konten berbasis kebutuhan masyarakat dengan bahasa inklusif dan kecepatan penyebaran informasinya. Elemen communication dijalankan melalui praktik listening, responding, dan growing yang aktif dan responsif. Elemen collaboration terwujud melalui tiga lapisan kolaborasi yakni institusi, sesama homeless media, dan warga sebagai kontributor organik. Elemen Connection dibangun melalui keterhubungan yang berkelanjutan antara pengelola dan komunitas. Penerapan keempat elemen ini menjadikan akun @informasiseputarsemarang sebagai media alternatif hiperlokal yang efektif dan berdampak nyata bagi masyarakat Kota Semarang.
Implementasi Kampanye Media Sosial Melalui Instagram Untuk Memperkuat Brand Awareness Kopi Telu Citraland Sebagai Cafe Dan Restoran Keluarga Joean Abiyozza; Gilang Gusti Aji
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.81360

Abstract

Projek akhir ini meluncurkan implementasi kampanye pemasaran digital melalui Instagram untuk memperkuat brand awareness Kopi Telu Citraland sebagai kafe dan restoran keluarga. Projek ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kelanjutan (engagement) digital dan minimnya konten yang menonjolkan identitas outlet ramah keluarga Citraland, akibat dominasi visual dari dua outlet Kopi Telu lainnya yang berbasis alam. Menggunakan analisis SOSTAC dan SWOT, strategi yang diterapkan adalah memproduksi konten terstruktur berdasarkan empat pilar utama: Ambience, Product Knowledge, Fun Content, dan Informative. Eksekusi kampanye fokus pada emosional branding melalui pendekatan visual storytelling dengan palet warna warm tone, pencahayaan alami (ambient lighting), foto human interest secara candid, serta kombinasi copywriting tentang nilai keluarga. Selain itu, dibentuk segmen kreatif "Telurazi" untuk mengabadikan momen kebersamaan keluarga sebagai bukti sosial digital yang kuat. Hasil implementasi menunjukkan bahwa kombinasi strategi visual terarah dan copywriting berbasis cerita berhasil membangun ikatan emosional dengan audiens, meningkatkan keterlibatan organik, memancing pertumbuhan User-Generated Content (UGC), serta memperkuat Kopi Telu Citraland sebagai top-of-mind brand awareness destinasi utama berkumpulnya keluarga.
Studi Fenomenologi Pemanfaatan ChatGPT oleh Copywriter pada Agensi Digital Marketing di Jawa Timur Joy Sigiro; Gilang Gusti Aji
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.81362

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan generatif membawa dinamika baru dalam praktik kerja kreatif, terutama pada profesi copywriter di agensi digital marketing. ChatGPT hadir sebagai teknologi yang dapat membantu proses pencarian ide, brainstorming, penyusunan draft, revisi, hingga quality control. Penelitian ini bertujuan memahami bagaimana copywriter memaknai, menerima, dan mengadaptasi pemanfaatan ChatGPT dalam praktik kerja kreatif pada agensi digital marketing di Jawa Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam kepada tujuh informan yang bekerja sebagai copywriter atau content writer pada agensi digital marketing di Surabaya, Sidoarjo, dan Malang. Analisis dilakukan menggunakan kerangka Technology Acceptance Model (TAM) yang mencakup perceived usefulness, perceived ease of use, attitude toward using, behavioral intention to use, dan actual using. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ChatGPT dimaknai sebagai alat bantu kerja yang membantu copywriter mempercepat ideasi, mengembangkan alternatif sudut pandang, menyusun draft awal, serta melakukan pengecekan kualitas tulisan. Penerimaan terhadap ChatGPT tidak berlangsung seragam. Sebagian informan menerima secara langsung, sedangkan sebagian lainnya mengalami keraguan, rasa bersalah, atau pertimbangan etis sebelum akhirnya menerima ChatGPT secara selektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ChatGPT tidak menggantikan peran copywriter, melainkan menjadi mitra teknologi yang mempercepat proses kreatif dengan tetap menempatkan manusia sebagai pengarah, kurator, dan pengambil keputusan akhir.
STRATEGI KONVERGENSI MEDIA RADIO DJ FM SURABAYA DALAM MEMBANGUN RELEVANSI DENGAN GENERASI Z MELALUI INSTAGRAM @DJFMSURABAYA Ruth Vanya; Gilang Gusti Aji
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.81376

Abstract

Konvergensi media menjadi strategi penting bagi radio konvensional agar tetap relevan dengan generasi Z yang berorientasi pada platform visual dan on-demand seperti Instagram. Penelitian ini bertujuan memahami strategi konvergensi media Radio DJ FM Surabaya dalam membangun relevansi dengan generasi Z melalui akun Instagram @djfmsurabaya. Menggunakan paradigma konstruktivisme dengan metode deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan Program Director, Social Media Specialist, penyiar, dan dua audiens generasi Z, didukung observasi non-partisipan dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman serta diuji melalui triangulasi sumber dan member check. Hasil penelitian menunjukkan konvergensi konten DJ FM berlangsung asimetris, sangat terpusat pada Instagram, sementara YouTube dan website tidak dikembangkan setara akibat keterbatasan sumber daya manusia dan anggaran. Strategi ini diarahkan pada perluasan jangkauan, peningkatan engagement dan awareness, serta legitimasi terhadap pengiklan, yang diukur secara kuantitatif melalui followers, engagement, dan views tanpa instrumen yang menangkap kedalaman keterlibatan audiens. Produksi konten dijalankan melalui metode Amati, Tiru, dan Modifikasi (ATM) terhadap tren topik, format visual, dan audio viral, namun sangat bergantung pada anak magang generasi Z yang berotasi reguler sebagai proxy informal riset audiens. Studi ini juga menemukan gejala selective presence, yaitu audiens menetap di Instagram tanpa berkonversi menjadi pendengar radio, yang menantang konsep migratory behavior dalam teori konvergensi Jenkins. Konvergensi konten DJ FM lebih tepat dibaca sebagai respons adaptif terhadap tekanan struktural triple crisis relevansi, identitas, dan ekonomi radio Indonesia, ketimbang inovasi strategis yang lahir dari perencanaan matang.
OPTIMALISASI KOMUNIKASI PEMASARAN DIGITAL HOTEL TUNJUNGAN SURABAYA MELALUI INSTAGRAM BERBASIS STRATEGI 4CS: STUDI PROYEK MENGGUNAKAN MODEL ADDIE Shofwan Dana Winarta Sutowo; Gilang Gusti Aji
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.81377

Abstract

Penelitian proyek ini bertujuan mengoptimalkan komunikasi pemasaran Hotel Tunjungan Surabaya melalui media sosial Instagram menggunakan strategi 4Cs (Context, Communication, Collaboration, dan Connection). Latar belakang penelitian didasarkan pada belum optimalnya pengelolaan Instagram hotel yang ditandai dengan rendahnya engagement, ketidakkonsistenan unggahan, kualitas visual konten yang belum seragam, serta minimnya interaksi dengan audiens. Penelitian menggunakan pendekatan Project Based dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Tahap analisis dilakukan melalui observasi, analisis SWOT, penyebaran kuesioner kepada audiens, serta analisis kompetitor. Hasil analisis menjadi dasar dalam perancangan strategi komunikasi pemasaran berbasis 4Cs yang diimplementasikan melalui peningkatan kualitas visual konten, penyusunan kalender konten, kolaborasi dengan content creator, optimalisasi caption, dan pemanfaatan Instagram Ads. Hasil implementasi menunjukkan adanya peningkatan kualitas konten, konsistensi publikasi, jangkauan akun, jumlah tayangan, serta interaksi audiens dibandingkan kondisi awal. Evaluasi juga menunjukkan bahwa strategi 4Cs mampu memperkuat komunikasi pemasaran digital Hotel Tunjungan Surabaya melalui penyajian konten yang lebih relevan, interaktif, kolaboratif, dan mampu membangun hubungan yang lebih baik dengan audiens. Dengan demikian, penerapan model ADDIE dan strategi 4Cs terbukti efektif sebagai pendekatan dalam optimalisasi komunikasi pemasaran hotel melalui media sosial Instagram.