Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Stabilisasi Tanah Jalan Elak Kota Lhokseumawe dengan Abu Vulkanik terhadadap Indeks Plastisitas Tanah Titi Zahara; Munirwansyah Munirwansyah; Banta Chairullah
Journal of The Civil Engineering Student Vol 4, No 3 (2022): Volume 4 Nomor 3 Desember 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v4i3.22282

Abstract

Tanah lempung adalah tanah yang memiliki kekuatan daya dukung tanah yang lemah dan memiliki potensi kembang susut yang tinggi dikarenakan sangat peka terhadap perubahan kadar air. Tanah ini harus distabilisasi terlebih dahulu jika ingin digunakan sebagai subgrade agar tidak terjadi kerusakan seperti retak, jalan bergelombang dan lain sebagainya. Pada penelitian ini, bahan stabilisasi yang digunakan adalah abu vulkanik Gunung Burni Telong dengan persentase 7,5%, 10%, 12,5% dan 15%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh abu vulkanik terhadap nilai PI tanah dan mendapatkan batas minimum nilai kepadatan tanah saat di lapangan. Adapun pengujian yang dilakukan di laboratorium adalah kadar air tanah asli, analisa ukuran butiran tanah, batas-batas Atterberg, berat jenis, pemadatan (standar proctor). Tanah borrow area Jalan Elak dikategorikan sebagai kelompok A-7-5 (34) berdasarkan sistem AASHTO dan kelompok CH berdasarkan sistem USCS. Kadar air tanah asli diperoleh sebesar 29,38%. Nilai berat jenis meningkat dari 2,65 menjadi 2,69 pada persentase 15%. Nilai PI menurun dari 32,19% menjadi 26,60% pada persentase 12,5%.
ANALISIS KLASIFIKASI METODE USCS DAN PARAMETER KUAT GESER PADA TANAH URUG DI KECAMATAN INDRAPURI Ananda, Fadhlurrahman Ilhan; Sundary, Devi; Sungkar, Munira; Chairullah, Banta
Journal of The Civil Engineering Student Vol 6, No 2 (2024): Volume 6 Nomor 2 Juni 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v6i2.30234

Abstract

Tanah merupakan komponen dari struktur bawah bangunan yang sangat penting. Lemah kuatnya tanah sangat berpengaruh pada kondisi keamanan bangunan. Ketika suatu proyek memerlukan tambahan tanah untuk mencapai elevasi tertenu, maka diperlukan tanah urug dari lokasi lain. Pada beberapa konstruksi tanah urug harus diperhatikan karakteristiknya sesuai dengan fungsi bangunan. Faktor-faktor yang diperhatikan untuk menggunakan tanah urug adalah lokasi tanah urug, jenis tanah, sifat fisis ataupun sifat mekanisnya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jenis tanah yang biasa diambil dan digunakan pada konstruksi di Kecamatan Indrapuri Kabupaten Aceh Besar menggunakan metode USCS (Unified Soil Classfication System). Penelitian ini menggunakan sampel tanah dari 4 (empat) quarry yang terdapat di Kecamatan Indrapuri Kabupaten Aceh Besar.
Stabilisasi Tanah Clay Shale Terhadap Nilai CBR Unsoaked Sabrina, Azzahra; Yudhyantoro, Yus; Chairullah, Banta
Journal of The Civil Engineering Student Vol 5, No 4 (2023): Volume 5 Nomor 4 Desember 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v5i4.28152

Abstract

Pembangunan Jalan Tol Sigli – Banda Aceh merupakan salah satu proyek infrastruktur penting yang sedang dikerjakan di wilayah Aceh. Pelaksanaan pekerjaan cut and fill melibatkan perubahan kontur lahan asli untuk menciptakan tinggi permukaan sesuai desain konstruksi jalan tol. STA 12+400 mengakibatkan kelongsoran di beberapa tempat. Terjadinya longsor karena di bawah lapisan tanah dasar (subgrade) adalah lapisan lunak yang mempunyai daya dukung rendah. Stabilisasi tanah clay shale menggunakan bahan tambah (additive) yaitu kapur, yang mempunyai tujuan untuk merubah sifat-sifat tanahnya, mengurangi kelunakan tanah dan juga meningkatkan daya dukung tanahnya. Pada penelitian ini menggunakan campuran kapur dengan persentase 3%, 6%, 9%, dan 12%. Untuk mengetahui daya dukung tanah clay shale maka dilakukan pengujian California Bearing Ratio (CBR) tanpa rendaman (unsoaked) bertujuan untuk mengetahui daya dukung tanah atau tanah dasar (subgrade) dalam kondisi kering atau tidak terendam dalam pembangunan konstruksi. Berdasarkan hasil pengujian CBR semakin meningkatnya seiring pertambahan persentase campuran kapur, dimana nilai CBR tanah asli (0%) kapur sebesar 2,67%. Pada nilai CBR campuran kapur 3% sebesar 3,07%. Pada nilai CBR campuran kapur 6% sebesar 3,34%. Pada nilai CBR campuran kapur 9% sebesar 3,66%. Pada nilai CBR campuran kapur 12% sebesar 4,14%. CBR 5% dikategorikan termasuk ke dalam kategori buruk. Penambahan variasi campuran kapur 3%, 6%, 9%, dan 12 % memperoleh hasil meningkatnya nilai CBR unsoaked, dengan demikian peningkatannya tidak terlalu signifikan hanya sebesar 45%. Kapur terhadap tanah clay shale tidak terlalu berpengaruh besar terhadap nilai CBR unsoaked.
Pemetaan Kapasitas Dukung Ultimit Tanah berdasarkan Data Cone Penetration Test (CPT) Pada Kecamatan Syiah Kuala menggunakan Aplikasi ArcGIS Urrahmi, Nadya; Sungkar, Munira; M, Banta Chairullah
Journal of The Civil Engineering Student Vol 4, No 1 (2022): Volume 4 Nomor 1 April 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v4i1.19203

Abstract

Suatu  perencanaan  pondasi  dikatakan  benar  apabila  besaran  daya  dukung  tanah tidak  dilampaui  oleh  beban  yang  diteruskan  oleh  pondasi  ke  tanah.  Apabila kekuatan  tanah  dilampaui,  maka  terjadinya  keruntuhan  tanah  sehingga menyebabkan  kerusakan  atau  kegagalan  konstruksi  yang  berada  di  atas  lapisan tanah  pendukung  pondasi.  Tujuan  dari  penulisan  ini  adalah  untuk  memperoleh sebaran  nilai  daya  dukung  tanah  pada  wilayah  Kecamatan  Syiah  Kuala.  Data sekunder yang digunakan adalah data Cone Penetration Test (CPT) diperoleh dari Laboratorium  Mekanika  Tanah  Universitas  Syiah  Kuala  dan  Universitas Muhammadiyah  Aceh.  Lokasi  pengambilan  data  CPT  berjumlah  24  titik  yang tersebar  di  beberapa  desa  dalam  Kecamatan  Syiah  Kuala  dengan  menggunakan Global Positioning System (GPS). Daya dukung ultimit dihitung berdasarkan data CPT  dengan  menggunakan  metode  Schmertmann  (1978)  yang  diplot   dalam bentuk  peta  sebaran  daya  dukung  ultimit  yang  dibatasi  untuk  pondasi  dangkal. Hasil dari data penelitian ini nilai daya dukung paling tinggi berada di kedalaman 2  meter  lokasi  gedung  IKA  USK  (Kopelma  Darussalam)  sebesar  50,6  kg/cm2 dengan  prediksi  tanah  lempung  keras  dengan  kategori  daya  dukung  tinggi, sedangkan  nilai  daya  dukung  yang  paling  rendah  berada  di  Tower  Fren (Lamgugob)  pada  kedalaman  2  meter  sebesar  6,54  kg/cm2    prediksi  tanah  pasir lepas dengan kategori daya dukung rendah .
Pengaruh Campuran Abu Vulkanik Terhadap Nilai Parameter Kuat Geser Tanah Lempung Munirwansyah, Munirwansyah; Chairullah, Banta; Suni, Amalia
Journal of The Civil Engineering Student Vol 5, No 2 (2023): Volume 5 Nomor 2 Juni 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v5i2.22235

Abstract

Analisis Stabilisasi Pengaruh Campuran Semen Terhadap Nilai CBR Unsoaked Dengan Tanah Lempung Jalan Tol Sigli – Banda Aceh Saputra, Aulianda; Chairullah, Banta; Sungkar, Munira
Journal of The Civil Engineering Student Vol 5, No 4 (2023): Volume 5 Nomor 4 Desember 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v5i4.27058

Abstract

Tanah merupakan material penting dalam konstruksi dengan sifat fisik dan mekanis yang harus dipertimbangkan. Pengujian di laboratorium diperlukan untuk memilih tanah yang sesuai dengan peruntukannya. Tanah lempung sering digunakan dalam tanah timbunan, namun memiliki sifat buruk seperti rendahnya permeabilitas dan kuat geser yang rendah. Data primer diperoleh dari hasil pemeriksaan langsung di laboratorium, Sementara data sekunder diperoleh dari berbagai sumber seperti instansi terkait, studi literatur, dan konsultasi. Hasil penelitian menunjukkan tanah di Kawasan Jalan Tol Sigli – Banda Aceh KM 12 masuk dalam kelompok tanah lempung anorganik dengan plastisitas rendah hingga sedang (lempung kurus) berdasarkan klasifikasi sistem USCS, dan dalam golongan A-6 (7) atau tanah berlempung dengan plastisitas rendah menurut klasifikasi sistem AASHTO. Pengujian pemadatan menghasilkan kadar air optimum (OMC) sebesar 19,2%, yang digunakan untuk seluruh variasi persentase semen pada pengujian CBR tidak terendam. Oleh karena itu, tanah di lokasi tersebut masih memerlukan perbaikan lebih lanjut sebelum dapat digunakan untuk konstruksi jalan.
Perbandingan Daya Dukung Menggunakan Metode Statis, Dinamis dan Hasil Uji PDA Pondasi Tiang Pancang Jembatan Peureulak Riyanda, Dhanni; Yunita, Halida; M, Banta Chairullah
Journal of The Civil Engineering Student Vol 5, No 1 (2023): Volume 5 Nomor 1 April 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v5i1.21390

Abstract

Pondasi merupakan elemen konstruksi yang terletak di bagian terbawah suatu konstruksi dan berfungsi untuk meneruskan beban struktur atas (upper structure) ke lapisan tanah dasar (bearing layer) yang ada di bawahnya.  Dalam merencanakan pondasi harus dapat memenuhi daya dukung yang direncanakan sebagai penunjang konstruksi yang stabil. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini berupa nilai daya dukung tiang pancang menggunakan metode statis, dinamis, dan hasil uji PDA. Daya dukung yang dihasilkan pada penggunaan metode Meyerhoff dengan nilai Nrata-rata = 41,5 dan daya dukung rata-rata tiang pancang = 117,513 ton. Tujuan dari penelitian yang dilakukan adalah untuk menganalisis kapasitas daya dukung tiang pancang dan melakukan perbandingan metode statis, dinamis, dan hasil uji PDA. Hasil perhitungan penggunaan setiap metode dinamis dengan nilai kalendering (final set) yang berbeda, daya dukung rata-rata adalah, metode Danish = 293,685 ton, metode Eytelwein = 294,211 ton. Daya dukung tiang pancang hasil uji PDA adalah 317,125 ton. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa metode Meyerhoff memiliki nilai daya dukung tiang terkecil, sedangkan metode Danish dan Eytelwein memiliki nilai daya dukung tiang lebih besar dari metode Meyerhoff. Daya dukung tiang pancang hasil uji PDA memiliki nilai terbesar. Perbedaan nilai daya dukung tiang dari metode statis, dinamis, dan hasil uji PDA dapat disebabkan oleh parameter yang berbeda seperti keseragaman lapisan tanah, jenis pondasi yang digunakan, nilai final set, pengujian lapangan yang dilakukan dan persamaaan perhitungan.
Geoengineering Characteristics of Site Soil Profile Analysis using Cone Penetration Tests Data Munirwan, Reza Pahlevi; Devi Sundary; Munirwansyah; Banta Chairullah; Jaya, Ramadhansyah Putra
Journal of Geoscience, Engineering, Environment, and Technology Vol. 10 No. 1 (2025): JGEET Vol 10 No 01 : March (2025)
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jgeet.2025.10.1.9337

Abstract

Classification and stratification of subsurface soils are critical aspects for a geotechnical site assessment to design and construct geotechnical structures. A probabilistic interpretation method is devised to adequately account for the uncertainty associated with subsurface soil categorization and stratification based on cone penetration test (CPT) data. CPT data is frequently directly employed in the construction of deep and shallow foundations, as well as a range of other purposes. It is advantageous to employ CPT data to create stratigraphic profiles as well, in order to generate more cost-effective designs. The method is demonstrated using CPT data from several locations in the Banda Aceh area. From limited CPT data, the approach accurately identifies subsurface soils in a 2D vertical cross-section. The objectives of this paper are to utilize CPT data to examine the soil profile in Banda Aceh, Indonesia. Additionally, soil parameters must be evaluated to obtain a better knowledge of Banda Aceh's soil conditions. The evaluation indicates that the average depth of the hard layer in the Kuta Alam District ranges from 5 to 8 meters beneath the ground surface. However, at certain locations, the hard soil stratum reaches a depth exceeding 18 meters. The findings are expected to be one source for determining the preliminary soil profile condition in Banda Aceh before doing additional soil investigation for construction design requirements.
Analisis Klasifikasi Tanah Urug Metode AASHTO dan USCS di Kecamatan Indrapuri Putri, Dwi Ananda; Sundary, Devi; Sungkar, Munira; Chairullah, Banta; Munirwasnyah, Munirwansyah
Journal of The Civil Engineering Student Vol 7, No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 Juni 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v7i2.31394

Abstract

Tanah urug memiliki peran penting dalam perencanaan konstruksi teknik sipil, seperti jalan, jembatan, gedung, dan infrastruktur lainnya. Tanah urug berguna untuk mendukung beban konstruksi yang ada di atasnya, di mana tanah urug merupakan material yang sangat dibutuhkan dalam kontruksi. Sebelum digunakan sebagai material konstruksi diperlukan penyelidikan terhadap klasifikasi tanah terutama sifat-sifat tanah yang mempengaruhi daya dukung tanah. Dengan klasifikasi tanah urug sangat penting untuk menentukan kesesuaian penggunaannya agar dapat memenuhi syarat kualitas tanah yang diisyaratkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui klasifikasi, jenis tanah dan sifat tanah yang terdapat di Kecamatan Indrapuri Kabupaten Aceh Besar dengan menggunakan metode AASHTO (American Association of State Highway and Transportation Officials) dan USCS (Unified Soil Clalssificaltion System). Penelitian ini menggunakan sampel tanah dari 4 titik (spot) yang terdapat di wilayah Kecamatan Indrapuri Kabupaten Aceh Besar. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, diperoleh untuk klasifikasi tanah metode AASHTO yaitu pada tanah Gampong Reukih Dayah (A-2-6), Gampong Reukih Keupula (A-2-7), Krueng Lamkareng (A-6), Lam Ilie Ganto (A-2-4). Klasifikasi tanah metode USCS pada semua sampel tanah tergolong ke dalam kelompok tanah SC yaitu pasir berlempung, campuran pasir-lempung.
PEMETAAN KECEPATAN GELOMBANG GESER (Vs30) DI KECAMATAN KUTA ALAM KOTA BANDA ACEH MENGGUNAKAN METODE MASW Jamaluddin, Khaizal; Ulfa, Rahmatul; Irwandi, Irwandi; Chairullah, Banta
JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 7, No 1 (2018): Volume 7, Nomor 1, Mei 2018
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jts.v7i1.10213

Abstract

Abstract : The Aceh Province lies on the main fault line commonly known as Sumatran Faults. Therefore, in particular the Banda Aceh City frequent earthquakes as a result of the active geological structure of Sumatran fault in the Aceh region. Banda Aceh is a sedimentary basin in which to experience the amplification due to seismic waves. The behavior of the seismic waves propagating in the sediment layer is measured by the Vs30 parameter. The research was conducted on the strategic area of Banda Aceh City, Kuta Alam District, which is a densely populated subdistrict. Vs30 mapping based on soil hardness level according to UBC (Uniform Building Code), EC8 (Euro Code 8), and SNI 1726-2012. Seismic data acquisition was acquired at ten locations in the research area considered to have covered one area of Kuta Alam sub-district, Banda Aceh City. The result obtained is map of the distribution of soil condition based on Vs30 parameter. Based on the map obtained by the District of Kuta AlamKeywords : Earthquake, Faults, Sedimentation, Amplification.Abstrak: Provinsi Aceh terletak pada jalur patahan utama Sumatera yang umum dikenal Sumatera faults. Oleh karena itu, khususnya Kota Banda Aceh sering terjadi gempa bumi sebagai akibat dari struktur geologi aktif patahan sumatera di wilayah Aceh tersebut. Kota Banda Aceh merupakan cekungan di mana sedimen mengalami amplifikasi gelombang gempa. Perilaku gelombang gempa yang merambat pada lapisan sedimen diukur berdasarkan parameter Vs30. Penelitian dilakukan pada kawasan strategis Kota Banda Aceh yaitu Kecamatan Kuta Alam yang merupakan Kecamatan padat penduduk. Pemetaan Vs30 berdasarkan acuan dalam perencanaan bangunan konstruksi tahan gempa berdasarkan tingkat kekerasan tanah menurut UBC (Uniform Building Code), EC8 (Euro Code 8), dan SNI 1726-2012. Pengambilan data seismik diakuisisi pada sepuluh lokasi di wilayah penelitian yang dianggap telah mencakup satu wilayah Kecamatan Kuta alam, Kota Banda Aceh. Hasil yang didapat adalah peta sebaran kondisi tanah berdasarkan parameter Vs30. Berdasarkan peta diperoleh wilayah Kecamatan Kuta Alam Kota Banda Aceh hanya sebagian kecil lapisan tanah sedang.Kata kunci : Gempa Bumi, Patahan, Sedimen, Amplifikasi.