Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

School Counsellor's Perception of Multicultural Guidance and Counseling Yosef Yosef; Fadhlina Rozzaqyah; Sigit Dwi Sucipto
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 1 (2022): AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (713.891 KB) | DOI: 10.35445/alishlah.v14i1.1417

Abstract

Having a deep multicultural perception is a must for school counsellors who serve students from diverse cultural backgrounds. Describing their perception of the importance of multicultural guidance and counselling is the main objective of this study. Fifty middle and high school counsellors participated in this study. Data of their perception were collected by administering a 10-item questionnaire in an online version which requires them to respond on a scale of 1-10, ranging from not important to important, encompassing cognitive, affective, and practice dimensions. The main findings of this study revealed that school counsellors have similar perceptions on the importance of multicultural guidance and counselling either in cognitive, affective, or practice dimensions, according to demographic data categories of gender, age, and years of experience. The significant difference is only found as they are categorized into middle and high school counsellors. 
Pelatihan Praktik Bimbingan Dan Konseling Perkembangan Bagi Guru Sekolah Dasar Yosef Yosef; Fadhlina Rozzaqyah; Rahmi Sofah; Rani Mega Putri; Nur Wisma
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 5 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v5i1.1654

Abstract

Developmental guidance and counseling practice training activities for elementary school teachers aim to improve the competence of elementary school teachers to integrate BK service practices in elementary schools both by elementary school teachers with BK and PGSD graduate degrees so that they can assist teachers in identifying and alleviating student problems through counseling strategies. This training was carried out from 22 September 2021 to 04 October 2021 for 41 elementary school teachers through three stages of training, namely the preparation, implementation and evaluation stages. The results of the training showed an increase in the positive perception of elementary school teachers and teachers' understanding of the implementation of counseling services in elementary schools from 63% to 100%.
PENGEMBANGAN INVENTORI KECENDERUNGAN PERILAKU AGRESIF SISWA SMP Fadhlina Rozzaqyah; Silvia AR; Nur Wisma
JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING AR-RAHMAN Vol 7, No 1 (2021): June
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (774.665 KB) | DOI: 10.31602/jbkr.v7i1.4463

Abstract

Agresivitas adalah tindakan seseorang dalam menyakiti orang atau benda lain. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan inventori kecenderungan perilaku agresif peserta didik yang valid dan reliabel sehingga dapat digunakan sekolah dan atau konselor sekolah dalam mengidentifikasi kecenderungan siswa dalam bertindak agresif. Penelitian ini melibatkan 312 (70 orang pada uji tahap 3, 242 pada uji tahap 4) yang dipilih secara acak pada sekolah menengah pertama di Kabupaten Kayu Agung. Pengembangan inventori kecenderungan perilaku agresif menggunakan metode research and development dengan 5 tahap pengembangan ADDIE (analysis, design, development, implement, dan evaluation). Hasil penelitian pada tahap 3 menunjukkan seluruh item valid dengan nilai alpha cronbach’s sebesar 0.778. Namun pada uji reliabilitas product moment ditemukan 6 item tidak reliabel sehingga dilakukan perbaikan konteks item pada 5 item dan 1 item dieliminasi. Sedangkan pada uji tahap 4 ditemukan 34 item dinyatakan valid dan reliabel dengan nilai alpha cronbach’s sebesar 0,858. Oleh karena itu inventori kecenderungan perilaku agresif telah teruji keterandalannya dan dapat dipublikasikan agar dapat digunakan oleh sekolah terutama konselor sekolah.______________________________________________________________ Aggressiveness is the act of a person hurting another person or object. This study aims to produce a valid and reliable inventory of aggressive behavior tendencies so that it can be used school or school counselors in identifying students' tendencies to act aggressively. This study involved 312 (70 studenst in the stage 3 test, 242 in the stage 4 test) randomly selected students in middle school in Kayu Agung Regency. The development of an aggressive behavior inventory uses the research and development method with 5 ADDIE development stages (analysis, design, development, implementation, and evaluation). The results of the research in stage 3 showed all valid items with a Cronbach's alpha value of 0.778. However, in the product-moment reliability test, it was found that 6 items were not reliable so that the context of the items was corrected for 5 items and 1 item was eliminated. In the stage 4 test, 34 items were found to be valid and reliable with a Cronbach's alpha value of 0.858. Therefore, the inventory of aggressive behavior has been proven reliable and can be published so that it can be used by schools, especially school counselors.
ANALISIS KECENDERUNGAN AGRESIVITAS DITINJAU DARI KONTROL DIRI SISWA Fadhlina Rozzaqyah; Adlia Aisyah Putri; Mutiara Rohma Syahiroh
Psikodidaktika Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Psikodidaktika
Publisher : Guidance and counseling the university of Prof. Dr. Hazairin. SH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/psikodidaktika.v8i2.3539

Abstract

Agresivitas pada remaja kerap menjadi isu yang menghantui dunia pendidikan, karena tidak hanya remaja menjadi korban agresivitas tetapi juga pelakunya. Kecenderungan agresivitas pada remaja dapat dipengaruhi kemampuannya dalam mengontrol diri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan gambaran kecenderungan perilaku agresivitas ditinjau dari kontrol diri siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain survey. Populasi dalam penelitian ini sejumlah 161 siswa di SMP Muhammadiyah 1 Palembang dan sampel sebanyak 104 yang ditentukan secara purposive sampling dengan kriteria sampel adalah siswa yang memiliki kontrol diri sedang, rendah dan sangat rendah. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala kecenderungan perilaku agresivitas dan skala kontrol diri menggunakan skala pengukuran likert dengan nilai reliabilitas skala agresivitas sebesar rii = 0,900 dan skala kontrol diri sebesar rii = 0,787. Analisis data menggunakan analisis dekriptif distribusi frekuensi menggunakan formula persentase. Hasil penelitian menunjukkan siswa yang memiliki kontrol diri sedang sebagian besar memiliki kecenderungan agresivitas rendah dengan persentase 39% (26 siswa), selanjutnya siswa dengan kontrol diri rendah sebagian besar memiliki kecenderungan agresivitas sedang dengan persentase 54% (15 siswa), dan siswa dengan kontrol diri sangat rendah sebagian besar memiliki kecenderungan agresivitas sedang dengan persentase 40% (4 siswa) dan sangat rendah dengan persentase 40% (4 siswa).
Implementation of Group Guidance Problem Based Learning Method to Improve Learning Outcomes of Students of SMPN 7 Palembang Emilya Anisa; Amrina Jaya; Fadhlina Rozzaqyah
Edu Consilium : Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam Vol. 6 No. 2 (2025): September
Publisher : Universitas Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ec.v6i2.19406

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IX.5 SMPN 7 Palembang melalui layanan bimbingan kelompok dengan metode Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling (PTBK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah delapan peserta didik yang dipilih berdasarkan hasil Angket Kebutuhan Peserta Didik (AKPD). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pretest dan posttest, serta dianalisis menggunakan N-Gain score. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada nilai rata-rata hasil belajar dari 57,5 menjadi 88,75, dengan rata-rata skor N-Gain sebesar 0,77 atau 76,88% (termasuk kategori tinggi). Penerapan metode PBL terbukti meningkatkan partisipasi aktif, kemampuan berpikir kritis, dan pemahaman peserta didik terhadap materi belajar. Dengan demikian, layanan bimbingan kelompok berbasis PBL (Problem Based Learning) merupakan strategi yang efektif untuk mengatasi kesulitan belajar dan meningkatkan hasil belajar peserta didik. Layanan ini direkomendasikan bagi guru BK sebagai pendekatan inovatif dalam proses pembelajaran.
Increasing the Competency of Guidance and Counseling Teachers Through Preparing Basic Service Materials with the Assistance of Artificial Intelligence Khadijah Lubis; Sigit Dwi Sucipto; Fadhlina Rozzaqyah; Yola Eka Putri; Resti Okta Sari; Amanda Putri Septriani; Nia Bening Mutiara
International Journal of Public Devotion Vol 9, No 1 (2026): January - July 2026
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/ijpd.v9i1.8129

Abstract

The rapid development of digital technology requires guidance and counseling (BK) teachers to enhance their competencies and adapt to technological advancements, particularly in designing engaging and contextual service materials. This community service program aimed to improve the professional competence of BK teachers through the utilization of Artificial Intelligence (AI), specifically ChatGPT, as a tool for developing basic guidance service materials. The activity was conducted from October 22 to 25, 2025, at SMA Negeri Sumatera Selatan, involving 23 BK teachers from 20 schools in Palembang City. The implementation methods included workshops, hands-on training, mentoring, and evaluation through pretest and posttest. The results revealed an increase in participants’ average scores from 112.17 to 139.57, with an N-Gain score of 0.72 (high category). These findings indicate that AI-based training effectively enhanced teachers’ understanding and skills in developing creative and relevant basic service materials. Supporting factors included participants’ enthusiasm and institutional support from the Palembang BK Teachers Association (MGBK), while challenges such as late attendance and technical difficulties during the pretest were successfully addressed by the organizing team. Overall, this program contributed to strengthening digital literacy and professional competence among BK teachers in facing educational transformation in the era of artificial intelligence.Peningkatan Kompetensi Guru BK Melalui Penyusunan Materi Layanan Dasar Berbantuan Artificial IntelligenceABSTRAKPerkembangan teknologi digital mendorong perlunya peningkatan kompetensi guru bimbingan dan konseling (BK) agar mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi, khususnya dalam penyusunan materi layanan yang menarik dan kontekstual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru BK dalam memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) berbasis ChatGPT sebagai alat bantu penyusunan materi layanan dasar. Kegiatan dilaksanakan pada 22–25 Oktober 2025 di SMA Negeri Sumatera Selatan, diikuti oleh 23 guru BK dari 20 sekolah di Kota Palembang. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan (workshop), praktik langsung (hands-on training), pendampingan, serta evaluasi berbasis pretest dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor peserta dari 112,17 menjadi 139,57, dengan nilai N-Gain sebesar 0,72 (kategori tinggi). Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan pemanfaatan AI efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru BK dalam menyusun materi layanan dasar yang kreatif dan relevan. Faktor pendukung keberhasilan meliputi antusiasme peserta dan dukungan kelembagaan dari MGBK Kota Palembang, Secara keseluruhan, kegiatan ini berkontribusi terhadap peningkatan literasi digital dan profesionalisme guru BK dalam menghadapi transformasi pendidikan di era digital saat ini.Kata Kunci :guru BK; kecerdasan buatan; ChatGPT, layanan dasar
Exploring elementary teacher education students’ perception on parental involvement Yosef Yosef; Fadhlina Rozzaqyah
International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Vol 13, No 1: February 2024
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijere.v13i1.25441

Abstract

This study concerned with elementary teacher education students not prepared to have competency in parental involvement in education. The research aimed to explore their perceptions of the importance of parental involvement in elementary education. A 30-item online survey questionnaire, which employed a series of Likert-style statements in five types of parent involvement, was utilized to measure their perceptions. The study involved 1,459 undergraduate students majoring in elementary teacher education as participants, representing 72 study programs of universities and college schools in Indonesia. Descriptive and mean score comparison analyses were employed to make the obtained data meaningful. The finding revealed that the students rated parental involvement as an urgent aspect of elementary school education. The study discovered no significant difference between male and female students, significant differences among sophomore, junior, and senior students, and significant differences among students of public and private higher education institutions. The findings indicated that all respondents agreed on the importance of involvement and revealed implications for the elementary education study program.