Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Perencanaan Strategis Madrasah Pembangunan UIN Jakarta Tahun 2011-2014 Dian nuraini; Suryadi Suryadi; Siti Zulaikha
WAHANA Vol 72 No 2 (2020): Wahana : Tridarma Perguruan Tinggi
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/wahana.v72i2.2694

Abstract

Perencanaan strategis dalam dunia pendidikan berfungsi sebagai alat untuk mengarahkan kegiatan pendidikan agar efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran utuh mengenai penyusunan dan pelaksanaan perencanaan strategis tahun 2011-2014 di Madrasah Pembangunan. Bagaimana tahapan-tahapan penyusunan dan pelaksanaan dari awal sosialisasi sampai dengan evaluasi termasuk didalamnya proses penerjemahan dokumen perencanaan strategis menjadi dokumen panduan teknis pelaksanaan program dan kegiatan. Metode penelitian ini adalah qualitatif deskriptif dengan peneliti sebagai instrumen penelitian atau disebut juga sebagai human instrument. Penentuan nara sumber dilakukan berdasarkan rekomendasi dari nara sumber inti secara purposive sampling dan snowball. Teknik pengumpulan data melakukan observasi langsung, memotret tempat penelitian, merekam wawancara dengan nara sumber dan mengumpulkan data-data atau dokumen yang didapatkan dari nara sumber. Temuan dari penelitian (1) Perencanaan strategis Madrasah Pembangunan tahun 2011-2014 telah disusun sesuai dengan standar merujuk pada Permendiknas Nomor: 2 Tahun 2010. (2) Perencanaan strategis Madrasah Pembangunan tahun 2011-2014 telah dilaksanakan dengan baik dan telah menjadi acuan dalam setiap kebijakan yang diputuskan oleh manajemen.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA GURU DI SMK NEGERI KOTA AMBON PROVINSI MALUKU Janse Tresia Leimena; Siti Zulaikha; Heru Santosa
Jurnal Visipena Vol 11 No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/visipena.v11i2.1300

Abstract

This study aims to prove the relationship between leadership and teacher motivation on performance. . This study uses a survey method with a quantitative approach that explains causal relationships or correlations commonly called path analysis. The survey was conducted from February to May 2019 involving 124 Ambon State Vocational School teachers. The sample in this study used the Slovin formula with an instrument trial of 60 teachers. The sampling technique is determined randomly or simple random sampling. The findings of the research results are as follows (1) The influence of leadership style has a positive direct effect on teacher performance with a correlation coefficient of 0.262 and a path coefficient of 0.233. A good leadership style will have a positive influence on improving teacher performance. (2) Work motivation has a positive direct effect on teacher performance, the correlation coefficient value is 0.179 and the path coefficient value is 0.124. This means that the higher the work motivation that a teacher has will improve his performance. (3) The influence of leadership style has a direct positive effect on work motivation with a correlation value of 0.233 and a path coefficient value of 0.233. This means that a principal's leadership style that is positively constructive will have an impact on increasing the motivation of the work of the teachers. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan hubungan antara kepemimpinan dan motivasi guru terhadap kinerja. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan pendekatan kuantitatif yang menjelaskan hubungan atau korelasional kausal yang biasa disebut analisis jalur. Survey dilakukan sejak Februari sampai Mei 2019 dengan melibatkan 124 orang guru SMK Negeri Ambon. Sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus Slovin dengan uji coba instrument sebanyak 60 guru. Teknik pengambilan sampel ditentukan secara acak atau simple random sampling. Temuan dari hasil penelitan sebagai berikut (1) Pengaruh gaya kepemimpinan berpengaruh langsung positif terhadap kinerja guru dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,262 dan nilai koefisien jalur sebesar 0,233. Gaya kepemimpinan yang baik akan memberi pengaruh yang positif terhadap peningkatan kinerja guru. (2) Motivasi kerja pengaruh langsung positif terhadap kinerja guru, nilai koefisien korelasi sebesar 0,179 dan nilai koefisien jalur sebesar 0,124. Hal ini berarti semakin tingginya motivasi kerja yang dimiliki seorang guru akan meningkatkan kinerja. (3) Pengaruh gaya kepemimpinan berpengaruh langsung positif terhadap motivasi kerja dengan nilai korelasi sebesar 0,233 dan nilai koefisien jalur sebesar 0,233. Hal ini memberi arti bahwa gaya kepemimpinan seorang kepala sekolah yang positif membangun akan memberi dampak kepada peningkatan motivasi kerja para guru.
Evaluasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Sekolah Penggerak di SMA Negeri 6 Bekasi Seftira Margi Saesaputri; Nurhattati Fuad; Siti Zulaikha
Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal
Publisher : Al Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/mutiara.v2i1.131

Abstract

Kurikulum Merdeka pada tahun 2024 akan diterapkan secara nasional. dengan mengutamakan pembelajaran yang mengembangkan softskills dan karakter yaitu dengan penerapan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), fokus pada materi esensial, dan pembelajaran yang fleksibel. Profil Pelajar Pancasila menjadi bentuk penerjemahan tujuan pendidikan nasional dan mengarahkan kebijakan-kebijakan pendidikan untuk para pendidik dalam membangun karakter serta kompetensi peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif evaluatif dengan model evaluasi CIPP (Context Evaluation, Input Evaluation, Process Evaluation, dan Product Evaluation). Hasil penelitian menunjukkan program penguatan pelajar pancasila (P5) tidaklah sama dengan kognitif pada intrakurikuler. Capaian untuk penilaian peserta didik yaitu mengidentifikasi kekuatan dan tantangan-tantangan yang akan dihadapi pada konteks pembelajaran, sosial dan pekerjaan yang akan dipilihnya di masa depan harus menyesuaikan dan mulai menjalankan rencana dan strategi pengembangan dirinya dengan Makna Teologis Hari Sabat Berdasarkan Keluaran 20:8 Dan Relevansinya Bagi Kehidupan Orang Percaya 137 mempertimbangkan minat dan tuntutan pada konteks belajar maupun pekerjaan yang akan dijalankan di masa depan serta berusaha untuk mengatasi tantangan-tantangan yang ditemui. Dengan demikian, projek penguatan profil pelajar pancasila dilakukan sebagai katalis percepatan dan dalam mmengimplementasikan kurikulum merdeka yang sesuai dengan visi pendidikan Indonesia.
Literature Review: Self-Efficacy terhadap Pengembangan Diri Nabila Kusuma Wardani; Siti Zulaikha; Heru Santosa
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung 2024: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai self-efficacy terhadap pengembangan diri individu. Self- efficacy sering disebut sebagai keyakinan diri seseorang dalam kemampuan untuk mencapai tujuan, merupakan faktor kunci dalam proses perkembangan pribadi. Melalui metode studi literatur, analisis menyeluruh dilakukan untuk memahami hubungan antara self-efficacy dan berbagai aspek pengembangan diri, seperti pencapaian tujuan, kinerja akademis, dan peningkatan keterampilan personal. Temuan studi literatur menunjukkan bahwa self-efficacy yang tinggi secara konsisten terkait dengan pengembangan diri yang positif. Individu yang yakin terhadap kemampuannya cenderung lebih termotivasi, memiliki kepercayaan diri yang kuat, dan mampu mengatasi tantangan dengan lebih baik. Dukungan sosial dan pengalaman pribadi juga memainkan peran penting dalam membentuk self- efficacy. Pentingnya hasil temuan ini terletak pada implikasi praktisnya dalam perancangan intervensi pendidikan dan pelatihan. Meningkatkan self-efficacy dapat menjadi strategi kunci untuk membantu individu mencapai potensi penuh mereka dalam pengembangan diri. Kesimpulannya, self-efficacy bukan hanya memengaruhi sikap mental seseorang, tetapi juga merupakan fondasi yang krusial dalam membentuk perjalanan pengembangan diri yang sukses dan berkelanjutan.
Management of Facilities and Infrastructure of the PMI Competency Test Professional Certification Institute of East Jakarta Branch Farah Putri Arijani; Sugiarto; Siti Zulaikha
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1076

Abstract

Competent human resources (HR) are one of the main pillars that build the competitiveness of a nation. Quality human resources that are able to answer future needs. In Indonesia, the rules regarding compulsory education and national education are contained in Law of the Republic of Indonesia No. 20 of 2003 concerning the national education system. Currently, According to the Indonesian Red Cross Professional Certification Institute, there were only 224 certified people from a total of 8274 staff and 45,685 volunteers. Answering these needs, Professional Certification Institutions are needed for Competency Test Sites. it turns out that many Branch/Regency PMIs have not established/formed Professional Certification Bodies due to limited facilities and infrastructure to meet the standards for the establishment of Competency Test Sites in accordance with BNSP Guidelines.The research design used in this study is a qualitative descriptive research to find facts and interpret about "Management of Facilities and Infrastructure of Professional Certification Institutions PMI Competency Test East Jakarta Branch" to accurately describe the properties of several realities of managing organizational / institutional facilities and infrastructure. Facilities and Infrastructure Management carried out by PMI East Jakarta Branch to conduct competency tests is divided into several stages: The Planning Stage, namely organizing competency test facilitie. Planning also discusses the analysis of facilities and infrastructure needs carried out by the operational sector.