Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MAHASISWA KOS MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN SOUVWISNAR (SOUVENIR WISUDA DAN SEMINAR) DI DUSUN YUSUF HASYIM DESA GAMPONG TEUNGOH KOTA LANGSA) Hartutik Hartutik; urmasyitah urmasyitah
E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 3: September 2021
Publisher : LP2M STP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/eamal.v1i3.881

Abstract

Dusun Yusuf Hasyim Desa Gampong Teungoh Kecamatan Langsa Kota, Kota Langsa, Nangroe Aceh Darussalam merupakan lokasi yang menjadi tempat sasaran tim pengabdian masyarakat. Di daerah ini banyak dijumpai tempat kos-kosan bagi mahasiswa dari kampus Universitas Samudra dan IAIN Langsa. Keterampilan dan peluang berwirausaha yang tim pengabdian berikan kepada mahasiswa adalah membuat SOUVWISNAR (souvenir wisuda dan seminar) dalam bentuk buket bunga dan buket jajanan. Adapun yang menjadi permasalahan mitra dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu: 1. Belum adanya pelatihan yang diberikan pada mahasiswa kos Dusun Yusuf Hasyim Desa Gampong Teungoh tentang cara membuat produk souvenir wisuda dan seminar. 2. Masih minimnya pengetahuan mahasiswa mengenai prospek penjualan produk souvenir wisuda dan seminar. Metode dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah perencanaan, proses, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pada saat perencanaan, proses, dan evaluasi telah berjalan sesuai dengan rambu-rambu yang telah ditetapkan. Pada saat pelatihan walaupun memakan banyak waktu, membutuhkan ketekunan, keuletan, kesabaran, kreatifitas namun peserta pelatihan dapat mengikuti dengan baik dan ikut terlibat aktif dalam membuat Souvwisnar. Luaran yang dicapai berupa produk souvenir wisuda dan seminar dalam bentuk buket bunga dan buket jajanan serta jurnal.
MEDIA PEMBELAJARAN DALAM MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN DI SEKOLAH MENENGAH ATAS Kwartanti Fajriatin; Hartutik; Anjulin Yonathan Kamlasi
Bhineka Tunggal Ika Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKN
Publisher : Universitas Sriwijaya in Collaboration with AP3Kni (Asosiasi Profesi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Indonesia/Indonesia Association Profession of Pancasila and Civic Education)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v13i1.269

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media pembelajaran dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di SMA Negeri 16 Samarinda, meliputi jenis media yang digunakan, persepsi guru dan siswa terhadap efektivitas media, serta kendala yang dihadapi dalam implementasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan guru dan peserta didik, serta dokumentasi pembelajaran. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi untuk menjaga keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah menggunakan berbagai media pembelajaran secara variatif dengan mengombinasikan media digital seperti video pembelajaran, Canva, Padlet, dan smartboard dengan media konvensional seperti LKPD, diskusi kelompok, dan galeri walk. Penggunaan media pembelajaran terbukti meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi PPKn yang bersifat abstrak, meningkatkan motivasi belajar, serta mendorong keaktifan dan partisipasi siswa dalam proses pembelajaran. Meskipun demikian, terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan fasilitas teknologi, gangguan jaringan internet, serta keterbatasan waktu pembelajaran. Guru mengatasi kendala tersebut dengan menyiapkan media alternatif offline dan mengombinasikan media pembelajaran digital dan konvensional.     This study aims to analyze the use of instructional media in the subject of Pancasila and Civic Education (PPKn) at State Senior High School 16 Samarinda. It covers the types of media used, teachers’ and students’ perceptions of the effectiveness of the media, as well as the challenges encountered in its implementation. The research employs a qualitative approach with a descriptive method. Data were collected through observation, interviews with teachers and students, and learning documentation. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and conclusion drawing using triangulation techniques to ensure data validity. The results show that teachers have utilized a variety of instructional media by combining digital media such as learning videos, Canva, Padlet, and smartboards with conventional media such as student worksheets, group discussions, and gallery walks. The use of instructional media has been proven to enhance students’ understanding of abstract PPKn material, increase learning motivation, and encourage students’ activeness and participation in the learning process. However, several challenges remain, including limited technological facilities, internet network disruptions, and limited instructional time. Teachers address these challenges by preparing alternative offline media and combining digital and conventional instructional media.