Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR EVALUASI PENGAJARAN PPKn UNTUK MENINGKATKAN RANAH AFEKTIF MAHASISWA PRODI PPKn IKIP-PGRI PONTIANAK Rohani Rohani
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v7i2.4273

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar evaluasi pengajaran PPKn dan mengetahui kemampuan afektif mahasiswa Prodi PPKn IKIP PGRI Pontianak setelah mengikuti perkuliahan dengan bahan ajar yang dikembangkan oleh peneliti. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development Approach (R & D) dengan menggunakan model 4-D (Four-D Models) yang terdiri dari empat tahap, yaitu tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop), dan tahap pendiseminasian (disseminate). Subjek penelitian adalah mahasiswa program studi PPKn yang mengambil mata kuliah evaluasi pengajaran PPKn pada semester ganjil tahun akademik 2015/2016 yang terdiri dari satu kelas. Data yang dianalisis melalui perpaduan deskriptif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) bahan ajar evaluasi pengajaran PPKn yang tergolong valid baik dari segi kecermatan isi, ketercernaan, penggunaan bahasa, maupun perwajahan, dengan beberapa komentar dari dosen validator, (2) penggunaan bahan ajar evaluasi pengajaran PPKn dapat meningkatkan ranah afektif mahasiswa sebesar  22,03%.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN KELOMPOK GURU IPA SMP DI KECAMATAN SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA Matsun Matsun; Rohani Rohani
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2017): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v1i1.596

Abstract

Permasalahan yang dihadapi oleh SMP Negeri 2 dan SMP Negeri 8 Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya adalah terkait dengan manajemen, pengelolaan, dan penggunaan alat dan bahan praktikum. Manajemen, pengelolaan, dan penggunaan alat dan bahan praktikum yang didalamnya tercakup peningkatan keterampilan dan kreativitas guru dalam mengembangkan laboratorium, perangkat praktikum, dan KIT IPA terintegrasi yang mudah diterapkan dengan memanfaatkan lingkungan sebagai media untuk kegiatan inkuiri discovery siswa serta pengelolaan pembelajaran IPA terpadu menggunakan pendekatan ilmiah (scientific approach), penyegaran materi IPA terpadu, dan pembelajaran dengan memanfaatkan laboratorium sebagai objek pembelajaran berkarakter. Program pengabdian bertujuan untuk meningkatkan: (1) Keterampilan ketua laboratorium IPA dan laboran dalam memanajemen dan pengelolaan alat dan bahan; (2) Keterampilan guru mengembangkan perangkat praktikum  terintegrasi  dalam  pembelajaran  IPA  terpadu  (Buku Penuntun Praktikum)  sebagai penunjang  penerapan metode pembelajaran dengan pendekatan inkuari discovery (scientific approach); (3)  Kemampuan  guru IPA dalam menggunakan alat dan bahan yang tersedia di dalam laboraorium; dan (4) Pemahaman/penguasaan materi IPA terintegrasi (mencakup aspek fisika, biologi, kimia). Metode yang dipakai dalam pencapaian tujuan tersebut adalah penyelenggaraan  inservice  berupa pelatihan  dan  pendampingan. Pelatihan yang dilaksanakan adalah pelatihan menggunakan aplikasi manajemen laboratorium, inventarias alat dan bahan laboratorium, tata ruang laboratorium, pembuatan buku penuntun praktikum IPA SMP/MTs, dan pelatihan penggunaan alat dan bahan laboratorium IPA. Pendampingan juga dilakukan terkait dengan meningkatkan kemampuan guru dalam mengeksplorasi, mengelaborasi, dan merefleksi materi ajar IPA terpadu (mencakup aspek fisika, biologi, dan kimia), serta meningkatkan keterampilan guru dalam mengimplementasikan  rancangan  pembelajaran  yang  dibuat  sekaligus  penyempurnaan rancangan pembelajaran. Kata Kunci: laboratorium, scientific approach, berkarakter.
PELATIHAN PENUSUNAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS KURIKULUM 2013 BAGI MGMP PPKn di KABUPATEN SANGGAU Erna Octavia; Rohani Rohani; Hadi Rianto; Fety Novianty; Dada Suhaida; Yuliananingsih Yuliananingsih; Sulha Sulha
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2018): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v2i2.993

Abstract

Tidak bisa dipungkiri bahwa perubahan kurikulum selalu mengarah pada perbaikan sistem pendidikan. Perubahan tersebut dilakukan karena dianggap belum sesuai dengan harapan yang diinginkan sehingga perlu adanya revitalisasi kurikulum. Usaha tersebut mesti dilakukan demi menciptakan generasi masa depan berkarakter, yang memahami jati diri bangsanya dan menciptakan anak yang unggul, mampu bersaing di dunia internasional. Melalui pendekatan yang dilakukan berdasarkan kurikulum 2013 diharapkan siswa kita memiliki kompetensi sikap, ketrampilan, dan pengetahuan jauh lebih baik. Mereka akan lebih kreatif, inovatif, dan lebih produktif, sehingga nantinya mereka bisa sukses dalam menghadapi berbagai persoalan dan tantangan di zamannya, memasuki masa depan yang lebih baik. Adapun yang menjadi permasalahan dalam kegiatan yang dilaksanakan ini adalah sebagai berikut: (1) Masih rendahnya kemampuan guru dalam memahami pembuatan Perangkat Pembelajara PPKn sesuai dengan kurikulum 2013; (2) Masih rendahnya keterampilan guru dalam memahami pembuatan instrument penilaian sesuai dengan kurikulum 2013; (3) Belum memadainya keterampilan yang dimiliki oleh guru di daerah dalam mengembangkan media, model, strategi atau pendekatan pembelajaran. Kata Kunci: Perangkat Pembelajaran Berbasis Kurikulum 2013, MGMP PPKn
PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN BAGI MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN IKIP PGRI PONTIANAK Hadi Rianto; Zuldafrial Zuldafrial; Sulha Sulha; Yuliananingsih M; Dada Suhaida; Hemafitria Hemafitria; Rohani Rohani; Syarif Firmansyah; Fety Novianty; Erna Octavia; Moad Moad; Muhammad Anwar Rube'i
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2020): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v4i1.1524

Abstract

Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk (1) menumbuhkan dan meningkatkan kemampuan, minat mahasiswa untuk menekuni dunia wirausaha, (2) meningkatkan kreativitas berpikir mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan wirausaha, (3) membuka wawasan tentang perkembangan dunia wirausaha di Kalimantan Barat, dan (4) memberikan motivasi kepada dosen dan mahasiswa untuk dapat berpartisipasi dalam mengembangkan dunia wirausaha di Kalimantan Barat. Selain itu, kegiatan ini diharapkan akan memberikan manfaat pada peningkatan kemampuan, minat, motivasi, inovasi, dan kreativitas mahasiswa untuk menekuni dunia wirausaha, meningkatnya kreativitas berpikir mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan wirausaha, membuka wawasan tentang perkembangan dunia wirausaha di Kalimantan Barat, dan mendorong motivasi kepada dosen dan mahasiswa untuk dapat berpartisipasi dalam mengembangkan dunia wirausaha di Kalimantan Barat. Peserta kegiatan pelatihan kewirausahaan adalah mahasiswa Prodi PPKn di IKIP PGRI Pontianak terdiri dari 40 orang. Tempat kegiatan yaitu Balai Pertemuan Desa Sungai Baru Kecamatan Telok Keramat Kabupaten Sambas. Pengenalan terhadap dunia dan peluang usaha tentunya akan memungkinkan peningkatan motivasi individu bahwa upaya kewirausahaan akan memberikan hasil yang jauh lebih baik daripada hanya duduk menunggu peluang mejadi orang yang bekerja diperkantoran
ANALISIS UPAYA MELESTARIKAN NILAI-NILAI BUDAYA PADA MASYARAKAT ADAT MELAYU DI KECAMATAN SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA Rohani Rohani; Fety Novianty; Syarif Firmansyah
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 9, No 2 (2018): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.877 KB) | DOI: 10.31932/ve.v9i2.174

Abstract

Penelitian ini bertujuan memperoleh informasi tentang upaya melestarikan nilai-nilai budaya pada masyarakat adat melayu di Kecamatan Sungai Kakap. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan bentuk penelitian deskriptif. Subyek dalam penelitian ini yaitu masyarakat, pemuka adat, bapak camat, dan para pemuda di daerah Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya.Teknik pengumpulan data dan informasi dilakukan melalui teknik observasi, wawancara, studi literature, dan studi dokumentasi. Hasil temuan dalam penelitian ini yaitu:  upaya melestarikan nilai-nilai budaya pada masyarakat adat melayu Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya dilakukan melalui berbagai pelaksanaan even besar seperti robo’-robo’, bersanji, syukuran pernikahan yang dilakukan masyakat secara terus menerus. Nilai-nilai budaya yang ada pada masyarakat adat Melayu Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya seperti tolong menolong, kebersamaan, toleransi, keagamaan, dan kerjasama. Bentuk kegiatan yang dilakukan untuk melestarikan nilai-nilai budaya pada masyarakat adat melayu Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya yaitu melalui kegiatan robo’-robo’, hajatan, dan kegiatan gotong royong. Upaya yang dilakukan untuk melestarikan nilai-nilai budaya pada masyarakat adat melayu Kecamatan Sungai Kakap kabupaten Kubu Raya dengan melaksanakan kegiatan robo’-robo’, melaksanakan bersanji dan syukuran pernikahan yang dilaksanakan secara terus menerus. Kata Kunci :  nilai, budaya, masyarakat adat Melayu
PENINGKATAN KETERAMPILAN INTELEKTUAL MELALUI PENERAPAN MODEL PROJECT CITIZEN PADA MATA KULIAH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Rohani Rohani; Muhammad Anwar Rube’i
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 10, No 2 (2019): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.597 KB) | DOI: 10.31932/ve.v10i2.509

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan  keterampilan intelektual melalui penerapan model project citizen pada mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. subjek penelitian ini adalah mahasiswa semester II program Studi PPKn IKIP-PGRI Pontianak dengan jumlah 40 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perencanaan model pembelajaran project citizen yang dilakukan peneliti seperti membuat peta kajian materi, Rencana Pembelajaran Semester (RPS), Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, instrumen penelitian, angket dan dokumentasi. Penerapan langkah-langkah model project citizen seperti, mengidentifikasi masalah, memilih masalah yang ingin dibahas di kelas, mahasiswa mengumpulkan informasi, mengembangkan portofolio, dan menyajikan portofolio. penerapan model project citizen dapat meningkatkan keterampilan intektual hal ini dapat dilihat dari hasil analisis data keterampilan intektual  siklus I  mencapai 69% , siklus II mencapai 74 % dan siklus III mencapai 85 % .Kata Kunci: keterampilan intektual, project citizen.
ANALISIS TINGKAT KEPEDULIAN MASYARAKAT TERHADAP KEBERSIHAN LINGKUNGAN DI KELURAHAN AKCAYA KECAMATAN PONTIANAK SELATAN Rohani Rohani; Sulha Sulha; Evariani Evariani
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 6 Nomor 1 Edisi Juni 2022
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/pkn.v6i1.2934

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Tingkat Kepedulian Masyarakat Terhadap Kebersihan Lingkungan di Kelurahan Akcaya Kecamatan Pontianak Selatan. Dengan fokus masalah sebagai berikut: 1)Bagaimana bentuk kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan di Kelurahan Akcaya Kecamatan Pontianak Selatan? 2)Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi tingkat kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan di Kelurahan Akcaya Kecamatan Pontianak Selatan? Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan bentuk deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu: Teknik observasi langsung, komunikasi langsung, studi dokumenter, dan angket. Alat pengumpulan data yaitu panduan observasi, pedoman wawancara, dokumentasi dan angket. Berdasarkan hasil penelitian di lapangan saat observasi bentuk kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan dapat dikatakan baik. Sebagian kecil masyarakat yang tidak peduli terhadap kebersihan lingkungan sekitar mereka seperti membuang sampah di beberapa lahan kosong, tetapi hal tersebut tidak banyak dilakukan masyarakat sehingga tidak menimbulkan dampak sangat buruk. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan yakni jenis kelamin, usia, pengetahuan, informasi, kebiasaan.
ANALISIS NILAI GOTONG ROYONG DALAM TRADISI GAWE PERKAWINAN MELAYU IRAS DESA SUKA KARYA KECAMATAN MARAU Randi Renaldi; Rohani Rohani; Yuliananingsih Yuliananingsih
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 6 Nomor 2 Edisi Desember 2022
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/pkn.v6i2.4076

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui tahapan, bentuk nilai gotong royong dan pelestarian nilai gotong royong tradisi gawe perkawinan Melayu Iras Desa Suka Karya, Kecamatan Marau. metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan analisis deskriptif. alat pengumpulan data mengunakan panduan observasi, wawancara dan dokumentasi. teknik analisa data mengunakan reduksi, penyajian, serta verifikasi, Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tahapan pelaksanaan dalam tradisi gawe perkawinan yaitu merisik, merisik, membuka mulut, melamar ,meminang, ngantar tande, besesiap, beseseru, ngunjang bale tajak pelasaran, betangas, bekasai, bepacar, memajang, betitik gigi, akad nikah,   resepsi dan acara mandi 3 malam. nilai gotong royong dalam tradisi gawe perkawinan sebagai berikut : nilai kebersamaan, nilai kekeluargaan, nilai keikhlasan, nilai timbal balik. Seperti berkerinah ( masak-masak ), Ngunjang Bale ( mendirikan Tenda ), dan pelaksanaan adat tradisi gawe perkawinan.
PENGEMBANGAN MODEL BLENDED LEARNING UNTUK MEMPERKUAT KETERAMPILAN INTELEKTUAL MAHASISWA PADA MATA KULIAH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Hemafitria Hemafitria; Rohani Rohani
Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 1 (2022): Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan (Desember 2022)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/re.v13i1.7039

Abstract

The purpose of this study was to determine the virtues of making a blended learning model in improving students' civic skills in the Citizenship Education course.The research method used is a combination method (Mixed Methods). The data collection techniques used were direct observation, direct communication, and direct follow-up communication strategies along with data collection instruments such as observation guides, interview guides, and questionnaires. Qualitative data analysis developed by Miles and Huberman is used in this study.The results showed that the implementation of Citizenship Education learning at the IKIP PGRI Pontianak during the Covid-19 pandemic was online and offline. Development of blended learning model steps. In the first stage, the powerful lecturer starts learning with the zoom meeting application. In the second stage, the lecturer performs a demonstration and presentation of knowledge by strengthening skills. The third stage, the lecturer guides the training. The fourth stage, checking understanding and feedback. The fifth or final stage is the follow-up and closing evaluation. The blended learning model is effective in strengthening students' intellectual skills. This can be seen from the results of the questionnaire analysis, namely that students' intellectual skills achieve an actual score of 5391 out of an ideal score of 7140, with a percentage reaching 76%, in the Good category. The results showed that students were able to identify problems, describe problems and make decisions about the problems they faced.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA MELALUI MODEL PROJECT CITIZEN Rohani Rohani; Nurhadianto Nurhadianto
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 7, No 1 (2023): Volume 7 Nomor 1 Edisi Juni 2023
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v7i1.5446

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa dalam mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan agar mampu memecahkan masalah-masalah kewarganegaraan. Adapun model pembelajaran yang digunakan model project citizen. Penelitian ini adalah  penelitian tindakan kelas (classroom action research). Subjek pelaku tindakan adalah 1 orang dosen Pendidikan Kewarganegaraan. Subjek penerima tindakan adalah 39 mahasiswa. Subjek yang membantu dalam penelitian ini adalah 1 dosen mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis mahasiswa dengan menggunakan model project citizen mengalami kenaikan setiap siklusnya. Pada siklus I berpikir kritis mahasiswa rata-rata 66,18 %, siklus II berpikir kritis rata-rata 72,26 % dan siklus III berpikir kritis rata-rata 80,15 %. Selisih kemampuan berpikir kritis mahasiswa siklus I dan dua yaitu 6,08%, dan selisih siklus II dan III yaitu 7,89%. Kesimpulan penelitian secara umum adalah semakin tinggi bimbingan dosen kepada mahasiswa dalam melaksanakan langkah-langkah project citizen maka kemampuan berpikir kritis mahasiswa makin meningkat.