Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Kulidawa

Pengembangan Alat Peraga Pembelajaran Fisika untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Mahasiswa Tadris Fisika FATIK IAIN Kendari Salam L; Zainuddin Zainuddin; Ety Nur Inah; Jumarddin La Fua
KULIDAWA Vol 1, No 1 (2020): Mei
Publisher : IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/kd.v1i1.1803

Abstract

Penelitian ini merupakan pengembangan terkhusus pada pembahasan elektronika dengan pokok materi transformator dan power supply. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui valid, praktis, dan efektifnya suatu alat peraga pembelajaran yang digunakan pada proses perkuliahan agar mampu meningkatkan keterampilan proses sains mahasiswa. Penelitian ini merupakan Research and Development dengan desain Pretest-Postest One Group Design. Penelitian ini dilaksanakan pada mahasiswa Tadris Fisika dan Tadris IPA, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) semester IV tahun akademik 2018/2019 dengan meggunakan sampel uji coba kelompok kecil (terbatas) dan uji coba sampel kelomok besar (bebas). Kedua sampel tersebut masing-masing diberi perlakuan pretest dan postest. Berdasarkan hasil penilaian pakar dan angket tanggapan mahasiswa tehadap alat peraga pembelajaran yang dikembangkan, valid dan layak untuk dikembangkan. Hasil uji rerata hasil belajar menunjukan adanya peningkatan hasil pretest ke postest pada kedua sempel yang diuji coba. Hasil analisis uji t menunjukan adanya perbedaan rata-rata yang signifikan antara sebelum mahasiswa diberikan perlakuan pembelajaraan, terlebih dahulu alat peraga pembelajaran divalidasi dan dinyatakan valid, praktis, dan efektif digunakan untuk meningkatkan keterampilan proses sains mahasiswa Tadris Fisika FTIK IAIN Kendari. Kata Kunci: Alat Peraga, Keterampilan Proses Sains
Pengaruh Penggunaan Media Bahan Bekas Terhadap Keterampilan Proses Sains Fisika Peserta Didik SMAN 1 Wawonii Tengah Devi Dwi Hariningsih; Zainuddin Zainuddin
KULIDAWA Vol 2, No 2 (2021): November
Publisher : IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/kd.v2i2.3474

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui keterampilan proses sains peserta didik kelas XI IPA SMAN 1 Wawonii Tengah pada praktikum fluida dengan menggunakan media bahan bekas. (2) Untuk mengetahui pengaruh media bahan bekas terhadap keterampilan proses sains peserta didik kelas XI IPA SMAN 1 Wawonii Tengah. (3) Untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi keterampilan proses sains peserta didik kelas XI IPA SMAN 1 Wawonii Tengah. Penelitian Ini dilakukan dengan metode survey kuantitatif yang dilaksanakan di SMAN 1 Wawonii Tengah. Teknik Penelitian ini menggunakan angket untuk mengetahui penggunaan media bahan bekas, tes performa untuk mengetahui keterampilan proses sains, observasi dan wawancara  untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keterampilan proses sains peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan: (1) keterampilan proses sains peserta didik kelas XI IPA SMA terkategori cukup dengan rata rata 75%. (2) Terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan media bahan bekas terhadap keterampilan proses sains peserta didik yaitu sebesar 16,1%. (3)  Faktor-faktor yang mempengaruhi keterampilan proses sains ialah kemampuan dasar, sikap yang dimiliki peserta didik, minat dan motivasi belajar serta keterbatasan alat dan bahan praktikum.Kata Kunci: Media Bahan Bekas, Keterampilan Proses Sains, Praktikum Fluida Statis.
Pengaruh Model Problem Based Learning Berbasis Multimedia Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar IPA Tri Wulandari; Abdul Kadir; Jumarddin La Fua; Zainuddin Zainuddin
KULIDAWA Vol 1, No 1 (2020): Mei
Publisher : IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/kd.v1i1.1806

Abstract

Artikel ini adalah penelitian kuantitatif bertujuan untuk mengetahui: Perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa dan hasil belajar siswa yang menggunakan model PBL berbasis multimedia dan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain posttest only control group design yang digunakan pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Abuki tahun pelajaran 2018/2019. Teknik  pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan instrumen tes, angket dan dokumentasi. Uji validitas instrumen menggunakan rumus Product Moment dan uji reliabilitas menggunakan rumus Cronbach Alpha, dengan uji prasyarat analisis menggunakan uji normalitas dan uji homogenitas. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji hipotesis pertama dan hipotesis kedua dengan menggunakan uji rerata (uji t-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa yang menggunakan model PBL berasis multimedia dan yang menggunakan model konvensional (thit 9,9  > ttab 1,67). Serta terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan model PBL berasis multimedia dan yang menggunakan model konvensional (thit 10,2  > ttab 1,67). Kata Kunci: Problem Based Learning, Kemampuan Berpikir Kritis, Hasil Belajar
Analisis Kesulitan Belajar Fisika Konsep Gerak Lurus pada Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 1 Konawe Selatan Zainuddin Zainuddin; Rini Puspita Sari; Abdul Kadir
KULIDAWA Vol 2, No 1 (2021): Mei
Publisher : IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/kd.v2i1.2485

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pelaksanaan pembelajaran Fisika di kelas X SMA Negeri 1 Konawe Selatan. (2) mengetahui tingkat pemahaman peserta didik pada konsep Gerak Lurus di kelas X SMA Negeri 1 Konawe Selatan. (3) mengetahui bentuk kesulitan belajar peserta didik pada konsep Gerak Lurus di kelas X SMA Negeri 1 Konawe Selatan. (4) mengetahui upaya guru Fisika mengatasi kesulitan belajar peserta didik pada konsep Gerak Lurus di kelas X SMA Negeri 1 Konawe Selatan. Penelitian ini dilaksanakan melalui metode deskriptif kualitatif yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Konawe Selatan. Data pelaksanaan pembelajaran Fisika diperoleh melalui lembar observasi dan wawancara guru dan peserta didik. Data tingkat pemahaman peserta didik diperoleh melalui hasil tes dan wawancara guru dan peserta didik. Data bentuk kesulitan belajar diperoleh melalui hasil tes dan wawancara guru dan peserta didik. Sedangkan data upaya guru Fisika mengatasi kesulitan belajar peserta didik diperoleh melalui wawancara guru Fisika. Hasil penelitian menunjukkan: (1) pelaksanaan pembelajaran Fisika di SMA Negeri 1 Konawe Selatan cukup baik, namun masih ada beberapa kekurangan yaitu belum terlaksanakanya aspek pelaksanaan pembelajaran dengan efisien baik dari guru maupun peserta didik. (2) tingkat pemahaman peserta didik pada konsep Gerak Lurus dibagi dalam 3 golongan yaitu paham konsep, miakonsepsi dan tidak paham konsep. (3) bentuk kesulitan belajar peserta didik pada konsep Gerak Lurus terdapat pada pelaksanaan pembelajaran dan kemampuan menyelesaikan soal-soal. (4) upaya yang dilakukan guru Fisika untuk mengatasi kesulitan belajar peserta didik konsep Gerak Lurus yaitu; menggunakan media pembelajaran yang menarik, membagikan buku cetak kepada peserta didik, memberikan tambahan jam pelajaran atau bimbingan belajar, memberikan pengajaran perbaikan (remedial), dan memberikan motivasi kepada peserta didik. Dengan demikian, terdapat kesulitan belajar Fisika konsep Gerak Lurus pada peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Konawe Selatan.Kata Kunci: Pelaksanaan Pembelajaran Fisika; Konsep Gerak Lurus; Kesulitan Belajar Peserta Didik; Upaya Guru Fisika Mengatasi Kesulitan Belajar