Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

SIKAP GURU DAN PESERTA DIDIK TERHADAP PELAKSANAAN PRAKTIKUM KIMIA DI LABORATORIUM SMA SE- KOTA LHOKSEUMAWE Putri Ramadhani; Syahrial Syahrial
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kimia Vol 7, No 2: JIMPK Juli-Desember 2022
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode pembelajaran yang ditekankan pada kurikulum 2013 adalah metode pembelajaran praktikum. Pelaksanaan praktikum dapat berlangsung dengan maksimal apabila sarana dan prasarana di laboratorium memadai dan sesuai dengan standar yang telah ditentukan. Selain itu sikap guru dan peserta didik juga sangat berpengaruh untuk menunjang pelajaran praktikum. Sikap teliti, disiplin dan bertanggung jawab merupakan sikap dasar yang harus dimiliki oleh guru dan peserta didik agar tercapainya tujuan pembelajaran praktikum. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui sikap guru dan peserta didik terhadap pelaksanaan praktikum kimia di SMA se-Kota Lhokseumawe. Penelitian ini dilakukan melalui jenis penelitian survei dengan metode deskriptif. Penelitian ini melibatkan 9 sekolah dengan total guru sebanyak 21 orang dan 90 peserta didik. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi sekolah, kuesioner sikap guru dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 6 sekolah di kota lhokseumawe sudah memeliki fasilitas laboratorium kimia yang memadai dan 3 lainnya masih dalam proses perbaikan. Kuesioner sikap guru yang meninjau sikap teliti, disiplin dan bertanggung jawab secara keseluruhan menampilkan hasil jumlah data keseluruhan lebih besar dari kuartil 3 (Q3) dan lebih kecil dari skor maksimal yaitu 1092 1266 1365. Dalam kondisi ini maka sikap guru menunjukkan sikap positif terhadap pelaksanaan praktikum. Sama halnya dengan hasil yang diperoleh dari kuesioner peserta didik yaitu Q3 X skor maksimal yaitu 4320 4984 5400 yang menunjukkan sikap positif terhadap pelaksanan praktikum. Maka dalam kondisi seperti ini, pelaksanaan praktikum di SMA Se Kota Lhokseumawe berlangsung dengan baik.Kata Kunci: sikap, guru, peserta didik, laboratorium, praktikum
Dual-Domain Temporal–Spatial Denoising Approach for Autism Spectrum Disorder EEG Signals Based on Stationary Wavelet Transform and SPHARA Cut Siti Azola Syiva; Melinda Melinda; Syahrial Syahrial; Imam Fathur Rahman; Souvik Das; M. Ary Heryanto
Journal of Computing Theories and Applications Vol. 3 No. 4 (2026): JCTA 3(4) 2026
Publisher : Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62411/jcta.15875

Abstract

Electroencephalography (EEG) signals are highly susceptible to noise and artifacts, which can degrade analysis accuracy, particularly in Autism Spectrum Disorder (ASD) studies. Therefore, effective preprocessing is required to improve signal quality prior to further analysis. This study proposes an integrated EEG preprocessing pipeline that combines a Finite Impulse Response (FIR) band-pass filter (0.5–70 Hz) with notch filtering and detrending, followed by temporal denoising using the Stationary Wavelet Transform (SWT) with the Daubechies 4 mother wavelet and spatial filtering based on SPHARA. This dual-domain approach is designed to address both temporal and spatial noise in multichannel EEG signals. Experimental results demonstrate that the proposed FIR combined with SWT and SPHARA pipeline consistently outperforms single-domain preprocessing methods, achieving a maximum Signal-to-Noise Ratio (SNR) of 31.93 dB. The proposed method also produces the lowest Mean Absolute Error (MAE) (16.81 µV) and Standard Deviation (SD) (0.75 µV), indicating high signal stability with minimal amplitude distortion. Root Mean Square Error (RMSE) values remain stable within the range of 29.5–592.3 µV, with a minimum RMSE of 29.5 µV, demonstrating effective noise suppression while preserving signal energy. These results confirm that integrating temporal and spatial preprocessing significantly improves EEG signal quality and supports more reliable EEG analysis for ASD-related studies.