Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

RELATIONSHIP BETWEEN KNOWLEDGE AND ATTITUDE WITH SEX BEHAVIOR OF TEENANGER AT SMKN 1 BENGKULU Hanifah hanifah hanifah; Ade Herman Surya Direja; Jesshinta Ramayani
Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK) Vol. 3 No. 2 (2020): DESEMBER
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jvk.v3i1.11426

Abstract

Free sex behavior is a sexual activity that carried out without being based on a legal marriage relationship. Among adolescents the behavior occurs because most of them do not know the impact of free sex behavior. In addition, free sex behavior can also damage their future. This study aimed to determine the relationship between knowledge, attitudes, and sexual behavior among adolescent in SMKN 1 Bengkulu City. A quantitative  study with cross sectional design was conducted in 80 respondents, who were selected using simple random sampling. Most of the respondents had good level of knowledge (78.8%), had most favorable attitudes (81.2%) and had most low risk sexual behavior (90.0%). The data were analyzed by using Fisher's Exact test, and obtained p-value = 0.001. It is showed that, there is relationship between knowledge and sexual behavior, with moderate category. There is  relationship between attitude and sex behavior with p-value = 0,000 with a close category. It is recommended that SMKN 1 through counseling teachers to provide health education about sexual behavior and its effects so as to prevent free sex behavior among adolescents.
HUBUNGAN OLAHRAGA DENGAN KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II Marlin Sutrisna; Hanifah Hanifah; Neni Triana; Fatimah Nuraini Sasmita
KOLONI Vol. 1 No. 1 (2022): MARET 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/koloni.v1i1.439

Abstract

The number of diabetes mellitus patients in 2045 is predicted to reach 629 million cases. This study aims to determine the relationship between exercise and blood sugar levels in patients with Type II diabetes mellitus. The method used is a descriptive research design with a cross sectional approach. The population in this study were all patients with diabetes mellitus (Type II) in the Work Area of the Betungan Health Center. The number of samples in this study were 32 respondents. Sampling technique with accidental sampling. This study uses the chi-square test. The results of the univariate test analysis found that most of the respondents (59.4%) with irregular exercise in Type II diabetes mellitus patients, most of the respondents (53.1%) and most of the respondents (59.4%) with blood sugar levels abnormal. While the bivariate analysis test found that there was a relationship between exercise and blood sugar levels in Type II diabetes mellitus patients with p-value = 0.011 and 0.010 (p-value ≤ 0.05). Keywords: Diabetes Mellitus Type II, Blood Sugar Levels, Exercise
Penyuluhan Tentang Kadar Hb Pada Saat Menstruasi Pada Remaja Putri Di SMA Suhita Tri Oklaini; Waytherlis Apriani; Ruri Maiseptya; Hanifah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i2.2137

Abstract

Penurunan produksi dan konsentrasi hemoglobin dapat menyebabkan terjadinya anemia. Adapun batas nilai konsentrasi hemoglobin pada wanita yang tidak hamil adalah: tidak anemia (>/= 12 g/dl), anemia ringan (11,0-11,9 g/dl), anemia sedang (8,0-10,9 g/dl), dan anemia berat (<8 g/dl). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kadar Hb pada remaja putri pada saat pre menstruasi dan post menstruasi di SMAN 1 Kota Mukomuko. Penelitian ini dilakukan dengan cara pengambilan sampel Purposive Sampling. Dimana sampel didapatkan pada saat penelitian berdasarkan kriteria Inklusi penelitian. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh remaja putri di SMAN 1 Kota Mukomuko sebanyak 513 orang. Dari 34 responden remaja puteri pada saat Pre menstruasi yang kadar Hb normal (12,0- > 12 g/dl) adalah sebanyak 11 orang, dan kadar Hb (< 12 g/dl ) sebanyak 23 orang dengan rincian kadar Hb (11,0- 11,9 g/dl) sebanyak 8 orang, kadar Hb (8,0- 10,9 g/dl) 13 orang, dan kadar hb (<8 g/dl) sebanyak 2 orang. Dari 34 responden remaja puteri pada saat Post menstruasi yang kadar Hb normal (12,0- > 12 g/dl) adalah sebanyak 21 orang, kadar Hb (< 12 g/dl ) sebanyak 14 orang dengan rincian kadar Hb (11,0- 11,9 g/dl) sebanyak 9 orang, kadar Hb (8,0- 10,9 g/dl) 5 orang. Ada perbedaan yang signifikan antara kadar Hb pada saat pre menstruasi dan post menstruasi dengan nilai sig.(2 tailed) / α = 0,042 > 0,05. Harapan kedepan untuk SMAN 01 Kota Mukomuko nantinya dapat lebih peduli tentang kesehatan remaja putri khususnya dengan salah satu caranya yakni turut mendukung dan menjalankan program pencegahan anemia yang focus program ini ditujukan kepada remaja putri. Hal ini karena dari remaja putri inilah nantinya lahir putra putri calon penerus kemajuan suatu bangsa
Hubungan Kesiapsiagaan Bencana Tsunami Dengan Tingkat Kecemasan Masyarakat RT 08 RW 03 Kampung Segana Jenggalu Kota Bengkulu Hanifah; Ega Jenurti; Dewi Aprilianingsih; Ruri Mayseptiasari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i2.2136

Abstract

Bencana tsunami merupakan salah satu bencana yang beresiko tinggi terjadi di Provinsi Bengkulu karena letak geografisnya. Dampak bencana tsunami dapat menimbulkan kerugian materi, trauma psikologis seperti : kecemasan, gejala-gejala distress mental sampai adanya korban jiwa. Untuk mengurangi dampak bencana tersebut maka kesiapsiagaan masyarakat menjadi faktor penting yang dapat dilakukan. Tujuan penelitian: untuk mengetahui hubungan kesiapsiagaan bencana tsunami dengan tingkat kecemasan masyarakat. Metode : penelitian deskriptif kuantitatif dengan studi korelasi. Populasi peneltian adalah masyarakat RT 08 RW 03 Kampung Segana Jenggalu Kota Bengkulu, menggunakan teknik pengambilan sampel accidental sampling, dengan besar sampel 88 responden. Hasil : penelitian menunjukkan dari 88 responden, terdapat 5 orang (5,7%) dengan kesiapsiagaan tinggi, 80 orang (90,9%) kesiapsiagaan sedang dan 3 orang (3,4%) kesiapsiagaan rendah. Terdapat 58 orang (65,9%) tidak mengalami kecemasan, 21 orang (23,9%) mengalami kecemasan ringan, dan 9 orang (10,2%) mengalami kecemasan sedang/ Uji analisis menggunakan Chi-Square, diperoleh nilai p-value = 0,580 (p > 0,05). Kesimpulan : tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kesiapsiagaan dengan tingkat kecemasan masyarakat di Kampung Segana Jenggalu RT 08 RW 03 Kota Bengkulu.
Sosialisasi Pencegahan Stunting Pada Anak Di Wilayah Kerja Puskesmas Kedurang Ruri Maiseptya Sari; Desi Fitriani; Dewi Aprilia Ningsih I; Hanifah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 8 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i8.2307

Abstract

Stunting adalah masalah kesehatan yang serius di Indonesia, yang berdampak pada penurunan kualitas sumber daya manusia. Stunting ditandai dengan tinggi badan lebih pendek dan berat badan rebih rendah dari normal. Salah satu upaya pencegahan stunting adalah memberikan Sosialisasi Pada ibu yang memiliki anak usia 2-5 tahun di Wilayah Kerja Puskesmas. Kegiatan pengabdian bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan wawasan kepada orang tua terutama Ibu dalam hal mencegah stunting melalui sosialisasi pemberian makanan gizi seimbang, pemberian ASI Ekslusif dan perilaku hidup bersih dan sehat. Kegiatan dilaksanakan pada hari Sabtu sabtu16 mei sampai 23 mei 2026 Peserta dihadiri 137 orang ibu yang dilakukan di Puskesmas kedurang dan di tempat posyadu. Hasil kegiatan dihadiri oleh 137 orang ibu yang telah mampu memahami kegiatan pencegahan stunting.