Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

EFEKTIFITAS COUNTERPRESSURE DAN MASSAGE EFFLEURAGE TERHADAP NYERI PERSALINAN KALA 1 FASE AKTIF DI RS SANTA MARIA PEMALANG Astuti, Lestari Puji; Awallia, Rany; Ulya, Fitria Hikmatul
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 7 (2024): Transformasi Teknologi Menuju Indonesia Sehat dan Pencapaian Sustainable Development G
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan data dari Maternal Perinatal Death Notification (MPDN), sistem pencatatan kematian ibuKementerian Kesehatan, jumlah kematian tahun 2022 mencapai 4.005 dan tahun 2023 meningkat menjadi4.129. Januari-November 2023 ibu bersalin sebanyak 1615 orang. Jumlah ibu bersalin normal 384 orang, SC 1.362 orang, dengan kejadian BSC 304 orang, Peb 179 orang, KPD 123 orang, PTM 85 orang, serotinus 84 orang, sungsang 72 orang, fetal distres 54 orang, gagal induksi 43 orang, obliq 51 orang danoligohidramnion 24 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas counterpressure danmassage effleurage terhadap nyeri persalinan pada ibu bersalin kala 1 fase aktif. Jenis penelitian ini adalahkuantitatif dengan desain penelitian Quasi Experiment (Pre Post Test). Populasi adalah seluruh ibu yangbersalin di RS Santa Maria Pemalang. Sampel dalam penelitian berjumlah 36 orang menggunakan teknikaccidental sampling. Variabel independen counterpressure dan massage effleurage, variabel dependenadalah nyeri. Intrumen penelitian SOP dan NRS. Analisa data menggunakan mengunakan uji  Manwhitney.Hasil  uji statistik diperoleh p-value 0,139> (α) 0,05 sehingga Ho diterima. Kesimpulan dari penelitian iniyaitu tidak terdapat perbedaan efektifitas counterpresure dan massage effleurage  untuk mengurangi nyeripada ibu bersalin kala I fase aktif di RS Santa Maria Pemalang.Kata kunci: counterpresure, Massage Effleurage, Nyeri, Persalinan
Pengoptimalan Skrining Tumbuh Kembang Bayi Balita pada Kader Kesehatan Kelurahan Tandang Fauziah Winda Gurnita; Novita Sari; Fitria Hikmatul Ulya
Kelompok Studi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Edisi April 2024
Publisher : University of Karya Husada of Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/kespera.v3i2.40

Abstract

Abstrak Indonesia termasuk di antara 36 negara di dunia yang memberi 90 persen kontribusi masalah gizi dunia. Dari hasil Riset kesehatan dasar (Riskesdas), persentase status gizi balita pendek (pendek dan sangat pendek) di Indonesia Tahun 2013 adalah 37,2%, jika dibandingkan tahun 2010 (35,6%) dan tahun 2007 (36,8%) tidak menunjukkan penurunan/ perbaikan yang signifikan. Deteksi dini tumbuh kembang balita merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas anak dan merupakan salah satu program dari Kemenkes RI. Presiden RI telah mencanangkan Gerakan Nasional Pemantauan Tumbuh Kembang Anak. Pada beberapa kasus keterlambatan tumbuh kembang, ditemukan sejak awal oleh kader. Dengan alasan inilah diharapkan kader dapat melakukan deteksi dini tumbuh kembang pada anak, sehingga apabila ada anak yang terdeteksi mengalami gangguan tumbuh kembang dapat segera dilakukan intervensi dan dirujuk. Oleh karena itu sangat penting untuk dilakukan upaya pemberdayaan kader dalam stimulasi, deteksi dini atau screening, dan intervensi dini tumbuh kembang pada anak. Alat yang dapat digunakan dalam mendeteksi dini kelainan tumbuh kembang yang dapat digunakan oleh kader diantaranya adalah Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP), kuesioner ini sangat sederhana dan mudah dilakukan oleh masyarakat. Kata Kunci: tumbuh kembang; bayi; balita; KPSP Abstract Indonesia is among 36 countries in the world that contribute 90 percent to the world's nutritional problems. From the results of basic health research (Riskesdas), the percentage of nutritional status of short (short and very short) toddlers in Indonesia in 2013 was 37.2%, compared to 2010 (35.6%) and 2007 (36.8%) not showed a significant decrease/improvement. Early detection of toddler growth and development is an effort to improve the quality of children and is one of the programs of the Indonesian Ministry of Health. The President of the Republic of Indonesia has launched a National Movement for Monitoring Child Growth and Development. In some cases, growth and development delays are discovered early on by cadres. For this reason, it is hoped that cadres can carry out early detection of growth and development in children, so that if a child is detected to be experiencing growth and development disorders, intervention can be carried out immediately and referred. Therefore, it is very important to make efforts to empower cadres in stimulation, early detection or screening, and early intervention in children's growth and development. Tools that can be used to detect early growth and development abnormalities that can be used by cadres include the Pre-Developmental Screening Questionnaire (KPSP), this questionnaire is very simple and easy for the community to do. Keywords: growth and development; new born; toddler; child development pre-screening questionnaire
Pengaruh Kombinasi Aromaterapi Lemon dan Akupresure terhadap Mual Muntah pada Ibu Hamil Trimester I Fitria Hikmatul Ulya; Sari, Novita; Arista, Tika
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 11 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v11i1.2023.506

Abstract

Mual dan muntah adalah gejala alami dan umum terjadi pada trimester pertama kehamilan. Mual biasanya terjadi pada pagi hari namun dapat terjadi kapan saja. Gejala-gejala ini dapat muncul paling cepat 6 minggu setelah hari pertama haid terakhir Anda dan berlangsung selama sekitar 10 minggu. Faktor yang mempengaruhi mual muntah antara lain faktor jenis kelamin, faktor usia, faktor pekerjaan, faktor pola makan, faktor psikologis, faktor dukungan keluarga, dan obesitas. Mual dan muntah selama kehamilan sebagian besar disebabkan oleh perubahan sistem endokrin. Alasan utamanya adalah fluktuasi besar pada tingkat hCG (human chronic gonadotropin), yang paling sering diamati pada minggu ke 12-16 kehamilan. Prosedur dengan efek samping minimal termasuk terapi non-obat seperti aromaterapi dan akupresur. Tujuan penelitian: mengetahui pengaruh kombinasi aromaterapi lemon dan akupresur terhadap mual muntah pada kehamilan trimester I di Klinik Sari Medika Ambarawa. Metode penelitian:Rancangan yang digunakan adalah rancangan eksperimen semu dengan rancangan one group pretest-posttest design menggunakan uji-t berpasangan. Pengambilan data dilakukan pada bulan Juni-Juli 2021 dengan kriteria mual muntah ringan atau sedang. Sampel yang digunakan terdiri dari 16 sampel.Hasil Penelitian: Didapatkan adanya pengaruh pemberian aromaterapi lemon dan akupresure terhadap mual muntah pada ibu hamil trimester 1 di Klinik Sari Medika Ambarawa dengan nilai p-value <0,05 yaitu 0,000. Kesimpulan: Aromaterapi lemon dan akupresure efektif untuk menurunkan mual muntah pada ibu hamil trimester I di Klinik Sari Medika Ambarawa.
Asuhan Kebidanan Berkelanjutan (Continuity of Care) pada Ny. N di Puskesmas Banjardawa Kabupaten Pemalang : Penelitian Tyastuti Gitasari; Uun Wanisah; Tri Yulianti; Fitria Hikmatul Ulya
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.2598

Abstract

Maternal Mortality Rate (MMR) and Infant Mortality Rate (IMR) are important indicators of a country's health. The target for reducing MMR in 2024 is 183 per 100,000 live births, and IMR is 16 per 1,000 live births (Ministry of Health, 2024). To achieve optimal health, the role of midwives is very important in detecting complications during pregnancy, childbirth, postpartum, and newborn care. This study aims to describe the implementation of Continuity of Care for Mrs. N at the Banjardawa Community Health Center, Pemalang, by implementing Varney's 7 steps and SOAP documentation from pregnancy to newborn. The research method uses a qualitative case study with midwifery management based on Varney's 7 steps. The study was conducted at the Banjardawa Community Health Center, Pemalang Regency, on October 17, 2024–June 14, 2025, with Mrs. N, 25 years old, as the subject. Data were collected through interviews, observations, and documentation studies (medical records, KIA books, ultrasound results, and partographs). The results showed that the midwives carried out all stages of midwifery care according to procedures, from assessment to evaluation during pregnancy, labor, postpartum, and newborn care. Ms. N's ongoing midwifery care went smoothly without any danger signs or complications.
Effectiveness of Avocado Juice and Ambon Banana Juice Intervention to Increase the Hb Level of Pregnant Women Fitria Hikmatul Ulya; Novita Sari; Budi Linuwih
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 12 No. 1 (2025): OKSITOSIN : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/oksitosin.v12i1.2284

Abstract

Third trimester pregnant women are at risk of anaemia, which can increase the risk to the mother and fetus. Pregnant women in addition to taking Fe tablets, need to be supported by nutritional patterns that contain several intermediates for haemoglobin synthesis such as avocado/ambon banana. Avocado and banana ambon are enriched with iron which is effective in controlling iron deficiency, also contains vitamin C which helps increase iron absorption. This study was a quasi-experiment with two-group pretest-posttest. The population was anaemic pregnant women in the third trimester with a sample of 20 pregnant women. The sampling method used purposive sampling. The research instruments were SOP and observation sheet. Pregnant women consumed avocado juice or banana ambon juice once a day for 14 days. Data were obtained by measuring haemoglobin levels (Easytouch GCHb). The results showed that the average Hb level before avocado juice intervention was 9.12 g/dL and after 11.15 g/dL. The average haemoglobin level before the administration of ambon banana juice was 9.42 g/dL and after 10.78 g/dL. The effectiveness of avocado juice and ambon banana juice on increasing Hb levels in third trimester pregnant women with a ρ value of 0.025. Avocado juice increases the Hb level of pregnant women more than banana ambon juice. Anaemic pregnant women can use avocado juice or banana ambon juice to increase Hb levels.
Innovation of Natural Therapy in Continuity of Care (CoC) Midwifery Dwi Cipto Astuti; Syarifah; Fitria Hikmatul Ulya
Karya Kesehatan Siwalima Vol. 5 No. 1 (2026): March-August
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v5i1.1922

Abstract

Maternal Mortality Rate (MMR) and Infant Mortality Rate (IMR) are key indicators of a nation's health status. Elevated rates are often associated with unmonitored complications during pregnancy and childbirth. The Continuity of Care (CoC) approach provides a continuous care model that enables early detection of potential complications through sustained relationships between midwives and patients. This study aims to provide comprehensive midwifery care to Mrs. Y (41 years old) and Mrs. D (22 years old), encompassing the third trimester of pregnancy, labor, newborn care, postpartum care, and family planning services. The research employed a descriptive observational design using Varney’s seven-step midwifery management approach and SOAP documentation. The results showed that both patients experienced physiological pregnancies. The labor process was normal, with care focusing on pain management for Mrs. Y and comprehensive management of stages I–IV of labor for Mrs. D. The newborns were healthy, supported by the implementation of Early Initiation of Breastfeeding (EIB). The postpartum period progressed without complications, facilitated by education on nutrition and breastfeeding techniques. At the end of the care period, both patients chose long-term contraceptive methods, with Mrs. Y opting for tubectomy (MOW). In conclusion, the implementation of CoC effectively supports a safe reproductive process and minimizes the risk of complications through continuous monitoring and patient education.
PENGARUH KOMBINASI MASSAGE EFFLEURAGE DAN KOMPRES HANGAT SERAI TERHADAP NYERI PUNGGUNG IBU HAMIL TRIMESTER III Fitria Hikmatul Ulya; Novita Sari; Rusiyanti Rusiyanti
Jurnal Kebidanan VOLUME 17, NO.02 DESEMBER 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v17i02.939

Abstract

ABSTRAK Nyeri punggung sering dialami ibu hamil terutama pada trimester III, salah satunya akibat peningkatan berat badan dan aktivitas fisik seperti berdiri atau duduk lama. Jika tidak ditangani, nyeri punggung dapat menurunkan kualitas hidup ibu hamil, mengganggu tidur dan aktivitas, serta berpotensi memengaruhi perkembangan janin. Studi pendahuluan di wilayah Puskesmas Dukuhwaru menunjukkan 24 ibu hamil trimester III mengalami nyeri punggung, dengan sebagian besar bekerja sebagai karyawan pabrik atau buruh. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kombinasi massage effleurage dan kompres hangat serai terhadap nyeri punggung ibu hamil trimester III. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experimental one group pretest–posttest. Populasi penelitian adalah 32 ibu hamil trimester III (usia kehamilan 28–36 minggu), dengan sampel 20 orang yang dipilih secara purposive sampling. Penelitian dilakukan di wilayah Puskesmas Dukuhwaru Kabupaten Tegal pada Desember 2024. Intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) dan dianalisis dengan uji Paired T-Test. Hasil penelitian menunjukkan median nyeri punggung sebelum intervensi sebesar 5,0 dengan standar deviasi 0,754, dan setelah intervensi menurun menjadi median 2,0 dengan standar deviasi 0,968. Uji statistik menunjukkan p-value 0,000, yang berarti terdapat pengaruh signifikan kombinasi massage effleurage dan kompres hangat serai terhadap penurunan nyeri punggung ibu hamil trimester III. Teknik ini disarankan sebagai alternatif nonfarmakologis untuk mengatasi nyeri punggung selama kehamilan. Kata kunci: Kombinasi Massage Effleurage dan Kompres Hangat Serai, Nyeri Punggung