Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Ekstrak Ikan Gabus Terhadap Penyembuhan Luka Sectio Caesarea Pada Ibu Post Partum Di RSUD Kabupaten Kaur Tria Nopi Herdiani; Waytherlis Apriani; Esa Vidiah
Jurnal Bidan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jbmc.v4i2.2132

Abstract

Infeksi merupakan salah satu penyebab kematian ibu keempat tertinggi di Indonesia, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak ikan gabus terhadap penyembuhan luka Sectio Caesarea pada ibu post partum di RSUD Kabupaten Kaur. Penelitian ini menggunakan pendekatan quasi-experiment dengan rancangan penelitian two grup pretest-posttest design. Populasi seluruh ibu post SC yang berkunjung ke Poli Kebidanan RSUD Kabupaten bulan Septemmber sampai November tahun 2023 sebanyak 32 orang. Sampel diambil secara 1:1 yaitu 16 orang sampel kasus diberikan 1000 ml ekstrak ikan gabus selama 6 hari berturut-turut dan 16 orang sampel kontrol adalah sampel yang tidak diberi perlakukan. Pengumpulan data yaitu menggunakan data skunder dan primer. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Mann Whitney. Hasil penelitian didapatkan Nilai rata-rata penyembuhan luka sectio caesarea pada kelompok yang tidak diberi ekstrak ikan gabus sebelum sebesar 8,62 dengan nilai minimum 6 dan maksimum 15 dan rata-rata setelah sebesar 4,06 dengan nilai minimum 0 dan maksimum 8; Nilai rata-rata penyembuhan luka sectio caesarea pada kelompok yang diberi ekstrak ikan gabus sebelum sebesar 7,75 dengan nilai minimum 0 dan maksimum 6 dan rata-rata setelah sebesar 0,38 dengan nilai minimum 0 dan maksimum 6. Terdapat pengaruh pemberian ekstrak ikan gabus terhadap penyembuhan luka Sectio Caesarea pada ibu post partum di RSUD Kabupaten Kaur. Diharapkan pada pihak RSUD agar dapat meningkatkan informasi pada ibu post partum tentang pentingnya mengkonsumsi ekstrak ikan gabus agar mempercepat proses penyembuhan luka Sectio Caesarea baik melalui penyebaran leaflet, penyuluhan, maupun penjelasan secara langsung kepada ibu pos partum
Penguatan Skrining Berbasis Digital dalam Peningkatan Deteksi Dini Kanker Servik di Puskesmas Telaga Dewa Novita Ana Anggraini; Tria Nopi Herdiani
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 9 (2026): Volume 9 Nomor 9 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i9.27161

Abstract

ABSTRAK Pemanfaatan media digital menggunakan aplikasi android  bertujuan meningkatkan literasi kesehatan berbasis digital secara berkelanjutan melalui pelaksanaan penilaian risiko secara mandiri (self-assessment) di Puskesmas Telaga Dewa untuk meningkatkan cakupan skrining kanker serviks. Data menunjukkan bahwa cakupan deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan IVA di Puskesmas Telaga Dewa masih sangat rendah dan jauh dari target nasional sebesar 80%, yaitu hanya mencapai 0,6% (2024), dan hanya 50 wanita yang menjalani pemeriksaan tahun 2025, sehingga diperlukan inovasi skrining berbasis digital untuk meningkatkan partisipasi wanita usia reproduksi dalam deteksi dini kanker serviks. Metode yang digunakan dalam program ini adalah edukasi digital  yang dirancang untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan perilaku wanita usia reproduksi dalam melakukan deteksi dini kanker serviks dengan menyajikan materi mengenai faktor risiko, tanda dan gejala,vaksinasi HPV, yang dilengkapi dengan panduan penilaian risiko secara mandiri. Program ini melibatkan tenaga Kesehatan, kader Kesehatan dalam penyuluhan dan pendampingan. Selain itu, dilakukan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan setelah intervensi. Hasil program menunjukkan bahwa sosialisasi edukasi berbasis digital meningkatkan pengetahuan Wanita usia reproduksi sebesar 80%. Kesimpulan program ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis digital dapat menjadi solusi efektif dalam meningkatkan cakupan deteksi dini kanker serviks. Disarankan agar program ini terus berlanjut dengan dukungan dari pemerintah dan tenaga kesehatan agar angka kesakitan dan kematian akibat kanker serviks dapat dicegah.  Kata Kunci: Skrining Berbasis Digital, Kanker Serviks, Self Assessment, Modul Edukasi Digital.   ABSTRACT The use of digital media through an Android application aimed to improve sustainable digital health literacy by implementing a self-assessment risk evaluation at the Telaga Dewa Community Health Center to increase the coverage of cervical cancer screening. Data showed that the coverage of early cervical cancer detection through Visual Inspection with Acetic Acid (VIA) examinations at the Telaga Dewa Community Health Center was still very low and remained far below the national target of 80%. The screening coverage reached only 0.6% in 2024, and only 50 women underwent screening examinations in 2025. Therefore, a digital-based screening innovation was needed to increase the participation of women of reproductive age in early cervical cancer detection. The program used a digital education approach designed to improve the knowledge, awareness, and screening behavior of women of reproductive age by providing educational materials on cervical cancer risk factors, signs and symptoms, HPV vaccination, and a self-risk assessment guide. The program involved healthcare professionals and community health cadres in educational sessions and participant mentoring. In addition, pre-tests and post-tests were conducted to assess changes in participants' knowledge following the intervention. The results showed that the implementation of digital-based education increased the knowledge of women of reproductive age by 80%. The findings indicated that digital-based education was an effective strategy for improving early cervical cancer detection. It was recommended that this program be continued with support from the government and healthcare professionals to reduce the morbidity and mortality associated with cervical cancer. Keywords: Digital-Based Screening, Cervical Cancer, Self-Assessment, Digital Education Module.
Pengaruh Media Video Animasi Terhadap Pengetahuan Ibu Tentang Deteksi Dini Kegawatdaruratan Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga Dewa Kota Bengkulu Tria Nopi Herdiani; Pitri Subani; Fitria Ayu Khairunnisa
Jurnal Bidan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jbmc.v5i1.2328

Abstract

Kegawatdaruratan pada kehamilan merupakan salah satu penyebab utama tingginya angka kesakitan dan kematian ibu. Salah satu upaya peningkatan pengetahuan yang dapat dilakukan adalah melalui edukasi kesehatan menggunakan media video animasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media video animasi terhadap pengetahuan ibu hamil tentang deteksi dini kegawatdaruratan pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Telaga Dewa Kota Bengkulu Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan desain Pre-Experimental dengan pendekatan One Group Pretest–Posttest Design. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Telaga Dewa Kota Bengkulu sebanyak 600 orang. Sampel penelitian berjumlah 86 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah pemberian edukasi kesehatan melalui media video animasi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik yang sesuai.Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu hamil setelah diberikan edukasi kesehatan menggunakan media video animasi, berdasarkan Uji Paired Sample T-Test didapat nilai significancy (sig) sebesar 0,000 (p<0,05). Dengan nilai p<0,05 demikian, media video animasi terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai deteksi dini kegawatdaruratan selama kehamilan.terdapat pengaruh media video animasi terhadap pengetahuan ibu hamil tentang deteksi dini kegawatdaruratan pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Telaga Dewa Kota Bengkulu Tahun 2026. Media video animasi dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif media edukasi kesehatan bagi ibu hamil.