Muhammad Muslim
Pendidikan Fisika FKIP Universitas Sriwijaya

Published : 16 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Peran Strategis Buku Ajar dalam Meningkatkan Pemahaman Literasi Sains Mahasiswa Calon Guru Fisika Hesih Permawati; Muhammad Muslim; Ismet Ismet
Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021 Vol 1, No 1 (2017): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (869.904 KB)

Abstract

Buku ajar memiliki peran penting dalam proses pembelajaran. Pemilihan buku ajar yang tepat dalam pembelajaran dapat berdampak pada peningkatan kemampuan literasi sains seseorang. Salah satu komponen literasi sains adalah STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Realita menunjukkan bahwa tidak semua bahan ajar atau buku teks yang digunakan mahasiswa dalam proses perkuliahan memenuhi komponen literasi sains. Berdasarkan hasil temuan peneliti, buku teks yang digunakan mahasiswa pada mata kuliah Mekanika di program studi Pendidikan Fisika Universitas Sriwijaya yakni buku teks karangan David Morin berjudul Classical Mechanics dan buku pendukung berjudul Classical Mechanics karangan R. Douglas Gregory belum sepenuhnya memuat kategori literasi sains. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemunculan kategori literasi sains untuk kedua buku sebesar 40,51% untuk sains sebagai pengetahuan, 39,45% untuk sains sebagai cara menyelidiki, 17,16% untuk sains sebagai cara berpikir, dan 2,88% untuk interaksi sains, teknologi, dan masyarakat. Komponen pada buku yang disajikan belum terdapat keseimbangan jika ditinjau dari kategori literasi sains, yakni terdapat hasil yang kontras antara sajian dalam sains sebagai pengetahuan dibandingkan interaksi sains, teknologi, dan masyarakat. Oleh karena itu, menyadari kondisi ini peneliti menyarankan perlunya kajian dan evaluasi lebih lanjut terkait kualitas isi buku ajar yang akan digunakan. Penyusunan buku ajar yang sesuai dengan kategori literasi sains serta terintegrasi dalam STEM perlu dikembangkan sebagai salah satu upaya meningkatkan kualitas pembelajaran sehingga dapat menghasilkan lulusan pendidikan fisika yang literat serta mampu bersaing pada tingkat global.
Pengembangan Modul Praktikum Elektronika Berbasis Proyek Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Mahasiswa Muhammad Muslim; Syuhendri Syuhendri; Saparini Saparini
Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021 Vol 1, No 1 (2017): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.713 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan modul praktikum elektronika dasar berbasis proyekyang dapat meningkatkan pemahaman konsep mahasiswa Pendidikan Fisika FKIP Unsri. Metoda yang digunakan dalam penelitian adalah Research dan Development (R&D) yang mengacu pada penelitian pengembangan yang merujuk pada Thiagarjan dengan langkah-langkah sebagai berikut: (a) Tahap Pendefinisian (define), (b) Tahap Perencanaan (Design), (c) Tahap Pengembangan (Develop) dan (d) Tahap Diseminasi (Disseminate). Pada tahap pengembangan (Develop) dilakukan evaluasi yang merujuk pada evaluasi Tesmer yang terdiri dari penilaian sendiri (self evaluation), validasi ahli (expert review ), uji orang perorangan (one to one evaluation), uji kelompok kecil (small group evaluation) dan pengujian lapangan (field test).Dari hasil penelitian berupa produk modul praktikum elektronika dasar berbasis proyek diperoleh tingkat kevalidan sebesar 82,07% dengan kategori valid, sedangkan tingkat kepraktisan ditinjau dari tahap uji coba produk pengembangan pada tahap one-toone evaluatuiondiperoleh hasil rata-rata sebesar 81,85 % dengan kategori praktis dan ratarata sebesar 86,79 % dengan kategori sangat praktis pada tahap uji coba small group evaluation.
Pemahaman Konsep Awal Mahasiswa Pendidikan Fisika Terhadap Materi Benda-Benda Langit dalam Perkuliahan Astrofisika Melly Ariska; Hamdi Akhsan; Muhammad Muslim; Siti Nur Azizah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 5, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jipf.v5i3.3523

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman konsep awal pra-perkuliahan mahasiswa program studi pendidikan fisika FKIP Universitas Sriwijaya yang akan mengikuti perkuliahan astrofisika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif yaitu mengidentifikasi pemahaman konsep awal materi benda-benda langit pada mata kuliah astrofisika. Topik benda benda langit merupakan salah satu topik yang dibahas dalam perkuliahan astrofisika yang merupakan perkuliahan pilihan wajib pada program studi pendidikan fisika. Penelitian ini menggunakan tes diagnostik dua tingkat yang terdiri dari opsi pertanyaan dan opsi alasan. Sampel penelitian yaitu 22 (dua puluh dua) mahasiswa yang akan mengikuti perkuliahan astrofisika. Penelitian ini menghasilkan bahwa pemahaman konsep awal tentang benda-benda langit yang dimiliki oleh mahasiswa sebelum perkuliahan diberikan cenderung heterogen. Pemahaman yang tepat tentang materi benda-benda langit masih beragam dengan pemahaman yang tidak tepat maupun hanya bersifat tebakan. Tergambar bahwa lebih banyak mahasiswa dengan pemahaman yang tidak komprehensif dibandingkan dengan yang pemahaman konsep yang tepat. Hasil penelitian yang berupa gambaran pemahaman konsep awal mahasiswa ini bisa diimplikasikan oleh pengampuh mata kuliah astrofisika untuk menentukan teknik pembelajaran inovatif yang akan digunakan selama pembelajaran agar mahasiswa bisa memperbaiki pemahaman konsep awal yang belum tepat. This study aims to understand the initial pre-lecture concept of students of the physics education program, FKIP Sriwijaya University, who will take astrophysics lectures. The method used in this study is a descriptive method to identify the understanding of the initial concept of celestial objects in the astrophysics course. Celestial bodies are topics discussed in astrophysics lectures, which are compulsory elective courses in physics education study programs. This study uses a two-level diagnostic test consisting of question options and reasonable options. The research sample is 22 (twenty-two) students who will take astrophysics lectures. This study showed that the initial concept of celestial objects that students had before the lecture was given tended to be heterogeneous. The correct understanding of the material of the celestial bodies is still diverse with an incorrect understanding or only guesswork. It is illustrated that more students have an incomplete understanding than those with a proper understanding of the concept. The study results in the form of an overview of students' initial concept understanding can be implied by astrophysics course supervisors to determine innovative learning techniques that will be used during learning so that students can improve their understanding of initial concepts that are not yet appropriate.
Pengembangan Handout Digital Pada Materi Relativitas Umum dan Relativitas Khusus Menggunakan Aplikasi 3D Pageflip Hamdi Akhsan; Salmah Rianti; Muhammad Muslim; Melly Ariska
Jurnal Ilmu Fisika dan Pembelajarannya (JIFP) Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Ilmu Fisika dan Pembelajarannya (JIFP)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, UIN Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1005.01 KB) | DOI: 10.19109/jifp.v4i2.6477

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menghasilkan handout digital yang valid dan praktis pada materi Relativitas Umum dan Relativitas Khusus. Adaptasi prosedur model pengembangan Produk Rowntree digunakan sebagai metode penelitian di Program Studi Pendidikan Fisika, FKIP, Universitas Sriwijaya. Analisis Kuantitatif dengan Statistik Deskriptif digunakan untuk menganalisis data yang telah dikumpulkan melalui teknik walktrough dan angket. Kevalidan dan kepraktisan produk dievaluasi dengan prosedur evaluasi Formatif Tessmer dan memperoleh skor rerata kevalidan untuk aspek desain, isi, dan kebahasaan sebesar 4,53 (sangat valid) dari skor maksimum 5. Skor rerata kepraktisan pada tahap one-to-one evaluation sebasar 79,08% (praktis) dan small group evaluation sebesar 84,59% (praktis).
Pelatihan Manajemen Laboratorium Fisika untuk Guru Fisika di MGMP Fisika Kabupaten Ogan Komering Ulu Hamdi Akhsan; Abidin Pasaribu; Murniati Murniati; Nely Andriani; Muhammad Muslim; Melly Ariska
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i4.4244

Abstract

Perlu adanya Pelatihan Manajemen Laboratorium Fisika dalam proses pembelajaran pada Guru-guru MGMP Fisika Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dikarenakan guru-guru Fisika di Kabupaten Ogan Komering Ulu masih minim memiliki pengetahuan mengenai administrasi Manajemen Laboratorium dan keterbatasan pengetahuan dalam mengatur, mendesain dan merencanakan administrasi dan kegiatan yang ada di Laboratorium fisika. Tujuan Kegiatan PkM adalah meningkatkan keterampilan guru-guru MGMP Fisika Kabupaten Ogan Komering Ulu dalam mengelola laboratorium Fisika di Sekolah. Metode pelaksanaan, kegiatan ini berupa pelatihan dan pendampingan guru-guru dalam mendesain dan merencanakan  kegiatan administrasi  dalam  Manajemen laboratorium fisika. Model pendampingan dengan metode presentasi, workshop, diskusi dan simulasi. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 26 September 2021 dengan Jumlah peserta kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) adalah 34 orang. Alat ukur yang digunakan untuk melihat keberhasilan kegiatan PkM ini adalah dengan memberikan soal pretest dan posttest. Hasil evaluasi ini akan dianalisis nilai peningkatannya dengan menganalisis nilai n-gain. Luaran yang telah dicapai pada kegiatan PkM ini adalah meningkatnya kemampuan guru-guru Fisika di Kabupaten OKU dalam merancang, merencanakan, mendesain dan menggunakan KIT Fisika SMA di Laboratorium Fisika dalam proses pembelajaran. Peningkatan ini dilihat dari nilai n-gain berdasarkan nilai Pretest dan Posttest dari peserta kegiatan PkM. Sebanyak 3 (tiga) Video dari Peserta PkM yang berisi Kegiatan Guru dalam memanajemen Kegiatan di Laboratorium Fisika di Sekolah masing-masing peserta PkM, mulai dari merencanakan, mendesain dan menggunakan alat dalam melaksanakan kegiatan praktikum di Laboratorium Fisika. Video-video ini diupload di akun Youtube Program Studi Pendidikan Fisika sebagai video pembelajaran pada mata kuliah Manajemen Laboratorium.There is a need for Physics Laboratory Management Training in the learning process for Physics MGMP teachers in Ogan Komering Ulu Regency (OKU) because Physics teachers in Ogan Komering Ulu Regency still lack knowledge of Laboratory Management administration and have limited knowledge in organizing, designing and planning administration and activities in the physics laboratory. In its implementation, this activity uses a mentoring model to improve the ability of teachers to design and plan administrative activities in physics laboratory Management. Mentoring model with the presentation, workshop, discussion and simulation methods. The output targets to be achieved in this service activity are: 1) The results of this community service program will be disseminated in the form of scientific articles published in the Community Service journal, namely the Bubungan Tinggi Journal of Lambung Mangkurat University and making banners/posters. 2) Improve Physics teachers' ability in OKU Regency to design, plan, design and use the High School Physics KIT in the Physics Laboratory in the learning process. 3) Produced at least three videos from the community service participants containing Teacher Activities in managing Activities at the Physics Laboratory in their respective schools starting from planning, designing and using tools in carrying out practical activities in the Physics Laboratory, 4) The implementing team and training participants obtained activity certificates.
Prediksi Perubahan Iklim Ekstrem di Kota Palembang dan Kaitannya dengan Fenomena El Niño-Southern Oscillation (ENSO) Berbasis Machine Learning Melly Ariska; Hamdi Akhsan; Muhammad Muslim; Muhammad Romadoni; Fena Siska Putriyani
JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmiah) Vol. 6 No. 2 (2022): November Edition
Publisher : Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jipfri.v6i2.1611

Abstract

The purpose of this study is to provide predictions of climate conditions and trend of temperature rise in the city of Palembang in the 21st century. The BMKG station data used, namely SK Palembang and SM SMB II from the 2000-2020 period were analyzed based on the agreement of the Expert Team for Climate Change Detection and Indices (ETCCDI). ). Analysis using google colab shows that rainfall in the city of Palembang has a fairly high variability and a decrease in the number of rainy days that occur in the city of Palembang with the trend of air temperature, namely TMAXmean and TMINmean, has increased significantly by 2.40C for 50 years. Based on the correlation analysis between rainfall and El Niño-Southern Oscillation (ENSO) with Google Colab, a negative relationship was found. The El Niño-Southern Oscillation (ENSO) index used is the Niño 3.4 index. The study concluded that although the geographical location of Palembang city is located in the Asian Monsoon area, the ENSO phenomenon does not significantly affect rainfall variability in Palembang city.