Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PENERAPAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING DALAM MENENTUKAN KELAYAKAN PENERIMA PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) Letelay, Kornelis
HOAQ (High Education of Organization Archive Quality) : Jurnal Teknologi Informasi Vol. 14 No. 1 (2023): Jurnal HOAQ - Teknologi Informasi
Publisher : STIKOM Uyelindo Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52972/hoaq.vol14no1.p1-10

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Desa Waepana, Kecamatan Soa, Kabupaten Ngada. Penelitian ini berfokus pada Program Keluarga Harapan (PKH) yang merupakan potensi yang sangat signifikan dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan ini merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, masih terdapat tindakan subjektivitas dalam pemilihan calon peserta program keluarga harapan, dan masih banyak kendala yang dihadapi. Ini jelas membawa kerugian bagi individu yang lebih memenuhi syarat untuk mencari bantuan. Salah satu metode dalam sistem pendukung keputusan yang dapat digunakan untuk menentukan kelayakan penerima manfaat PKH adalah metode SAW (Simple Additive Weighting). Dalam penelitian ini digunakan delapan kriteria untuk menentukan layak tidaknya penerima PKH, yaitu pendidikan anak, pekerjaan, penghasilan bulanan, pernah mendapat bantuan selain PKH, lanjut usia, cacat, dan sedang hamil. Uji akurasi yang dilakukan dengan 144 data uji memberikan hasil dengan akurasi sebesar 89%. Dengan 129 data yang cocok dan 15 data yang tidak cocok, termasuk perbandingan antara data asli dan data sistem.   This research was conducted in Waepana Village, Soa District, Ngada Regency. This study focuses on the Family Hope Program (PKH) which is a very significant potential in empowering the community's economy, and this is a government effort to improve community welfare. However, there are still subjective actions in the selection of prospective participants in the family hope program, and there are still many obstacles faced. This clearly brings disadvantages to individuals who are more qualified to seek assistance. One method in the decision support system that can be used to determine the eligibility of PKH beneficiaries is the SAW (Simple Additive Weighting) method. In this study, eight criteria were used to determine the eligibility of PKH recipients, namely children's education, employment, monthly income, having received assistance other than PKH, elderly, disabled, and pregnant. The accuracy test carried out with 144 test data gave results with an accuracy of 89%. With 129 matching data and 15 mismatching data, including a comparison between the original data and system data.
STREAM CIPHER ALGORITHM FOR ENCRYPTING TEXT USING LOGISTIC MAP, AUTO PARAMETERS LINEAR CONGRUENTIAL GENERATOR (APLCG), AND GRAY CODE Fanggidae, Adriana; Polly, Yulianto Triwahyuadi; Sina, Derwin Rony; Letelay, Kornelis; Nabuasa, Yelly Yosiana; Boru, Meiton; Ledoh, Juan Rizky Mannuel
Jurnal Teknik Informatika (Jutif) Vol. 5 No. 2 (2024): JUTIF Volume 5, Number 2, April 2024
Publisher : Informatika, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jutif.2024.5.2.1535

Abstract

One aspect frequently posing a challenge in cryptography pertains to the length of the secret key that users must remember. Achieving the requisite key length for cryptographic algorithms necessitates key padding. However, it is crucial to note that key padding is susceptible to predictable patterns. Both the Linear Congruential Generator (LCG) and gray code are algorithms employed to generate sequences of padded key bits. Regrettably, LCG requires the determination of two pre-defined parameters, whereas the Auto Parameters Linear Congruential Generator (APLCG) automatically establishes these parameters. These parameters play a pivotal role in generating unique sequences of random integers. To fortify key security, the generation of new keys is performed using a modified logistic map, an enhancement of the standard logistic map that exhibits random behavior consistently. Stream cipher, an encryption algorithm, necessitates a continuous key stream matching the bit or byte length of the message. We conducted experiments on stream cipher algorithms employing key streams generated from APLCG, gray code, and modified logistic map. Twenty text documents were utilized as test samples. The outcomes indicate that stream ciphers employing APLCG, gray code, and modified logistic map demonstrate high-security performance based on the statistical analysis conducted.
PENENTUAN KELAYAKAN PEMBERIAN KREDIT MIKRO DI KOPERASI SWAMITRA KOTA KUPANG DENGAN FUZZY SIMPLE ADDITIVE WEIGHT (FUZZY-SAW) Letelay, Kornelis; Widiastuti, Tiwuk; Non, Erwin T. W.
Jurnal Sistem Informasi (JASISFO) Vol. 2 No. 1 (2021): Maret 2021
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pengajuan pinjaman lunak bagi calon peminjam atau debitur ada aturan yang harus di ikuti dan syarat yang harus di penuhi. Kelayakan dari pengajuan pinjaman yang dilakukan oleh seorang peminjam atau calon nasabah harus melalui penilaian dari lembaga peminjam. Salah satu lembaga peminjam ada di kota kupang yaitu Koperasi Swamitra. Koperasi swamitra kota kupang mempunyai standar penilaiaan pemberian pinjaman bagi peminjam, baik yang bersifat menerima dan menolak terhadap pengajuan pinjaman yang dilakukan, dalam menjaga adanya pinjaman yang tidak berjalan dengan baik. Aturan penilaian yang dipakai dalam pemberian pinjaman ke debitur antara lain : jaminan, penghasilan, pekerjaan, total pinjaman, jangka waktu pinjaman, status rumah, dan karakter orang. Sistem yang dibangun untuk mengatasi masalah yang terjadi di Koperasi Swamitra kota kupang dengan menggunakan Fuzzy-Simple Addictive Weight untuk menilai kelayakan calon debitur. Fuzzy-Simple Addictive Weight dapat digunakan untuk menentukan kelayakan pemberian kredit, sehingga dapat menjadi saran yang tepat dari sistem untuk menentukan alternatif layak atau tidak nya dalam pengajuan kredit. Hasil sistem yang didapat dengan mengunakan uji sensivitas adalah 37%, dengan jumlah data uji sebanyak 141 data. Kriteria yang paling sensivitas adalah kriteria jaminan dengan pemberian perubahan bobot, SPK dengan Fuzzy-Simple Addictive Weight dapat di jadikan solusi terbaik.
PENENTUAN PRODUK UNGGULAN DAERAH PADA DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN KOTA KUPANG DENGAN METODE SIMPLE MULTI ATTRIBUTE RATING TECHNIQUE (SMART) Letelay, Kornelis; Pandie, E.S.Y; Sabuna, Lidia
Jurnal Sistem Informasi (JASISFO) Vol. 3 No. 2 (2022): September 2022
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Superior product are one of the things that concern an area in the local revenues, therefore, in determining the superior product herewith the goal is to build a decision support system by applying simple multi attribute rating technique. SMART is a multi- criteria decision making method. This multi-criteria decision-making technique is based on the theory that each alternative consists of a number of criteria that have values and each criterion has a weight that describes how important the criterion is compared to other criteria. This weighting is used to assess each alternative in order to obtain the best alternative. In this study, sensitivity testing was also used to measure the level of weight sensitivity of the criteria for business units, labor, investment value and production value. From the results of sensitivity testing using 62 superior product data on each tested weighting criterion whose weights are increased by 0.5 and 1, the criterion that has the highest sensitivity level or in other words has experienced more changes in ranking is the criteria for investment value with a percentage. Amounting to 95.16% for the addition of the initial weight with 0.5 and 96.77% for the addition of the initial weight by 1.
PENERAPAN METODE BACKPROPAGATION UNTUK MEMPREDIKSI PENGGUNAAN AIR PDAM DI KOTA KUPANG Taus, Hilga Gisela; Mauko, Arfan Y; Letelay, Kornelis
Jurnal Sistem Informasi (JASISFO) Vol. 4 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan meningkatnya laju pertumbuhan penduduk, kebutuhan akan air bersih juga semakin meningkat. Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) merupakan sebuah lembaga yang mengatur dan mengelola pengadaan air bersih bagi masyarakat. Jumlah air yang disalurkan harus sesuai dengan kebutuhan masyarakat namun timbul persoalan dimana penyediaan dan pelayanan belum optimal, ini dilihat dari penjualan air yang tidak selalu mencapai target yang telah ditetapkan oleh pihak PDAM. Penelitian ini mengimplementasikan jaringan saraf tiruan backpropagation dalam memprediksi penggunaan air perbulan di kota kupang. Data yang digunakan adalah data perbulan dari bulan Januari 2018 – Desember 2020, dengan membagi data menjadi data latih dan data uji. Pada tahap pelatihan dilakukan pengujian untuk mendapat jumlah node pada lapisan tersembunyi, jumlah epoh, minimum error, learning rate yang optimal. Dari hasil pelatihan didapatkan jumlah neuron pada hidden neuron 15, jumlah epoch sebanyak 10.000, minimum error 0,00001 dan learning rate 0,6. Dari hasil pengujian menggunakan parameter yang optimal tersebut didapat akurasi rata-rata sebesar 92,23%.
Implementasi Sistem Pendukung Keputusan dalam Seleksi Penerima Beasiswa di Kabupaten Rote Ndao dengan Metode SAW dan TOPSIS Malelak, Ina Jesica; Amos Pah, Clarissa Elfira; Letelay, Kornelis; Ledoh, Juan Rizky Mannuel
KONSTELASI: Konvergensi Teknologi dan Sistem Informasi Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/konstelasi.v5i2.13268

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dalam menentukan penerima beasiswa Pemerintah Daerah Kabupaten Rote Ndao secara objektif, efisien, dan transparan. Sistem dikembangkan dengan mengombinasikan metode Simple Additive Weighting (SAW) dan Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). Permasalahan utama yang dihadapi dalam proses seleksi beasiswa adalah masih dilakukannya penilaian secara manual, yang menimbulkan potensi subjektivitas, keterlambatan, serta ketidakefisienan dalam pengambilan keputusan. Metode SAW digunakan untuk melakukan normalisasi dan pembobotan terhadap lima kriteria utama, yaitu Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), prestasi nonakademik, keaktifan organisasi, biaya SPP, dan semester aktif. Hasil normalisasi kemudian diolah menggunakan metode TOPSIS untuk menentukan jarak setiap alternatif terhadap solusi ideal positif dan negatif. Sistem dapat menghasilkan nilai preferensi secara otomatis untuk menghasilkan peringkat penerima beasiswa dan dapat dipertanggungjawabkan secara transparan karena sistem menampilkan rincian perhitungannya. Sistem yang dikembangkan dalam penelitian ini telah mencapai 100% keberhasilan fungsional melalui pengujian Black Box dan penerimaan pengguna mencapai 89,65% berdasarkan pengujian User Acceptance Testing (UAT). Temuan ini membuktikan bahwa kombinasi metode SAW–TOPSIS mampu meningkatkan efisiensi, akurasi, dan objektivitas dalam proses seleksi penerima beasiswa, sekaligus mendukung transparansi dan akuntabilitas sistem seleksi berbasis data.