Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT

DINAMIKA POLITIK PADA PEMILU 2024 DI KOTA BATAM Nababan, Rosdiana; Wahyuni, Sri; Valentina, Annissa
Jurnal Education and Development Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i1.8000

Abstract

Pemilihan Umum menurut UU Nomor 7 tentang Pemilu merupakan wujud sistem demokrasi Indonesia yang seharusnya dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil. Namun, dalam pelaksanaannya selalu terjadi pelanggaran yang dapat menjadi ancaman terhadap terlaksananya demokrasi yang sejati di Indonesia. Gejolak dinamika politik sering terjadi pada saat menjelang pemilihan seperti money politic, black campaign, manipulasi suara yang sering terjadi pada saat proses pemilu berlangsung. Perilaku politik pemilih menjadi salah satu aspek penting yang menentukan kualitas demokrasi dan legitimasi hasil pemilu. Perilaku politik tidak bersifat statis, melainkan dinamis, dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti kondisi sosial, ekonomi, budaya, citra calon legislatif yang bersaing. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana dinamika perilaku politik masyarakat Kecamatan Sagulung pada pemilu tahun 2024 di Kota Batam. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi dengan teknik purposive sampling terhadap 10 informan. Teori yang digunakan adalah teori Perilaku Politik Pemilih dengan pendekatan sosiologis, psikologis, dan rasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Sagulung telah berpartisipasi dalam pemilu sebagai saksi, anggota KPPS, panitia pengawas pemilu dan ikut berpatisipasi dalam memilih pada pemilu, Namun, keterlibatan mereka masih dipengaruhi oleh aspek sosiologis, aspek psikologis atau kedekatan emosional dengan kandidat dan aspek ekonomi dan rasional yang memunculkan politik uang. Hal ini mencerminkan dimana masyarakat menunjukkan perilaku politik masyarakat dalam pemilu tetapi keterlibatan mereka masih dipengaruhi oleh berbagai aspek yang dipengaruhi oleh sosial seperti kesamaan suku, agama dan lingkungan sosial serta aspek ekonomi dan rasional. Perilaku politik masyarakat masih dipengaruhi oleh kepentingan jangka pendek dan belum sepenuhnya mandiri.