Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Mathematics and Applications (MAp) Journal

PENGARUH EKSPLOITASI BERLEBIHAN POPULASI PREY PADA MODEL PREDATOR PREY HOLLING II, PEMANENAN DAN PERLINDUNGAN PREY Pusawidjayanti, Kridha
MAp (Mathematics and Applications) Journal Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.975 KB) | DOI: 10.15548/map.v3i2.3218

Abstract

Pada artikel ini, kami membahas tentang model predator prey dengan fungsi respon holling tipe II, perlindungan pada prey dan pemanenan pada kedua populasi. Hal ini diasumsikan bahwa laju pertumbuhan prey lebih tinggi dibandingkan dengan laju pemanenan. Model ini ditemukan ada tiga titik equilibrium yaitu  dan . Simulasi numerik ditunjukkan tidak hanya untuk memperlihatkan titik equilibriumnya tetapi juga untuk melihat efek eksploitasi pada populasi prey. Hasil dari penelitian ini adalah jika populasi prey di ekploitasi secara besar-besaran akan menyebabkan kepunahan pada populasi prey.Kata Kunci: eksploitasi, populasi, pemanenan dan perlindungan.
EFEK VAKSINASI PADA MODEL SEAIQR PENYEBARAN PENYAKIT COVID-19 Pusawidjayanti, Kridha; Wulan, Gea Putri Rohmatul
MAp (Mathematics and Applications) Journal Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/map.v6i1.8570

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi konstruksi model SEAIQR dalam konteks penyebaran virus COVID-19 yang melibatkan vaksinasi, serta untuk mengevaluasi efektivitas pemberian vaksinasi dalam mengendalikan penyebaran virus. Model SEAIQR menggambarkan kompartemen Susceptible (S), Exposed (E), Asymptomatic (A), Infectious (I), Quarantined (Q), dan Recovered (R) yang merupakan representasi dinamika populasi terhadap infeksi dan intervensi vaksinasi. Metode penelitian melibatkan analisis matematis dan simulasi komputer untuk memodelkan interaksi antara individu dalam populasi serta penyebaran virus COVID-19. Konstruksi model SEAIQR melibatkan parameter-parameter yang menggambarkan laju penularan, tingkat vaksinasi, periode inkubasi, dan transisi antar kompartemen. Hasil simulasi menunjukkan bahwa dengan tingkat vaksinasi yang cukup tinggi dan cakupan populasi yang luas, penyebaran virus dapat ditekan secara signifikan. Selain itu, analisis sensitivitas parameter-parameter model mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang memengaruhi efektivitas vaksinasi dalam mengurangi jumlah kasus baru dan memperlambat laju penularan. Penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang dinamika penyebaran virus COVID-19 dalam konteks vaksinasi, serta memberikan dasar teoritis untuk perencanaan dan implementasi kebijakan vaksinasi yang efektif dalam mengendalikan pandemi. Temuan ini dapat digunakan sebagai landasan untuk pengembangan model-model prediktif dan strategi intervensi lebih lanjut dalam penanggulangan COVID-19 dan pandemi-pandemi masa depan.