Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengaruh Media Pendidikan Kesehatan Audiovisual Berbasis Self-Protection terhadap Tingkat Pengetahuan Siswa Kelas VII tentang Kekerasan Seksual di SMPN 10 Banjarmasin Nazi Ratul Aulia; Suci Fitri Rahayu; Zaiyidah Fathony; Yurida Olviani
SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sehatmas.v5i2.7665

Abstract

Sexual violence against children and adolescents is a serious problem that affects physical, psychological, and social health. Early adolescents, particularly seventh-grade students, are in a vulnerable stage due to rapid developmental changes while still having limited knowledge of self-protection. A preliminary study at SMPN 10 Banjarmasin showed that most students did not adequately understand the definition and forms of sexual violence. Therefore, effective health education using media appropriate to adolescent characteristics is needed, one of which is self-protection-based audiovisual media. This study aimed to determine the effect of self-protection-based audiovisual health education media on the knowledge level of seventh-grade students about sexual violence at SMPN 10 Banjarmasin. This study used a quantitative method with a pre-experimental one-group pretest posttest design. The sample consisted of 61 seventh-grade students selected using purposive sampling. Data were collected using a questionnaire measuring knowledge of sexual violence before and after the intervention. Data analysis was conducted using univariate and bivariate analysis with the Wilcoxon Signed-Rank Test. The results showed an increase in students’ knowledge levels after receiving self-protection-based audiovisual health education, with a p-value < 0.001. Therefore, this media is recommended to be used as the health education methods in schools.
Pengaruh Latihan Senam Yoga Terhadap Penurunan Dismenorea Pada Remaja Putri Di SMP Negeri 17 Banjarmasin Dausreza Selma Putri Anugrah; Kristina Yuniarti; Zaiyidah Fathony; Yenny Okvitasari
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.583

Abstract

Dismenorea merupakan nyeri haid yang umum dialami remaja putri dan berpotensi mengganggu aktivitas belajar serta menurunkan kualitas hidup. Data WHO tahun 2020 menunjukkan sekitar 90% perempuan di dunia mengalami dismenorea, dengan 10–16% tergolong berat. Di Indonesia, prevalensi dismenorea mencapai 64,25%, sedangkan pada kelompok usia remaja berkisar 60–85%. Di Provinsi Kalimantan Selatan, angka kejadian dismenorea dilaporkan sebesar 70,9%dan berdampak pada terganggunya proses pembelajaran. Penanganan dismenorea masih didominasi terapi farmakologis, sementara intervensi nonfarmakologis di sekolah belum dimanfaatkan optimal. Senam yoga merupakan terapi komplementer yang berpotensi menurunkan nyeri melalui relaksasi otot, peningkatan sirkulasi darah, dan pelepasan endorfin. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh latihan senam yoga terhadap penurunan dismenorea pada remaja putri di SMP Negeri 17 Banjarmasin. Penelitian menggunakan desain kuantitatif pra-eksperimental dengan pendekatan one group pretest–posttest. Sampel terdiri dari remaja putri yang mengalami dismenorea dan memenuhi kriteria inklusi. Intervensi senam yoga diberikan selama 30 menit per sesi selama tiga hari berturut-turut. Tingkat nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale dan dianalisis dengan uji Wilcoxon. Hasil analisis menunjukkan nilai p < 0,01 yang menandakan penurunan nyeri yang bermakna. Disimpulkan bahwa senam yoga efektif menurunkan dismenorea. Disarankan senam yoga diterapkan sebagai terapi nonfarmakologis remaja di sekolah dan dikembangkan dalam penelitian selanjutnya.