Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Innovative and Creativity

Kajian Kualitas dan Daya Terima Torta Caprese Substitusi Bubuk Kacang Tanah Sebagai Rintisan Usaha Gita Anggini Larasati; Natasha Diva Adelia; Pretty Metta Dewi; Guspri Devi Artanti; Yeni Yulianti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2290

Abstract

Penilitian ini bertujuan untuk mengkaji kualitas daya terima konsumen terhadap torta caprese substitusi bubuk kacang tanah dengan tiga perlakuan yang berbeda, yaitu 30%, 40% dan 50% substitusi kacang tanah. Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi produk sebagi rintisan usaha. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Pastry & Bakery, Program Studi Seni Kuliner dan Pengelolaan Jasa Makanan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Jakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Pengumpulan data dilakukan dengan uji mutu sensoris dan uji daya terima konsumen, yang meilabtkan dengan 10 panelis ahli dan 100 panelis konsumen. Aspek yang dinillai meliputi warna bagian luar, warna bagian dalam, aroma kacang tanah, rasa manis, rasa kacang tanah, tekstur (kelembutan) dan pori-pori. Berdasarkan hasil keseluruhan penilaian aspek produk torta caprese substitusi bubuk kacang tanah dengan persentase 40% merupakan produk yang terbaik menurut penilaian panelis ahli dan pada persentase 50% merupakan produk yang terbaik menurut panelis konsumen. Produk ini akan selanjutnya dikembangkan sebagai rintisan usaha dengan merek “Peacotta”, yang dijual dengan harga Rp. 20.000,- per pcs. Hasil dari penjualan “Peacotta” selama satu bulan didapatkan dengan total omset sebesar Rp. 2.880.000-, Produk torta caprese substitusi bubuk kacang tanah dapat diaplikasikan untuk mengembangkan pemanfaatan bahan pangan lokal dan sebagai membuka peluang usaha kue berbasis bebas gluten.
Analisis Kualitas Sensoris dan Daya Terima Grissini Substitusi Tepung Sorgum (Sorghum bicolor (L.) Moench) Fahira Arsyika Mulia Hartono; Zakiyah Nur Kamilah; Yeni Yulianti; Guspri Devi Artanti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2293

Abstract

Penelitian ini mengkaji kualitas sensoris grissini yang diformulasikan dengan substitusi tepung sorgum (Sorghum bicolor (L.) Moench) sebagai alternatif diversifikasi pangan lokal. Sorgum dipilih karena kandungan gizinya yang tinggi serta potensinya sebagai bahan baku lokal pengganti gandum, di tengah tingginya impor tepung terigu di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penerimaan sensoris terhadap grissini dengan substitusi tepung sorgum. Penelitian ini dilakukan di laboratorium Seni Kuliner dan Pengelolaan Jasa Makanan Universitas Negeri Jakarta. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dan survei. Sampel penelitian ini yaitu grissini substitusi tepung sorgum dengan persentase sebesar 10%, 20% dan 30% yang dilakukan uji validitas 10 panelis ahli kemudian diperlukan penyebarluasan sebagai produk alternatif cemilan sehat sehingga perlu dilakukan uji daya terima oleh 100 panelis konsumen. Pengujian meliputi beberapa aspek yaitu bentuk, warna, aroma, rasa, kerenyahan dan rongga. Hasil validasi 10 panelis ahli menunjukkan bahwa grissini dengan substitusi tepung sorgum 30% memiliki nilai rata-rata tertinggi sebesar 3,1, terutama pada aspek aroma herbal (3,6), kerenyahan (3,5), dan warna (3,2). Kesimpulan hasil penilaian daya terima menunjukan terdapat pengaruh terhadap keseluruhan aspek dan berdasarkan produk yang paling disukai konsumen adalah grissini substitusi tepung sorgum sebanyak 30%. Penelitian ini menunjukkan bahwa sorgum memiliki potensi untuk digunakan dalam produk bakery sebagai langkah menuju penguatan ketahanan pangan nasional dan pengurangan ketergantungan terhadap bahan impor.