Articles
Pemanfaatan Media Audio Visual Aids (AVA) Dalam Pembelajaran Kosakata Bahasa Inggris di TPA Jannatul Firdaus
Ratnawati Ratnawati;
Sulastri Sulastri
Madaniya Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.63
Pemanfaatan Audio Visual Aids (AVA) dalam Pembelajaran Kosakata bahasa Inggris melibatkan siswa TPA Jannatul Firdaus tepat untuk diimplementasikan bagi siswa khususnya di tingkat dasar. Pembelajaran Bahasa Inggris, khususnya ejaan, pelafalan dan penulisan membuat proses belajar lebih menarik dan efektif dengan memanfaatkan media AVA serta dapat membantu pemahaman siswa dalam pembelajaran. Pembelajaran kosakata Bahasa Inggris dengan memanfaaatkan AVA sesuai dengan kebutuhan anak dengan memperlihatkan gambar dan memperdengarkan pelafalan kosakata Bahasa Inggris secara langsung sehingga dapat mencapai target yaitu siswa berpartisipasi aktif, mampu melafalkan dan memahami kosakata Bahasa Inggris. IbM pengabdian yang dilakukan merupakan kegiatan yang bersinergi secara positif dengan masyarakat khususnya siswa TPA Jannatul Firdaus. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan hasil yang positif yang dapat dilihat dari antusias dan partisipasi siswa dalam setiap kegiatan.
Membangun Minat Siswa Sekolah Dasar Pemulung Dalam Mempelajari Bahasa Inggris Melalui Metode Fun Learning
Sulastri Sulastri;
Ratnawati Ratnawati;
Fitri Radhiyani
Madaniya Vol. 2 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.87
Pembelajaran bahasa Inggris dengan menggunakan metode fun learning sangat efektif diimplementasikan bagi sekolah dasar, khususnya dalam pembelajaran bahasa Inggris karena siswa sekolah dasar sangat sulit melafalkan, menghafalkan kosa kata dan ungkapan bahasa Inggris yang sederhana. Lebih lanjut, diharapkan melalui metode fun learning para guru SD Pemulung dapat menerapkan pengajaran bahasa Inggris yang menyenangkan sesuai dengan kebutuhan anak. Selama pengajaran bahasa Inggris berlangsung, siswa diberi stimulasi dengan menggunakan metode fun learning sesuai dengan target yang ingin dicapai dari pengajaran ini membangun minat partisipasi aktif, keterlibatan, dan simpati siswa sekolah dasar dalam mempelajari bahasa Inggris dengan cara yang menyenangkan. pengabdian yang dilakukan benar-benar merupakan kegiatan yang berdampak positif dengan masyarakat khususnya warga pemulung yang berada di sekitar SD tersebut. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan perilaku kemampuan dan minat siswa meningkat dalam mempelajari bahasa Inggris sederhana dalam percakapan sehari-hari. Hal ini dapat dilihat melalui perubahan yang sangat signifikan yang ditemukan pada siswa yaitu siswa lebih antusias dan percaya diri dalam mengucapkan kata-kata sederhana dalam bahasa Inggris.
Pelatihan Pembuatan Boterkoektan dan Jampy di Desa Pakatto
Sulastri Sulastri;
Ihramsari Akidah
Madaniya Vol. 2 No. 4 (2021)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.111
Desa Pakkatto adalah satu desa yang terletak di kecamatan Bontomarannu, yang terletak di bagian selatan Kabupaten Gowa dengan jarak + 11 km dari ibu kota Kabupaten Gowa, 23 km dari ibu kota propinsi (Makassar) dan 2 km dari ibu kota kecamatan, luas wilayah + 1.134 ha. Salah satu hasil pertanian yang sedang berkembang di desa Pakatto adalah buah rambutan dan berdasarkan hasil observasi menunjukkan bahwa sebagian besar kelompok ibu rumah tangga di lingkungan tersebut berprofesi seperti buruh, berkebun, hingga penjual buah rambutan, penghasilan para ibu rumah tangga hanya sebagai penjual buah rambutan namun wawasan pengetahuan dan keterampilan masih perlu diberikan pengayaan. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah 1) memberikan penyuluhan tentang manfaat terkandung pada rambutan dan jamur tiram dari efek kesehatan, 2) training pembuatan boterkoektan (Lekker Holland Rambutan) dan jampy (jamur crispy) sehingga diharapkan menjadi kreativitas ibu rumah tangga untuk menambah income keluarga, pada khalayak sasaran yang berjumlah 21 orang. Metode yang digunakan kepada mitra adalah ceramah dan demonstrasi. Pemberian materi disajikan face-to-face dan memberikan langsung praktik yang mana melibatkan mitra dalam kegiatan ini. Metode ini juga diharapkan dapat menggali potensi masyarakat atau sumber daya alam lingkungannya yang tidak termanfaatkan. Hasil yang diperoleh setelah pelatihan ini adalah mitra telah memahami dan mengetahui teknik pembuatan dan pengolahan kue boterkoektan dan jampy. Selain itu, mitra diberikan pelatihan, diskusi dan pendampingan manajemen usaha, diskusi pendampingan kemasan dan labeling yang menarik.
Kelompok Ibu Rumah Tangga Browtan dan Pietan Jaman Now di Desa Pakatto
Sulastri Sulastri;
Ratnawati Ratnawati;
Sitti Halijah
Madaniya Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.177
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Desa (PKMD) Browtan dan Pietan untuk kelompok ibu rumah tangga ini dilaksanakan di Kecamatan Bontomarannu Desa Pakatto Dusun Pakatto Lompo tersebut berjarak 21 km dari kampus Universitas Muslim Indonesia. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah: 1) memberikan pelatihan pembuatan Browtan dan Pietan; 2) Pemberian materi manajemen usaha dan pemasaran; dan 3) penerapan pembuatan desain kemasan dan label yang mana seluruh kegiatan tersebut merupakan pengayaan yang nantinya diharapkan menjadi kreatifitas ibu rumah tangga untuk menambah income ekonomi keluarga. Khalayak sasaran dari mitra sebanyak 25 orang. Metode yang digunakan untuk IPTEKS kepada mitra adalah metode pedagogik dan pemberian materi disajikan dan diberikan dalam bentuk ceramah dengan memberikan praktik langsung yang mana melibatkan mitra dalam kegiatan tersebut. Metode ini juga diharapkan dapat menggali potensi masyarakat maupun sumber daya alam lingkungannya yang belum termanfaatkan dengan baik. Hasil observasi kami menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat di lingkungan tersebut masih berada di tingkat ekonomi lemah merujuk kepada profesi yang mereka tekuni seperti buruh, berkebun, hingga penjual buah rambutan, penghasilan para ibu rumah tangga hanya sebagai penjual buah rambutan namun wawasan pengetahuan dan keterampilan masih minim.
Penanaman Nilai Karakter dalam Pembelajaran Literasi Bahasa Inggris Berbasis Digital bagi Siswa MA Pesantren Mizanul Ulum
Ratnawati Ratnawati;
Sulastri Sulastri
Madaniya Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.640
Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran dan motivasi siswa dalam menggalakkan kegiatan literasi bahasa Inggris sebagai kebutuhan di masa depan. Para siswa diberikan pelatihan literasi bahasa Inggris berbasis digital dengan menanamkan nilai-nilai karakter didalamnya. PkM ini juga bertujuan untuk memanfaatkan penggunaan media digital dalam pembelajaran bahasa Inggris. Semakin marak budaya literasi bahasa Inggris mampu mendukung mitra dalam pengembangan kemampuan bahasa Inggris di masa yang akan datang. Kegiatan PkM ini terdiri atas tiga tahapan yakni persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Dalam tahapan pelaksanaan, terdapat tiga tahapan yang diawali dengan tahap pembiasaan dengan pemaparan materi terkait literasi bahasa Inggris dan pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran, dilanjutkan dengan tahap pelatihan literasi dalam bentuk praktik membaca, menulis dan berbicara, serta melafalkan dengan baik. Selanjutnya diikuti dengan tahap pengembangan yang menerapkan metode demonstrasi berupa praktik mandiri berupa pembuatan proyek bahasa Inggris. Nilai-nilai karakter yang terkandung dalam setiap materi pembelajaran berupa pengembangan diri yang mencakup kepercayaan diri, etika berkomunikasi, religius, sopan santun, keterampilan sosial, tanggung jawab, dan ketekunan serta kemauan untuk belajar. Projek akhir yang dihasilkan oleh siswa yakni video project storytelling. Para siswa mengalami pengalaman belajar yang menyenangkan karena mereka juga mempraktikkan bahan literasi tersebut di depan kelas. Urgensi dari kegiatan pelatihan ini berupa kesadaran mitra akan pentingnya literasi bahasa Inggris untuk masa depannya dengan berbasis digital dan mitra mampu memetik nilai-nilai karakter serta mampu menerima dan menyebarkan informasi yang baik dan bijak berteknologi.
Pelatihan English Speaking Skill Melalui Metode Fun Learning Bagi Siswa Madrasah Aliyah Pesantren Mizanul Ulum
Abdollah Abdollah;
Ahdan Ahdan;
Sulastri Sulastri
Madaniya Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.662
Pembelajaran materi bahasa Inggris melalui metode fun learning sangat efektif diimplementasikan di sekolah-sekolah khususnya di sekolah yang berlokasi di pedesaan. Pengabdian yang berjudul “Pelatihan English Speaking Skill melalui metode Fun Learning bagi Siswa Madrasah Aliyah MIzanul Ulum” bertujuan untuk mendeskripsikan kegiatan yang dilakukan oleh tim pengabdi dan mahasiswa dalam melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat sekaligus meningkatkan minat, excited dan antusiasme siswa untuk berkomunikasi dalam bahasa Inggris sehingga nantinya dapat mengembangkan kemampunannya, serta mendapatkan berbagai pengalaman dan pencerahan baru yang dapat menjadi motivasi dalam proses pembelajaran bahasa Inggris. Mitra yang menjadi sasaran dalam program pengabdian ini adalah siswa Madrasah Aliyah Mizanul Ulum. Selama menerapkan English speaking skill, siswa disupport untuk menggunakan metode fun learning sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai dalam pembelajaran tersebut. Metode pelaksanaan yang akan diimplementasikan terdiri dari 4 tahap yaitu survey lapangan, koordinasi dengan masyarakat, pelaksanaan program dan tahap evaluasi. Materi yang disampaikan nantinya melalui metode role play, ceramah, tanya jawab dan demonstrasi dengan melibatkan 18 peserta. Hasil kegiatan pengabdian selama 3 kali perteman telah memberikan perubahan yang sangat signifikan, yang terlihat pada ssiwa, seperti peningkatan self confidence dalam menggunakan bahasa Inggris sehari-hari yang menunjukkan bahwa pendekatan pengajaran yang digunakan dalam kegiatan tersebut berhasil. Ini menunjukkan bahwa metode fun learning efektif untuk diimplementasikan pada speaking skill dalam membantu siswa untuk berkomunikasi dengan lebih baik.
Implementasi Strategi Cooperative Learning dalam Pembelajaran English Day Bagi Siswa MTs Wihdatul Ulum
Andi Hudriati;
Sulastri Sulastri;
Ratnawati Ratnawati
Madaniya Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.686
Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberikan bekal kepada siswa dalam hal peningkatan kemampuan bahasa Inggris dalam aktifitas sehari-hari (English Day). Para siswa diberikan pelatihan English Day (ED) dengan mengimplementasikan strategi cooperative learning. Kegiatan PkM ini terlaksana melalui tiga tahapan penting yakni persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahapan persiapan, tim pengabdi melakukan observasi awal untuk memperoleh gambaran tentang kondisi real di lapangan serta kebutuhan selama pelatihan ED melalui strategi Cooperative Learning (CL). Selanjutnya, tahap pelaksanaan diawali dengan membentuk beberapa kelompok sebagai implementasi strategi cooperative learning. Materi awal yang disajikan adalah self-introduction, masing-masing kelompok memberikan pertanyaan secara berantai kepada anggota kelompok lain sehingga mereka terlatih untuk melakukan percakapan dalam bahasa Inggris. Daily routine menjadi topik pembahasan selanjutnya yang mengajarkan siswa tentang pentingnya tanggung jawab dalam mengelola rutinitas harian mereka. Topik selanjutnya yakni good habit. Materi ini memberikan pemahaman kepada siswa terkait kebiasaan baik yang dapat mendorong refleksi diri dan kesadaran akan perilaku mereka sehari-hari. Pemberian contoh konkret tentang kebiasaan baik dapat membantu siswa memahami betapa pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan pribadi. Describing people menjadi materi terakhir dalam kegiatan PkM ini. Materi ini disajikan dengan menggunakan media audio visual aids (AVA) agar siwa lebih fokus dalam menarasikan karakteristik teman-temannya. Saat menyusun deskripsi, penting untuk menyajikan gambaran yang seimbang dan positif serta mengenali keunikan dan potensi siswa. Penggunaan AVA dianggap efektif untuk menyajikan materi dengan cara yang menarik. Dari kegiatan ini, para siswa sangat termotivasi dan semangat dalam belajar dikarenakan pengalaman belajar yang baru dan menyenangkan. Urgensi dari kegiatan ini berupa kesadaran dari insan pendidik untuk menumbuhkan semangat belajar siswa dengan didukung metode dan strategi belajar yang tepat.
Pelatihan Bahasa Inggris Melalui Platform Berbagi Video Bagi Siswa TPA Jannatul Firdaus
Ratnawati Ratnawati;
Sulastri Sulastri
Madaniya Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.785
Pelatihan Bahasa Inggris melalui Platform Berbagi Video (Youtube) bagi siswa Taman Pendidikan Alqur’an (TPA) Jannatul Firdaus merupakan sebuah program yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris pada siswa TPA di Jannatul Firdaus. Program ini memanfaatkan platform berbagi video (Youtube) sebagai media pembelajaran yang menarik dan efektif. Kegiatan ini meliputi tiga tahapan yakni analisis kebutuhan, implementasi pelatihan, dan evaluasi hasil. Pelatihan ini menerapkan metode demonstrasi berupa praktik mandiri dan berkelompok untuk kegiatan membaca, menulis, dan berbicara bahasa Inggris bagi siswa TPA. Penggunaan Youtube dalam pembelajaran juga terbukti memberikan fleksibilitas dan aksesibilitas yang lebih besar bagi siswa, terlihat dari kemampuan mereka menyerap materi yang diberikan. Selain itu, siswa juga memperoleh pengalaman belajar yang baru dan mampu menambah motivasi belajar. Dengan demikian, pelatihan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang berharga dalam meningkatkan kemampuan bahasa Inggris siswa TPA dan mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan global di masa depan, serta memberi kesadaran akan pentingnya ilmu pengetahuan khususnya bahasa Inggris.
Peningkatan Kompetensi Guru terhadap Penguatan Pendidikan Karakter Siswa Melalui Metode Fun English di SD Kalukuang II Makassar
Syamsidar Syamsidar;
Sulastri Sulastri;
Abdollah Abdollah;
Salim Hasan
Madaniya Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.1137
Guru sebagai tenaga pendidik memiliki tanggung jawab terhadap perkembangan peserta didik. Kompetensi guru harus dikembangkan secara berkelanjutan. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kompetensi guru dan pemahaman menggunakan Fun English terhadap Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) di SD Negeri Kalukuang II Makassar. Sebelum pengabdian dilaksanakan, terlebih dahulu tim pengabdi melakukan observasi awal dan berdiskusi mengenai pelaksanaan workshop yang berfokus pada PPK, topik materi yang disepakati, dan jadwal kegiatan. Selama proses PKM berlangsung, mitra didukung untuk menggunakan metode Fun English sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai dalam pengabdian yaitu meningkatkan kompetensi guru dengan Penguatan Pendidikan Karakter (PKK). Metode pelaksanaan yang sudah diimplementasikan terdiri dari 4 tahap yaitu survei lapangan, koordinasi dengan masyarakat, pelaksanaan program dan tahap evaluasi. Substansi Materi yang disampaikan nantinya melalui metode role play, ceramah, tanya jawab dengan melibatkan guru bahasa Inggris di SD Negeri Kalukuang II Makassar. Tim pengabdi berupa menyajikan materi secara excited dengan memberikan praktik langsung yang dapat bermanfaat dalam proses kegiatan mengajar di kelas yang pada akhirnya memberikan benefit yang besar terhadap peningkatan kompetensi.
Dampak Pembelajaran Bahasa Inggris Bermuatan Karakter Terhadap Siswa SDN Kalukuang 2 Makassar
Ratnawati Ratnawati;
Sulastri Sulastri
Madaniya Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.1254
Pembentukan karakter siswa menjadi penting ditanamkan sejak dini dengan mengintegrasikan nilai-nilai karakter ke dalam pembelajaran bahasa Inggris. Pada tingkat sekolah dasar, integrasi nilai-nilai karakter menjadi strategi yang efektif dalam membentuk sikap siswa. Kegiatan ini dilakukan di SDN Kalukuang 2 Makassar dengan subjek siswa kelas V sebanyak 30 orang dengan tujuan untuk mengetahui dampak pembelajaran. Bahasa Inggris yang dirancang dengan muatan karakter terhadap sikap siswa. Metode yang digunakan mencakup observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pembelajaran Bahasa Inggris bermuatan karakter dengan pendekatan pembelajaran yang kontekstual yang menggabungkan nilai-nilai karakter dapat meningkatkan sikap positif siswa di antaranya kedisiplinan, tanggung jawab, kerjasama, dan kesantunan siswa. Guru dan siswa menyambut positif pendekatan ini karena mampu menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan bermakna. Kegiatan ini merekomendasikan integrasi nilai karakter secara konsisten dalam pembelajaran Bahasa Inggris di tingkat sekolah dasar.