Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Evaluasi Sistem Pengendalian Internal atas Pertanggungjawaban Bantuan Pemerintah pada Badan X Hendryani, Sary; Siswantoro, Dodik
Owner : Riset dan Jurnal Akuntansi Vol. 8 No. 2 (2024): Artikel Research April 2024
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/owner.v8i2.2178

Abstract

Sistem pengendalian internal berperan dalam meningkatkan kinerja, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara. Salah satu tujuan penyaluran bantuan pemerintah yaitu untuk memperluas akses dan meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Untuk itu pengelolaan bantuan pemerintah harus dilaksanakan dengan efektif, efisien, transparan, dan akuntabel, dalam rangka mendukung perluasan akses dan peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Adanya temuan Badan Pemeriksa Keuangan terkait pertanggungjawaban bantuan pemerintah, mengindikasikan terdapat permasalahan pada sistem pengendalian internal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penyebab kurang optimalnya penerapan sistem pengendalian internal dalam pertanggungjawaban bantuan pemerintah, dan diharapkan penelitian ini dapat menghasilkan implikasi dalam rangka meningkatkan sistem pengendalian internal. Objek penelitian ini yaitu Badan X yang merupakan badan independen pemerintah yang bertugas melakukan penilaian satuan pendidikan di tiga puluh empat provinsi. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif, menggunakan pendekatan studi kasus. Data yang digunakan terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari wawancara semi struktur, terhadap informan yang memiliki latar belakang dan pengalaman terkait pertanggungjawaban bantuan pemerintah pada Badan X. Data sekunder diperoleh dari analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat risiko yang terjadi karena penetapan kebijakan yang tidak sesuai peraturan mendasarnya dan risiko akibat penetapan peraturan baru. Rekomendasi yang diberikan yaitu mengefektifkan dan melibatkan peran Satuan Pengawasan Internal dalam pengawasan kebijakan.
Accountability and Incumbent Re-election in Indonesian Local Government Yuliati, Retno; Raharjo, Soemarso Slamet; Siswantoro, Dodik
International Research Journal of Business Studies Vol. 9 No. 3 (2016): December 2016 - March 2017
Publisher : Universitas Prasetiya Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21632/irjbs.9.3.157-168

Abstract

This paper examines the relationship of financial and performance accountability towards incumbent re-election in Indonesian local election. Sample of this research is 56 regencies and cities that held local election with an observation period of 2011 until 2013. Audit opinion and audit finding data are used to measure financial accountability; meanwhile the performance score and evaluation of performance accountability are used as proxy of performance accountability. The analysis shows that higher audit finding of the weakness of internal control system decrease the probability of re-election and higher performance score increase the probability of re-election. In contrast, audit opinion, audit finding of non-compliance to the regulation and legislation, and evaluation of performance accountability have no relationship with the probability of incumbent re-election.
Effectiveness of Social Media in Waqf Fundraising: A Case Study of Residential Land Waqf Dodik Siswantoro; Mariati Aprilia Harahap
Al-Awqaf: Jurnal Wakaf dan Ekonomi Islam Vol. 18 No. 2 (2025): AL-AWQAF : Jurnal Wakaf dan Ekonomi Islam
Publisher : Badan Wakaf Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47411/al-awqaf.v18i2.518

Abstract

Abstract: The objective of this paper is to assess the effectiveness of socialmedia-based fundraising as advertisement for a land waqf fund within aresidential complex. This study employs the qualitative data study usingsocial media platforms Instagram, Facebook, Kitabisa.com, SEO, Tiktok,and YouTube collected between 2020 and 2025 to analyze reach,engagement, and donation conversion, complemented by archivalfundraising records. The results indicate that social media advertising is noteffective, as few people are interested in contributing waqf funds throughthis method. This may be attributed to the fact that the term "waqffund for complex & quot; is not widely recognized, making it unsuitablefor this type of advertisement.