Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Meningkatkan Kemampuan Higher-Order Thinking Menggunakan Problem Based Learning Pada Mata Kuliah Sejarah Asia Tenggara Khusnul Khotimah
AGASTYA: JURNAL SEJARAH DAN PEMBELAJARANNYA Vol 8, No 2 (2018)
Publisher : UNIVERITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (636.452 KB) | DOI: 10.25273/ajsp.v8i2.2654

Abstract

Kemampuan bertahan dan beradaptasi manusia apda era globalisasi sangat dipengaruhi kemampuan berpikir tinggi untuk mencari solusi pemecahan masalah. Pendidikan sebagai sarana mencetak sumber daya manusia harus memfasilitasi kebutuhan ini dengan memberikan pembelajaran yang merangsang siswa berpikir tinggi. Penerapan PBL yang berbasis blended learning dapat meningkatkan higher-order thinking dengan waktu yang tidak terlalu lama. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang diterapkan mata kuliah sejarah Asia Tenggara. Prosedur dan langkah-langkah dalam penelitian tindakan kelas ini mengikuti model Kemmis dan Mc. Taggart yang berupa model spiral yaitu dalam satu siklus terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. ada peningkatan yang berbeda-beda untuk setiap aspek kemampuan berpikir tingkat tinggi dari siklus pertama dan siklus kedua. Aspek dengan capaian tertinggi dari kedua siklus adalah aspek interpretation sebesar 78%. Aspek self relugation mengalami kenaikan yang paling sedikit yaitu 3%. Secara umum kemampuan berpikir tingkat tinggi mahasiswa dari kedua siklus mengalami peningkatan. Skor rata-rata kelas untuk tes kemampuan berpikir tingkat tinggi juga mengalami peningkatan dari siklus pertama ke siklus kedua sebesar 11,8%.
PKM KELOMPOK TANI BAWANG MERAH “SEJAHTERA” DESA BALUNG GEBANG, KEC. GONDANG, KAB. NGANJUK, JAWA TIMUR Puspita Pebri Setiani; Khusnul Khotimah
JPM PAMBUDI Vol 2 No 1 (2018): JPM Pambudi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P2M) IKIP Budi Utomo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.861 KB) | DOI: 10.33503/pambudi.v2i1.262

Abstract

Bawang Merah Farmer Group "Sejahtera" is one of the brambang farmer groups in Balung Gebang village, Kec. Gondang Kab. Nganjuk, where Nganjuk is famous as the center of shallots in East Java with a total planting area of 11,300 ha, the second widest after Brebes. The shallot cultivation centers in Nganjuk Regency are in five subdistricts, namely Bagor, Wilangan, Sukomoro, Gondang, and Rejoso. The Purpose of PKM Bawang Merah Farmers Group "Sejahtera" Balung Gebang Village Kec. Gondang Kab. Nganjuk East Java is for the manufacture of farmers' drying plants to maintain the quality and quantity of shallots when the post-harvestprocess is due to the PKM partners having problems in the form of high-quality shallot products with low quality. The method used in this PKM as a solution to the problems of PKM partners is to conduct counseling on post-harvest handling of shallots in the "Sejahtera" shallot farmer group in the village of Balung Gebang, Gondang District, Nganjuk District, East Java. The results in this PKM are increasing the yield of dry shallots ready for sale with quality or dry as long as possible and minimizing the level of onion decay due to the postharvest drying system, namely by instore drying.
PKM KELOMPOK TANI BAWANG MERAH “SEJAHTERA” DESA BALUNG GEBANG, KEC. GONDANG, KAB. NGANJUK, JAWA TIMUR Puspita Pebri Setiani; Khusnul Khotimah
JPM PAMBUDI Vol 2 No 1 (2018): JPM Pambudi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P2M) IKIP Budi Utomo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/pambudi.v2i1.262

Abstract

Bawang Merah Farmer Group "Sejahtera" is one of the brambang farmer groups in Balung Gebang village, Kec. Gondang Kab. Nganjuk, where Nganjuk is famous as the center of shallots in East Java with a total planting area of 11,300 ha, the second widest after Brebes. The shallot cultivation centers in Nganjuk Regency are in five subdistricts, namely Bagor, Wilangan, Sukomoro, Gondang, and Rejoso. The Purpose of PKM Bawang Merah Farmers Group "Sejahtera" Balung Gebang Village Kec. Gondang Kab. Nganjuk East Java is for the manufacture of farmers' drying plants to maintain the quality and quantity of shallots when the post-harvestprocess is due to the PKM partners having problems in the form of high-quality shallot products with low quality. The method used in this PKM as a solution to the problems of PKM partners is to conduct counseling on post-harvest handling of shallots in the "Sejahtera" shallot farmer group in the village of Balung Gebang, Gondang District, Nganjuk District, East Java. The results in this PKM are increasing the yield of dry shallots ready for sale with quality or dry as long as possible and minimizing the level of onion decay due to the postharvest drying system, namely by instore drying.
ANALISIS PENERAPAN STRATEGI, MEDIA DAN PENILAIAN PEMBELAJARAN PJOK PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI SMK NEGERI SE-KOTA MALANG Gema Fitriady; Sugiyanto Sugiyanto; Febrita Paulina Heynoek; Siti Nurrochmah; Khusnul Khotimah; Novi Koesbudianto
Gelanggang Pendidikan Jasmani Indonesia Vol 6, No 1 (2022): VOL 6. NO. 1 JUNI 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um040v6i1p80-86

Abstract

Penelitian penerapan strategi, media dan penilaian pembelajaran pada masa pandemi Covid-19 telah banyak dilakukan, tetapi dilakukan secara terpisah pada variabel dan kelompok subjek yang berbeda sehingga sulit mendapatkan informasi pelaksanaan pembelajaran secara utuh. Tujuan penelitian untuk menganalisis penerapan strategi, media dan penilaian pembelajaran PJOK di SMK Negeri se-Kota Malang. 11 guru PJOK menjadi responden yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh dengan wawancara secara tatap muka. Data dianalisis dengan teknik 1) reduksi data, 2) penyajikan data 3) penarikan kesimpulan. Guru memakai strategi mengkombinasikan metode asinkron dan sinkron dengan cara penyampaian materi berupa teks atau video terlebih dahulu dan dilanjutkan dengan metode ceramah pada saat sinkron. Media pembelajaran berupa ebook dan video pembelajaran sering digunakan. Penilaian pembelajaran dilakukan secara online dan offline. Terdapat 3 aspek penilaian yaitu 1) keterampilan; 2) pengetahuan; dan 3) sikap.
BIMBINGAN BELAJAR DENGAN PENDEKATAN PROBLEM BASED LEARNING PADA SISWA PKBM MERAH PUTIH Dewi Retnowati; Rizki Agung Novariyanto; Khusnul Khotimah
Musyawarah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2023): Musyawarah: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/musyawarah.v1i4.711

Abstract

Bimbingan belajar di PKBM Merah Putih Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang menggunakan pendekatan Problem base learning yang dalam pelaksanaannya melibatkan siswa dalam setiap penyelesaian masalah dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan Metode pendekatan deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian yaitu di PKBM Merah Putih di Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang. Tujuan yang diharapkan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan belajar siswa PKBM Merah Putih Kabupaten Malang. Kegiatan yang dilakukan adalah 1) Bimbingan belajar 2) promosi kampus IKIP Budi Utomo Malang. Berdasarkan hasil kegiatan tersebut, dapat disimpulkan bahwa dengan adanya program bimbingan belajar ini dapat membantu siswa untuk menyempurnakan dan meningkatkan kemampuan atau keterampilan dalam menyelesaikan permasalahan dalam setiap pembelajaran.