Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

KOLABORASI PEMERINTAH DAERAH DALAM PEMAJUAN OBJEK KEBUDAYAAN TUDUNG MANTO DI KABUPATEN LINGGA Nugraha Kamarullah; Afrizal; Uly Sophia
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 13 No. 6 (2026): 2026 Juni
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v13i6.938

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa efektif kolaborasi pemerintahan dikaji dengan teori Collaborative Governance Ansell dan Gash dengan 3 indikator utama yaitu Starting Condition, Facilitative Leadership dan institutional design ditambah dengan 5 Indikator Collaboration Process yaitu Face to Face Dialogue, Trust Building, Commitment to process, Shared Understanding, dan Intermediate Outcome digabungkan dengan keempat pilar pemajuan kebudayaan, untuk menemukan faktor-faktor yang menghambat pemajuan objek kebudayaan. dalam menurut Perda No. 1 Tahun 2020. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara mendalam dengan informan kunci serta analisis dokumen yang terkait dengan kebijakan kolaborasi ini .Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi tidak berjalan dengan baik. Kolaborasi ini dilakukan karena keterbatasan sumber daya dari instansi sehingga harus melakukan Kerjasama dengan pihak lainnya dengan model berbagi peran namun memiliki kekurangan karena tidak memiliki aturan teknis yang mengatur hal kolaborasi sehingga hanya mengandalkan koordinasi tatap muka dengan pihak terkait yang menyebabkan kurangnya kepercayaan pengrajin. Namun komitmen dalam proses ditunjukkan oleh semua pihak dengan selalu berkontribusi dalam setiap kegiatan yang diselenggarakan karena ada satu pemahaman tentang penting melakukan pelestarian tudung manto sebagai warisan budaya. Sehingga hasil sementara dalam kolaborasi ini sudah mencakup empat pilar kebudayaan yaitu perlindungan, pemanfaatan, pengembangan,dan pembinaan
Strategi Komunikasi Politik Lis Darmansyah dan Raja Ariza dalam Mendapatkan Dukungan Pemilih Pemula pada Pilkada 2024 Syaihidina Hefir; Bismar Arianto; Uly Sophia
Demokrasi: Jurnal Riset Ilmu Hukum, Sosial dan Politik Vol. 3 No. 3 (2026): Juli : Demokrasi: Jurnal Riset Ilmu Hukum, Sosial dan Politik
Publisher : Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/demokrasi.v3i3.1840

Abstract

This study aims to analyze the political communication strategies employed by Lis Darmansyah and Raja Ariza in gaining support from first-time voters during the 2024 Tanjungpinang mayoral election. The research employed a qualitative descriptive method, with data collected through interviews, observations, and documentation. The analysis was conducted using the theoretical framework of political communication strategies integrated with persuasive communication and participatory campaign approaches to examine the effectiveness of political messages delivered to first-time voters. The findings reveal that the success of Lis Darmansyah and Raja Ariza was supported by adaptive communication strategies tailored to the characteristics of young voters. These strategies included humanistic interpersonal communication, balanced utilization of digital and conventional media, and the delivery of simple, relevant, and easily understood political messages aligned with the needs and aspirations of first-time voters. Furthermore, community-based approaches, volunteer involvement, and peer communication patterns effectively fostered emotional connections, strengthened public trust, and encouraged greater political participation. The study concludes that political communication strategies characterized by openness, innovation, consistency, and public participation play a significant role in increasing political support among first-time voters and contributed substantially to the electoral success of Lis Darmansyah and Raja Ariza in the 2024 Tanjungpinang mayoral election.