Articles
STRATEGI PENGEMBANGAN KAWASAN PERDESAAN DESA PULAU MADINAH KECAMATAN KUANTAN HILIR
Ria Asmeri Jafra
JURNAL PLANOLOGI DAN SIPIL (JPS) Vol 1 No 1 (2019): JPS Volume 1 Nomor 1, Februari 2019
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LPPM)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The Rural Area is an area needs to be developed so that the village can increase income for the village society, because village has wide agricultural land. Thus a strategy needs to be carried out to develope the area, so that rural area has function optimally and can improve the standard of living of the society. The aim of this study was to obtain a strategy Development of Rural Areas of Pulau Madinah, Kuantan Hilir by using the SWOT method and to know the direction of development of the Area. The results of this study are necessary to optimize the function of the land, the construction of road infrastructure and irrigation, making processed food and beverages and using appropriate energy in processing land. The direction of the development of the Rural area of Pulau Madinah through the empowerment of rural society by maintaining the area of agricultural land
IDENTIFIKASI POTENSI WILAYAH DESA PANGKALAN KECAMATAN PUCUK RANTAU KABUPATEN KUANTAN SINGINGI
Riki Ruspianda;
Ria Asmeri Jafra;
Retni Pratiwi
JURNAL PLANOLOGI DAN SIPIL (JPS) Vol 1 No 2 (2019): JPS Volume 1 Nomor 2, Agustus 2019
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LPPM)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Potensi wilayah desa merupakan bagian penting dalam pembangunan sebuah desa. Dengan adanya potensi, sebuah desa dapat merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi pembangunan desanya. Hal ini sesuai dengan amanat dari UU No.6 tahun 2014 Tentang Desa. Dalam upaya mengurus urusan pemerintahannya sendiri dan kepentingan masyarakat, desa harus mengetahui potensi wilayah yang ada di desanya. Dengan mengetahui potensi wilayah desa, maka pengembangan desa akan menjadi lebih optimal. Selanjutnya, mengetahui potensi wilayah desa juga akan memberikan gambaran desa yang lebih spesifik. Gambaran desa yang spesifik tersebut akan memberikan ruang kepada kepada desa untuk menentukan arah pengembangan desa. Dalam penelitian yang dilakukan pada Desa Pangkalan Kecamatan Pucuk Rantau Kabupaten Kuantan Singingi dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif ini ditemukan bahwa Desa Pangkalan memiliki sumberdaya alam baik yang dapat diperbaharui, tidak dapat diperbaharui mapun sumberdaya alam yang tidak pernah habis. Selain itu, Desa Pangkalan juga memiliki potensi sumber daya manusia yang dilihat berdasarkan potensi kesehatan masyarakat, intelektual dan spriritual masyarakat Desa Pangkalan.
IDENTIFIKASI ARSITEKTUR BANGUNAN TRADISIONAL DESA LUBUK TERENTANG KECAMATAN GUNUNG TOAR KABUPATEN KUANTAN SINGINGI
Ria Asmeri Jafra
JURNAL PLANOLOGI DAN SIPIL (JPS) Vol 2 No 1 (2020): JPS volume 2 Nomor 1, Februari 2020
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LPPM)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kabupaten Kuantan Singingi merupakan daerah yang baru berkembang. jika tidak diiringi dengan adanya upaya untuk melestarikan arsitektur tradisonal yang telah ditinggalkan selama ini, maka semua itu akan menimbulkan permasalahan baru dikemudian hari, Terutama pada arsitektur rumah tradisional. Dari sekian banyak Arsitektur tradisional yang ada di Kabupaten Kuantan Singingi, di Desa Lubuk Terentang masih banyak berdiri Bangunan dengan bentuk Arsitektur Tradisional yang perlu di lestarikan, sehingga tidak terjadi kepunahan data dan informasi tentang Arsitektur Tradisional Desa Lubuk Terentang. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi Arsitektur Bangunan Tradisional yang ada di Desa Lubuk Terentang serta mengetahui berapa Banyak Bangunan yang masih digunakan sesuai fungsinya. Metode penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini menggunakan metode Deskriptif Kualitatif. Dari penelitian ini ditemukan bahwa ada 14 bangunan yang memiliki Arsitektur Tradisional dengan rincian 2 bangunan berfungsi sebagai Rumah Suku, 1 Bangunan berfungsi sebagai Balai Pertemuan dan 11 Bangunan berfungsi sebagai Rumah Tinggal. Dari ke 14 bangunan tersebut 10 bangunan masih dihuni dan 4 bangunan lainnya tidak dihuni lagi karena dalam kondisi rusak.
ANALISIS POTENSI SUMBER DAYA ALAM (SDA) DI DESA KEPALA PULAU KECAMATAN KUANTAN HILIR
Rahma Deni;
Riki Ruspianda;
Ria Asmeri Jafra
JURNAL PLANOLOGI DAN SIPIL (JPS) Vol 3 No 2 (2021): JPS Volume 3 Nomor 2, Agustus 2021
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LPPM)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Sumber daya alam tidak pernah lepas dari berbagai macam kepentingan diantaranya kepentingan negara, pemilik modal, rakyat maupun kepentingan lingkungan itu sendiri.Sumber Daya di wilayah desa terdiri dari sumber daya alam yang dapat diperbaharui, dan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui.Sumber Daya Alam yang dapat diperbaharui dan Sumber Daya Alam yang tidak pernah habis. Dalam penelitian yang dilakukan pada Desa Kepala Pulau Kecamatan Kuantan Hilir dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif ini ditemukan bahwa Desa Kepala Pulau memili sumber daya alam baik yang dapat diperbaharui, yang tidak dapat diperbaharu dan sumber daya yang tidak pernah habis, pengelolaan sumber daya alam dilakukan secara mandiri oleh masyarakat Desa Kepala Pulau.
EVALUASI KELAYAKAN PENERIMA BANTUAN PROGRAM RUMAH SEHAT LAYAK HUNI TERHADAP PEMILIK BANGUNGAN DI KECAMATAN SENTAJO RAYA
Zulfika Zulfika;
Ria Asmeri Jafra;
Agus Candra
JURNAL PLANOLOGI DAN SIPIL (JPS) Vol 3 No 2 (2021): JPS Volume 3 Nomor 2, Agustus 2021
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LPPM)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mngetahui mekanisme atau tata cara penyaluran bantuan program rumah sehat layak huni di Desa Pulau Kopung Sentajo Kecamatan Sentajo Raya Kabupaten Kuantan Singingi Provinsi Riau. Dan untuk mengevaluasi kesesuaian penerima bantuan berdasarkan kriteria rumah tidak layak huni berdasarkan Peraturan Mentri Perumahan Rakyat Republik Indonesia No 14 Tahun 2011 tentang pedoman pelaksanaan bantuan stimulan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah dengan masyarakat yang tidak mendapat bantuan rumah layak huni yang dilaksanakan di Desa Pulau Kopung Sentajo Kecamatan Sentajo Raya Kabupaten Kuantan Singingi Provinsi Riau. Metode yang di gunakan dalam Penelitian ini adalah Metode Deskriptif Kualitatif dengan menggunakan teknik anlisis data menggunakan Reduksi data, display data dan verifikasi data. Berdasarkan hasil dan analisis data dapat disimpulkan bahwa tata cara penyaluran bantuan Program Rumah Sehat Layak huni di Desa Pulau Kopung Sentajo Kecamatan Sentajo raya kabupaten Kuantan Singingi berjalan sesuai mekanisme yang berlaku, sedangkan untuk kesesuaian penerima bantuan berdasarkan kriteria rumah layak huni berdasarkan persebaran penerima bantuan Program Rumah Sehat Layak Huni berdasarkan Peraturan Mentri Perumahan Rakyat Republik Indonesia No 14 Tahun 2011 tentang pedoman pelaksanaan bantuan stimulan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Desa Pulau Kopung Sentajo, dapat disimpulkan bahwa persebaran penerima Bantuan Rumah Shat Layak Huni cukup merata yakni dari 11 penerima, 5 penerima dari Dusun Cengkeh, 4 penerima dari Dusun Tanurai dan 2 penerima dari Dusun Narosa. Berdasarkan Persebaran calon penerima Program Bantuan Rumah Sehat Layak Huni dapat dikategorikan cukup merata, dimana dari 29 calon penerima bantuan, 8 diantaranya berada di Dusun Cengkeh, 8 di Dusun Tanurai dan 13 di Dusun Narosa. Sedangkan untuk kesesuaian kriteria penerima dari 11 yang menerima 6 penerima lebih sesuai kriteria sedangkan 5 lainnya tidak sesuai, sedangkan 18 rumah yang tidak menerima 11 tidak sesuai kriteria dan 7 sesuai kriteria.
ANALISIS POLA PERSEBARAN DESA DI KECAMATAN KUANTAN MUDIK KABUPATEN KUANTAN SINGINGI PROVINSI RIAU
Riki Ruspianda;
Ria Asmeri Jafra
JURNAL REKAYASA Vol 10 No 2 (2020): Jurnal REKAYASA
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Universitas Bung Hatta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37037/jrftsp.v10i2.62
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola persebaran desa dan potensi desa di Kecamatan Kuantan Mudik. Kecamatan Kuantan Mudik merupakan kecamatan di Kabupaten Kuantan Singingi yang memiliki desa terbanyak diantara kecamatan lain, namun pola pesebaran desanya belum teridentifikasi. Hal ini memberikan masalah dalam proses pembangunan. Bentuk dari permasalahan tersebut berupa tidak optimalnya pemanfataan segala potensi pada wilayah desa di Kecamatan Kuantan Mudik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptip kualitatif menemukan hasil bahwa pola persebaran desa di Kecamatan Kuantan Mudik berbentuk linear dengan mengikuti jalan dan sungai. Potensi desa di Kecamatan Kuantan Mudik terdiri dari potensi fisis dan nonfisis. Potensi fisis yang ada pada desa di Kecamatan Kuantan Mudik meliputi potensi fisis lahan dan tanah, air, iklim, ternak dan sumberdaya manusia. Sedangkan potensi nonfisis terdiri dari adanya pola hidup masyarakat yang menganut sistem gotong royong, adanya lembaga-lembaga sosial yang mendukung kehidupan masyarakat dan adanya pamong desa yang ada disetiap desa untuk kelancaran pemerintahan desa di Kecamatan Kuantan Mudik.
EVALUASI KELAYAKAN PENERIMA BANTUAN PROGRAM RUMAH SEHAT LAYAK HUNI TERHADAP PEMILIK BANGUNGAN DI KECAMATAN SENTAJO RAYA KABUPATEN KUANTAN SINGINGI PROVINSI RIAU TAHUN 2017-2019 (STUDI KASUS DESA PULAU KOPUNG SENTAJO)
Ria Asmeri Jafra;
Zulpika Zulpika
JURNAL PERENCANAAN, SAINS DAN TEKNOLOGI (JUPERSATEK) Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Perencanaan, Sains, Teknologi, dan Komputer (JuPerSaTek)
Publisher : FAKULTAS TEKNIK
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36378/jupersatek.v5i1.2523
Program Pengembangan Perumahan, Kegiatan Pembangunan Rumah Sehat Layak Huni (RSLH) tahun 2017-2019 merupakan program pengembangan perumahan yang dilaksanakan oleh Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Provinsi Riau. Program ini berupaya untuk menciptakan dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat miskin akibat risiko sosial yang dapat menimbulkan potensi terjadinya kerentanan sosial yang ditanggung oleh individu, keluarga, kelompok dan/atau masyarakat sebagai dampak krisis sosial, krisis ekonomi, krisis politik, fenomena alam dan bencana alam yang jika tidak diberikan belanja bantuan sosial akan semakin terpuruk tidak dapat hidup dalam kondisi wajar, berdasarkan hasil musyawarah masyarakat. Pada penelitian ini mengambil lokasi di Desa Pulau Kopung Sentajo Kecamatan Sentajo Raya. Selanjutnya penelitian dengan menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif karena bertujuan untuk mendeskripsikan suatu masalah serta upaya menggali lebih dalam tentang kelayakan penerima bantuan Program Rumah Sehat Layak Huni Terhadap pemilik bangunan. Sedangkan pengambilan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan kepustakaan, selanjutnya dalam analisa data dilakukan dengan tahapan reduksi data, display data dan verifikasi data.
IDENTIFIKASI PUSAT PERTUMBUHAN DALAM PENGEMBANGAN WILAYAH DI KECAMATAN KUANTAN MUDIK
Piona Lestari;
Ria Asmeri Jafra
JURNAL PERENCANAAN, SAINS DAN TEKNOLOGI (JUPERSATEK) Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Perencanaan, Sains, Teknologi, dan Komputer (JuPerSaTek)
Publisher : FAKULTAS TEKNIK
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36378/jupersatek.v5i2.2757
Kecamatan Kuantan Mudik mempunyai permasalahan dalam melaksanakan pembangunan. untuk menghadapi hambatan dan kendala karena kondisi desa-desa di kecamatan ini berbeda-beda seperti desa yang potensial, desa yang penduduknya kurang, maka ditetapkan desa pusat pertumbuhan untuk menunjang pertumbuhan desa dan perekonomian yang saling menguntungkan. Tujuan peneltian ini adalah untuk Mengidentifikasi desa yang berpotensi sebagai pusat pertumbuhan di Kecamatan Kuantan Mudik dan untuk Mengetahui interaksi antara desa potensial sebagai pusat pertumbuhan dengan desa sekitarnya. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Metode analisis yang digunakan dalam identifikasi pusat pertumbuhan wilayah di Kecamatan Kuantan Mudik adalah metode scoring berdasarkan kriteria desa pusat pertumbuhan, selanjutnya analisis gravitasi untuk mengetahui interaksi desa pusat pertumbuhan dengan desa sekitarnya. Berdasarkan hasil analisis menunjukan bahwa, sarana dan prasarana yang ada di Kecamatan Kuantan Mudik secara umum telah mendukung dalam pembentukan desa potensial sebagai pusat pertumbuhan. Desa Banjar Padang memiliki nilai tertinggi sebagai desa potensial pusat pertumbuhan karena nilai yang diperoleh dari 7 (tujuh) variabel penentu desa pusat pertumbuhan sebesar 62, yang artinya memiliki sarana dan prasarana serta memiliki potensi yang mendukung terbentuknya desa potensial sebagai pusat pertumbuhan. Dalam analisis ini belum ada desa yang bisa dijadikan sebagai desa pusat pertumbuhan. Sedangkan berdasarkan analisis gravitasi menunjukan bahwa Desa Seberang Pantai menjadi desa dengan nilai interaksi tertinggi, yaitu sebesar 1.246.905. Mengacu pada hasil penelitian, maka dapat diajukan saran yaitu perlu diadakan pembangunan beberapa sarana dan prasarana untuk lebih meningkatkan fungsi desa Banjar Padang sebagai desa potensial desa pusat pertumbuhan bagi hiterlandnya seperti sarana komunkasi, pendidikan serta pengadaan badan usaha atau perusahaan.
ANALISIS PERKEMBANGAN SOSIAL EKONOMI WILAYAH DESA SEBERANG PANTAI KECAMATAN KUANTAN MUDIK KABUPATEN KUANTAN SINGINGI TAHUN 2015-2021
Desi Selma Putri;
Ria Asmeri Jafra
JURNAL PERENCANAAN, SAINS DAN TEKNOLOGI (JUPERSATEK) Vol 6 No 1 (2023): Jurnal Perencanaan, Sains, Teknologi, dan Komputer (JuPerSaTek)
Publisher : FAKULTAS TEKNIK
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36378/jupersatek.v6i1.3220
Perkembangan wilayah sangat terkait dengan faktor jumlah fasilitas sarana sosial ekonomi wilayah, kependudukan dan aksebilitas wilayah. Desa Seberang Pantai merupakan salah satu Desa yang ada di Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi. Desa yang memiliki tingkat perkembangan wilayah yang cukup tinggi. Meningkatnya perkembangan Desa Seberang Pantai tersebut kemudian dilakukan penelitian dengan tujuan untuk menganalisis perkembangan wilayah Desa Seberang Pantai Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi Tahun 2015-2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode diskriptif kualitatif,yaitu menjelaskan dan mendiskripsikan suatu obyek tentang perkembangan wilayah. Untuk mengetahui tingkat perkembangan wilayah. Adapun variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah indikator sosial ekonomi, indikator kependudukan, indikator aksesibilitas wilayah. Desa Seberang Pantai masyarakatnya dominan mata pencaharian sebagai petani dan pedagang. Berdasarkan hasil analisis dan evaluasi penulis di Desa Seberang Pantai berkembang di bidang pertanian dan perekonomian. Sarana pendidikan dari tahun 2015-2021 belum ada perkembangannya, akan tetapi yang berkembangnya itu jumlah tenaga pengajar. Jumlah penduduk Desa Seberang Pantai dari tahun 2015-2021 meningkat 1,3%. Perkembangan jumlah penduduk berdasarkan pekerjaan perubahannya secara stabil. Dalam menunjang kelancaran transportasi jalan dan jembatan sangat di butuhkan masyarakat. Di Desa Seberang Pantai memiliki 2 unit jembatan yang berada di antara Desa Seberang Pantai dan Banjar Padang.
Unsur-Unsur Magis Tradisi Pacu Jalur dalam Persepsi Masyarakat Kenegerian Kari Kecamatan Kuantan Tengah Kabupaten Kuantan Singingi
Sri Chairani;
Febri Haswan;
Ria Asmeri Jafra
Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2022: Hasil Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian Pengabdian Kepada Masyarakat dan Dakwah Islamiyah Universitas Islam Kuantan Singingi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36378/prosidinguniks.v0i0.2709
Unsur-unsur magis erat kaitannya dengan tingkat pemahaman agama yang dianut masyarakat. Mayoritas masyarakat Kuantan Singingi adalah beragama Islam. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui unsur-unsur magis dalam tradisi pacu jalur dan untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap unsur-unsur magis tradisi pacu jalur tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa banyak proses dalam pembuatan jalur pada tradisi pacu jalur yang didalamnya terdapat unsur-unsur magis. Dalam setiap prosesnya ditemukan bahwa unsur-unsur magis yakni objek/alat magis, mantera magis, ritual/upacara magis, dan dukun jalur. Berdasarkan unsur magis yang terdapat pada tradisi pacu jalur, persepsi masyarakat terhadap unsur-unsur magis ini bermacam-macam. Ada sebagian masyarakat yang percaya terhadap unsur-unsur magis tradisi pacu jalur, karena mantera yang diucapkan oleh dukun jalur masih menyebut nama Allah dan tidak bertentangan dengan ajaran Islam, namun mereka tidak setuju bahwa magis itu penentu kemenangan dalam event pacu jalur. Sebaliknya, beberapa masyarakat percaya dan setuju bahwa unsur magis lah penentu dalam tradisi pacu jalur. Sebagian lain yakni netral, karena mereka memiliki rasa ketidakpedulian. Dan persepsi terakhir adalah sebagian masyarakat tidak percaya pada unsur-unsur magis tersebut karena bertentangan dengan ajaran Islam dan itu termasuk kemusyrikan. Hal ini ditunjukkan oleh dukun jalur saat mengucapkan mantra dalam proses pembuatan jalur dengan meminta kepada mambang (semacam roh halus) dalam membantu proses pembuatan jalur tersebut sampai proses perlombaan jalur. Perbuatan ini bertolak belakang dengan ajaran Islam, dan itu merupakan hal syirik karena percaya pada selain Allah. Ini adalah kesalahan besar dalam Islam.