Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

ANALISIS PENGENDALIAN PEMANFAATAN RUANG DI KECAMATAN KUANTAN TENGAH KABUPATEN KUANTAN SINGINGI Studi Kasus: Perizinan Lapangan Persatuan Olahraga Sungai Jering (Porsing) Kelurahan Sungai Jering Kecamatan Kuantan Tengah Kabupaten Kuantan Singingi Mitha Febrianda; Riki Ruspianda; Rikki Afrizal
JURNAL PLANOLOGI DAN SIPIL (JPS) Vol 2 No 2 (2020): JPS Volume 2 Nomor 2, Agustus 2020
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecamatan Kuantan Tengah merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Kuantan Singingi yang menjadi pusat permukiman dan kegiatan penduduk. Semakin meningkatnya jumlah penduduk di Kuantan Tengah membuat para developer berlomba-lomba untuk membangun kawasan perumahan. Yang menjadi permasalahan adalah pembangunan kawasan perumahan tersebut tidak sesuai dengan detail rencana tata ruang Teluk Kuantan. Salah satu pembangunan yang tidak sesuai dengan rencana tata ruang adalah pembangunan kawasan perumahan yang dilakukan oleh developer yang terletak di lahan bekas lapangan bola yaitu lapangan Persatuan Olahraga Sungai Jering (Porsing). Untuk mencapai penataan ruang yang sesuai dengan peraturan yang berlaku maka dilakukan pengendalian pemanfaatan ruang. Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana pengendalian pemanfaatan ruang di lahan lapangan Porsing dan bagaimana implementasi instrumen pengendalian pemanfaatan ruang di Kabupaten Kuantan Singingi. Untuk memperoleh data dalam penelitian ini, dilakukan dengan penelitian kepustakaan dan lapangan. Penelitian kepustakaan untuk mendapatkan data sekunder dilakukan dengan cara membaca peraturan perundang-undangan, karya ilmiah, buku-buku dan artikel. Penelitian lapangan untuk mendapatkan data primer melalui wawancara dengan informan terkait. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa pengendalian pemanfaatan ruang di lahan lapangan Porsing baru sampai pada tahap pemantauan karena belum adanya kegiatan pembangunan di lokasi tersebut dan pengawasan dalam pengendalian pemanfaatan ruang di Teluk Kuantan telah dilakukan sesuai dengan teori dan undang-undang yang berlaku. Sedangkan implementasi instrumen pengendalian pemanfaatan ruang di Teluk Kuantan, dari 4 instrumen yang berlaku hanya 3 instrumen saja yang baru di implementasikan yaitu perizinan, peraturan zonasi dan pemberian sanksi. Sedangkan pemberian insentif dan disinsentif belum diimplementasikan karena belum tercantum dalam Rencana Tata Ruang (RTRW) yang berlaku.
ANALISIS POTENSI SUMBER DAYA ALAM (SDA) DI DESA KEPALA PULAU KECAMATAN KUANTAN HILIR Rahma Deni; Riki Ruspianda; Ria Asmeri Jafra
JURNAL PLANOLOGI DAN SIPIL (JPS) Vol 3 No 2 (2021): JPS Volume 3 Nomor 2, Agustus 2021
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sumber daya alam tidak pernah lepas dari berbagai macam kepentingan diantaranya kepentingan negara, pemilik modal, rakyat maupun kepentingan lingkungan itu sendiri.Sumber Daya di wilayah desa terdiri dari sumber daya alam yang dapat diperbaharui, dan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui.Sumber Daya Alam yang dapat diperbaharui dan Sumber Daya Alam yang tidak pernah habis. Dalam penelitian yang dilakukan pada Desa Kepala Pulau Kecamatan Kuantan Hilir dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif ini ditemukan bahwa Desa Kepala Pulau memili sumber daya alam baik yang dapat diperbaharui, yang tidak dapat diperbaharu dan sumber daya yang tidak pernah habis, pengelolaan sumber daya alam dilakukan secara mandiri oleh masyarakat Desa Kepala Pulau.
ANALISIS POLA PERSEBARAN DESA DI KECAMATAN KUANTAN MUDIK KABUPATEN KUANTAN SINGINGI PROVINSI RIAU Riki Ruspianda; Ria Asmeri Jafra
JURNAL REKAYASA Vol 10 No 2 (2020): Jurnal REKAYASA
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37037/jrftsp.v10i2.62

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola persebaran desa dan potensi desa di Kecamatan Kuantan Mudik. Kecamatan Kuantan Mudik merupakan kecamatan di Kabupaten Kuantan Singingi yang memiliki desa terbanyak diantara kecamatan lain, namun pola pesebaran desanya belum teridentifikasi. Hal ini memberikan masalah dalam proses pembangunan. Bentuk dari permasalahan tersebut berupa tidak optimalnya pemanfataan segala potensi pada wilayah desa di Kecamatan Kuantan Mudik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptip kualitatif menemukan hasil bahwa pola persebaran desa di Kecamatan Kuantan Mudik berbentuk linear dengan mengikuti jalan dan sungai. Potensi desa di Kecamatan Kuantan Mudik terdiri dari potensi fisis dan nonfisis. Potensi fisis yang ada pada desa di Kecamatan Kuantan Mudik meliputi potensi fisis lahan dan tanah, air, iklim, ternak dan sumberdaya manusia. Sedangkan potensi nonfisis terdiri dari adanya pola hidup masyarakat yang menganut sistem gotong royong, adanya lembaga-lembaga sosial yang mendukung kehidupan masyarakat dan adanya pamong desa yang ada disetiap desa untuk kelancaran pemerintahan desa di Kecamatan Kuantan Mudik.
IDENTIFIKASI KAWASAN RAWAN BANJIR DI KECAMATAN PANGEAN KABUPATEN KUANTAN SINGINGI Nurmila Syahyu; Rikki Afrizal; Riki Ruspianda
JURNAL PLANOLOGI DAN SIPIL (JPS) Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Planologi dan Sipil (JPS)
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecamatan Pangean berada pada Kabupaten Kuantan Singingi. Di Kecamatan Pangean terdapat beberapa desa yang sering sekali terkena banjir dan telah menjadi bencana tahunan terutama pada kawasan-kawasan yang berada dekat dengan aliran sungai kuantan. Berdasarkan fakta tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat kerawanan banjir dan bagaimana persebaranya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan analisis data menggunakan metode overlay dan skoring parameter. Data yang diperlukan seperti data primer dan data sekunder berupa data jenis tanah, kemiringan lereng, curah hujan dan penggunaan lahan di Kecamatan Pangean. Hasil dari penelitian ini adalah tingkat kerawanan banjir dan persebaran kawasan rawan banjir di Kecamatan Pangean. Tingkat kerawanan banjir diklasifikasikan dalam tiga tingkat kerawanan banjir yang meliputi kelas rendah, sedang dan tinggi. Kelas kerawanan banjir rendah dengan cakupan wilayahnya seluas 5.693,19 Ha, sedangkan tingkat kerawanan banjir sedang seluas 2.272,20 Ha, dan tingkat kerawanan banjir tinggi seluas 2.252,85 Ha. Persebaran kawasan rawan banjir di Kecamatan Pangean dibagi menjadi dua klasifikasi kejadian banjir yaitu daerah tidak kejadian dan daerah kejadian banjir. Daerah tidak kejadian dengan luas 7.947,54 Ha dan daerah kejadian dengan luas 4.081,92 Ha.
ANALISIS TATA RUANG DESA BUKIT PEDUSUNAN KECAMATAN KUANTAN MUDIK KABUPATEN KUANTAN SINGINGI PROVINSI RIAU Melani Anggrelita; Riki Ruspianda
JURNAL PERENCANAAN, SAINS DAN TEKNOLOGI (JUPERSATEK) Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Perencanaan, Sains, Teknologi, dan Komputer (JuPerSaTek)
Publisher : FAKULTAS TEKNIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/jupersatek.v5i1.2530

Abstract

Bukit pedusunan merupakan salah satu contoh wilayah perdesaan dari sekian banyak wilayah perdesaan di indonesia. Desa bukit pedusunan memiliki objek wisata dan pusat olahraga yang akan menjadi pusat keramian. Secara administratif, desa Bukit Pedusunan termasuk wilayah Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan struktur dan pola ruang di desa Bukit Pedusunan Kecamatan Kuantan Mudik dan untuk mendeskripsikan strategi pemanfataan ruang di Desa Bukit Pedusunan Kecamatan Kuantan Mudik. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini mengunakan penelitian deskriptif kualitatif dan observasi lapangan. Analisis dalam penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Dari hasil penelitian tentang Analisis Tata Ruang di Desa Bukit Pedusunan Kecamatan Kuantan Mudik dapat disimpulkan bahwa masih perlu dilakukan perbaikan dan peningkatan kondisi sarana dan prasarana sebagai pendukung aktivitas masyarakat, pengelolaan kawasan lindung serta kawasan budidaya dan penatagunaan tanah. Strategi jaringan sarana dan prasarana adalah meningkatkan sarana dan prasarana yang ditujukkan untuk menunjang pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta meningkatkan kemudahan dalam pencapaian pembangunan.
DAMPAK KEBERADAAN PABRIK KELAPA SAWIT PT.SINAR UTAMA NABATI (SUN) TERHADAP PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DESA SUNGAI BAWANG, KECAMATAN SINGINGI, KABUPATEN KUANTAN SINGINGI, PROVINSI RIAU Andi Berlianto; Riki Ruspianda
JURNAL PERENCANAAN, SAINS DAN TEKNOLOGI (JUPERSATEK) Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Perencanaan, Sains, Teknologi, dan Komputer (JuPerSaTek)
Publisher : FAKULTAS TEKNIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/jupersatek.v5i2.2764

Abstract

Pembangunan infrastruktur merupakan bagian integral pembangunan nasional dan roda penggerak pertumbuhan ekonomi. Oleh karna itu, pembangunan infrastruktur diyakini sebagai motor pembangunan suatu kawasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan pembangunan infrastrtuktur di desa Sungai Bawang yang pembangunanya ada campur tangan dari perusahaan baik sebelum dan sesudah berdirinya perusahaan pabrik kelapa sawit PT.Sinar Utama Nabati di desa Sungai Bawang dan mendeskripsikan dampak sesudah berdirinya pabrik Kelapa sawit PT.Sinar Utama Nabati terhadap pembangunan infrastruktur dalam kehidupan masyarakat desa Sungai Bawang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif, teknik pengumpulan data dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa keberadaan pabrik kelapa sawit PT.Sinar Utama Nabati di desa Sungai Bawang sangat dirasakan dampaknya oleh masyarakat desa Sungai Bawang, kontribusi terhadap pembangunan di desa sangat berkembang pesat baik sebelum dan sesudah pabrik berdiri serta dampak sosial dan ekonomi pada masyarakat juga di rasakan setelah pabrik berdiri khususnya di fasilitas pendidikan dan fasilitas peribadatan atau keagamaan yang ada di desa Sungai Bawang.
STUDI S.H.I.P. (Stakeholder, Holistik, Interdisipliner dan Partisipatori) PEMANFAATAN TAMAN PEMAKAMAN UMUM SEBAGAI MEDIA BUDIDAYA TANAMAN TAHUNAN (Perennial Crops) UNTUK SUMBER PENDAPATAN MASYARAKAT PEDULI API DARI PERSFEKTIF TATA RUANG, SUSTAINABLE DEVEL Riki Ruspianda; Roberta Zulfhi Surya; Najamuddin Najamuddin; Jusatria Jusatria
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol 9 No 2 (2023): JURNAL SELODANG MAYANG
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v9i2.315

Abstract

The issue of karhutla (forest and land fires) is a priority for the Governor of Riau. The government, the private sector, and the community together provide solutions related to the prevention of karhutla according to their respective capacities. Fire Resilient Community are at the forefront of forest and land fire disaster management, but MPA is constrained by the unavailability of group operational costs. This research uses a holistic, interdisciplinary, participatory approach. Participatory-based research in this context, namely exploring ideas for gardening in public cemeteries, is an idea from the site level, namely from the Fire Resilient Community. This research can provide a conclusion that it is appropriate to carry out perennial crops in the area around public cemeteries. Planting is not carried out right above the grave but arranged in such a way that it can provide shade, divide the land, and follow Islamic religious rules. From a spatial and ecological perspective, the perennial crops in public cemeteries have fulfilled social, ecological, and economic functions that contribute to the sustainability of living systems. Following the principles of participatory research, based on suggestions and considerations from the Fire Resilient Community, it is recommended that the plants planted be Jengkol (Archidendron jiringa (Jack) I.C. Nielsen), which theoretically and empirically provide economic and ecological benefits. Isu karhutla (Kebakaran Hutan dan Lahan) menjadi prioritas Gubernur Riau. Pemerintah, Swasta, dan Masyarakat bersama-sama memberikan solusi terkait pencegahan Karhutla sesuai dengan kapasitas masing-masing. Masyarakat Peduli Api (MPA) merupakan garda terdepan dalam Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan, namun MPA terkendala tidak tersedianya biaya operasional kelompok. Penelitian ini menggunakan pendekatan Holistik, Interdisipliner, Partisipatori. Penelitian berbasis Partisipatori dalam konteks ini yaitu penggalian ide dan gagasan untuk berkebun di areal pemakaman umum merupakan gagasan dari tingkat tapak yaitu dari Kelompok Masyarakat Peduli Api. Penelitian ini dapat memberikan Kesimpulan yaitu Penanaman Tanaman Tahunan (Perenial Crops) layak dilakukan di areal sekitar Taman Pemakaman Umum. Penanaman tidak dilakukan tepat di atas makam, tetapi diatur sedemikian rupa sehingga dapat menjadi peneduh, pembatas lahan, dan mengikuti aturan agama Islam. Dari Persfektif Tata Ruang dan Persfektif Ekologi Penanaman Tanaman Tahunan (Perenial Crops) di Taman Pemakaman Umum telah memenuhi fungsi Sosial, Ekologi dan Ekonomi yang mendatangkan manfaat bagi keberlangasungan sistem kehidupan. Dengan mengikuti kaidah penelitian Partisipatori, berdasarkan saran dan pertimbangan dari Kelompok Masyarakat Peduli Api merekomendasikan tanaman yang ditanam adalah Jengkol (Archidendron jiringa (Jack) I.C. Nielsen) yang secara teori dan empiris memberikan keuntungan ekonomi dan ekologi.
Optimalisasi Potensi Objek Wisata Desa Dalam Aspek Manajerial Pengelolaan dan Promosi Objek Wisata Pemandian Air Panas Desa Sungai Pinang Kecamatan Hulu Kuantan Riki Ruspianda; Agus Candra; Ria Asmeri Jafra; Retni Pratiwi; Rikki Afrizal; Melia Nurafni
Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2022: Hasil Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian Pengabdian Kepada Masyarakat dan Dakwah Islamiyah Universitas Islam Kuantan Singingi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/prosidinguniks.v0i0.2720

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat dengan judul Optimalisasi Potensi Objek Wisata Desa dalam aspek manajerial pengelolaan dan promosi objek wisata Pemandian Air Panas Desa Sungai Pinang Kecamatan Hulu Kuantan bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan bagi mitra dalam pengelolaan dan promosi objek wisata. Pengabdian ini mengambil lokasi di Desa Sungai Pinang Kecamatan Hulu Kuantan Kabupaten Kuantan Singingi. Adapun sasaran mitra dalam pengabdian ini yaitu kelompok sadar wisata Desa Sungai Pinang, pengelola objek wisata dan masyarakat Desa Sungai Pinang. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan 3 (tiga) metode yang terdiri dari observasi pengelolaan dan promosi objek wisata, FGD dan edukasi promosi objek wisata. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini akan memberikan nilai tambah bagi objek wisata Pemandian Air Panas Desa Sungai Pinang khususnya dan Kabupaten Kuantan Singingi umumnya. Berdasarkan PKM yang sudah dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa permasalahan mengenai pelatihan dan promosi berupa Manajemen pengelolaan organisasi yang belum optimal; Adanya permasalahan dalam memanfaatkan potensi yang ada; Belum optimalnya koordinasi dengan setiap stakeholder; Penghulu suku yang belum solid; Tercemarnya sungai tabalui; dan Akses menuju lokasi pemandian air panas yang cukup sulit karena terdapat beberapa ruas jalan yang rusak. Untuk menjawab permasalahan tersebut diperlukan sinergitas seluruh elemen masyarakat, adanya partisipasi dan perlu penguatan kelembagaan masyarakat, memperhatikan lingkungan dan menerapkan peluang usaha pada objek wisata.