Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Academia Open

Relationship between Blood Glucose, Cholesterol and Blood Pressure in Diabetes Mellitus Patients with Diabetic Ulcers Siti Khosnaini; Puspitasari
Academia Open Vol 4 (2021): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (887.246 KB) | DOI: 10.21070/acopen.4.2021.2074

Abstract

Diabetes mellitus is a chronic disease caused by heredity or environment. According to Riskesdas, 2018 states that based on a doctor's diagnosis, the number of diabetes mellitus cases in Indonesia has increased to 2% compared to the results of Rikesdas in 2013 which was only 1.5%. The purpose of this study was to determine the relationship between blood glucose, cholesterol and blood pressure in diabetes mellitus patients with diabetic ulcers. The research design used was cross sectional. The research sample was 30 patients with diabetes mellitus with diabetic ulcers at Wonoayu Luka House. This research was conducted from February to March 2021. The results showed that there was no relationship between blood glucose and cholesterol with blood pressure (r=0.043, r=-0.199) after the Pearson correlation test was performed.
Enhancing Medical Lab Education via Molecular Biology: A Service Learning Approach for Toxoplasmosis Detection Mushlih , Miftahul; Puspitasari; Syabandia, Sitti Nur Qablyatin; Huesein, Wa Ode Asma`Ul Husna; Aliviameyta , Andika
Academia Open Vol 8 No 2 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/acopen.8.2023.7229

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa SMK Teknologi Lab Kedokteran dalam ranah pengembangan pemeriksaan kesehatan melalui integrasi teknik biologi molekuler. Menggunakan kerangka Service Learning (SL), mahasiswa dibimbing dalam memahami evolusi metode diagnostik yang berkaitan dengan bidangnya, selama periode Februari hingga Maret 2023. Kuliah dan diskusi memperkenalkan mahasiswa pada aplikasi biologi molekuler dalam berbagai ujian, sementara lokakarya terarah pendekatan memungkinkan aplikasi langsung dari metode ini untuk pengujian toksoplasmosis. Prosesnya meliputi ekstraksi DNA dari sampel wajah kucing liar menggunakan Chelex 100 Grade Resin, menargetkan gen B1 untuk PCR, menggunakan siklus PCR minimal, dan memvisualisasikan hasil PCR melalui elektroforesis gel agarosa 1%. Hasil, menunjukkan identifikasi toksoplasma positif dalam 5 dari 6 sampel, menggarisbawahi kemanjuran pendekatan ini. Analisis pra dan pasca tes menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan di antara peserta, menekankan implikasi metodologi pemeriksaan medis lanjutan dalam pendidikan dan praktik. Highlight: Integrasi Biologi Molekuler: Menekankan penggabungan teknik biologi molekuler ke dalam pendidikan laboratorium medis untuk meningkatkan kemampuan diagnostik dan pembelajaran siswa. Pendekatan Service Learning: Menyoroti penggunaan Service Learning sebagai metode yang efektif untuk menjembatani pengetahuan teoretis dengan aplikasi praktis, menumbuhkan pemahaman yang lebih dalam tentang pengembangan pemeriksaan medis. Identifikasi Toksoplasmosis: Menampilkan keberhasilan penerapan metode molekuler, seperti ekstraksi PCR dan DNA, untuk mengidentifikasi keberadaan toksoplasma dalam sampel kucing liar, menunjukkan potensi deteksi penyakit yang akurat. Kata kunci: Pendidikan Lab Medis, Biologi Molekuler, KKN, Deteksi Toksoplasmosis, Peningkatan Pengetahuan