Denny Agustiningsih
Faculty Of Medicine, Public Health And Nursing, Gadjah Mada University, Yogyakarta

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Efek Sitotoksik Madu Dan Silver Dressing Terhadap Sel Fibroblas Dalam Media Tinggi Glukosa: Studi In Vitro Januar Rizqi; Denny Agustiningsih; Dwi Aris Agung; Nur Arfian
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 6 No 2 (2019): MAY 2019
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v6i2.316

Abstract

Penyembuhan luka diabetes merupakan proses yang unik dan kompleks. Sejumlah dressing dikembangkan untuk mengetahui manfaat yang diharapkan meningkatkatkan proses penyembuhan. Penelitian in vivo maupun in vitro madu dan silver menunjukan hasil yang berbeda. Diperlukan penelitian lebih lanjut aktifitas sitotoksik madu dan silver terhadap sel fibroblas dalam media tinggi glukosa. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui apakah madu dan silver bersifat sitotoksik terhadap sel fibroblast dalam media tinggi glukosa. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimental  dengan post test only desain. Kultur sel fibroblast di uji sitotoksik dengan meggunakan metode MTT Assay secara in vitro. Kelompok penelitian dibagi menjadi  kelompok madu dengan konsentrasi 6%, 3% 1.5% dan kelompok Silver. Silver memiliki efek sitotoksik terhadap sel fibroblas dengan nilai penghambatan sebesar 100%. Madu dengan konsentrasi 6% dan 3% memiliki nilai penghambatan lebih dari 50%. Madu konsentrasi 1,5% menujukan proses penghambatan kurang dari 50% dan meningkatkan proses priliferasi sel fibroblas dalam media tinggi glukosa. Madu memiliki aktifitas sitotoksik yang lemah terhadap sel fibroblas dan dapat meningkatkan proliferasi sel, sedangkan silver memiliki aktifitas sitotoksik yang kuat terhadap sel fibroblast.
Intermittent Exercise Triggers Synthesis of CYP19 Aromatase as a Key Enzym for Estrogen Formation In Sprague Dawley Rat Bone Innovarectomy Widodo, Sri; Soedjono, Sri Kadarsih; Agustiningsih, Denny
South East Asia Nursing Research Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : University of Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/seanr.1.2.2019.67-75

Abstract

Menopause is a permanent cessation of menstrual cycle due to reduced secretion of the hormone estrogen which can result in osteoporosis. Osteoporosis is characterized by the process of bone resorption faster than the process of bone formation, resulting in a decrease in bone mineral density and bone microarchitecture damage resulting in bones becoming brittle and easily fracturing. Physical exercise is a holistic intervention to prevent osteoporosis due to menopause. This study is a pure experimental study using a post-test only control group design research design. The subjects of the study were the 12-week-old Sprague Dawley rat. The number of groups is 5 with the number of rats per 6 animals. There was a significant difference between the ovarectomy group of rats and the ovarectomy group of mice and were given intermittent exercise treatment of CYP19 aromatase expression. Discussion: Muscle contractions that occur due to intermittent exercise treatment can produce large amounts of IL-6 and IL-6 mRNA which can stimulate estrogen production. Local estrogen production can reduce bone resorption and increase bone formation and bone density Intermittent exercise can trigger the process of the synthesis of the CYP19 aromatase enzyme in ovarectomy rat femur bones
Angka Kejadian Hipertensi Pada Pemetik Teh Lansia di Kemuning, Karanganyar Setiorini, Anggi; Agustiningsih, Denny; Yunus, Junaedy
Muhammadiyah Journal of Geriatric Vol 2, No 2 (2021): Muhammadiyah Journal of Geriatric
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/mujg.2.2.49-54

Abstract

Latar belakang: hipertensi mengakibatkan banyak masalah seperti penyakit kardiovaskular. Hipertensi dapat menurunkan kualitas kinerja seseorang dan mengganggu kualitas hidup. Hipertensi dapat terjadi pada semua usia tetapi paling banyak pada usia lansia karena lansia mengalami penurunan elastisitas pembuluh darah. Tujuan: tujuan penelitian ini untuk mengetahui angka kejadian dan hubungan hipertensi pada pemetik teh lansia yang berada di Perkebunan Teh Kemuning, Karanganyar meliputi umur, masa kerja, waktu kerja dan Indeks Masa Tubuh. Metode: cross sectional dengan sampel sejumlah 30 orang pemetik teh yang sudah berusia lansia, bekerja lebih dari 5 tahun, bekerja pada area kemiringan 450. Variabel yang diukur adalah hipertensi, masa kerja, waktu kerja, pendidikan, berat badan dan tinggi badan pemetik teh.Uji bivariat menggunakan Chi Square. Hasil: penelitian ini menunjukkan angka kejadian hipertensi ringan sebanyak 83,3% dan hipertensi sedang sebanyak 16,7%. Simpulan: penelitian ini adalah terdapat hubungan antara kejadian hipertensi baik ringan dan sedang terhadap umur dan masa kerja tetapi tidak terdapat hubungan antara waktu kerja dan IMT dengan kejadian hipertensi baik ringan maupun sedang karena pada sampel didapatkan bahwa IMT normal banyak.