Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

HUBUNGAN POLA  ASUH ORANG TUA DENGAN STATUS GIZI BALITA DI DESA KARANGSARI KECAMATAN AGRABINTA KABUPATEN CIANJUR Muchammad Rafy Ackbar; Siti Kamilah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Status gizi balita merupakan indikator penting dalam menilai derajat kesehatan anak. Permasalahan gizi pada balita masih menjadi isu kesehatan masyarakat yang serius dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah pola asuh orang tua. Pola asuh yang kurang tepat dapat berdampak pada pemenuhan kebutuhan gizi balita sehingga memengaruhi pertumbuhan dan perkembangannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pola asuh orang tua dengan status gizi balita di Desa Karangsari Kecamatan Agrabinta Kabupaten Cianjur. Penelitian ini menggunakan desain analitik deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah orang tua yang memiliki balita di Desa Karangsari dengan jumlah sampel sebanyak 50 responden yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pola asuh orang tua dan pengukuran antropometri untuk menilai status gizi balita. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Pearson Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar orang tua menerapkan pola asuh demokratis dan permisif, serta mayoritas balita memiliki status gizi normal. Hasil uji statistik diperoleh nilai p-value = 0,004 (<0,05) yang menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan status gizi balita. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan yang bermakna antara pola asuh orang tua dengan status gizi balita. Oleh karena itu, disarankan kepada tenaga kesehatan untuk meningkatkan edukasi dan penyuluhan kepada orang tua terkait penerapan pola asuh yang tepat untuk mendukung status gizi balita yang optimal.
Pengaruh Edukasi Mitigasi Dengan Sikap Kesiap-siagaan Masyarakat Menghadapi Bencana Gempa Bumi Di Wilayah RW 04, Desa Sarampad, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur Tahun 2025 Sri Lestari; Yeni Koto; Siti Kamilah
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 3 (2026): MARET 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara yang memiliki tingkat kerawanan bencana gempa bumi yang tinggi karena berada pada pertemuan tiga lempeng tektonik dunia. Kabupaten Cianjur, khususnya Kecamatan Cugenang, merupakan salah satu wilayah yang terdampak signifikan akibat bencana gempa bumi, termasuk RW 04 Desa Sarampad yang dikategorikan sebagai zona merah.Kondisi ini menunjukkan pentingnya peningkatan sikap kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana gempa bumi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui pemberian edukasi mitigasi bencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi mitigasi terhadap sikap kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana gempa bumi di wilayah RW 04 Desa Sarampad, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experiment menggunakan pendekatan one group pretest-posttest design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 kepala keluarga yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner sikap kesiapsiagaan masyarakat yang meliputi indikator pengetahuan dan sikap terhadap bencana gempa bumi, perencanaan darurat, sistem peringatan dini, serta kemampuan memobilisasi sumber daya. Edukasi mitigasi bencana diberikan sebagai intervensi kepada responden. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan edukasi mitigasi sebagian besar responden memiliki sikap kesiapsiagaan yang kurang baik, sedangkan setelah diberikan edukasi mitigasi terjadi peningkatan sikap kesiapsiagaan masyarakat. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value < 0,05 yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara edukasi mitigasi dengan sikap kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana gempa bumi di wilayah RW 04 Desa Sarampad, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur