Widayanto, Budi
Program Studi Agribisnis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Published : 21 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Potensi Subsektor Tanaman Pangan Komoditas Padi di Kabupaten Klaten Provinsi Jawa Tengah Refa Sukma Auria; Dwi Aulia Puspitaningrum; Budi Widayanto
AGRIFITIA : Journal of Agribusiness Plantation Vol. 2 No. 1 (2022): MARET
Publisher : Program Studi Agribisnis INSTIPER Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55180/aft.v2i1.199

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk menganalisis komoditas subsektor tanaman pangan padi di masing-masing kecamatan di Kabupaten Klaten, dan (2) menganalisis hubungan pemetaan spasial dan jumlah (persentase) antara produksi padi dan potensi padi di masing-masing kecamatan. Metode penelitian yang digunakan kuantitatif dengan jenis penelitian yaitu studi kasus. Penelitian ini menggunakan data sekunder. Teknik analisis yang digunakan adalah Analisis Location Quotient, dan Analisis Pemetaan dengan Sistem Informasi Geografis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Padi merupakan komoditas potensial di Kabupaten Klaten yang tersebar di 15 kecamatan (57,70%) Kabupaten Klaten. (2) Potensi padi di Kabupaten Klaten dengan menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) menunjukkan bahwa 6 kecamatan (23,07%) memiliki produksi padi diklasifikasikan dasar tinggi, 5 (19,23%) kecamatan memiliki produksi padi tergolong sedang, dan 4 kecamatan (15,38%) memiliki produksi padi tergolong rendah.
Peran Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa Dalam Memberdayakan Masyarakat (Studi Kasus Dusun Dukuh Desa Donokerto Kecamatan Turi Kabupaten Sleman) Sukesi Sukesi; Budi Widayanto; Daru Retnowati
Jurnal Dinamika Sosial Ekonomi Vol 23, No 2 (2022): Jurnal Dinamika Sosial Ekonomi
Publisher : Agribusiness Department, Faculty of Agriculture, UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jdse.v23i2.8678

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Mengkaji Peran Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa dalam memberdayakan masyarakat, mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi proses pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik  penentuan informan secara purposive sampling yaitu kepala dukuh, ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Dusun Dukuh dan Masyarakat. Sumber data yang digunakan  adalah data primer dan data sekunder, teknik pengumpulan data yaitu  menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi dengan pengujian  keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, teknik analisis data yaitu dengan  mengumpulkan data, mereduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan, hasil penelitian ini Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa melakukan proses pelaksanaan program kerja secara terstruktur melalui perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan. Dalam memberdayakan masyarakat Dusun Dukuh Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa membuat program kerja yang berasal dari usulan masyarakat melalui musyawarah dusun dan musyawarah desa, usulan program kerja terus dikembangkan sampai pada tahap pendanaan cair dan proses pelaksanaan program kerja melibatan pengawasan serta evaluasi program kerja. Dalam mewujudkan program kerja terdapat faktor yang mendukung berupa adanya partisipasi masyarakat, kebijakan pemerintah dan pendanaan. Dapat disimpulkan bahwa peran Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Dusun Dukuh dalam proses pemberdayaan di Dusun Dukuh melalui program kerja berupa peran manajerial berupa perencanaan mulai dari menyusun rencana pembangunan dan melakukan pendampingan kepada masyarakat, lembaga melakukan pengorganisasian baik tugas maupun fungsi sesuai dengan wewenang dan struktur organisasi, lembaga melakukan pelaksanaan dengan ikut terjun langsung dalam menjalankan program kerja, lembaga melakukan pengawasan dan evaluasi mulai dari memotivasi masyarakat melakukan koordinasi program kerja dan pengarahan. terdapat dua faktor pendukung dalam proses pemberdayaan di Dusun Dukuh yaitu faktor internal SDA dan SDM, faktor eksternal berupa kebijakan pemerintah, pendanaan, dan program kerja.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGEMBANGAN DESA WISATA KAMPUNG FLORY Wiwik Meilani; Budi Widayanto; Heni Handri Utami
Agrisociabus Vol 1, No 2 (2022): Agrisociabus
Publisher : Agribusiness Department, Faculty of Agriculture, UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/asb.v1i2.7857

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk, 1). Mengkaji pemahaman masyarakat dalam memanfaatkan potensi desa untuk pengembangan Desa Wisata Kampung Flory, 2). Mengkaji pengelolaan kegiatan pengembangan Desa Wisata Kampung Flory, dan 3). Mengkaji proses pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan Desa Wisata Kampung Flory. Metode penelitian dengan pendekatan pendekatan dan jenis penelitian adalah studi kasus. Informan dalam penelitian ini yaitu Ketua dan Sekretaris Kelompok Taruna Tani sebagai informan kunci, informan utama yaitu masyarakat yang terlibat dalam program, dan informan pendukung yaitu masyarakat yang menjadi pelaku usaha. Data keabsahan yang diperoleh diuji menggunakan teknik triangulasi sumber data dengan teknik analisis data menggunakan data pengumpulan, reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa: 1). Kelompok Taruna Tani Flory sebagai fasilitator memberikan pemahaman pada masyarakat untuk melakukan pengembangan dan kesejahteraan kehidupan. Adanya pemahaman oleh Taruna Tani kepada masyarakat ini menjadikan masyarakat paham bahwa terdapat potensi yang dapat dikembangkan di desa mereka, sehingga masyarakat mau berpartisipasi dalam program Pengembangan Desa Wisata Kampung Flory, 2). pengelolaan Program Pengembangan Desa Wisata Flory terdiri dari tahap perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi, dan 3). pemberdayaan masyarakat di Kampung Flory masih dalam tahap pengkapasitasan, hal ini karena masih adanya keterlibatan dari Kelompok Taruna Tani sebagai fasilitator program. Masyarakat masih memiliki bantuan kepada fasilitator dalam melakukan pengelolaan Kata Kunci : Pemahaman, Pengelolaan, Pemberdayaan , Program Pengembangan 
Perubahan Kultural Masyarakat (Studi Kasus Desa Wisata Pulesari, Dusun Pulesari, Desa Wonokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta) Bella Togiana Limbong; Budi Widayanto; Eko Murdiyanto
Agrisociabus Vol 1, No 2 (2022): Agrisociabus
Publisher : Agribusiness Department, Faculty of Agriculture, UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/asb.v1i2.7919

Abstract

This study aims to (1) Examine the culture of the community before the existence of Pulesari Tourism Village (2) Examine the process of cultural change of the community and community culture after the existence of Pulesari Tourism Village (3) Examine the factors that influence the process of change in Pulesari Tourism Village. This research uses a qualitative approach with a type of case study research. The results of this study show that (1) The culture of the community before the existence of a tourist village was still very traditional and the mindset of the community was not wide so that it was slow to meet the needs of their lives.  (2) The process of cultural change of the people of Pulesari Tourism Village occurs through the process of acculturation and adaptation of cultural ecology, the community has an open mindset and a consumptive lifestyle. However, the elements of art and religious system have not changed (3) Factors that influence the process of change are factors that encourage the process of change that occurs, namely contact with other cultures; advanced formal education system; an attitude of appreciating the results of one's work and the desire to move forward; open system of society; orientation to the future occurs in society; and the value that man must always endeavor. Factors that hinder the course of the process of change that occurs are very traditional societal attitudes and prejudices towards new or foreign things or closed attitudes.Keywords: Community Culture, Cultural Change, Tourism Villages
ANALISIS SEKTOR PROGRESIF DAN KONTRIBUSI SEKTOR PERTANIAN TERHADAP PEREKONOMIAN DI KABUPATEN SUKOHARJO PROVINSI JAWA TENGAH Shidqi Mahendra Fadholi; Budi Widayanto; Ni Made Suyastiri Yani Permai
Agrisociabus Vol 2, No 1 (2023): Agrisociabus
Publisher : Agribusiness Department, Faculty of Agriculture, UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/asb.v2i1.8517

Abstract

Penelitian bertujuan untuk : 1) Menganalisis sektor progresif pada perekonomian di Kabupaten Sukoharjo, 2) Menganalisis kontribusi sektor pertanian terhadap perekonomian di Kabupaten Sukoharjo. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif berjenis deskriptif dengan pengambilan data menggunakan data sekunder. Data yang digunakan adalah data produk domestik regional bruto (PDRB) Kabupaten Sukoharjo, data produk domestik regional bruto Provinsi Jawa Tengah tahun 2016-2020, data komoditas pertanian di Kabupaten Sukoharjo dan Provinsi Jawa tengah tahun 2016-2020. Analisis data menggunakan metode kontribusi dan shift share. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: 1) Sektor progresif terdiri 6 sektor yaitu sektor konstruksi; sektor informasi dan komunikasi; sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial; sektor real estate; sektor jasa perusahaan; sektor jasa lainnya bahwa, 2) Sektor pertanian memiliki kontribusi terbesar ketiga pada perekonomian di Kabupaten Sukoharjo (8,27%), kontribusi pertama adalah industri pengolahan (38,37%), sektor perdagangan besar dan eceran reparasi mobil dan sepeda motor (18,28%) yang berarti sektor industri pengolahan, sektor perdagangan besar dan sektor pertanian berpengaruh terhadap perekonomian di Kabupaten Sukoharjo.
Evaluasi Program Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah Melalui Toko Milik Rakyat di Kabupaten Kulon Progo Ilham Veda Reswara; Budi Widayanto; Dwi Aulia Puspitaningrum
Agrisociabus Vol 2, No 2 (2023): Agrisociabus
Publisher : Agribusiness Department, Faculty of Agriculture, UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/asb.v2i2.10893

Abstract

AbstrakToko Milik Rakyat (Tomira) memiliki tujuan untuk mengembangkan ekonomi masyarakat Kabupaten Kulon Progo melalui kemitraan dengan UMKM dan koperasi. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengevaluasi program pengembangan UMKM melalui Toko Milik Rakyat menggunakan model CIPP (Context, Input, Process, Product), (2) Menganalisis faktor pendukung dan faktor penghambat dalam pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah melalui Toko Milik Rakyat di Kabupaten Kulon Progo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian survei. Metode penentuan responden dilakukan secara purposive sampling yaitu pelaku UMKM yang melakukan kemitraan dengan Tomira. Data yang digunakan dalam penelitian adalah data primer berupa data yang diperoleh secara langsung melalui wawancara dan data sekunder berupa data yang telah dimiliki oleh UMKM maupun Toko milik rakyat. Teknik analisis data menggunakan evaluasi program model CIPP dan analisis deskriptif. Hasil penelitan menunjukkan evaluasi program pengembangan UMKM melalui Toko Milik Rakyat di Kabupaten Kulon Progo berupa (1) Evaluasi CIPP program pengembangan UMKM melalui Toko Milik Rakyat termasuk kedalam kategori baik sebesar 77,27% dengan perincian evaluasi context termasuk kategori baik (77,02%), evaluasi input termasuk kategori baik  (77,50%), evaluasi process termasuk kategori baik  (75,71%), dan evaluasi product termasuk kategori baik (78,47%), (2) Faktor pendukung pengembangan UMKM meliputi rak khusus (space display), pelatihan, dan kemudahan sertifikasi. Faktor penghambat pengembangan UMKM meliputi penggunakan sistem titip jual, pemasaran yang masih kurang, dan belum semua Tomira bekerja sama dengan koperasi BTM.Kata kunci: Toko milik rakyat, Pengembangan UMKM, Evaluasi model CIPP 
EVALUASI KEGIATAN BUDIDAYA MINA TIMUN DI DUSUN SAMBEREMBE KALURAHAN CANDIBINANGUN KAPANEWON PAKEM KABUPATEN SLEMAN Serena Aysa Al Khumaidi; Daru Retnowati; Budi Widayanto
Agrisociabus Vol 1, No 2 (2022): Agrisociabus
Publisher : Agribusiness Department, Faculty of Agriculture, UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/asb.v1i2.7711

Abstract

Tujuan penelitian 1) Mengevaluasi perencanaan dan pelaksanaan kegiatan mina timun oleh Poktan Ngudi Marem kepada masyarakat Dusun Samberembe 2) Mengkaji efektifitas dan efisiensi kegiatan mina timun di Dusun Samberembe. Penelitian menggunakan metode kualitatif. Teknik penentuan informan menggunakan teknik penelitian conteks, input, process, output atau CIPP. Informan dalam penelitian ini dipilih menggunakan teknis snowball yakni Ketua Kelompok Tani Ngudi Marem yakni Bapak Satriyanta, Ketua Pokdarwis Kampung Mina Padi yakni Bapak Ricky Wahid Syam, dan, Anggota Poktan Ngudi Marem yang telah menerapkan mina timun yakni Bapak Basuki Rahmat. Sumber data yang diambil yakni data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yakni menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Pengujian keabsahan data yakni menggunakan triangulasi waktu dan triangulasi sumber. Teknik analisis data menggunakann cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini 1 Dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan mina timun, menggunakan: konteks meliputi program, uji coba, anggaran dan saran. Input meliputi sumberdaya, sarana prasarana, modal, dan prosedur. Proses meliputi proses dan staf. Produk meliputi tujuan, dampak, pencapaian, perbaikan dan evaluasi. 2 Kegiatan mina timun yang sedang berada dalam tahap pengembangan yang sangat efektif untuk diterapkan di Dusun Samberembe, karena perawatan yang mudah, dan hasil yang lebih banyak daripada budidaya timun konvensional. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan mina timun Dusun Samberembe berjalan secara efektif dan efisien, akan tetapi masih perlu dikembangkan lebih lanjut untuk mendapatkan standard operational procedure atau SOP yang sesuai. Kata kunci: evaluasi, pelaksanaan, perencanaan,
Pengelolaan Kegiatan Pembangunan Fasilitas Wisata Oleh Pokdarwis Dalam Pengembangan Kampung Mina Padi Samberembe Dwi Cahya Kurniawan; Budi Widayanto; Daru Retnowati
Agrisociabus Vol 1, No 2 (2022): Agrisociabus
Publisher : Agribusiness Department, Faculty of Agriculture, UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/asb.v1i2.7812

Abstract

Tujuan penelitian adalah : 1). Mengkaji pengelolaan kegiatan dalam pengembangan Desa Wisata  Kampung Mina Padi Samberembe, 2). Mengkaji hambatan pengelolaan kegiatan dalam pengembangan Desa Wisata Kampung Mina Padi Samberembe. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling. Informan dalam penelitian ini adalah Ketua Pengurus Kampung Mina Padi Bapak Ricky Wachid Syam, Bendahara pengurus Bapak Dwi Nurrohman, dan Bapak Dodik dari Rumah Zakat yang mengurus pengelolaan dana CSR. Sumber data yang diambil menggunakan data primer. Teknik pengumpulan data yakni menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Pengujian keabsahan data yakni menggunakan teknik triangulasi sumberdantriangulasiwaktu.Teknikanalisisdatamenggunakancarareduksidata, penyajiandata,danpenarikankesimpulan.Hasilpenelitianini1dalampengelolaan pembangunan fasilitas penunjang wisata di Kampung Mina Padi Samberembe menggunakan fungsi manajemen : perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. 2 hambatan yang terjadi dalam pengelolaan dana seperti kurangnya kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), kurangnya sikap keterbukaan, serta kurangnya rasa bertanggung jawab pengurus terhadap tugas yang diberikan. Pengelolaan kegiatan pembangunan dengan menerapkan fungsi manajemen membuat Kampung Mina Padi Samberembe mempunyai fasilitas wisata yang memadai dan mampu menarik wisatawan.
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA PULESARI DI DUSUN PULESARI DESA WONOKERTO KECAMATAN TURI KABUPATEN SLEMAN Rizka Ratna Sari Siregar; Siti Hamidah; Budi Widayanto
Agrisociabus Vol 1, No 2 (2022): Agrisociabus
Publisher : Agribusiness Department, Faculty of Agriculture, UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/asb.v1i2.7911

Abstract

Research aims to (1) Assess the Shapes of community participation in development Pulesari Tourism Village (2) Assess the level of community participation in development Pulesari Tourism Village. This research uses a qualitative method with a case of study approach and retrieval of informants use to Purposive which is the managing director of the Pulesari Tourism Village, the community of pulesari and the staff of Pulesari Tourism Village. Data collection tehcniques with observation, interviews and documentation by testing validity of data using triangulation sources. Data analysis technique with collecting data, data reduction, data presentation, and withdrawal of conclusion and verification. The result of this research are (1) The forms of community participation in development Pulesari Tourism Village was provide ideas, assist in infrastructure, mutual coorporation and gived their skills. (2) The level of community participation in development Pulesari Tourism Village was in the citizen power stage (high participation).Keywords: Community Participation, Development Tourism Village. Forms of Participation, Level of Participation
Perubahan Interaksional Masyarakat Desa Wisata Kampoeng Sedjarah Kelor Bangunkerto Kecamatan Turi Kabupaten Sleman Khansa Dzahabiyyah M. Riyadi; Eko Murdiyanto; Budi Widayanto
Agrisociabus Vol 1, No 2 (2022): Agrisociabus
Publisher : Agribusiness Department, Faculty of Agriculture, UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/asb.v1i2.7739

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengkaji proses perubahan interaksional yang terjadi pada masyarakat di Desa Wisata Kampoeng Sedjarah Kelor (2) Mengkaji bentuk perubahan interaksional yang terjadi pada masyarakat di Desa Wisata Kampoeng Sedjarah Kelor (3) Mengkaji akibat yang timbul dari adanya Desa Wisata Kampoeng Sedjarah Kelor. Penelitian in imenggunakan pendekatan kualitatif. Teknik penentuan informan secara purposive yaitu Ketua Pengurus Desa Wisata Kampoeng Sedjarah Kelor, Mayarakat Dusun Kelor dan Anggota Aktif Pengurus Desa Wisata Kampoeng Sedjarah Kelor. Sumber Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan pengujian keabsahan data menggunakan triangulasi Sumber dan triangulasi Teknik. Teknk analisis data dengan mengumpulkan data, mereduksi data, menyajikan data dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) Perubahan interaksional yang terjadi di Desa Wisata Kampoeng Sedjarah Kelor dapat dilihat dari kontak sosial dan komunikasi sosial yang terjadi antar masyarakat Dusun Kelor (2) Perubahan interaksional yang terjadi di Desa Wisata Kampoeng Sedjarah Kelor merupakan perubahan yang bersifat Asosiatif (3) Akibat yang timbul dari adanya Desa Wisata Kampoeng Sedjarah Kelor adalah dampak positif berupa terciptanya lapangan pekerjaan sehingga mampu membuka peluang meningkatnya ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Dusun Kelor, lingkungan menjadi lebih tertata. Dampak negatif yang timbul dari adanya Desa Wisata Kampoeng Sejarah Kelor adalah sampah yang ditinggalkan oleh wisatawan.