Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Hubungan Penggunaan Kontrasepsi Suntik Progestin dengan Siklus Menstruasi Nabilatul Mukaromah; Novita Eka Kusuma Wardani; Siti Alfiah; Sukesi
Gema Bidan Indonesia Vol. 12 No. 4 (2023): December
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v12i4.77

Abstract

Pendahuluan : Kontrasepsi suntik merupakan kontrasepsi yang paling banyak digunakan oleh WUS di Indonesia. Penggunaan kontrasepsi suntik progestin meningkat beberapa waktu belakangan dan menunjukkan gangguan menstruasi pada akseptor KB suntik. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya hubungan penggunaan kontrasepsi suntik progestin dengan siklus menstruasi. Metode : Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan studi Cross Sectional. Lokasi penelitian di Puskesmas Tanah Kali Kedinding. Sampel yang digunakan berjumlah 102 responden pengguna kontrasepsi suntik dengan Teknik simple random sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah penggunaan kontrasepsi suntik progestin, sedangkan variabel dependen dalam penelitian ini adalah siklus menstruasi. Pengambilan Data menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan uji korelasi Chi Square. Hasil : Penelitian ini menunjukkan sebagian besar akseptor kontrasepsi suntik yaitu sebanyak 59.8% memilih kontrasepsi suntik progestin. Sebagian besar akseptor kontrasepsi suntik yaitu sebanyak 71.6% memiliki siklus menstruasi yang tidak normal. Analisis : Hubungan penggunaan kontrasepsi suntik progestin dengan siklus menstruasi diperoleh nilai signifikan ρ = 0.000 (< 0.05) dengan Contingen Coefficiency sebesar 0.509. Pembahasan : Penelitian ini membuktikan bahwa terdapat hubungan penggunaan kontrasepsi suntik progestin dengan siklus menstruasi dengan keeratan hubungan sedang. Saran : Diharapkan calon akseptor lebih cerdas memilih kontrasepsi yang akan digunakan sesuai dengan kebutuhan serta mempertimbangkan efek samping yang akan di dapat.
Hubungan Pengetahuan Tentang Gizi Dengan Kejadian Anemia Pada Wanita Usia Subur di Wilayah Puskesmas Bangkingan Surabaya Tsanir Rohmah Zamzami Ninik; Astuti Setiyani; Novita Eka Kusuma Wardani; Rodiyatun
Gema Bidan Indonesia Vol. 12 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v12i2.180

Abstract

During the period of women of childbearing age there are many health problems, one of which is anemia. Anemia is a condition where the hemoglobin level is less than the normal value according to the age group (≤ 12 g/dl for WUS). The purpose of this study was to determine the relationship between knowledge about nutrition and the incidence of anemia in women of childbearing age (WUS). This type of research is an analytical survey with the Cross Sectional method. The population of Women of Reproductive Age (WUS) is 310 respondents with a sample using the Purposive Sampling technique of 122 respondents. Data collection was processed using the Spearman Rho statistical test with an α value of 0.05. Nearly half of the respondents (WUS) had good knowledge of nutrition (52%) and only a small proportion, namely 15 (12.3%) had anemia. The results of the Spearman Rho statistical test obtained a significance value of p = 0.022. So H1 is accepted. The results of the analysis concluded that there was a relationship between nutritional knowledge and the incidence of anemia in (WUS). There is a relationship between nutritional knowledge and the incidence of anemia in (WUS). So it is recommended for Women of Reproductive Age (WUS) to continue to increase knowledge about nutrition through ways and by utilizing easily accessible multimedia Keywords: knowledge, nutrition, anemia
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kunjungan Antenatal Care Di UPT Puskesmas Binaus Yasinta Obenu; Dwi Wahyu Wulan Sulistyowati; Rekawati Susilaningrum; Novita Eka Kusuma Wardani
Gema Bidan Indonesia Vol. 13 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v13i1.200

Abstract

Kehamilan dan persalinan adalah proses alami, tetapi sering kali disertai dengan komplikasi baik bagi ibu maupun bayi. Pemanfaatan pelayanan antenatal care oleh ibu hamil di Indonesia juga belum sepenuhnya sesuai dengan pedoman yang sudah ditetapkan, yang cenderung menyulitkan tenaga kesehatan dalam mendeteksi faktor risiko kehamilan dan persalinan secara dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan, jarak tempat tinggal, pendapatan keluarga, dan sikap suami terhadap kunjungan antenatal care di UPT Puskesmas Binaus Kabupaten Timor Tengah Selatan. Desain penelitian ini menggunakan survei analitik dengan desain cross-sectional. Jumlah sampel penelitian adalah 34 ibu hamil yang dipilih menggunakan probability sampling, yaitu purpusive sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah tingkat pengetahuan, jarak tempat tinggal, pendapatan keluarga, dan sikap suami, sedangkan variabel dependennya adalah kunjungan antenatal care. Teknik pengumpulan data dilakukan secara primer dan sekunder melalui kuesioner. Analisis yang digunakan untuk menguji penelitian ini adalah chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kunjungan antenatal care dengan nilai p-value sebesar 0,002 < α (0,05), terdapat hubungan antara jarak tempat tinggal dengan kunjungan antenatal care dengan nilai p-value 0,003 < α (0,05), terdapat hubungan antara pendapatan keluarga dengan kunjungan antenatal care dengan nilai p-value 0,002 < α (0,05), dan terdapat hubungan antara sikap su ami dengan kunjungan antenatal care dengan nilai p-value 0,001 < α (0,05). Kunjungan antenatal care dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti tingkat pengetahuan, jarak tempat tinggal, pendapatan keluarga, dan sikap suami. Oleh karena itu, disarankan kepada tenaga kesehatan untuk melakukan kunjungan rumah jika ada ibu hamil yang tidak memeriksakan diri di fasilitas kesehatan, sehingga dapat mendeteksi faktor risiko kehamilan dan persalinan secara dini.  
Hubungan Penggunaan Gadget Dengan Interaksi Sosial Anak Usia 4-6 Tahun Di KB TKIT Al Hikmah Surabaya Aldita Hajar Setya Rohmah; Astuti Setiyani; Novita Eka Kusuma Wardani; Sukesi
Gema Bidan Indonesia Vol. 13 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v13i1.204

Abstract

Usia dini merupakan periode masa pertumbuhan dan perkembangan, pada masa tersebut semua potensi pada anak akan berkembang dengan pesat. Stimulasi lingkungan sangat penting untuk memicu perkembangan otak. Dilihat dari kenyataannya orang tua pada zaman sekarang banyak yang memberikan gadget pada anaknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan gadget dengan interaksi sosial anak usia 4-6 tahun di KB TKIT Al Hikmah Surabaya.  Jenis penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan desain CrossSectional. Variabel independen adalah penggunaan gadget dan variabel dependen adalah interaksi sosial. Populasi penelitian ini sebanyak 156 orang tua. Sampel ditentukan dengan metode Purposive Sampling sebanyak 112 responden. Instrumen yang digunakan menggunakan lembar kuesioner yang diuji validitas dan reliabilitas. Pengolahan data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji statistik Spearman Rank. Penelitian menunjukkan Penggunaan Gadget memiliki hubungan dengan Interaksi Sosial Anak. Analisis Spearman Rank dengan p-Value = 0,005. Dengan taraf signifikan p <0,05 dengan nilai r hitung = -0,263 H1 diterima, artinya ada hubungan antara penggunaan gadget dengan interaksi sosial anak usia 4-6 tahun di KB TKIT Al Hikmah Surabaya. Hasil uji statistik Spearman Rank bahwa r hitung = -0,263 yang berarti hubungan tidak searah, semakin tinggi penggunaan gadget semakin menurun interaksi sosial pada anak. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat Hubungan Penggunaan Gadget dengan Interaksi Sosial Anak Usia 4-6 Tahun di KB TKIT Al Hikmah Surabaya.
The Role of Psychoeducation in Preventing Stunting: Tackling Early Marriage Culture in Adolescent Kusuma Wardani, Novita Eka; Harumi, Ani Media; Sholika, Siti Mar’atus
Journal La Medihealtico Vol. 6 No. 1 (2025): Journal La Medihealtico
Publisher : Newinera Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37899/journallamedihealtico.v6i1.1708

Abstract

Stunting is a chronic nutritional issue threatening future generations, significantly influenced by early marriage practices. In East Java, Indonesia, early marriage has become a pressing concern, with a 10.44% increase in 2022, exceeding the national average. The region reported the highest number of early marriage dispensation requests in Indonesia, totaling 15,337 cases, or 29.4% of the national total. In the Madurese community, early marriage is often viewed as a customary practice, driven by unintended pregnancies and parental pressure. This study aims to evaluate the effectiveness of psychoeducation regarding stunting and early marriage culture in promoting stunting prevention behaviors among adolescent girls. A mixed-method approach was employed, using a quasi-experimental design with pre- and post-test groups, focusing on female adolescents aged 14-21 at the Wonoayu community health center. The independent variables include psychoeducation on stunting and early marriage culture, while the dependent variable is stunting prevention behavior. Data were collected using questionnaires for the quantitative aspect and in-depth interviews for the qualitative component. Results indicate significant improvements in stunting prevention behavior scores post-intervention. Psychoeducation effectively enhances knowledge about stunting's causes and preventive measures, enabling adolescents to take proactive steps. Furthermore, it fosters positive attitudes toward nutrition and reproductive health, encouraging healthier habits among participants.
Relationship Between Antenatal Care History and Parenting Patterns with the Incidence of Stunting in Toddlers Harumi, Ani Media; Wardani, Novita Eka Kusuma; Sholikah, Siti Mar’atus
Journal La Medihealtico Vol. 6 No. 1 (2025): Journal La Medihealtico
Publisher : Newinera Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37899/journallamedihealtico.v6i1.1709

Abstract

This study aims to analyze the relationship between antenatal care history and parenting patterns in toddlers with the incidence of stunting in the Wonoayu Health Center area, Sidoarjo. Through a quantitative research design with a cross-sectional approach, data were collected from 120 mothers who have toddlers, using questionnaires and observation sheets. The results of the analysis showed a significant relationship between antenatal care history and parenting patterns with the incidence of stunting. Statistical tests with logistic regression showed that improvements in antenatal care and parenting patterns can reduce the risk of stunting in toddlers. This study provides important insights into the importance of early intervention and education for mothers to improve child health and prevent stunting in the community. Thus, recommendations to strengthen maternal and child health programs, as well as increase public awareness of good parenting patterns, are needed to support optimal growth and development of toddlers.
Pengaruh Baby Massage terhadap Kualitas Tidur Bayi Usia 0-6 Bulan Yulanda, Hemawanti Trezza; Novita Eka Kusuma Wardani; Dina Isfentiani; Tatarini Ika Pipitcahyani
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 2: Januari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v4i2.6831

Abstract

Sleep disorders that support the quality of baby's sleep are problems Sleep problems in infants that occur in Indonesia by 44.2%. The purpose of this study was to identify the effect of baby massage on the quality of sleep of infants aged 0-6 months. This research is a type of preexperimental research with a research design of one group pretest posttest. The samples were obtained which were used with purposive sampling techniques as many as 52 babies. The independent variable is baby massage while the dependent variable is the quality sleep of babies aged 0-6 months. Data analysis in this study is univariate and bivariate with Wilcoxon signed rank test. The results stated that there was a change in sleep quality of infants aged 0-6 months after and before baby massage with a significant improvement in sleep quality after treatment, namely p-value 0.000 < α (0.05) which means H0 is rejected and H1 is accepted. It was concluded that there is an influence of baby massage on the quality of sleep of babies aged 0-6 months so that parents can do independently and regularly at home to improve the quality of baby's sleep and sleep quality to be good.
Pola Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) dan Status Gizi Balita 12-24 Bulan Meishafa Nanda Mutyovi; Sukesi Sukesi; Novita Eka Kusuma Wardani
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES 2023
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf14nk121

Abstract

Malnutrition in toddlers can hinder the growth of mental, physical and thinking abilities, so that nutritional status is very important to pay attention to. The purpose of this study was to analyze the relationship between the pattern of complementary feeding with breast milk and the nutritional status of toddlers aged 12-24 months. This study applied a cross-sectional design, which included 105 toddlers aged 12-24 months in Rejosopinggir Village, Tembelang, Jombang, who had been selected using a proportional random sampling technique. Feeding patterns were measured by filling out questionnaires, while nutritional status was measured by measuring height and weight. Data were analyzed using Chi-square test. The results showed that the p-value = 0.000. Furthermore, it was concluded that the pattern of giving complementary food to breast milk is related to the nutritional status of toddlers in Rejosopinggir Village.Keywords: toddler; nutritional status; complementary foods for breast milk ABSTRAK Kekurangan gizi pada balita bisa menghambat pertumbuhan mental, fisik dan kemampuan berpikir, sehingga status gizi sangat penting untuk diperhatikan. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis hubungan antara pola pemberian makanan pendamping air susu ibu dengan status gizi pada balita 12-24 bulan. Penelitian ini menerapkan rancangan cross-sectional, yang mengikutsertakan 105 balita berusia 12-24 bulan di Desa Rejosopinggir, Tembelang, Jombang, yang telah dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Pola pemberian makanan diukur melalui pengisian kuesioner, sedangkan status gizi diukur dengan pengukuran tinggi badan dan berat badan. Data dianaIisis menggunakaniuji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai p = 0,000. Selanjutnya disimpulkan bahwa pola pemberian makanan pendamping air susu ibu berhubungan dengan status gizi balitadi Desa Rejosopinggir.Kata kunci: balita; status gizi; makanan pendamping air susu ibu
Pengaruh Health Education Dengan Media Digital E-Book Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Ibu Hamil Dalam Melakukan Effleurage Massage Anhar, Shafa Salsabilla; Sulistyowati, Dwi Wahyu Wulan; Wardani, Novita Eka Kusuma; Aini, Elfira Nurul
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 2: Januari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v4i2.6872

Abstract

Kehamilan adalah proses terjadinya perubahan fisik yang dapat menyebabkan ibu hamil mengalami nyeri punggung. Hal ini disebabkan oleh kurangnya kesadaran ibu hamil dalam mencari informasi tentang effleurage massage sebagai manajemen nyeri punggung. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh health education menggunakan media digital e-book terhadap pengetahuan dan sikap ibu hamil dalam melakukan effleurage massage. Jenis penelitian Pre Eksperimental dengan rancangan penelitian one grup pre-test-post-test. Populasi 207 ibu hamil usia kehamilan ≥ 22 minggu di TPMB Afah Fahmi Surabaya. Sampel diambil dengan Teknik purposive sampling sejumlah 41 ibu hamil. Instrumen penelitian berupa kuesioner. Uji statistik menggunakan uji wilcoxon dengan α < 0,05. Dari hasil uji statistik didapatkan adanya pengaruh health education dengan media digital e-book terhadap pengetahuan ibu hamil dalam melakukan effleurage massage dengan hasil nilai p-value 0,000 < 0,05 dan adanya pengaruh health education dengan media digital e-book terhadap pengetahuan ibu hamil dalam melakukan effleurage massage dengan nilai p-value 0,000 < 0,05 yang berarti terdapat pengaruh health education dengan media digital e-book terhadap pengetahuan dan sikap ibu hamil dalam melakukan effleurage massage
PENGARUH KEJADIAN STUNTING TERHADAP TINGKAT PERKEMBANGAN BAHASA PADA BALITA Wardani, Novita Eka Kusuma
Voice of Midwifery Vol 12 No 2 (2022): Voice of Midwifery
Publisher : Lembaga Penerbit dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/vom.v12i2.183

Abstract

Periode usia balita merupakan periode emas dalam proses tumbuh kembang seorang manusia. Pemenuhan zat gizi sangat diperlukan dalam pertumbuhan dan perkembangan seorang balita. Menurut Global Nutrition Report pada Tahun 2014 melaporkan bahwa Indonesia termasuk dalam 17 negara teratas dari 117 negara yang mempunyai masalah stunting, wasting dan overweight. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh stunting terhadap tingkat perkembangan pada Balita. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini 109 balita yang telah dipiIih menggunakan teknik purposive sampling. VariabeI independen dalam penelitian ini adalah kejadian stunting. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah tingkat perkembangan bahasa. Tempat peneIitian di Puskesmas Kota Bangkalan dan waktu penelitian pada bulan Januari-Mei 2022. Alat pengumpul data peneIitian berupa Lembar observasi dan Lembar KPSP. Uji statistik penelitian ini menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan p = 0,002 artinya ada pengaruh kejadian stunting terhadap perkembangan bahasa pada Balita. Kata Kunci: Stunting, Perkembangan Bahasa, Balita