Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Hubungan Penggunaan Kontrasepsi Suntik Progestin dengan Siklus Menstruasi Nabilatul Mukaromah; Novita Eka Kusuma Wardani; Siti Alfiah; Sukesi
Gema Bidan Indonesia Vol. 12 No. 4 (2023): December
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v12i4.77

Abstract

Pendahuluan : Kontrasepsi suntik merupakan kontrasepsi yang paling banyak digunakan oleh WUS di Indonesia. Penggunaan kontrasepsi suntik progestin meningkat beberapa waktu belakangan dan menunjukkan gangguan menstruasi pada akseptor KB suntik. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya hubungan penggunaan kontrasepsi suntik progestin dengan siklus menstruasi. Metode : Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan studi Cross Sectional. Lokasi penelitian di Puskesmas Tanah Kali Kedinding. Sampel yang digunakan berjumlah 102 responden pengguna kontrasepsi suntik dengan Teknik simple random sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah penggunaan kontrasepsi suntik progestin, sedangkan variabel dependen dalam penelitian ini adalah siklus menstruasi. Pengambilan Data menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan uji korelasi Chi Square. Hasil : Penelitian ini menunjukkan sebagian besar akseptor kontrasepsi suntik yaitu sebanyak 59.8% memilih kontrasepsi suntik progestin. Sebagian besar akseptor kontrasepsi suntik yaitu sebanyak 71.6% memiliki siklus menstruasi yang tidak normal. Analisis : Hubungan penggunaan kontrasepsi suntik progestin dengan siklus menstruasi diperoleh nilai signifikan ρ = 0.000 (< 0.05) dengan Contingen Coefficiency sebesar 0.509. Pembahasan : Penelitian ini membuktikan bahwa terdapat hubungan penggunaan kontrasepsi suntik progestin dengan siklus menstruasi dengan keeratan hubungan sedang. Saran : Diharapkan calon akseptor lebih cerdas memilih kontrasepsi yang akan digunakan sesuai dengan kebutuhan serta mempertimbangkan efek samping yang akan di dapat.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kunjungan Antenatal Care Di UPT Puskesmas Binaus Yasinta Obenu; Dwi Wahyu Wulan Sulistyowati; Rekawati Susilaningrum; Novita Eka Kusuma Wardani
Gema Bidan Indonesia Vol. 13 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v13i1.200

Abstract

Kehamilan dan persalinan adalah proses alami, tetapi sering kali disertai dengan komplikasi baik bagi ibu maupun bayi. Pemanfaatan pelayanan antenatal care oleh ibu hamil di Indonesia juga belum sepenuhnya sesuai dengan pedoman yang sudah ditetapkan, yang cenderung menyulitkan tenaga kesehatan dalam mendeteksi faktor risiko kehamilan dan persalinan secara dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan, jarak tempat tinggal, pendapatan keluarga, dan sikap suami terhadap kunjungan antenatal care di UPT Puskesmas Binaus Kabupaten Timor Tengah Selatan. Desain penelitian ini menggunakan survei analitik dengan desain cross-sectional. Jumlah sampel penelitian adalah 34 ibu hamil yang dipilih menggunakan probability sampling, yaitu purpusive sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah tingkat pengetahuan, jarak tempat tinggal, pendapatan keluarga, dan sikap suami, sedangkan variabel dependennya adalah kunjungan antenatal care. Teknik pengumpulan data dilakukan secara primer dan sekunder melalui kuesioner. Analisis yang digunakan untuk menguji penelitian ini adalah chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kunjungan antenatal care dengan nilai p-value sebesar 0,002 < α (0,05), terdapat hubungan antara jarak tempat tinggal dengan kunjungan antenatal care dengan nilai p-value 0,003 < α (0,05), terdapat hubungan antara pendapatan keluarga dengan kunjungan antenatal care dengan nilai p-value 0,002 < α (0,05), dan terdapat hubungan antara sikap su ami dengan kunjungan antenatal care dengan nilai p-value 0,001 < α (0,05). Kunjungan antenatal care dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti tingkat pengetahuan, jarak tempat tinggal, pendapatan keluarga, dan sikap suami. Oleh karena itu, disarankan kepada tenaga kesehatan untuk melakukan kunjungan rumah jika ada ibu hamil yang tidak memeriksakan diri di fasilitas kesehatan, sehingga dapat mendeteksi faktor risiko kehamilan dan persalinan secara dini.  
Hubungan Penggunaan Gadget Dengan Interaksi Sosial Anak Usia 4-6 Tahun Di KB TKIT Al Hikmah Surabaya Aldita Hajar Setya Rohmah; Astuti Setiyani; Novita Eka Kusuma Wardani; Sukesi
Gema Bidan Indonesia Vol. 13 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v13i1.204

Abstract

Usia dini merupakan periode masa pertumbuhan dan perkembangan, pada masa tersebut semua potensi pada anak akan berkembang dengan pesat. Stimulasi lingkungan sangat penting untuk memicu perkembangan otak. Dilihat dari kenyataannya orang tua pada zaman sekarang banyak yang memberikan gadget pada anaknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan gadget dengan interaksi sosial anak usia 4-6 tahun di KB TKIT Al Hikmah Surabaya.  Jenis penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan desain CrossSectional. Variabel independen adalah penggunaan gadget dan variabel dependen adalah interaksi sosial. Populasi penelitian ini sebanyak 156 orang tua. Sampel ditentukan dengan metode Purposive Sampling sebanyak 112 responden. Instrumen yang digunakan menggunakan lembar kuesioner yang diuji validitas dan reliabilitas. Pengolahan data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji statistik Spearman Rank. Penelitian menunjukkan Penggunaan Gadget memiliki hubungan dengan Interaksi Sosial Anak. Analisis Spearman Rank dengan p-Value = 0,005. Dengan taraf signifikan p <0,05 dengan nilai r hitung = -0,263 H1 diterima, artinya ada hubungan antara penggunaan gadget dengan interaksi sosial anak usia 4-6 tahun di KB TKIT Al Hikmah Surabaya. Hasil uji statistik Spearman Rank bahwa r hitung = -0,263 yang berarti hubungan tidak searah, semakin tinggi penggunaan gadget semakin menurun interaksi sosial pada anak. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat Hubungan Penggunaan Gadget dengan Interaksi Sosial Anak Usia 4-6 Tahun di KB TKIT Al Hikmah Surabaya.
The Role of Psychoeducation in Preventing Stunting: Tackling Early Marriage Culture in Adolescent Kusuma Wardani, Novita Eka; Harumi, Ani Media; Sholika, Siti Mar’atus
Journal La Medihealtico Vol. 6 No. 1 (2025): Journal La Medihealtico
Publisher : Newinera Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37899/journallamedihealtico.v6i1.1708

Abstract

Stunting is a chronic nutritional issue threatening future generations, significantly influenced by early marriage practices. In East Java, Indonesia, early marriage has become a pressing concern, with a 10.44% increase in 2022, exceeding the national average. The region reported the highest number of early marriage dispensation requests in Indonesia, totaling 15,337 cases, or 29.4% of the national total. In the Madurese community, early marriage is often viewed as a customary practice, driven by unintended pregnancies and parental pressure. This study aims to evaluate the effectiveness of psychoeducation regarding stunting and early marriage culture in promoting stunting prevention behaviors among adolescent girls. A mixed-method approach was employed, using a quasi-experimental design with pre- and post-test groups, focusing on female adolescents aged 14-21 at the Wonoayu community health center. The independent variables include psychoeducation on stunting and early marriage culture, while the dependent variable is stunting prevention behavior. Data were collected using questionnaires for the quantitative aspect and in-depth interviews for the qualitative component. Results indicate significant improvements in stunting prevention behavior scores post-intervention. Psychoeducation effectively enhances knowledge about stunting's causes and preventive measures, enabling adolescents to take proactive steps. Furthermore, it fosters positive attitudes toward nutrition and reproductive health, encouraging healthier habits among participants.
Relationship Between Antenatal Care History and Parenting Patterns with the Incidence of Stunting in Toddlers Harumi, Ani Media; Wardani, Novita Eka Kusuma; Sholikah, Siti Mar’atus
Journal La Medihealtico Vol. 6 No. 1 (2025): Journal La Medihealtico
Publisher : Newinera Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37899/journallamedihealtico.v6i1.1709

Abstract

This study aims to analyze the relationship between antenatal care history and parenting patterns in toddlers with the incidence of stunting in the Wonoayu Health Center area, Sidoarjo. Through a quantitative research design with a cross-sectional approach, data were collected from 120 mothers who have toddlers, using questionnaires and observation sheets. The results of the analysis showed a significant relationship between antenatal care history and parenting patterns with the incidence of stunting. Statistical tests with logistic regression showed that improvements in antenatal care and parenting patterns can reduce the risk of stunting in toddlers. This study provides important insights into the importance of early intervention and education for mothers to improve child health and prevent stunting in the community. Thus, recommendations to strengthen maternal and child health programs, as well as increase public awareness of good parenting patterns, are needed to support optimal growth and development of toddlers.
Pengaruh Health Education Dengan Media Digital E-Book Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Ibu Hamil Dalam Melakukan Effleurage Massage Anhar, Shafa Salsabilla; Sulistyowati, Dwi Wahyu Wulan; Wardani, Novita Eka Kusuma; Aini, Elfira Nurul
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 2: Januari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v4i2.6872

Abstract

Kehamilan adalah proses terjadinya perubahan fisik yang dapat menyebabkan ibu hamil mengalami nyeri punggung. Hal ini disebabkan oleh kurangnya kesadaran ibu hamil dalam mencari informasi tentang effleurage massage sebagai manajemen nyeri punggung. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh health education menggunakan media digital e-book terhadap pengetahuan dan sikap ibu hamil dalam melakukan effleurage massage. Jenis penelitian Pre Eksperimental dengan rancangan penelitian one grup pre-test-post-test. Populasi 207 ibu hamil usia kehamilan ≥ 22 minggu di TPMB Afah Fahmi Surabaya. Sampel diambil dengan Teknik purposive sampling sejumlah 41 ibu hamil. Instrumen penelitian berupa kuesioner. Uji statistik menggunakan uji wilcoxon dengan α < 0,05. Dari hasil uji statistik didapatkan adanya pengaruh health education dengan media digital e-book terhadap pengetahuan ibu hamil dalam melakukan effleurage massage dengan hasil nilai p-value 0,000 < 0,05 dan adanya pengaruh health education dengan media digital e-book terhadap pengetahuan ibu hamil dalam melakukan effleurage massage dengan nilai p-value 0,000 < 0,05 yang berarti terdapat pengaruh health education dengan media digital e-book terhadap pengetahuan dan sikap ibu hamil dalam melakukan effleurage massage
PENGARUH KEJADIAN STUNTING TERHADAP TINGKAT PERKEMBANGAN BAHASA PADA BALITA Wardani, Novita Eka Kusuma
Voice of Midwifery Vol 12 No 2 (2022): Voice of Midwifery
Publisher : Lembaga Penerbit dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/vom.v12i2.183

Abstract

Periode usia balita merupakan periode emas dalam proses tumbuh kembang seorang manusia. Pemenuhan zat gizi sangat diperlukan dalam pertumbuhan dan perkembangan seorang balita. Menurut Global Nutrition Report pada Tahun 2014 melaporkan bahwa Indonesia termasuk dalam 17 negara teratas dari 117 negara yang mempunyai masalah stunting, wasting dan overweight. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh stunting terhadap tingkat perkembangan pada Balita. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini 109 balita yang telah dipiIih menggunakan teknik purposive sampling. VariabeI independen dalam penelitian ini adalah kejadian stunting. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah tingkat perkembangan bahasa. Tempat peneIitian di Puskesmas Kota Bangkalan dan waktu penelitian pada bulan Januari-Mei 2022. Alat pengumpul data peneIitian berupa Lembar observasi dan Lembar KPSP. Uji statistik penelitian ini menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan p = 0,002 artinya ada pengaruh kejadian stunting terhadap perkembangan bahasa pada Balita. Kata Kunci: Stunting, Perkembangan Bahasa, Balita
Pelatihan Kader Tentang Stimulasi Tumbuh Kembang dan Pembuatan Media Permainan Edukatif Sederhana Di Wilayah Puskesmas Bulak Banteng Surabaya Wardani, Novita Eka Kusuma; Harumi, Ani Media; Islamiyah, Ahdatul
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i2.12640

Abstract

ABSTRAK Masa tumbuh kembang merupakan periode yang penting pada balita. Media Permainan Edukatif merupakan alat permainan yang dapat memberikan fungsi permainan secara optimal dan perkembangan anak, dimana melalui alat permainan ini anak akan selalu dapat mengembangkan kemampuan fisiknya, bahasa, kemampuan kognitifnya, dan adaptasi sosialnya. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk Memberikan pengetahuan dan meningkatkan ketrampilan kader dalam stimulasi tumbuh kembang Balita dan Pembuatan Media Permainan Edukatif Sederhana Metode dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini dengan pemberian materi oleh narasumber, pemberian pelatihan stimulasi tumbuh kembang dan pembuatan media permainan edukatif sederhana kepada 40 kader di Puskesmas wilayah Bulak Banteng Surabaya. Terdapat peningkatan pengetahuan tentang stimulasi tumbuh kembang dan pembuatan alat permainan edukatif sederhana peserta pelatihan, semua peserta pelatihan sebanyak 40 orang (100%) telah membuat alat permainan edukatif sederhana dan semua peserta pelatihan sebanyak 40 orang (100%) berkreasi dengan bahan kerdus bekas dalam membuat alat permainan edukatif sederhana pada kegiatan stimulasi tumbuh kembang Balita di wilayah Puskesmas Bulak Banteng Surabaya. Pelatihan pada kader dapat meningkatkan stimulasi tumbuh kembang dan peningkatan pembuatan media permainan edukatif sederhana pada Balita di Puskesmas Bulak Banteng Surabaya. Kata Kunci: Pelatihan, Stimulasi Tumbuh Kembang, Media Permainan Edukatif  ABSTRACT The growth and development period is an important period for toddlers. Educational Game Tools (APE) are game tools that can provide optimal game functions and child development, where through these game tools children will always be able to develop their physical abilities, language, cognitive abilities and social adaptation. The aim of this community service activity is to provide knowledge and improve the skills of cadres in stimulating the growth and development of toddlers and making simple educational game media. The method in this community service activity is by providing material by resource persons, providing growth and development stimulation training and making educational game media simply to 40 cadres at the Bulak Banteng Surabaya regional health center. There was an increase in knowledge about stimulating growth and development and making simple educational game tools for training participants, all 40 training participants (100%) had made simple educational game tools and all 40 training participants (100%) were creative with used cardboard materials in making simple educational game tools for activities to stimulate the growth and development of toddlers in the Bulak Banteng Community Health Center area, Surabaya. Training for cadres can increases stimulation of growth and development and increase creativity of simple educational media to todler in Bulak Banteng health centre. Keywords: Training, Stimulation of Growth and Development, Simple Media Educational
Pengaruh Media Booklet Terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil tentang Hepatitis B Rasmawati, Atik; Wardani, Novita Eka Kusuma; Nugrahini, Evi Yunita; Nurwulansari, Fitria
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 7 (2025): Volume 7 Nomor 7 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i7.20956

Abstract

ABSTRACT Hepatitis B is an infectious disease that can cause liver infection and potentially lead to serious complications, such as liver cirrhosis and liver cancer. Pregnant women infected with hepatitis B have a high risk of transmitting the disease to their babies during pregnancy, labor and delivery and can cause death in both mother and baby. Adequate knowledge about hepatitis B can help pregnant women to take appropriate preventive measures, such as vaccinating their babies against hepatitis B and following antiviral treatment. However, there are still many pregnant women who have insufficient knowledge and attitudes about Hepatitis B. The Surabaya City Government has implemented a program to prevent and control hepatitis B virus in pregnant women, namely infectious and non-communicable disease screening activities in pregnant women, triple elimination examinations and HBIg (Hepatitis B Imuoglobolin) vaccination. This study aims to analyze the effect of booklet media on the knowledge and attitudes of pregnant women about hepatitis B. This research is a quantitative study with a pre-experimental research method with a one group pretest post test approach. Respondents of this study were pregnant women who attended pregnant women's classes with a sample of 97 people. The sampling technique in this study was purposive sampling with data analysis using the Wilcoxon Sign Rank Test. The results of the analysis of the effect of booklet media on the knowledge and attitudes of pregnant women about hepatitis B using the Wilcoxon test, showed that the p-value obtained was 0.000, so the hypothesis was accepted, meaning that there was an effect of booklet media on the knowledge and attitudes of pregnant women about hepatitis B. Based on the description above, it can be concluded that there is an influence of booklet media on the knowledge and attitudes of pregnant women about hepatitis B. Education with booklet media is useful for increasing the knowledge and attitudes of pregnant women about hepatitis B. Mothers' knowledge is good or bad depending on how often they participate in prenatal classes, prenatal care at health facilities, Posyandu activities, and other activities. Keywords: Booklet¸ Hepatitis B, Pregnant Women, Knowledge, Attitude ABSTRAK Hepatitis B merupakan salah satu penyakit menular yang dapat menyebabkan infeksi hati dan berpotensi mengakibatkan komplikasi serius, seperti sirosis hati dan kanker hati. Ibu hamil yang terinfeksi hepatitis B memiliki risiko tinggi untuk menularkan penyakit ini kepada bayinya selama kehamilan, proses persalinan dan bisa menyebabkan kematian pada ibu dan bayi. Pengetahuan yang adekuat tentang hepatitis B dapat membantu ibu hamil untuk mengambil tindakan pencegahan yang tepat, seperti melakukan vaksinasi hepatitis B pada bayinya dan mengikuti pengobatan antivirus. Namun, masih banyak ibu hamil yang memiliki pengetahuan dan sikap yang kurang tentang Hepatitis B. Pemerintah Kota Surabaya sudah melaksanakan program upaya pencegahan dan penanggulangan virus hepatitis B pada ibu hamil yaitu kegiatan skrining penyakit menular dan tidak menular pada ibu hamil, pemeriksaan triple eliminasi dan pemberian vaksinasi HBIg (Hepatitis B Imuoglobolin). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media booklet terhadap pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang hepatitis B. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode penelitian pra eksperimen dengan pendekatan one group pretest post test. Responden penelitian ini yaitu ibu hamil yang mengikuti kelas ibu hamil dengan sampel berjumlah 97 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan cara purposive sampling dengan analisa data menggunakan uji Wilcoxon Sign Rank Test. Hasil analisis pengaruh media booklet terhadap pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang hepatitis B menggunakan uji Wilcoxon, menunjukkan nilai p-value diperoleh 0,000 maka hipotesis diterima, artinya ada pengaruh media booklet terhadap pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang hepatitis B. Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh media booklet terhadap pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang hepatitis B. Edukasi dengan media booklet bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang hepatitis B. Baik buruknya pengetahuan ibu sesuai dengan seberapa sering mereka mengikuti kegiatan kelas ibu hamil, kontrol kehamilan di fasilitas kesehatan, kegiatan Posyandu dan kegiatan lainnya. Kata Kunci: Booklet, Hepatitis B, Ibu Hamil, Pengetahuan, Sikap
Analisis Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Ibu Hamil dalam Pencegahan Stunting dengan Pendekatan Social Kognitive Theory Harumi, Ani Media; Sholikah, Siti Mar'atus; Wardani, Novita Eka Kusuma
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 12 (2025): Volume 7 Nomor 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i12.12652

Abstract

ABSTRACT Stunting is an issue that needs to be considered because it has an impact on nutritional problems in Indonesia that affect the physical and functional of the child's body and the increasing number of illnesses in children. Maternal behavior from before and during pregnancy can have an effect on stunting prevention efforts. Explain the influence of behavior on pregnant women with a cognitive social theory approach. The purpose of this study is to analyze the factors that affect the behavior of pregnant women in stunting prevention with a Social Cognitive Theory approach. This study is a quantitative research with an observational analytical design with a cross sectional approach. The population in this study is pregnant women at the Mojo Health Center in Surabaya. With a sample of 120 people. The sampling technique was by purposive sampling. The results of this study on the variables of Husband/Family Trust and Support for stunting prevention behavior showed a p value of 0.000 < α 0.05. which each means that these variables have a significant influence on stunting prevention behavior. Meanwhile, the variable Health Service Availability shows a p value of 0.581 > α 0.05 which means that there is no relationship between these variables and stunting prevention behavior. The conclusion of this  study is that there is an influence of trust in pregnant women and husband/family support on stunting prevention behavior. There was no effect on the availability of health services for pregnant women on stunting prevention behavior. Keywords: The Behavior Of Pregnant Women, Stunting Prevention Behavior, Social Cognitive Theory.  ABSTRAK Stunting merupakan isu yang perlu diperhatikan karena berdampak pada permasalahan gizi di Indonesia yang mempengaruhi fisik dan fungsional dari tubuh anak serta meningkatnya angka kesakitan pada anak. Perilaku ibu sedari sebelum dan masa kehamilan dapat berpengaruh dalam Upaya pencegahan stunting. Menjelaskan pengaruh perilaku pada ibu hamil dengan pendekatan teori sosial kognitif. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis faktor – faktor yang mempengaruhi perilaku ibu hamil dalam pencegahan stunting Dengan Pendekatan Social Kognitive Theory. Penelitian ini merupakan penelitian Kuantitatif dengan desain observational analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil di Puskesmas Mojo Surabaya. Dengan jumlah sampel 120 orang. Teknik pengambilan sampel dengan cara purposive sampling. Hasil dari penelitian ini pada variabel Kepercayaan dan Dukungan Suami/ Keluarga terhadap perilaku pencegahan stunting yang menunjukan nilai p value 0.000 < α 0.05. yang masing masing berarti variabel tersebut memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perilaku pencegahan stunting. Sedangkan pada variabel Ketersediaan layanan Kesehatan menunjukan nilai p value 0.581 > α 0.05 yang berarti tidak ada hubungan pada variabel tersebut terhadap perilaku pencegahan stunting.Adapun Kesimpulan penelitian ini terdapat pengaruh kepercayaan ibu hamil dan dukungan suami/keluarga terhadap perilaku pencegahan stunting. Tidak terdapat pengaruh ketersediaan layanan kesehatan ibu hamil terhadap perilaku pencegahan stunting. Kata Kunci: Perilaku Ibu Hamil, Perilaku Pencegahan Stunting, Teori Sosial Kognitif.