Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Metode Role Playing Dalam Meningkatkan Motivasi Berprestasi Anak Usia Dini Selama Masa Learning From Home Nuryati Nuryati; Muthmainnah Muthmainnah; Hilda Zahra Lubis; Sitti Rahmawati Talango; Busthomi Ibrohim; Difla Nadjih
As-Sibyan: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6 No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/as-sibyan.v6i2.4649

Abstract

Achievement motivation is the urge to do the best possible, in order to obtain the best results in accordance with the expected conditions, by trying hard, and outperforming others based on certain quality standards. The low development of achievement motivation of children aged 4-6 years and the application of the role playing method still uses limited media. The purpose of this study is to describe how to provide achievement motivation, and how children respond when giving achievement motivation. The methodology used in this study is a literature study that describes how the role-playing method is used in TK ABA Buntu Dea, Tongko Village. Data collection techniques used are observation, interviews, and documentation. The results of research through the role playing method can affect achievement motivation in early childhood because with achievement motivation children can get to know each other's characteristics better, and increase self-confidence. Thus the role playing method is considered effective as a learning method to increase achievement motivation in early childhood. Keywords: Achievement motivation, role playing method, children, kindergarten References Masykur, Achnad Mujab. (2015).Hubungan antara motivasi berprestasi siswa dengan kedisiplinan pada siswa kelas VIII regular MtsN Nganju. Jurnal Empati. Vol 4.no 2,(146-152). Kartiningrum, Eka Diah. (2015).Lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat politeknik Kesehatan majapahit. Ekacahyamaulidiyah.blogspot.com/2014/02/anak-usia-dini_6.html. Eliningsih, E. (2021). Peningkatan Kemampuan Guru Dalam Manajemen Pengelolaan Kelas Di Masa Pandemi Covid-19 Melalui Supervisi Klinis Pengawas Di SDN 15 Perawang. Nuansa Akademik: Jurnal Pembangunan Masyarakat, 6(1), 25–36. Sudiyani, Emy.(2020). Pengembangan karakter anak usia dini melalui pembelajaran model parenting. Erlin. (2018).Keefektifan pembelajaran bermain peran untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematetika materi perbandingan dan aritmatika social kelas V SD Negeri 020 Balikpapan. Jurnal sistem operasi. Vol 1. No 2. Zahro, Fatimah. (2015). Penilaian Dalam Pembelajaran Anak Usia Dini.vol.1/no.1 Hidayat, F., Hidayat, I., Ghofur, A., & Santoso, F. S. (2021). Penanganan Kesehatan Pasien Reaktif COVID-19 Melalui Terapi Zikir Dan Lingkungan Wawasan Pengalaman Subyektif. Ulumuddin : Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman, 11(1), 1–12. Imroatun, I., Widat, F., Fauziddin, M., Farida, S., Maryam, S., & Zulaiha. (2021). Youtube as a Media for Strengthining Character Education in Early Childhood. Journal of Physics: Conference Series, 1779(1), 012064. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1779/1/012064 Lubis, H. Z. (2018). METODE PENGEMBANGAN BAHASA ANAK PRA SEKOLAH. JURNAL RAUDHAH, 6(2). https://doi.org/10.30829/RAUDHAH.V6I2.277 Lubis, H. Z., Ginting, R. B., Sitepu, S. U. B., & Mahyarani, D. (2020). Pembeajaran Keterampilan Berbicara Berbasis Daring (Stui Inovasi Pendidik di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 5 Medan di Masa Wabah Covid 19). Hikmah, 17(1), 13–25. https://doi.org/10.53802/HIKMAH.V17I1.83 Mastoah, I., & MS, Z. (2020). Kendala Orang Tua Dalam Mendampingi Anak Belajar Pada Masa Covid 19 Di Kota Serang. As-Sibyan: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 121–128. Makarao, Nurul Ramadhani. (2009).Metode Mengajar Dalam Bidang Kesehatan. Bandung:Alfabeta Nuryati, N. (2018). Pengembangan Akidah Akhlak Pada Anak Usia Dini Melalui Metode Modeling. As-Sibyan : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 1–14. Nuzliah.(2017).Pendekatan layanan Bimbingan Konseling pada anak usia dini. Jurnal Pendidikan anak. Vol 3. No 1.(108-118). Pandoman, A. (2020). Analisis Quietus Politik Terhadap Upaya Pemerintah Menangani Wabah Covid-19 Pasca Deklarasi Public Health Emergency Of International Concern (PHEIC). Ulumuddin: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman, 10(1), 1–12.Putra, A. P. (2021). EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN ONLINE SELAMA PANDEMI COVID-19, METODE DAN EVALUASI. Intersections, 6(1), 13–22. Damayanti, Ratih. (2019).Upaya meningkatkan Awarenes keselamatan di sekolah dasar dengan metode role play. Jurnal of community service and engangements. Syafaruddin. (2015).Bimbingan dan Konseling di Pendidikan anak usia dini. Sarbani, Yohanes adven. (2018).Memahami motivasi berprestasi dan manfaat penggunaan gawai bagi generasi digital native. Enisa, Yudha. (2015).Peran metode bermain peran dalam peningkatan karakter anak usia dini. Yuzarion. (2020).Motivasi berprestasi pada siswa SMA dalam perspektif islam.Jurnal psikologi terapan dan pendidikan.vol.2/no.1
MENINGKATKAN KETERAMPILAN MOTORIK KASARMELALUI KEGIATAN BERMAIN TENGGE-TENGGE Sitti Rahmawati Talango
Irfani Vol. 13 No. 1 (2017): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (753.354 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan hasil pembelajaran menggunakan media tengge-tengge dalam meningkatkan keterampilan motorik kasar anak. Model penelitian yang digunakan adalah model Kemmis dan Taggart dengan subjek penelitian berjumlah 15 anak di kelompok B TKIT AZR ZAHRA , Kota Gorontalo. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, pengamatan, wawancara dan studi dokumentasi. Tekhnik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif dan kuantitatif. Analisis data kuantitatif digunakan untuk mengetahui persentase peningkatan kecerdasan keterampilan motorik kasar anak setelah tindakan. Analisis data kualitatif digunakan untuk mendeskripsikan hasil penelitian.Hasil dari penelitian ini terjadi peningkatan keterampilan motorik kasar pada anak setelah mengikuti pembelajaran dengan menggunakan tengge-tengge. Keterampilan motorik kasar anak pada prasiklus yaitu sebesar 35,97%. Pada siklus satu terjadi peningkatan sebesar 44,97% dan meningkat lagi menjadi 72,25% pada siklus 2. Proses bermain tengge-tengge memberikan dampak pada berbagai aspek perkembangan anak seperti; fisik, kognitif, bahasa dan sosial.Implikasi hasil penelitian ini adalah proses pembelajaran anak usia dini menggunakan strategi bermain tengge-tengge dapat dipertimbangkan sebagai media bagi peningkatan keterampilan motorik kasar anak
Analyze Children’s Scientific Literacy Skills in Relation to Covid-19 Through Story Telling Method in RA An-Najmush Saghir, Gorontalo Sitti Rahmawati Talango; Nuryati Nuryati; Muthmainnah Muthmainnah
EduPsyCouns: Journal of Education, Psychology and Counseling Vol 3 No 1 (2021): EduPsyCouns: Journal of Education, Psychology and Counseling
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The covid-19 pandemic is a natural and social phenomenon that is happening, and causes unrest with high mortality data in Indonesia, as well as around the world. The spread of plague through local transmission, became the reason for the formation of home learning programs as a new habitual pattern in learning. In its implementation, home learning programs form children's understanding of the current condition, namely covid-19 as a natural and social phenomenon. Science literacy is part of an individual's ability to understand natural and social phenomena around. Science literacy is part of an individual's ability to understand natural and social phenomena around. Science literacy skills can help children make scientifically informed decisions, especially in the face of the current pandemic situation. Through the method of telling children's science literacy skills around the covid-19 pandemic can be observed, based on three aspects, namely; aspects of context, knowledge and competence. The results of observational analysis of storytelling methods applied by teachers in group B RA An-Najmush Saghir Gorontalo City, showed the average ability of children's understanding related to context aspects is 94.07% based on observed verbal and visual responses, then aspects of knowledge of the average ability of children 69.2%, observed through reasoning children after processing the covid-19 information scheme obtained through various sources as well as aspects of ability competency observed through response responses, children's questions in parse information related to covid-19 on average reached 89.63%.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN MOTORIK KASARMELALUI KEGIATAN BERMAIN TENGGE-TENGGE Sitti Rahmawati Talango
Irfani (e-Journal) Vol. 13 No. 1 (2017): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan hasil pembelajaran menggunakan media tengge-tengge dalam meningkatkan keterampilan motorik kasar anak. Model penelitian yang digunakan adalah model Kemmis dan Taggart dengan subjek penelitian berjumlah 15 anak di kelompok B TKIT AZR ZAHRA , Kota Gorontalo. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, pengamatan, wawancara dan studi dokumentasi. Tekhnik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif dan kuantitatif. Analisis data kuantitatif digunakan untuk mengetahui persentase peningkatan kecerdasan keterampilan motorik kasar anak setelah tindakan. Analisis data kualitatif digunakan untuk mendeskripsikan hasil penelitian.Hasil dari penelitian ini terjadi peningkatan keterampilan motorik kasar pada anak setelah mengikuti pembelajaran dengan menggunakan tengge-tengge. Keterampilan motorik kasar anak pada prasiklus yaitu sebesar 35,97%. Pada siklus satu terjadi peningkatan sebesar 44,97% dan meningkat lagi menjadi 72,25% pada siklus 2. Proses bermain tengge-tengge memberikan dampak pada berbagai aspek perkembangan anak seperti; fisik, kognitif, bahasa dan sosial.Implikasi hasil penelitian ini adalah proses pembelajaran anak usia dini menggunakan strategi bermain tengge-tengge dapat dipertimbangkan sebagai media bagi peningkatan keterampilan motorik kasar anak
PENGARUH MODEL STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Kobandaha, Iyang; Lamsike Pateda; Sitti Rahmawati Talango
Al-mujahidah Vol 6 No 1 (2025): April
Publisher : Institut Agma Islam Hamzanwadi NW Lombok TImur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/al-mujahidah.v6i1.250

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas model pembelajaran Student Facilitator and Explaining terhadap keterampilan berbicara siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen berbentuk pre-experimental design melalui desain one-group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 5 Sangkub, yang berjumlah 30 siswa sebagai sampel tunggal tanpa kelompok pembanding. Data dikumpulkan melalui tes keterampilan berbicara yang mencakup lima aspek, yaitu lafal, intonasi, kelancaran, ekspresi, dan ketepatan isi pembicaraan. Validitas instrumen diuji menggunakan content validity dan empirical validity, sementara reliabilitas diuji dengan analisis Cronbach’s Alpha yang menghasilkan nilai 0,769, menunjukkan reliabilitas yang baik. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada keterampilan berbicara siswa setelah diterapkan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining, berdasarkan perbandingan hasil pretest dan posttest. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam mengembangkan metode pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa sekolah dasar. Rekomendasi penelitian meliputi penerapan model ini dalam skala lebih luas dan mengintegrasikan teknik pengajaran interaktif lainnya untuk mendukung proses belajar siswa.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA INTENSIF MELALUI STRATEGI KWL (Know-Want To Know-Learned) PADA SISWA KELAS IV DI MADRASAH IBTIDAIYAH TUDI KECAMATAN MONANO Ismi S. Otoluwa; Andi Nurwati; Sitti Rahmawati Talango
Al-mujahidah Vol 6 No 2 (2025): Mei-Oktober
Publisher : Institut Agma Islam Hamzanwadi NW Lombok TImur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/al-mujahidah.v6i2.323

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca intensif siswa kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Tudi Kecamatan Monano melalui penerapan strategi KWL (Know-Want to Know-Learned). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Hasil observasi awal menunjukkan rendahnya kemampuan membaca intensif siswa yang ditandai dengan ketidakmampuan dalam menemukan ide pokok, menyimpulkan isi bacaan, serta menjawab pertanyaan dari teks. Melalui strategi KWL, siswa didorong untuk mengaktifkan pengetahuan awal, mengajukan pertanyaan, dan merefleksikan apa yang telah mereka pelajari dari bacaan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan membaca intensif siswa pada setiap siklus, baik dari segi pemahaman bacaan, motivasi belajar, hingga keterlibatan aktif dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, strategi KWL efektif digunakan dalam meningkatkan keterampilan membaca intensif siswa di sekolah dasar.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN MELALUI METODE FUN LEARNING DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA KARTU HURUF DI KELAS 1 SD MUHAMMADIYAH KOTA UTARA Rahmadani Muhidin; Lamsike Pateda; Sitti Rahmawati Talango
Al-mujahidah Vol 6 No 2 (2025): Mei-Oktober
Publisher : Institut Agma Islam Hamzanwadi NW Lombok TImur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/al-mujahidah.v6i2.324

Abstract

This study aims to determine the use of the Fun Learning method with the use of letter card media can improve early reading skills in grade 1 of Muhammadiyah Elementary School, North City. The problem that often occurs in the learning process in grade 1 of Muhammadiyah Elementary School, North City is that 78.3% or around 15 out of 20 students are still unable to recognize the letters F, G, K, L, Q, R, V, W, X, making it difficult for students to read the beginning. Fun Learning method and the use of Letter Card Media. The results of student observations in cycle 1, students who achieved learning success in cycle 1 were 11 people, the results of teacher observations with a percentage of 70% (Not Successful). The results of student observations in cycle 2, students who achieved learning success were 17 people with a percentage of 85%. The results of teacher observations with a percentage of 88.3% (Successful). It can be concluded that the increase in early reading skills from the percentage of cycle 1 by 55% to cycle 2 by 85% and experienced an increase of 30% which is very good for the success of a study.
EFEKTIVITAS PENERAPAN METODE RESITASI PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS IV SDN 2 MOTANDOI Sela Cicilia Wodo; Lamsike Pateda; Sitti Rahmawati Talango
Al-mujahidah Vol 6 No 2 (2025): Mei-Oktober
Publisher : Institut Agma Islam Hamzanwadi NW Lombok TImur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/al-mujahidah.v6i2.337

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana efektivitas penerapan metode resitasi dan bagaimana kendala dan upaya guru dalam menerapkan metode resitasi pada mata pelajaran bahasa indonesia terhadap motivasi belajar siswa kelas IV SDN 2 Motandoi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif untuk mengetahuiefektivitas penerapan metode resitasi pada mata pelajaran bahasa indonesia terhadap motivasi belajar siswa kelas IV SDN 2 Motandoi, Informan dari penelitian ini sebanyak 5 (lima) orang, pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara mendalam, dokumentasi dan studi pustaka sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian ini yakni: 1). Efektivitas penerapan metode resitasi pada mata pelajaran bahasa indonesia terhadap motivasi belajar siswa kelas IV SDN 2 Motandoi, yakni semangat menjawab soal ataupun tugas yang diberikan, selalu ingin duduk dikursi terdepan, tidak bosan dalam belajar, penerpan video interaktif terhadap gairah belajar peserta didik pada materi tentang bersyukur dapat terlihat dari ciri gairah belajar yakni tidak bosan terhadap pembelajaran yang sedang berlangsung. 2). Kendala dan upaya Guru dalam menerapkan metode resitasi pada mata pelajaran bahasa indonesia terhadap motivasi belajar siswa kelas IV SDN 2 Motandoi.
Penanaman Nilai Kemandirian Anak Usia Dini melalui Pemberian Tugas pada Kelompok B5 di RAT Al-Ishlah Kota Gorontalo Ibura, Sri Tutut; Sitti Rahmawati Talango
Early Childhood Islamic Education Journal Vol. 1 No. 02 (2020): Early Childhood Islamic Education Journal
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji mengenai pemberian tugas, yang mempunyai kaitan dengan pengembangan kepribadian anak, terutama dalam kemandirian anak. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui bagaimana proses, hambatan dan faktor pendukung terbentuknya penanaman nilai kemandirian anak usia dini melalui pemberian tugas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis, untuk menjelaskan hal tersebut data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi. Kemudian data dianalisis dengan menggunakan reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa kemandirian anak usia dini melalui pemberian tugas menunjukkan telah sepenuhnya menanamkan kemandirian. Kesimpulannya melalui pemberian tugas mewarnai, dengan menggunakan 7 item program yang sudah. Faktor pendukung kemandirian anak melalui pemberian tugas yaitu faktor lingkungan dan pola asuh orangtua. Kemudian hambatan dan solusi yang dihadapi guru dalam kemandirian anak melalui pemberian tugas sebagai berikut: Pertama orangtua yang tidak mendukung atau bertolak belakang dengan guru, solusinya membuat komitmen kembali dan kerjasama antara guru dan orangtua. Kedua masih ada anak yang belum mau mengerjakan tugas, solusinya guru pisahkan anak ini dulu dari teman- temannya yang sedang belajar, menyesuaikan suasana sesuai hati anak dan tidak memaksa jika mood anak sudah mulai baik baru guru menenangkan hati anak dan mengajak anak kembali belajar bersama dengan teman-temannya.
Meningkatkan Konsentrasi Belajar Anak Usia Dini Melalui Metode Gerak dan Lagu Kelompok A1 di Pusat Pendidikan Anak Usia Dini Islam Terpadu (PPAUD IT) Lukmanul Hakim Kecamatan Limboto Kabupaten Gorontalo Eleti, Suliati; Utina, Sitriah Salim; Sitti Rahmawati Talango
Early Childhood Islamic Education Journal Vol. 2 No. 01 (2021): Early Childhood Islamic Education Journal
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58176/eciejournal.v2i1.224

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh metode gerak dan lagu terhadap konsentrasi belajar anak usia dini kelompok A1 PPAUDIT Lukmanul Hakim, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo. Jenis penelitian yang digunakan adalah Model Penelitian Tindakan Kelas Kemmis Mc Tagart. Subjek dari penelitian ini adalah kelompok A1 berusia 4 sampai 5 tahun terdiri dari 8 laki-laki dan 10 perempuan. Peningkatan konsentrasi belajar anak usia dini melalui metode gerak dan lagu dapat dilihat dari jumlah presentase observasi awal 58%, mulai meningkat pada pelaksanaan siklus I yaitu 77%. Setelah dilakukan refleksi dilanjutkan pada siklus ke II dengan presentase kenaikan 88%. Maka dengan ini metode gerak dan lagu dapat meningkatkan konsentrasi belajar anak kelompok A1 PPAUDIT Lukmanul Hakim Kecamatan Limboto Kabupaten Gorontalo. Adapun saran dari peneliti agar metode gerak dan lagu dapat bermanfaat untuk meningkatkan konsentraasi belajar anak usia dini yaitu : (1). Untuk pendidik, agar dapat menjadi salah satu referensi pengembangan metode gerak dan lagu yang telah peneliti lakukan untuk proses pembelajaran dalam meningkatkan konsentrasi belajar anak usia dini. (2). Untuk peneliti, menjadi salah satu alternatif metode yang menarik untuk dilakukan di sekolah.