Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Peran Masa Kerja Pada Hubungan Antara Kepuasan Kerja dan Intensi Meninggalkan Organisasi pada Guru Sekolah Swasta Christian, Yohanes; Purba, Debora Eflina
Mediapsi Vol 7 No 2 (2021): DECEMBER
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.mps.2021.007.02.7

Abstract

Job satisfaction has been empirically known to be a strong predictor of turnover intentions. However, previous studies have also found that other variables moderated the relationship between job satisfaction and turnover intentions. Drawing on the side-bet theory, this research aimed to examine the role of the duration of employment at the current school in the relationship between job satisfaction and turnover intentions. Participants were 239 K12 teachers from private schools in Jakarta and its surroundings, who were recruited through convenient sampling. The design of this research was a correlational study and the findings revealed that first, job satisfaction was negatively related to turnover intentions, denoting that the higher the job satisfaction, the lower the turnover intentions. The second finding showed that the duration of employment played a significant moderator in the relationship between the two variables. In particular, the negative correlation between job satisfaction and turnover intentions was more pronounced among participants with a long duration of employment than participants with a short duration of employment. The results of this research imply that in line with the side-bet theory, individuals tend to be unwilling to sacrifice what they get from an organization they work for despite having low levels of job satisfaction.  Kepuasan kerja secara empiris telah diketahui sebagai prediktor kuat dari intensi meninggalkan organisasi. Namun, penelitian terdahulu juga menemukan peran variabel lain sebagai moderator hubungan antara kepuasaan kerja dan intensi meninggalkan organisasi tersebut. Menggunakan teori side-bet, penelitian ini bertujuan untuk menguji peran lama kerja di sekolah saat ini dalam hubungan antara kepuasan kerja dan intensi meninggalkan organisasi. Jumlah partisipan adalah 239 guru tingkat TK, SD, SMP, dan SMA dari sekolah swasta di Jakarta dan sekitarnya, yang direkrut menggunakan teknik convenience sampling. Desain penelitian ini adalah kuantitatif korelasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama, kepuasan kerja berhubungan secara negatif dengan intensi meninggalkan organisasi dimana semakin tinggi kepuasan kerja maka semakin rendah intensi meninggal organisasi. Temuan  kedua menunjukkan bahwa lama kerja berperan secara signifikan sebagai moderator dalam hubungan antar kedua variabel tersebut. Korelasi negatif antara kepuasan kerja dan intensi meninggalkan organisasi lebih kuat pada partisipan dengan tingkat lama kerja yang lebih tinggi dibandingkan dengan partisipan dengan tingkat lama kerja yang lebih rendah. Hasil penelitian ini mengimplikasikan bahwa individu cenderung tidak bersedia mengorbankan apa yang mereka dapatkan selama bekerja di organisasi meskipun tingkat kepuasan kerja yang dimilikinya cenderung rendah. 
Kepemimpinan inklusif dan persepsi keamanan psikologis: Peran mediasi kepercayaan pada manajemen: Inclusive leadership and perceptions of psychological safety: The mediating role of trust in management Purba, Debora Eflina; Margareta, Cindy
Persona:Jurnal Psikologi Indonesia Vol. 11 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.755 KB) | DOI: 10.30996/persona.v11i2.7057

Abstract

This study aims to examine the effect of inclusive leadership on psychological safety mediated by trust in management. Based on the conservation of resources theory, inclusive leadership serves as external resources that enable individuals to have higher trust in management which in turn will enhance their psychological safety. Participants in this study were healthcare workers, i.e., doctors and nurses, from two private hospitals in Medan (N = 241). Data were obtained both offline by paper and pencil survey and online via g-form for those who were convenient with the online form of survey. The instruments used were the inclusive leadership scale (a = 0,94), psychological safety (a = 0,71), and trust in management scale (a = 0,92). The sampling technique used was convenient sampling, and data were analyzed using Hayes’ PROCESS macro version 4.1) on SPSS software. The results showed that trust in management partially mediated the relationship between inclusive leadership and psychological safety. Theoretical and practical implications are discussed. Keywords: Conservation of Resources Theory; Healthcare; Inclusive Leadership; Psychological Safety; Trust in Management. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara kepemimpinan inklusif dengan keamanan psikologis melalui kepercayaan terhadap manajemen. Berdasarkan teori konservasi sumber daya, atasan yang menampilkan perilaku inklusif akan menjadi sumberdaya bagi individu yang dapat meningkatkan kepercayaan mereka pada manajemen, dan kepercayaan pada manajemen pada gilirannya akan menjadi sumberdaya bagi individu untuk meningkatkan perasaan aman secara psikologis di organisasi. Partisipan dalam penelitian ini merupakan tenaga kesehatan, yaitu dokter dan perawat, dari dua rumah sakit swasta di Medan (N = 241). Data diperoleh secara online menggunakan g-form dan offline dengan mendatangi partisipan di tempat mereka bekerja dan memberikan kuesioner tertulis. Teknik sampling yang digunakan adalah convenient sampling, dan pengambilan data hanya dilakukan pada dokter dan perawat yang bersedia berpartisipasi pada saat pengambilan data. Alat ukur yang digunakan adalah kepemimpinan inklusif (a = 0,94), persepsi keamanan psikologis (a = 0,71), dan kepercayaan pada manajemen (a = 0,92). Data dianalisis menggunakan macro-PROCESS versi 4.1 dari Hayes pada SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan pada manajemen memediasi hubungan antara kepemimpinan inklusif dan keamanan psikologis secara parsial. Implikasi teori dan praktis dari penelitian akan didiskusikan. Kata kunci: Keamanan Psikologis; Kepemimpinan Inklusif; Kepercayaan pada Manajemen; Tenaga Kesehatan; Teori Konservasi Sumber Daya.